Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Cyclic Voltammetry Method for Analysis of Phosphate Concentration in Water Agustin, Qomariyah; Setiarso, Pirim
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i1.6090

Abstract

Phosphate is a nontoxic element but a limiting element for productivity. Several methods have been established to analyze the phosphate concentration in water. This study aims to analyze phosphate concentration in water using the voltammetry method using cyclic voltammetry. Cyclic voltammetry is an electroanalytical method that measures the current outcome of oxidation-reduction reactions in response to the potential. The current outcome is directly proportional to the phosphate concentration in the solution. The calibration curve was formed from the KH2PO4 standard solution using concentrations of 0.1 mg/L, 0.2 mg/L, 0.4 mg/L, 0.8 mg/L, and 1.6 mg/L. The voltammogram showed that the analyte does not have an anode peak current (Ipa), which means that the analyte solution did not have an oxidation reaction, so the cathode peak current (Ipc) value was used. Based on the calibration curve, the linear regression graph with a straight-line equation is y = -0,00000645632x - 0,000208737 with R2 of 0,99737. Meanwhile, this cyclic voltammetry method was validated by calculating the LOD and LOQ values; the results are 0.1034 mg/L and 0.3134 mg/L, respectively. Hence, based on the analysis of phosphate concentration in water samples, this method works satisfactorily and is suitable for routine analysis because of its advantages.
Potential Analysis of Quercetin and Its Derivatives as Inhibitors of Hendra Virus (HeV) Rosyiidah, Nur Anisa; Setiarso, Pirim; Sanjaya, I Gusti Made
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol. 7 No. 1 (2024): JANUARY 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v7i1.56448

Abstract

This study aims to determine the inhibitory potential of quercetin and its derivatives on the activity of Hendra virus (HeV) 6BK6 protein with its comparator N-Acetyl-D-[1-13C] Glucosamine. This research was carried out using the molecular docking method in order to obtain information related to binding affinity values, inhibition constants, and amino acid residues in the ligand-receptor hydrogen bonds. It was found that the compound quercetin 3-O-xyloside had the lowest binding affinity among the other compounds, namely -6.92 kcal/mol with an inhibition constant of 8.44 µM. In addition, there are four types of amino acid residues in the ligand-receptor hydrogen bonds including ASP304 (1,90 Ã…), SER301 (2,47 Ã…), ARG191 (3,18 Ã…), and MET188 (4.34 Ã…). In this case it can be concluded that the compound quercetin 3-O-xyloside has been shown to have the potential to inhibit the activity of the HeV 6BK6 protein.
PENDAMPINGAN MANAGEMEN USAHA PUPUK CAIR PADA PETERNAK SAPI PERAH DUSUN BRAU BATU Hayati, Nur; Kusumawati, Nita; Setiarso, Pirim; Monica, Maria; Sanjaya, I Gusti Made; Samik, Samik
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6053

Abstract

Kota Batu merupakan bagian dari Provinsi JawaTimur. Dusun Brau terletak di Kecamatan Bumiaji Kota Batu pada ketinggian 1000 mdpl, suhu rata-rata harian 18-25 °C dengan bentang wilayah berupa perbukitan dengan kontur tanah yang subur. Ketersediaan pakan hijauan yang memadai sebagian besar warga Dusun Brau Desa Gunungsari menyandarkan penghasilan untuk kebutuhan hidupnya dengan membudidayakan sapi perah. Hasil utama budidaya sapi perah adalah produk susunya, dengan salah satu hasil samping berupa limbah peternakan yaitu kotoran sapi. Pada tahun 2023, tim PKM telah melatihkan kepada warga usaha untuk meningkatkan nilai ekonomi kotoran sapi dengan menjadikannya pupuk cair. Selama satu tahun ke belakang, hasil pembuatan pupuk cair digunakan oleh warga untuk sawah atau kebun mereka. Dengan mempertimbangkan kemampuan warga yang masih kurang dalam menghasilkan produk yang siap jual, tim PKM telah menyusun skala prioritas yang harus segera diupayakan penyelesaiannya melalui program PKM Kebijakan Fakultas MIPA Tahun 2024 ini, yaitu: 1) banyaknya pupuk cair yang mampu dihasilkan oleh warga; 2) pupuk cair masih dimanfaatkan secara pribadi; dan 3) rendahnya pengetahuan mitra mengenai managemen usaha pupuk cair. Solusi dari permasalahan tersebut adalah melakukan introduksi pengemasan dan labelling produk pupuk cair. Kata Kunci: Brau; limbah peternakan; dan pengemasan produk
PELATIHAN PEMBUATAN BATIK ECOPRINT UNTUK PEMBEKALAN KEWIRAUSAHAN SISWA SMAN 1 REJOSO, NGANJUK Sari Edi Cahyaningrum; Pirim Setiarso; Fitriari Izzatunissa Muhaimin; Nurhadi; Yetty Tinari; Diah Kenthiri Esa Prastika
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6569

Abstract

Batik ecoprint adalah teknik batik yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tumbuhan untuk menciptakan motif pada kain. Teknik ini berbeda dengan batik tradisional yang menggunakan lilin (malam) untuk membuat motif, ecoprint memanfaatkan pigmen warna alami dari tumbuhan untuk mentransfer warna ke serat kain. Proses ini menghasilkan motif yang unik, organik, dan ramah lingkungan. Perbedaan Batik Ecoprint dengan Batik Tradisional: Pewarna: Batik tradisional menggunakan malam (lilin) untuk membuat motif dan pewarna kimia, sedangkan batik ecoprint menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tumbuhan. Pada tahap desain ini tim PKM melakukan perancangam awal program pelatihan, merancang materi pelatihan dan merancang evaluasi pelatihan secara konseptual yang nantinya akan dijadikan dasar dalam tahapan pengembangan. Langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah yang dialami mitra adalah sebagai berikut, yakni pemberian pelatihan terhadap guru yang telah diidentifikasi sebelumnya. Pemberian pelatihan ini dilakukan di sekolah,Tahap implementasi pelatihan dilakukan secara tahap muka dan penugasan. Tahap evaluasi dilakukan dengan mengevaluasi hasil penugasan kepada peserta terkait pembuatan batik ecoprint. Hasil PKM ini memberikan dampak yang bermakna bagi siswa SMAN 1 Rejoso Nganjuk. Kegiatan pelatihan ecoprint ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang ditetapkan. Antusiasme siswa dalam kegiatan ini membuktikan bahwa metode pembelajaran langsung (experiential learning) sangat efektif. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan seni tetapi juga sukses menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan dan potensi kewirausahaan. Kegiatan ini mendukung SDGs 4,8 dan 9
COMMUNITY CAPACITY FOR QUALITY STANDARDIZATION OF LIQUID FERTILIZER BASED ON LOCAL DAIRY COW MANURE POTENTIAL IN BRAU-BATU Muhammad Ikhlas Abdjan; Maria Monica Sianita; Pirim Setiarso; Nur Hayati; Samik; Mirwa Adiprahara Anggarani; Fani Deapsari
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A training activity on liquid fertilizer quality standardization based on the potential of dairy cow manure was conducted in the Brau region of ​​Gunungsari Village, Batu City, it initiative aims to increase community capacity in producing liquid fertilizer that meets national quality standards. The program uses a participatory approach that involves livestock farmers and community groups in identifying needs, providing training, conducting quality testing, and providing support for the production process. The training included an introduction to quality parameters according to SNI 4958:2015 and Ministry of Agriculture regulations, a pH measurement demonstration, self-testing practices, and assistance with the production process. Evaluation results showed that participants experienced increased knowledge and skills in independently testing the quality of liquid fertilizer. All participants were able to use measuring instruments correctly and understood basic product standardization procedures. Questionnaire results (n=10) indicated a very positive response to the training and mentoring methods provided, as well as increased participant confidence in implementing quality control on their products. These findings demonstrate that a training approach integrating theory and practice has proven effective in improving community technical literacy and opening opportunities for the development of local liquid fertilizer products that meet quality standards and are ready to enter the formal market.
Co-Authors A'yun, Qurrota Agustin, Qomariyah Andianita, Tri Dyah Anggraini Putri, Dhea Ashabul Kahfi Ashabul Kahfi, Ashabul Ayu Ilfiana Buchari Buchari Cahyani, Sinta Anjas Diah Kenthiri Esa Prastika Didin Mujahidin Dina Kartika Maharani Eka Candra Saputra Elsa Rishda Hariningtias ERLITA PUTRI, PUPUT Estiningtyas, Indri Wasa Fachrirakarsie, Fadlurachman Faizal Fajrin, Aisyah Rahmatul Fani Deapsari Fatihah, Vita Ayu Febriyana, Andini Fitriari Izzatunissa Muhaimin Hafidha, Qonita Arky Harsono, Rifanda Viantiano Hery Widijanto Hizbullah, Ahmad Jihad I GUST MADE SANJAYA Ihda Shoumi Nurdini Indah Tri Wahyuni Indah, Rahmalia Indra Noviandri INGGRIANI, FIRMA Khoiriyah, Nuril Kurniawan, Muhammad Ridho Hafid Lenny Yuanita Maria Monica Sianita Maria Monica Sianita MAY LUKMANA, KUMININGSIH Mirwa Adiprahara Anggarani Monica, Maria Muhammad Ikhlas Abdjan Mulyono, Dymarda Indra Santoso Nafisatus Zakiyah Naulia, Kaila Nerry Puspita Sari Nita Kusumawati Nita Kusumawati Nur Hayati Nur Hayati Nurhadi Nuril Khoiriyah Nurzulla, Weka Firda Rizki Perdana, Raga Agung Putra, Ananta Adita Eka Putri, Marinda Mayliansarisyah Rahayu, Nunik Tri Rahmawati, Khofifatul RAIDAH RUSNADI, WINDA Ramadanti, Awanda Halida Rhamdiyah, Fastabiqul Khairati Rimbi Rodiyana Sova Riska Nur Safitri, Riska Nur Rosyiidah, Nur Anisa Safitri, Rizka Dwi Samik Samik Samik Samik Samik Sanjaya, IGM Sari Edi Cahyaningrum Sinta Anjas Cahyani Supari Muslim Supari Muslim Suyatno Sutoyo Taufik Hidayatulloh Tukiran Tukiran Wachid, Rochman Wahono Widodo Yetty Tinari Zahro, Nafisatuz Zakiyah, Nafisatus