Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Konseling kelompok strategi desentisisasi sistematik efektif menurunkan kecemasan komunikasi siswa SMPN Surabaya Nora Susanti Sabbangan; Moesarofah Moesarofah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.42430

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui apakah kecemasan komunikasi mengalami penurunan ketika menggunakan strategi desentisisasi sistematik yang  dibarengi dengan konseling kelompok terhadap siswa kelas VII-i SMPN 48 Surabaya. Penelitian ini merupakan Pre-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design, dengan populasi sebanyak 39 siswa. Sampel penelitian melibatkan 6 orang siswa yang di ambil secara purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket kecemasan komunikasi siswa yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas alpha cornbach. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan statistik non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan pemberian strategi desentisisasi sistematik menunjukkan penurunan kategori, dan disimpulkan bahwa strategi desentisisasi sistematik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan komunikasi siswa kelas VII-I SMPN di Surabaya.
COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH Dira Ayu Nanda Oktavia; Moesarofah
HELPER Vol 39 No 2 (2022): HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/helper.vol39.no2.a5769

Abstract

Pembelajaran jarak jauh memiliki perbedaan dengan pembelajaran konvensional. Pembelajaran jarak jauh menuntut siswa menerapkan blended learning secara mandiri. Tujuan penelitian adalah melihat adanya pengaruh Cognitive Behavior Therapy dalam konseling kelompok dengan teknik menghentikan pikiran negatif untuk menurunkan kecemasan pembelajaran jarak jauh. Desain penelitian adalah pra-eksperimental one group pretest-postest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI SMAN Krian Sidoarjo, sebanyak 11 orang. Pengumpulan data mengadaptasi skala pengukuran kecemasan dari Beck Anxiety Inventory (BAI), dan teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil statistik menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,003 (Sig. < 0.05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima, dan disimpulkan terjadi penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah diberikan Cognitive Behavior Therapy pada siswa. Penelitian ini dapat menjadi informasi bagi konselor dalam memberikan layanan pada siswa yang mengalami kecemasan pembelajaran jarak jauh serta menjadi sumber pengetahuan dalam penelitian khususnya mengatasi kecemasan akademik.   Kata Kunci: Cognitive Behavior Therapy, konseling kelompok, kecemasan pembelajaran jarak jauh.
KKN: Bimbingan Belajar Partisipatif untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa MI di Desa Wonomlati Sidoarjo Moesarofah; Ita Alfia Masruroh; Vinny Indahyani; Yuli Nur Laili; Wanda Rofidatul Aisy; Anita Inayatul Mahmunah; Aisya Farikhatul Jannah; Yuliyanti Puspita Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7140

Abstract

Kegiatan KKN Unipa Surabaya semester genap tahun 2022 dilaksanakan di Desa Wonomlati Kabupaten Sidoarjo. Inisiatif pemberian layanan bimbingan belajar ini muncul setelah tim mahasiswa melakukan orientasi di sekolah, dan mendapat kesan bahwa siswa MI memiliki minat belajar yang rendah, yang ditunjukkan dengan perilaku tidak antusias belajar, dan kurang memperhatikan ketika pelajaran. guru menjelaskan. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka tujuan “Program Pendidikan” KKN difokuskan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di balai desa dengan sasaran siswa MI Wachid Hasyim kelas 2 – 6 yang berjumlah 30 siswa, sedangkan jumlah tutor dalam setiap bimbingan belajar adalah 10 orang mahasiswa. Waktu pelaksanaannya tiga kali seminggu yaitu Senin, Rabu, dan Kamis. Durasi bimbingan adalah tiga minggu. Teknis pelaksanaannya dilakukan dalam kelompok kecil sesuai tingkat kelas yang terdiri dari 3-4 siswa. Hasil kegiatan secara keseluruhan menunjukkan nilai post-test setiap indikator mengalami peningkatan setelah diberikan bimbingan. Artinya bimbingan belajar melalui pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Pengalaman siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran partisipatif menimbulkan perasaan senang dan puas dalam belajar, yang pada akhirnya meningkatkan minat dan hasil belajar. Hal ini sejalan dengan pendapat Hedges dan Cullen (2012), Wigfiled dan Cambria (2010), bahwa pembelajaran terjadi melalui kegiatan partisipatif di masyarakat.
Layanan Informasi Untuk Menguatkan Mental Yang Tangguh Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Moesarofah
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.4182

Abstract

Mental yang tangguh merupakan sumber daya personal mahasiswa untuk bangkit, dan mempertahankan kondisi psikologis dalam menghadapi tekanan maupun kondisi stress. Mental tangguh berfungsi sebagai shock absorber bagi mahasiswa di saat berada dalam masa-masa sulit dan berfikir untuk menyerah. Tetapi di sisi lain, mahasiswa harus bangkit tanpa mempedulikan seberapa keberanian yang dimiliki untuk mengambil keputusan. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan judul layanan informansi untuk menguatkan mental yang tangguh dalam pembelajaran jarak jauh pada mahasiswa BK angkatan 2018, kelas A1 adalah memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan kinerja akademik dalam kondisi pandemi saat ini, membuka diri dengan memanfaatkan sumber-sumber belajar secara aktif, dan berani mencoba hal-hal baru meskipun bila mengalami kegagalan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan layanan informasi daring melalui ceramah, dan diskusi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PPM menunjukkan pemahaman mahasiswa yang semakin baik tentang pentingnya memiliki mental yang tangguh dalam kondisi sulit, keberanian untuk mencoba berbagai strategi pembelajaran baru, serta tidak mudah menyerah dalam kesulitan.
Implementasi Teknik Cognitive Restructuring Untuk Meningkatkan Aktualisasi Diri Konselor Dimas Ardika Miftah Farid; Muwakhidah; Maghfirotul Lathifah; Moesarofah; Mada Aprieal Papin
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.4946

Abstract

Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pendalaman terkait implementasi teknik cognitive restructuring dalam menunjang aktualisasi diri konselor. Metode kegiatan yang digunakan dalam webinar ini adalah dengan langkah-langkah, pertama langkah awal (observasi), tahap perencanaan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi berkelanjutan program. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diikuti oleh 158 peserta. Berdasarkan hasil survei manfaat teknik Cognitive Restructuring, maka di dapat rata-rata kemanfaatan teknik cognitive resctructuring adalah sebesar 66.96%. hal itu mengindikasikan bahwa pelatihan teknik cognitive restructuring membantu konselor untuk meningkatkan aktualisasi diri.
PEMBERIAN TES BAKAT DAN MINAT KARIER (ANALISIS TEORI HOLLAND) Moesarofah Moesarofah; Elia Firda Mufidah; Mudhar Mudhar; Muwakhidah Muwakhidah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i6.635

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru bimbingan dan konseling dalam menganalisis bakat dan minat karier siswa berdasarkan teori karier Holland yang difokuskan pada tipe kepribadian enterprising dan konvensional. Hasil pengabdian didapatkan 17,2% siswa memiliki tipe kepribadian enterprising dan 10,3% siswa memiliki tipe kepribadian konvensional. Pengabdian ini dilakukan di SMP Bilingual Terpadu.
Pemberian Layanan Tes Bakat dan Minat Karier Berdasarkan Teori Holland Muwakhidah Muwakhidah; Elia Firda Mufidah; Mudhar Mudhar; Moesarofah Moesarofah
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v6i2.2734

Abstract

Karier merupakan salah satu point dalam tugas perkembangan individu. Karier menjadi hal penting dalam layanan bimbingan dan konseling yang masuk dalam ranah bimbingan karier. Salah satu tahapan dalam perkembangan karier yakni pengambilan keputusan karier. Pengambilan keputusan karier memiliki salah satu aspek yang harus dipertimbangkan yakni pemahaman diri. Kemampuan pengambilan keputusan karier (career decision making) bukanlah sebuah materi yang harus diajarkan oleh guru pada siswa, melainkan keterampilan yang harus dilatihkan. Pemahaman diri bisa dilakukan melalui tes bakat dan minat karier untuk mengetahui tipe kepribadian karier Holland. Siswa yang memiliki pemahaman diri cenderung lebih siap dalam menentukan keputusan karier. Melihat pentingnya pemahaman diri yang menjadi dasar pengambilan karier maka kami melakukan pengabdian yang bertujuan untuk mengetahui arah minat dan bakat karier berdasarkan tipe kepribadian karier RIASEK dari teori Holland. Tes bakat dan minat karier dilakukan dengan kemasan FGD (Focus Group Discussion) dengan tahapan koordinasi dengan mitra, pelaksanakan tes dan evaluasi. Hasil pengabdian diperoleh data analisis tipe kepribadian karier dari siswa sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan karier.
KKN: Bimbingan Belajar Partisipatif untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa MI di Desa Wonomlati Sidoarjo Moesarofah; Ita Alfia Masruroh; Vinny Indahyani; Yuli Nur Laili; Wanda Rofidatul Aisy; Anita Inayatul Mahmunah; Aisya Farikhatul Jannah; Yuliyanti Puspita Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7140

Abstract

Kegiatan KKN Unipa Surabaya semester genap tahun 2022 dilaksanakan di Desa Wonomlati Kabupaten Sidoarjo. Inisiatif pemberian layanan bimbingan belajar ini muncul setelah tim mahasiswa melakukan orientasi di sekolah, dan mendapat kesan bahwa siswa MI memiliki minat belajar yang rendah, yang ditunjukkan dengan perilaku tidak antusias belajar, dan kurang memperhatikan ketika pelajaran. guru menjelaskan. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka tujuan “Program Pendidikan” KKN difokuskan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di balai desa dengan sasaran siswa MI Wachid Hasyim kelas 2 – 6 yang berjumlah 30 siswa, sedangkan jumlah tutor dalam setiap bimbingan belajar adalah 10 orang mahasiswa. Waktu pelaksanaannya tiga kali seminggu yaitu Senin, Rabu, dan Kamis. Durasi bimbingan adalah tiga minggu. Teknis pelaksanaannya dilakukan dalam kelompok kecil sesuai tingkat kelas yang terdiri dari 3-4 siswa. Hasil kegiatan secara keseluruhan menunjukkan nilai post-test setiap indikator mengalami peningkatan setelah diberikan bimbingan. Artinya bimbingan belajar melalui pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Pengalaman siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran partisipatif menimbulkan perasaan senang dan puas dalam belajar, yang pada akhirnya meningkatkan minat dan hasil belajar. Hal ini sejalan dengan pendapat Hedges dan Cullen (2012), Wigfiled dan Cambria (2010), bahwa pembelajaran terjadi melalui kegiatan partisipatif di masyarakat.