Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Perencanaan Anggaran Terhadap Penyerapan Anggaran Belanja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung Tahun Anggaran 2019 Debby Veramitha F; Sulistia Suwondo
Indonesian Accounting Research Journal Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Accounting Research Journal (February 2022)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.213 KB) | DOI: 10.35313/iarj.v2i2.3463

Abstract

The budget functions as planning and control related to plans and targets achieved by the government so that later expenditures can be accounted for to the public. Local governments make APBD as guidelines in regulating revenues and expenditures to carry out regional development so as to minimize deflections that will harm the state. There are However, several issues with its execution in budget absorption, especially in less than optimal spending. In 2019 the Housing and Settlement Areas, Land and Landscaping Services of Bandung City, the absorption of the goods and services budget has still not reached the predetermined target, notably in the execution of the program budget in 2019, when the absorption rate was less than 67%. Factors in budget planning that influence budget absorption in programs are administrative, activity program planning, regulatory, and internal.
Analysis of the Determinant Factors of Government Performance Jouzar Farouq Ishak; Ira Siti Sarah; Sulistia Suwondo
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 4 No 1 (2022): August 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v4i1.1650

Abstract

The purpose of this study is to scrutinize the determinants of provincial government performance. The data is sourced from the Budget Realization Report from the Ministry of Finance and the Report on Rating, and Performance Status of Regional Government Administration by the Ministry of Home Affairs The methods used in testing are linear regression with the ranking and performance status of regional government administration from 30 provinces in Indonesia as a sample. The result of this study indicates that only the degree of decentralization influences provincial government performance. The essence of decentralization is internalizing costs and benefits for the people. To encourage the improvement of regional quality, local governments should integrate all programs and activities with the central government.
Pengaruh Covid 19 Terhadap Tingkat Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Sumiyati Sumiyati; Sulistia Suwondo; Yanti Rufaedah; Muhammad Jiddan Zamhar
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 4 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v4i2.2318

Abstract

This study aims to determine the health level of cooperatives, in Koperasi Keluarga Besar Dispenda Provinsi Jawa Barat (KKBD) for the 2019-2020 period when the covid 19 pandemic occurred, in terms of seven aspects of the assessment, namely, aspects of capital, quality of productive assets, management, liquidity, efficiency, independence and growth and identity of cooperatives. This research is a descriptive evaluative research, with primary and secondary data sources. The data analysis technique used is collected through interviews and financial statement documents such as: balance sheet, report on calculation of operating results (PHU) and report on remaining operating results (SHU). In relation to cooperative health, the savings and loan business health model is used which refers to Ministerial Regulation No.14/Per/M.KUKM/XII/2009. The results of this study indicate that the West Java Province KKBD in terms of the aspect of capital quality obtained a perfect score in 2019 and 2020 with a score of 12, so it is included in the category or predicate Healthy. For the aspect of earning asset quality, it obtained an average score from 2019 to 2020 with an average score of 16, so that the quality aspect of earning assets is under supervision. Judging from the quality of management obtained an average score of 13.6, so that the management aspect is categorized as healthy. Judging from the quality aspect of efficiency, it obtained an average score of 5, so it was categorized in special supervision. For the quality of liquidity obtained an average score of 5.625, so it is categorized under special supervision. For the aspect of independence and cooperative growth, it obtained an average score of 4.5, so it was categorized under special supervision. Meanwhile, the cooperative's identity quality has an average score of 4.375, so it is categorized under special supervision.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Penerapan Good Governance terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dea Meliana; Sulistia Suwondo; Dian Imanina Burhany
Indonesian Accounting Research Journal Vol 3 No 1 (2022): Indonesian Accounting Research Journal (October 2022)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/iarj.v3i1.4142

Abstract

Hasil penilaian evaluasi kinerja Dinas Sosial Kabupaten Garut sejak tahun 2018 hingga 2020 selalu memperoleh predikat B. Ini menunjukkan bahwa akuntabilitas kinerja pada Dinas Sosial masih perlu adanya perbaikan. Kepala Sub bagian perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dinas Sosial mengatakan hal tersebut terjadi dikarenakan adanya permasalahan mengenai sumber daya manusia yang kurang kompeten dan pelaksanaan good governance yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan penerapan good governance terhadap akuntabilitas kinerja pada Dinas Sosial Kabupaten Garut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis data deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan populasi yaitu seluruh pegawai Dinas Sosial Kabupaten Garut sebanyak 37 responden. Data diolah dengan software SPSS versi 26 dengan teknis analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa Kompetensi SDM dan Penerapan Good Governance berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.”
Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Perusahaan Perbankan Skala Kecil Menggunakan Framework Cobit Rendra Trisyanto Surya; Sulistia Suwondo; Fatmi Hadiani; Riauli Susilawaty Hutapea
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1504.447 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i7.440

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan Teknologi Informasi kini menjadi enabler organisasi, termasuk perbankan. Lebih dari 80%, aktivitas perbankan dijalankan  menggunakan teknologi informasi, termasuk  Bank skala kecil dengan dukungan Infrastruktur TI yang sederhana seperti yang berlokasi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di kota Garut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan IT Process penting apa yang harus dikelola dengan baik oleh bank skala kecil terhadap nilai kematangannya saat ini. Termasuk menentukan seberapa besar tingkat kematangan Domain dan keseluruhan menejemen TI Bank Skala Kecil dewasa ini. Metode: Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan menggunakan metode scoring kebentuk data kuantitatif untjuk mengukur 7 buah IT Process yang dipakai dari Framework COBIT, yang dekat dengan kondisi TI pada Bank “X”. Hasil: Hasil dari Audit yang dilakukan dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa Bank “X” yang dijadikan sampel, memiliki Tingkat Kematangan Tata Kelola Teknologi Informasi keseluruhan Domain sebesar 4,3. Artinya, Menejemen TI secara internal sudah dijalankan dengan Baik (Terkelola dan Terukur). Sudah ada pola tertentu yang dijalankan secara sistematis  dalam mengendalikan  IT Risk dan ganguan yang sedang terjadi (Problems/Incidents) yang mempengaruhi operasionalisasi Bank secara signifikan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil audit terhadap Tata Kelola TI pada Bank “X”, diperoleh hasil tingkat kematangan tata kelola keseluruhan pada level 4, yaitu Managed and Measurable dengan skor 4.15. Hasil audit ini meliputi Domain Planning and Organization, Acquaire and Implementation, Delivery and Support dan Monitoring and Evaluation.
Analisis Selisih Biaya Overhead Pabrik Dengan Metode Empat Varians Pada PT Pacific Prestress Indonesia Hutami Hasnau; Sulistia Suwondo
Indonesian Accounting Research Journal Vol 3 No 2 (2023): Indonesian Accounting Research Journal (February 2023)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/iarj.v3i2.4896

Abstract

This research aims to determine the separation of factory overhead cost and to analyze variances of factory overhead costs to the four methods variances in order to know more clearly the cause of the variances. This research was conducted at PT Pacific Prestress Indonesia. Activities PT Pacific Prestress Indonesia is producing precast concrete, minipile foundation, spun concrete, etc. PT Pacific Prestress Indonesia so far have not done the analysis of the variances factory overhead costs to the four difference methods. In this study the authors collected data by using the method of documentation, and interviews. From the research the company has not yet separated overhead costs into fixed costs and variable costs. Variances in factory overhead costs that occurred in PT Pacific Prestress Indonesia is Rp 1.494.231.349,- which represents the excess of gain (favourable), this variance comes from the variance of volume Rp 199.856.586,- (unfavourable and the variance of control Rp 1.694.087.935,- (favourable).
Peningkatan Kompetensi Menyusun Legal Drafting Bagi Aparatur dan Badan Permusyawaratan Desa di Desa Cigugurgirang: Competency Improvement in Drafting Regulations for Village Officials and Consultative in Cigugurgirang Village Ajeng Ayu Milanti; Sumiyati; Sulistia Suwondo; Ita Susanti; M. Yunus Maulana
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2023): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v5i3.51471

Abstract

Village regulations are a crucial instrument in governing sustainable development at the village level, ensuring justice, and safeguarding the rights of local communities. These regulations grant authority to village officials and the Village Consultative Body. However, initial observations revealed that 66.7% of them were not familiar with the procedures for drafting village regulations. This undoubtedly poses a significant risk, as the resulting regulatory products may not reflect the actual needs and interests of the village community. Therefore, this community engagement program aims to provide training to enhance the competence of village officials and the Village Consultative Body in drafting village regulations in Cigugur Girang Village. The training was conducted in July 2023 at the village office hall. The implementation method consisted of training and mentoring for a total of 40 hours over 7 days. The training was attended by 20 participants, including village officials and members of the Village Consultative Body. Based on the evaluation of the training activities, there was a 57.1% improvement in understanding and technical skills in drafting village regulations. This was demonstrated by the creation of four new draft village regulations during the training. These four draft village regulations align with the actual needs of the village community, making them suitable regulatory products to be enacted by the village government. Keywords:  Village-Regulations; Village-Officials; Village-Consultative (BPD); Drafting; Village.. ABSTRAKT Legal Drafting merupakan instrumen penting dalam tata kelola pembangunan dan pengembangan tingkat desa secara berkelanjutan, yang memastikan keadilan dan melindungi hak-hak masyarakat lokal. Peraturan tersebut menjadi wewenang bagi aparatur dan badan permusyawaratan desa. Namun, pada hasil observasi awal diketahui bahwa sebesar 66.7% belum mengetahui tata cara pembuatan Legal Drafting. Hal ini tentunya dapat memberi resiko besar, manakala produk regulasi yang dihasilkan tidak mencerminkan kebutuhan dan kepentingan aktual dari masyarakat desa. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memberikan pelatihan dalam upaya meningkatkan kompetensi menyusun Legal Drafting bagi aparatur dan badan permusyawaratan desa di Desa Cigugurgirang. Pelatihan diselenggarakan pada bulan Juli 2023 bertempat di gedung aula kantor desa. Metode pelaksanaan yakni dalam bentuk pelatihan dan pendampingan selama 40 jam dalam waktu 7 hari kegiatan. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh 20 orang peserta yang merupakan aparatur dan anggota badan permusyawaratan desa. Berdasarkan penilaian hasil evaluasi kegiatan pelatihan terdapat peningkatan pemahaman dan teknis keterampilan penyusunan Legal Drafting sebesar 85.7%. Hal ini terbukti dari terbentuknya empat draft Legal Drafting baru saat pelatihan. Keempat Legal Drafting tersebut sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat desa sehingga draft peraturan tersebut dapat menjadi produk regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah desa tersebut.
Analisis Penerapan PSAK No. 18 (Revisi 2010) Mengenai Akuntansi Dana Pensiun pada Laporan Keuangan Dana Pensiun INTI Khairina Tamimi Pranotoputeri; Sulistia Suwondo
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol 3 No 3 (2023): Indonesian Accounting Literacy Journal (July 2023)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v3i3.3282

Abstract

A pension fund is a legal entity that becomes an alternative in providing benefits to employees in order to minimize the risks that can be faced in the future. This study aims to analyze the suitability of the application of Pension Fund Accounting with PSAK No. 18, knowing whether or not there are deviations from the accounting treatment applied, and knowing the quality of funding at the INTI Pension Fund. The type of research used is descriptive qualitative research, the data that has been collected is analyzed by describing and comparing the accounting treatment of the INTI Pension Fund with PSAK No. 18. The results of the research based on the Net Assets Report, the Report on Changes in Net Assets, and the Notes to the Financial Statements for 2019 and 2020 show that the accounting treatment applied by the INTI Pension Fund as a whole is in accordance with PSAK No. 18 and there are no deviations, but the quality of INTI Pension Fund funding is at level III, which means the funding wealth is less than solvency obligations.
Pengaruh Pemberian KUR terhadap Pendapatan dan Pengembangan UMKM di Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya (Studi Kasus pada BRI Unit Sukaratu) Raras Santiadin; Rahma Nazila Muhammad; Mia Rosmiati; Sulistia Suwondo; Jouzar Farouq Ishak
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol 3 No 3 (2023): Indonesian Accounting Literacy Journal (July 2023)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v3i3.4989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Kredit Usaha Rakyat terhadap pendapatan dan pengembangan UMKM di Kecamatan Sukaresik. Indikator pengukuran dilihat dari segi omset penjualan, laba usaha, aset, dan modal usaha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif. Jenis penelitian ini dilakukan secara langsung di lapangan (field research) yang dilakukan di tempat usaha responden penelitian. Sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Objek dalam penelitian ini adalah pelaku usaha yang ada di Kecamatan Sukaresik. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan wawancara, sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran angket kepada 50 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Kredit Usaha Rakyat (KUR) perpengaruh secara signifikan terhadap variabel Pendapatan UMKM dan Pengembangan UMKM di Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya. Pada model pertama diperoleh nilai t-hitung sebesar -4,436 dan t-tabel sebesar 2,01063 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000. Oleh karena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel dengan signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (5%), maka pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sukaratu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM di Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya. Pada model kedua diperoleh nilai t-hitung sebesar 7,482 dan t-tabel sebesar 2,01063 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000. Oleh karena nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel dengan signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (5%), maka pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sukaratu berpengaruh signifikan terhadap pengembangan UMKM di Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menyoroti pentingnya pinjaman modal usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Peningkatan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan Digital Berbasis Aplikasi ”Si Apik” Bagi Pelaku UMKM Kuliner Kota Bandung Arif Afriady; Dian Imanina Burhany; Etti Ernita Sembiring; Sulistia Suwondo; Arry Irawan
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v5i2.7323

Abstract

Masih banyak pelaku UMKM yang belum menyusun laporan keuangan karena menganggapnya rumit. Mencermati hal tersebut dan sebagai bentuk dukungan kepada UMKM, Bank Indonesia bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia mengembangkan suatu aplikasi penyusunan laporan keuangan digital yang dinamakan SI APIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan). Aplikasi ini didesain sesederhana mungkin dengan menggunakan istilah yang sederhana dan mudah dipahami oleh pelaku UMKM serta dapat dioperasikan dengan mudah melalui telepon seluler. Namun, banyak pelaku UMKM yang belum mampu menggunakan aplikasi ini, termasuk di antaranya pelaku UMKM kuliner Kota Bandung yang tergabung dalam Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera. Oleh karena itu, solusi yang diberikan adalah dengan melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat kepada pelaku UMKM kuliner Kota Bandung dalam bentuk pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan digital berbasis aplikasi SI APIK. Pada pelatihan, disampaikan materi beserta contoh penggunaan aplikasi SI APIK. Pada pendampingan, peserta didampingi dalam menyusun laporan keuangan untuk usahanya masing-masing. Hasil evaluasi setelah pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta mengenai penyusunan dan analisis laporan keuangan meningkat dibandingkan sebelum pelatihan dan pengetahuan mengenai aplikasi SI APIK setelah pelatihan cukup tinggi. Hasil evaluasi setelah pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun laporan keuangan digital berbasis aplikasi SI APIK dengan benar.