Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Online Integrated Development Environment (IDE) in Supporting Computer Programming Learning Process during COVID-19 Pandemic: A Comparative Analysis Kartikadyota Kusumaningtyas; Eko Dwi Nugroho; Adri Priadana
IJID (International Journal on Informatics for Development) Vol. 9 No. 2 (2020): IJID December
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijid.2020.09202

Abstract

COVID-19 has spread to various countries and affected many sectors, including education. New challenges arise in universities with study programs related to computer programming, which require a lot of practice. Difficulties encountered when students should setting up the environment needed to carry out programming practices. Furthermore, they should install a text editor called Integrated Development Environment (IDE) to support it. There is various online IDE that supports computer programming. However, students must have an internet connection to use it. After all, many students cannot afford to buy internet quotas to access online learning material during the COVID-19 pandemic. According to these problems, this study compares several online IDEs based on internet data usage and the necessary supporting libraries' availability. In this study, we only compared eleven online IDEs that support the Python programming language, free to access, and do not require logging in. Based on the comparative analysis, three online IDEs have most libraries supported. They are REPL.IT, CODECHEF, and IDEONE. Based on internet data usage, REPL.IT is an online IDE that requires the least transferred data. Moreover, this online IDE also has a user-friendly interface to place the left and right sides' code and output positions. It prevents the user from scrolling to see the results of the code that has been executed. The absence of advertisements also makes this online IDE a more focused appearance. Therefore, REPL.IT is highly recommended for users who have a limited internet quota, primarily to support the learning phase of computer programming during the COVID-19 pandemic.
PENINGKATAN KEWASPADAAN TERHADAP KEJAHATAN SIBER PADA APLIKASI WHATSAPP DI KALURAHAN BANGUNJIWO Dedy Hariyadi; Alfirna Rizqi Lahitani; Irmma Dwijayanti; Kartikadyota Kusumaningtyas; Grita Supriyanto Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 4, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v4i2.1476

Abstract

Potensi serangan siber yang semakin kompleks memberikan dampak peningkatan kejahatan di ruang siber dengan \textit{initial access}  pada pengguna perangkat digital. Aplikasi whatsapp sebagai produk perkembangan teknologi memberikan ruang baru bagi penjahat siber untuk melakukan penipuan \textit{online} dan pencurian informasi. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah inisiatif Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta bersama Desa Mitra, Kalurahan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan pendampingan untuk peningkatan kesadaran tentang ancaman ruang siber dan melatih warga tentang langkah-langkah keamanan dasar, seperti \textit{Multi Factor Authentication} (MFA) dan \textit{Two-step Verification}. Inisiatif ini terdiri dari beberapa fase, termasuk koordinasi, observasi, sosialisasi, evaluasi, dan pelaporan, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang praktik keamanan siber. Sebagai hasil dari program ini, para peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan mereka tentang ancaman serangan siber dan penerapan langkah-langkah keamanan. Upaya penting dalam pendidikan dan dukungan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kejahatan siber. Selain itu inisiatif yang berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kesadaran dan melindungi warga di ruang siber. Inisiatif ini tidak hanya memberdayakan masyarakat dengan informasi penting tetapi juga menumbuhkan pendekatan proaktif terhadap keamanan siber dengan harapan kontribusi pada ruang siber yang lebih aman bagi masyarakat.