Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

IMPLEMENTASI SKRINING RISIKO DEPRESI POST PARTUM DENGAN EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE PADA IBU PASCA MELAHIRKAN : IMPLEMENTASI SKRINING RISIKO DEPRESI POST PARTUM DENGAN EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE PADA IBU PASCA MELAHIRKAN Ni Wayan Sari Upadani; Putu Ayu Ratna Darmayanti; Komang Ayu Purnama Dewi
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/.v12i2.214

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang dan Tujuan: Melahirkan mempunyai momen menakutkan seperti perubahan emosional selama kehamilan dan masa nifas untuk menyesuaikan diri menjadi seorang ibu. Perubahan emosional ini merupakan fase yang paling berat dan bahaya dan jika tidak ditangani akan jatuh pada fase depresi setelah ibu melahirkan yang sering dikenal dengan istilah depresi postpartum. Mengatasi hal ini sangat perlu implementasi skrining depresi post partum dengan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada ibu pasca melahirkan. Metode: Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 112 rekam medis. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil: Implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori baik dilakukan oleh hampir seluruh responden dengan kategori umur dewasa akhir (36-45tahun) yaitu sebanyak 72 responden (80%), dan jenis kelamin perempuan sebanyak 67 responden (78,8%). Implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori baik juga dilakukan oleh sebagian besar responden dengan pendidikan D III keperawatan yaitu sebanyak 51 responden (76,1%) serta hampir seluruh reponden yang lama bekerja ≥ 6 bulan melakukan impelementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori baik sebanyak 76 responden (77,6%). Kesimpulan: Sebagian kecil responden dengan lama bekerja ≥6 bulan melakukan implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori kurang. Diharapkan petugas dapat lebih meningkatkan lagi kemampuan untuk melakukan skrining dengan EPDS.
HUBUNGAN KECEMASAN IBU HAMIL DENGAN KUNJUNGAN ANC PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KUTA 1: HUBUNGAN KECEMASAN IBU HAMIL DENGAN KUNJUNGAN ANC PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KUTA 1 Putu Ayu Ratna Darmayanti; Ni Wayan Widiyani; Komang Ayu Purnama Dewi
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.651 KB) | DOI: 10.37413/.v12i2.213

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Setiap ibu hamil berhak mendapatkan pelayanan kehamilan yang berkualitas dan komprehensif melalui pemeriksaan Antenatal Care agar mendapatkan informasi mengenai janin dan mendeteksi komplikasi. Namun, selama pandemi COVID-19 banyak ibu hamil yang menunda melakukan pemeriksaan kehamilan ke pelayanan kesehatan karena ibu cemas tertular COVID-19. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil dengan kunjungan Antenatal Care pada masa pandemi COVID-19 di UPTD Puskesmas Kuta 1. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional pada bulan Agustus-Oktober 2021. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu hamil trimester 3 yang melakukan kunjungan ANC di UPTD Puskesmas Kuta 1 sebanyak 59 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner kecemasan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Penelitian ini menunjukkan sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 36 orang (61,0%) dan sebagian besar responden tidak lengkap dalam melakukan kunjungan ANC yaitu sebanyak 42 orang (71,2%). Hasil uji korelasi Spearman Rank diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0.000 yang artinya ada hubungan kecemasan ibu hamil dengan kunjungan Antenatal Care pada masa pandemi COVID-19 di UPTD Puskesmas Kuta 1. Sedangkan, koefisien korelasi sebesar 0,589 yang artinya hubungan korelasi sedang. Kesimpulan: Petugas kesehatan agar meningkatkan KIE pada ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan serta informasi terkait COVID-19 yang dapat dilakukan secara online dengan membuat grup komunikasi sehingga pemberian KIE lebih maksimal.
IMPLEMENTASI SKRINING RISIKO DEPRESI POST PARTUM DENGAN EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE PADA IBU PASCA MELAHIRKAN : IMPLEMENTASI SKRINING RISIKO DEPRESI POST PARTUM DENGAN EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE PADA IBU PASCA MELAHIRKAN Putu Ayu Ratna Darmayanti; Ni Wayan Sari Upadani; Komang Ayu Purnama Dewi
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.822 KB) | DOI: 10.37413/.v12i2.214

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang dan Tujuan: Melahirkan mempunyai momen menakutkan seperti perubahan emosional selama kehamilan dan masa nifas untuk menyesuaikan diri menjadi seorang ibu. Perubahan emosional ini merupakan fase yang paling berat dan bahaya dan jika tidak ditangani akan jatuh pada fase depresi setelah ibu melahirkan yang sering dikenal dengan istilah depresi postpartum. Mengatasi hal ini sangat perlu implementasi skrining depresi post partum dengan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada ibu pasca melahirkan. Metode: Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 112 rekam medis. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil: Implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori baik dilakukan oleh hampir seluruh responden dengan kategori umur dewasa akhir (36-45tahun) yaitu sebanyak 72 responden (80%), dan jenis kelamin perempuan sebanyak 67 responden (78,8%). Implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori baik juga dilakukan oleh sebagian besar responden dengan pendidikan D III keperawatan yaitu sebanyak 51 responden (76,1%) serta hampir seluruh reponden yang lama bekerja ≥ 6 bulan melakukan impelementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori baik sebanyak 76 responden (77,6%). Kesimpulan: Sebagian kecil responden dengan lama bekerja ≥6 bulan melakukan implementasi skrining risiko depresi post partum dengan EPDS pada kategori kurang. Diharapkan petugas dapat lebih meningkatkan lagi kemampuan untuk melakukan skrining dengan EPDS.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE TERHADAP KETEPATAN KUNJUNGAN SELAMA PANDEMI COVID-19 Ni Putu Mirah Nova Pratiwi; Komang Ayu Purnama Dewi; Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i1.216

Abstract

ABSTRAK Pelayanan kepada perempuan yang diberikan selama kehamilannya adalah pelayanan ANC. Dalam situasi COVID-19, WHO minimal mengeluarkan rekomendasi antenatal terbaru ibu hamil risiko rendah mendapatkan 6 kali asuhan dengan tujuan memperoleh kehamilan serta cara persalinan yang aman. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang antenatal care terhadap ketepatan kunjungan selama pandemi COVID-19. Penelitian dengan desain cross sectional ini adalah penelitian analitik. Seluruh populasi ibu hamil pada bulan Januari-Juni dengan sampel 45 orang yang melakukan kunjungan ANC. Pengambilan teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Uji data menggunakan analisis Test Fisher Exact. Sebagian besar memiliki pengetahuan dalam kategori baik yaitu sebanyak 39 orang (86,7%) dan sebagian besar memiliki sikap dalam kategori baik yaitu sebanyak 40 orang (88,9%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care terhadap ketepatan kunjungan selama pandemi COVID-19 dengan nilai signifikasi p = 0,017 dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil tentang antenatal care terhadap ketepatan kunjungan selama pandemi COVID-19 dengan nilai signifikasi p = 0,330. Khususnya tenaga bidan dapat memberikan pentingnya informasi kesehatan tentang melakukan pemeriksaan kehamilan. Sedangkan, ibu hamil diharapkan untuk menerima informasi yang sesuai oleh petugas kesehatan tentang standar kunjungan ANC sehingga pengetahuan dan sikap dapat ditingkatkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN DAN KELENGKAPAN PENGISIAN BUKU KIA PADA IBU HAMIL Komang Ayu Purnama Dewi; Ni Made Nurtini; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.4088

Abstract

Latar Belakang: Pencatatan dan pemantauan kesehatan ibu hamil dapat dilakukan dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Kurang dari 50% Ibu hamil yang membawa Buku KIA saat memeriksakan diri ke tenaga kesehatan, hanya 10,5% buku KIA yang terisi lengkap. Kepemilikan buku KIA pada ibu hamil menurun dari 80.8% menjadi sebesar 75.2%. Tujuan: penelitian ini bertujuan menganalisa factor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional yang dilakukan pada bulan September – Oktober 2022. Sampel penelitian yaitu ibu hamil yang berada di Puskesmas II Banjarangkan dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah diuji face validity. Analisa bivariate dengan uji nonparametric spearman rho. Hasil: Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan buku KIA adalah peran keluarga (p-value 0,001). Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA adalah peran tenaga kesehatan (p-value 0,000), sedangkan umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, peran keluarga dan peran kader tidak mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA. Diskusi: penelitian ini menunjukkan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil belum optimal dan kelengkapan pengisian buku KIA hampir terisi lengkap. Pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA baik, peran keluarga dan peran kader belum optimal, sedangkan tenaga kesehatan berperan optimal dalam pemanfaatan dan pengisian buku KIA. Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil adalah peran keluarga sedangkan factor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA adalah peran tenaga kesehatan.
Hubungan Informasi Kesehatan dan Dukungan Suami dengan Motivasi Skrining Prakonsepsi pada Wanita Usia Subur Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Kadek Neza Dwiyanti; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Komang Ayu Purnama Dewi; Ni Made Nurtini
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i7.9151

Abstract

ABSTRACT MMR and IMR are one of the main indicators of public health status. Reproductive health is the starting point for the development of maternal and child health which can be prepared earlier before woman becomes a mother. Preconception health is part of general health for woman and man. Preconception screening is done for woman of childbearing age or couple who are planning for pregnancy. Health information and husband support is one of internal factors which influences woman of childbearing age in doing preconception screening. The purpose of this study was To determine the correlation between health information and husband support toward preconception screening motivation on Woman of Childbearing age in the working area of Public Health Center Banjarangkan I. This study employed correlational analytic design with cross sectional approach. There were 105 respondents recruited as the samples. They were women of childbearing age which has fulfilled inclusive criteria. The data were collected by questionnaire related to health information and husband support and preconception screening motivation on woman of childbearing age. The results were analysed by using Chi-Square test. Based on Chi-Square test showed there was significant correlation between health information and preconception screening motivation on woman of childbearing age p-value 0.018 (p value<0.05). There was significant correlation between husband support and preconception screening motivation on woman of childbearing age p-value <0.001 (p value < 0,05). The more often information is gained and the higher husband support, the stronger preconception screening motivation on woman of childbearing age. Keywords : Health information , Husband's support, Preconception Screening,                  Woman of Childbearing Age  ABSTRAK AKI dan AKB merupakan salah satu indicator utama derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan reproduksi menjadi titik awal perkembangan kesehatan ibu dan anak yang dapat dipersiapkan sejak dini, dimana sebelum seorang perempuan hamil dan menjadi ibu. Kesehatan prakonsepsi merupakan bagian dari kesehatan secara keseluruhan antara perempuan dan laki-laki. Skrining prakonsespsi dapat terlaksana oleh wanita usia subur atau pasangan suami istri dapat dipengaruhi oleh adanya motivasi individu maupun pasangan untuk melakukan pemeriksaan dengan tepat sebelum merencanaknan kehamilan. Informasi Kesehatan dan dukungan suami atau pasangan merupakan salah satu factor internal yang dapat mempengaruhi WUS dalam melakukan skrining prakonsepsi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara informasi kesehatan dan dukungan suami dengan motivasi skrining prakonsepsi pada WUS  di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banjarangkan I. Metode Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah Wanita Usia Subur yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 105 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner terkait informasi kesehatan dan dukungan suami dengan motivasi skrining prakonsepsi pada WUS. Analisis bivariat dengan uji korelasi Chi-Squere. Berdasarkan hasil uji analisis statistic dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara informasi kesehatan dengan motivasi skrining prakonsespsi pada WUS dengan p-value 0.018 (p value<0.05). Hal yang serupa juga dengan dukungan suami yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan motivasi skrining prakonsespsi pada WUS p-value <0.001 (p value < 0,05). Semakin sering informasi yang didapatkan dan semakin tinggi dukungan suami atau pendamping terkait skrining prakonsepsi maka semakin kuat motivasi WUS  melakukan skrining prakonsepsi Kata Kunci: Informasi Kesehatan, Dukungan Suami, Skrining Prakonsespi, Wanita Usia Subur (WUS)
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Perilaku Pencegahan Sibling Rivalry di Puskesmas Abiansemal I Ni Putu Citra Desyana Putri; Komang Ayu Purnama Dewi; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.492

Abstract

Sibling rivalry adalah persaingan yang terjadi antara saudara dimana anak memiliki perasaan cemburu dan iri karena kehadiran saudara kandung yang baru lahir. Adanya perilaku sibling rivalry harus dicegah dari awal oleh ibu diawal kehamilan agar sibling rivalry tidak terjadi dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang sudah memiliki anak terakhir dengan umur kurang dari 2,5 tahun. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional stratified random sampling dan pengambilan sampel setiap desa menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 106 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 41 responden (38.7%), dan hampir setengahnya responden memiliki perilaku pencegahan terhadap sibling rivalry dengan kategori baik sebanyak 41 responden (38.7%). Hasil uji analisis menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I dengan nilai p-value 0,000 (r=0,929). Kesimpulan pada penelitian ini Semakin baik pengetahuan yang ibu hamil miliki mengenai sibling rivalry maka semakin baik perilaku ibu hamil mencegah terjadi sibling rivalry pada anak. Disarankan tenaga kesehatan secara berkala memberikan penyuluhan mengenai sibling rivalry pada awal kehamilan sehingga dapat dicegah atau bahkan tidak terjadi sibling rivalry.
Pendampingan Penggunaan Buku Kia Dalam Memberikan Informasi Dan Edukasi Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Janin Di Masa Pandemi Covid 19 Armayanti, Luh Yenny; Dewi, Komang Ayu Purnama; Nurtini, Ni Made; Puspita Dewi, Ni Wayan Erviana
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i2.464

Abstract

Latar belakang: Penggunaan buku KIA berdasarkan Riskesdas tahun 2013, kurang dari 50% Ibu hamil yang membawa Buku KIA saat memeriksakan diri ke tenaga kesehatan. Riskesdas 2018 menunjukkan pencatatan hasil pelayanan pada Buku KIA juga belum optimal, hanya 10,5% Buku KIA yang terisi lengkap. Di Desa Kesiman Petilan, dari 5 orang ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil hanya 3 orang ibu hamil yang memiliki buku KIA dan 2 orang ibu hamil tidak memiliki buku KIA. Tujuan: meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya dan penggunaan buku KIA terutama pada masa pandemi covid 19. Metode: Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Desa kesiman Petilan dengan sasaran seluruh ibu hamil di Desa Kesiman Petilan yang mengikuti kelas ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan dalam  waktu 3 bulan (Agustus – Oktober 2021) yang dibagi menjadi tiga tahap pertemuan dengan waktu dua jam tiap pertemuan. Pada tahap awal dilakukan pemetaan ibu hamil, tahap kedua dilakukan penyuluhan pentingnya buku KIA bagi ibu hamil pada masa pandemi covid 19, tahap akhir dilakukan penyuluhan tentang penggunan buku KIA sebagai media informasi dan edukasi pada ibu hamil. Penyuluhan dilakukan langsung dengan media buku KIA dan lembar balik. Hasil: Terdapat 5 orang ibu hamil yang belum memiliki buku KIA dan sudah diberikan buku KIA. Pemahaman terhadap pentingnya buku KIA meningkat sebesar 58,3% dengan nilai rata-rata kuesioner prestes 6,0 dan postes 9,5. Pemahaman terhadap penggunaan buku KIA meningkat sebesar 40% dengan nilai rata-rata kuesioner prestes 6,5 dan postes 9,1. Jadi pemberian penyuluhan dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya dan penggunaan buku KIA.   Kata kunci: buku KIA, pandemic covid 19
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Perilakufeeding Rules Pada Balita Di Desa Tegal Kertha Wilayah Kerja Uptd Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat Ekarini, Putu Ayu; Mastryagung, Gusti Ayu Dwina; Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Dewi, Komang Ayu Purnama
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.548

Abstract

Latar Belakang : Feeding rules merupakan aturan pemberian makan pada balita yang sudah direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam mengatasi kesulitan makan pada balita. Ibu balita hendaknya menerapkan feeding rules dalam menunjang kebutuhan gizi yang cukup pada balita dan mengenalkan perilaku makan yang baik pada balita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku feeding rules pada balita di Desa Tegal Kertha Wilayah Kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Metode : Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu balita sebanyak 218 dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Hasil : Hasil yang didapatkan adalah mayoritas ibu memiliki kategori pengetahuan cukup (42,7 %) dan kategori perilaku feeding rules  sedang (52,3 %). Hasil analisis penelitian menggunakan Uji statistik Spearman Rank (Rho), yaitu p value = 0,001 < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku feeding rules pada balita di Desa Tegal Kertha Wilayah Kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku feeding rules pada balita. Kata Kunci : Feeding Rules, Pengetahuan, Perilaku, Ibu Balita  
Pendampingan Optimalisasi Pemanfaatan Buku Kia Pada Kader Dalam Memberikan Informasi Dan Edukasi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Ii Banjarangkan dewi, Komang Ayu Purnama; Nurtini, Ni Made; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita; Teja, Ni Made Ayu Yulia Raswati; Indriana, Ni Putu Riza Kurnia; Ni Wayan Manik Parwati, Ni Wayan Manik Parwati
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.629

Abstract

Buku KIA bermanfaat sebagai alat komunikasi dan berisi informasi penting bagi ibu hamil, keluarga dan masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak serta catatan pelayanan kesehatan ibu dan anak (Kemenkes RI, 2015). Namun Riskesdas 2018 menunjukkan pencatatan hasil pelayanan pada Buku KIA juga belum optimal,Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk melakukan Pendampingan Optimalisasi Pemanfaatan Buku KIA Pada Kader dalam Memberikan Informasi dan Edukasi Pada Ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diadakan di Puskesmas II Banjarangkan dilaksanakan dalam 3 tahap kegiatan yang diikuti oleh 12 orang kader. Kegiatan tahap I yaitu penyuluhan tentang buku KIA pada kehamilan hasilnya rerata nilai pretes 55 dan rerata nilai post tes 98. Adanya peningkatan pemahaman kader tentang buku KIA sebanyak 43%. Kegiatan tahap II yaitu penyuluhan tentang peran kader dalam pemanfaatan buku KIA didapatkan rerata nilai pretes 48 dan rerata nilai post tes adalah 95. Adanya peningkatan peningkatan pemahaman peran kader dalam pemanfaatan buku KIA sebesar 47%. Kegiatan tahap III yaitu pendampingan pada kader dalam pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA didapatkan sebelum didampingi 35% buku KIA ibu terisi dan setelah didampingi 100% buku KIA ibu sudah terisi. Ini menunjukkan peningkatan kelengkapan buku KIA sebesar 65%. Pendampingan kader mampu mengoptimalkan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil. Diharapkan kader mampu melanjutkan pendampingan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil sehingga kelengkapan pengisian buku KIA semakin optimal.   Kata kunci: Buku KIA, Kader