Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Permukiman

Model Permukiman Kawasan Tepian Sungai Kasus : Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kota Palangkaraya Hamidah, Noor; Rijanta, R.; Setiawan, Bakti; Rifai, Muh. Aris
Jurnal Permukiman Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2014.9.17-27

Abstract

Sejarah Kota Palangkaraya berawal dari permukiman Kampung Pahandut di kawasan tepian Sungai Kahayan. Peran Sungai Kahayan sebagai orientasi, tempat tinggal/ awal bermukim dan mengembangkan kehidupan manusia/ bekerja bagi masyarakat Dayak. Kini masalah yang terjadi ialah perubahan kawasan tepian Sungai Kahayan berkembang menjadi kota yang dinamis, permukiman tumbuh secara organik dan pola jalan berorientasi ke darat membelakangi sungai, sehingga fungsi sungai berubah dari fungsi awalnya. Sungai sebagai falsafah hidup dan orientasi masyarakat Dayak Ngaju. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi model permukiman di kawasan tepian sungai, kasus kawasan permukiman tepian Sungai Kahayan, Kota Palangkaraya. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian ekplorasi kualitatif lapangan (a qualitative exploratory research) berdasarkan ekplorasi data lapangan (field observation) nilai historis kawasan melalui survei, wawancara dan identifikasi potensi kawasan. Hasil penelitian dijabarkan dalam model integrasi permukiman tepian sungai meliputi aspek fisik antara lain : (a) model permukiman; (b) model dermaga; (c) model titian; dan (d) model jembatan. Sedangkan aspek non fisik : (a) ekonomi; dan (b) sosial-budaya dan (c) aktivitas pendukung sepanjang tepian Sungai Kahayan. Hasil penelitian ialah teridentifikasi model permukiman tepian sungai yang relevan yang akan digunakan sebagai pengkayaan model permukiman khususnya di kawasan-kawasan tepian sungai Indonesia di masa mendatang. 
Pemahaman Masyarakat Mengenai Bencana Di Lingkungan Kampung Kota Di Yogyakarta Damanik, Imelda Irmawati; Setiawan, Bakti; Roychansyah, Muhammad Sani; Usman, Sunyoto
Jurnal Permukiman Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.35-44

Abstract

Kampung kota merupakan bagian kota di Indonesia yang tumbuh spontan dan organik. Fungsi utamanya adalah permukiman, yang tumbuh mengisi ruang-ruang kota secara informal dari pusat hingga ke wilayah tepi kota. Namun istilah kampung tidak hanya memberikan gambaran mengenai permukiman, tetapi ikut di dalamnya serangkaian simbol-simbol yang menggambarkan kemiskinan, kepadatan, kekumuhan dan keterbatasan. Kondisi kampung kota yang erat dengan kemiskinan, kepadatan, kekumuhan dan keterbatasan infrastruktur menjadi aspek yang membentuk kerentanan pada kota, sebab kemungkinan jika terjadi bencana, maka kerugian yang kemungkinan terjadi lebih besar jika penduduknya kurang memahami kebencanaan dan tinggal di kondisi lingkungan padat. Namun dalam kenyataannya, kampung kota tumbuh dari waktu ke waktu dan tetap bertahan dari bencana yang terjadi hingga. Hal ini menjadi menarik karena di tengah kekurangan dan keterbatasan, kampung kota memiliki daya tahan tersendiri. Kemampuan untuk bertahan ini merupakan bagian dari ketangguhan kota. Hal ini harus digali lebih dalam lagi karena kampung kota adalah elemen pembentuk kota Yogyakarta dan  menjadi perhatian semua pihak, terlebih pada proses perencanaan wilayah dan pelaksanaan pembangunan kota. Penelitian ini mengeksplorasi informasi dan pengetahuan kebencanaan masyarakat kampung kota Yogyakarta secara kuantitatif. Kuesioner digunakan untuk mendapatkan data apa dan bagaimana bencana yang terjadi di kampung kota. Dari hasil penelitian akan diperoleh pengetahuan masyarakat kampung kota mengenai kebencanaan, sumber pengetahuan kebencanaan dan kemampuan mitigasi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan penyusunan program mitigasi yang lebih terukur sehingga lebih dapat dipahami oleh masyarakat kampung kota, yang pada akhirnya diharapkan  dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun ketangguhan lokal.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Djunaedi Achmad Djunaedi Agam Marsoyo, Agam Ahmad Agus Setiawan Ahsan Nurhadi, Ahsan Alfian Ma’arif Almira, Nisrina Salsabila Anandito, Erlangga Singgih Baiquni Baiquni Baiquni Baiquni, Baiquni Bambang Sunaryo Bani Putri Yulianti Budi Prasetyo Samadikun Budi Prayitno Damanik, Imelda Irmawati Dian Pratama, Magdalena Aan Djoko Wijono, Djoko Dwi Retnowati Narsuka DZAKI, AMIRUL NAUFAL Fadlliyah, Laily Ferianda, Agung Fienkan Laura Sandyego Dumalang Fitria Nur Rohmah Hadi Sabari Yunus Hadi Wahyono Hadi Wahyono Hamidah, Noor Haryadi - Henny Widyastuti Hidayati, Isti I Gusti Ngurah Wiras Hardy Imam Indratno Jun Matsunami Kawik Sugiana, Kawik Kholifah, Nur Asriatul Lany Pionier S Laura Sandyego Dumalang, Fienkan Leksono Subanu Leksono Subanu, Leksono M. Baiquni Mangga, Anggy Septrya MG Adiyanti Mila Karmilah Mohammad Kholid Ridwan Muh. Aris Marfai Muh. Aris Marfai Muhammad Sani Roychansyah Muhammad, Amjad Najib, Adnagmesha Magfirah Ramadhani Nindyo Soewarno Noor Hamidah, Noor Nugroho Dewayanto, Nugroho Nur’Aini, Etika Nurfalah, Agni Perdani Budiarti Hayuningtyas Prasanti, Rahmadhita Widya Puspita Sari, Dian Dwi R. Rijanta Rachmawan Budiarto Rifai, Muh. Aris Rosdiana Utami, Martha Salouw, Elvis Santosa, Sigit Heru Murti Budi Saprial Saprial, Saprial Saratri Wilonoyudho Sarwadi , Ahmad Sativa Sativa Su Ritohardoyo Sudaryono Sudaryono Sudibyakto Sudibyakto Suhartini Suhartini Sujali Sujali Sunyoto Usman Suryanto Suryanto Umar, Indriani Wiendu Nuryanti Wijaya Wijaya Yeremias T. Keban Yuan, Anita