Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Identification of Irrigation Performance Indicator using Remote Sensing Roy, Andreas F.V.; Zicco, Zicco; Setiawan, Theresita Herni; Djaja, Jonathan; Eddy, Liyanto; Adianto, Yohanes L.D.
Rekayasa Sipil Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2023.v12.i2.02

Abstract

Irrigation system is one of the important physical infrastructures for achieving the objectives of the Sustainable Development Goals program in 2030. Good performance of the irrigation system will positively contribute to the agricultural sector and improve the farmer welfare. Indonesia has a modern irrigation management unit which is responsible for the operation and maintenance of irrigation in an irrigation area with participatory, needs-based, effective, efficient and sustainable principles that guarantee a better level of service for water-using farmers. Remote sensing technology has the potential to assist in the new assessment process on existing irrigation systems to improve agricultural quality. Therefore this paper aimed to identify irrigation performance indicators that can be measured using remote sensing to help the development and the operation & maintenance of modern irrigation systems in Indonesia become more effective, efficient, and sustainable. The method used the Simplified Surface Energy Balance (SSEBop) model to calculate the actual evapo-transpiration value. The study case was on Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung West Java irrigation area produces actual evapo-transpiration values that were described spatially of 1.59 to 5.99 mm per day. Low levels of actual evapo-transpiration indicated that plants lack of water or deficit irrigation. Therefore, the actual evapo-transpiration values can be used to improve service level performance on modern irrigation systems in Indonesia such as water loss, water supply, irrigation water allocation, and water allocation interval.
Perencanaan Sistem Informasi Manajemen Aset dan Fasilitas Gedung PPAG 2 Universitas Katolik Parahyangan Hermawan, Dominico Nouwen; Setiawan, Theresita Herni
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 1 (2022): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i1.5747

Abstract

Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise 2 (PPAG 2) merupakan gedung pusat pembelajaran yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas pendukung. Dengan banyaknya fasilitas yang ada pada gedung PPAG 2 diperlukan pengelola aset fasilitas gedung agar dapat beroperasi secara optimal. Manajer aset fasilitas gedung dilengkapi dengan beberapa divisi untuk membantu dalam menjalankan, mengelola, sekaligus melakukan perawatan terhadap fasilitas yang ada. Sistem informasi yang akan berperan sebagai penghubung antara kebutuhan pengelola dan pengguna dibutuhkan untuk mempermudah proses manajemen aset. Sistem informasi yang dibuat akan ditinjau dari beberapa faktor sehingga dapat menentukan perubahan maupun perbaikan yang terjadi setelah adanya prototipe sistem informasi yang dibuat.
Penerapan Building Information Modeling dalam Proses Quantity Take-Off pada Proyek Gudang X Bastian, Owen; Setiawan, Theresita Herni
Journal of Sustainable Construction Vol 2 No 2 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v2i2.6466

Abstract

Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada beberapa waktu yang lalu akibat dunia dilanda pandemi Covid-19 sangat berpengaruh buruk pada perkemangan sektor konstruksi di Indonesia, terutama dua tahun yang lalu ketika pembangunan negara Indonesia sedang begitu pesatnya. Situasi ini memaksa berbagai pihak yang bekerja di bidang konstruksi untuk beralih ke metode yang lebih modern dan efisien untuk melaksanakan proyek secara jarak jauh, hal ini disebut dengan digitalisasi konstruksi. Building Information Modeling (BIM) merupakan contoh konsep digitalisasi konstruksi yang kini sedang diimplementasikan ke berbagai proyek konstruksi, salah satunya adalah pengimplementasian BIM dalam proses penyusunan rencana anggaran biaya berbasis quantity take-off. Studi kasus yang diambil adalah sebuah proyek gudang, yaitu proyek konstruksi yang mayoritasnya terdiri dari struktur baja sehingga dapat dilakukan pendalaman pemodelan secara tiga dimensi atau lima dimensi yang berfokus pada komponen konstruksi baja. Pemodelan komponen struktur dengan mengimplementasikan konsep BIM memiliki potensi untuk mengurangi total pengeluaran berdasarkan rencana anggaran biaya sebesar 4,807% dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional.
Studi Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Putriani, Widyasari Indraningsih; Setiawan, Theresita Herni
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 1 (2023): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i1.6938

Abstract

Pada jalur utama Jalan Tol Pekanbaru-Dumai ada beberapa lokasi bersinggungan dengan jaringan pipa dan jaringan listrik milik PT Pertamina Hulu Rokan. Oleh karenanya metode pelaksanaan konstruksi jalan tol ini perlu direncanakan secara integrasi pihak-pihak terkait berkaitan dengan operasi pemeliharaan jalan tol tersebut. Badan Usaha Jalan Tol Indonesia wajib memenuhi Syarat Pelayanan Minimal. Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai menggunakan teknologi Corrugated Steel Plate (CSP) dan mortar busa guna mengantisipasi titik singgung dengan jaringan pipa dan jaringan listrik, serta  underpass perlintasan kawanan gajah. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah teknologi yang dipilih dalam konstruksi jalan tol mempengaruhi operasi dan pemeliharaan jalan tol ini. Penelitian dilakukan dengan studi literatur dan wawancara. Simpulan yang didapat dalam penelitian ini teknologi CSP, teknologi mortar busa, dan underpass gajah tidak mempengaruhi operasi jalan tol. Sementara itu jaringan pipa minyak memberi pengaruh operasi yang tidak signifikan. Underpass gajah, teknologi CSP, mortar busa, dan jaringan pipa minyak membutuhkan pemeliharaan berupa inspeksi rutin dan berkala. Underpass gajah juga membutuhkan pemeliharaan tanaman dan pemeliharaan drainase. Oleh karena Jalan Tol Pekanbaru-Dumai baru beroperasi mulai tahun 2022, operator jalan tol wajib mencatat data inspeksi dengan lengkap dan berkesinambungan agar manajemen operasi dan pemeliharaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana jangka panjang.
Value Engineering Pekerjaan Arsitektur pada Proyek Rumah Sakit X Sihite, Mikhael; Setiawan, Theresita Herni
Journal of Sustainable Construction Vol 3 No 2 (2024): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v3i2.7891

Abstract

Value engineering merupakan salah satu bentuk pendekatan design-to-cost. Value engineering merupakan suatu cara pendekatan kreatif dan terencana dengan tujuan mengidentifikasi dan mengoptimasikan biaya-biaya tanpa mengubah fungsi dan standar yang ditetapkan dalam perencanaan. Penelitian menggunakan studi kasus sebuah bangunan rumah sakit empat lantai terkait dengan komponen pekerjaan dalam biaya anggaran yang dinilai dapat diidentifikasi lebih detail dan dioptimalkan menggunakan value analysis tanpa mengubah fungsi dan menurunkan standar spesifikasi. Metodologi penelitian menggunakan job plan value engineering yang terdiri tahapan pengumpulan informasi, analisis fungsi, kreatif, evaluasi, dan rekomendasi. Analisis dan pembahasan menghasilkan simpulan alternatif kreatif material pengganti untuk pekerjaan dinding yang memiliki biaya konstruksi sebesar Rp 11.775.628.931 dan pekerjaan lantai sebesar Rp 4.806.411.840 terjadi penghematan pada biaya konstruksi dinding sebesar 42,74% dan penghematan pada biaya konstruksi lantai sebesar 56,93%. Dan ditinjau dari usia pakai 20 tahun didapat penghematan biaya siklus pekerjaan dinding sebesar 42,74% dan penghematan biaya siklus pekerjaan lantai sebesar 39,47%.
Development of Knowledge and Attitude Measurement Tools in Disaster Preparedness Schools Setiawan, Theresita Herni; Salim, Gregorio Hernando; Wimala, Mia; Van Roy, Andreas Franskie; Adianto, Yohanes Liem Dwi
International Journal of Disaster Management Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : TDMRC, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/ijdm.v3i1.17298

Abstract

Indonesia is the largest archipelago country in the world located at the confluence of four tectonic plates. This condition makes Indonesia potentially and become vulnerable to natural hazard that have a significant impact and reach various sectors. One of the impacts of natural hazard that occurred in Indonesia is the education sector. This natural hazard has an impact on the physical building of schools and also hinders the process of teaching and learning, causing trauma, and even fatalities at school. The Indonesian Institute of Sciences (LIPI) through the Community Preparedness (COMPRESS) program inaugurated disaster preparedness education at the school community level. In 2008, LIPI began implementing disaster risk reduction by developing a model of disaster preparedness schools. Then LIPI published Guidelines for Implementing Disaster Preparedness Schools in 2013. This guide does not yet have a specific Knowledge and Attitude category and can be used as a reference. Therefore, the development of the Disaster Preparedness School Implementation Manual needs to be done. The development of this measuring instrument was analysed by compiling a comparison matrix using the AHP method so as to produce a new development system from the Knowledge and Attitude assessment category. This study produced 3 sub-categories of Knowledge and Attitude assessment, namely (1) Standard Operating Procedure (SOP) for Teaching and Learning Disasters with a weight of 33%, (2) Knowledge about Disasters and Disaster Management with a weight of 43%, and (3) Knowledge Access About Disasters and Disaster Management with a weighting of 24%. Such approach can be used in advancement of others variables of measuring tool for school preparedness.
Landslide Treatment in the Al-Husainiyyah Junior High School Area using Cantilever-Geofoam Wall: Penanganan Longsor di Lingkungan SMP Al-Husainiyyah dengan Menggunakan Dinding Kantilever-Geofoam Lim, Aswin; Pratama, Ignatius Tommy; Widjaja, Budijanto; Tjahjanto, Helmy Hermawan; Tjondro, Johannes Adhijoso; Wijaya, Obaja Triputera; Ginting, Bobby Minola; Setiawan, Theresita Herni; Adianto, Yohanes Lim Dwi; Hidayat, Felix; Hartieni, Patricia; William, Octavianus; Aldrianita, Tabitha; Fadhil, Imam Ahmad
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i4.19519

Abstract

A landslide triggered by heavy rainfall occurred in the Al-Husainiyyah Junior High School area on April 26th, 2023. The landslide damaged the nearby access roads, the existing retaining wall, and a futsal court threatening the safety of the teachers and students in conducting the learning activities that especially require open areas. Thus, this community service aims to provide a cantilever wall design with geofoam as an innovative lightweight backfill material to reinforce the slope and repair the damaged structures. Field surveying and numerical analysis were then conducted to understand the current slope and soil conditions and to analyze the stability of the slope and retaining wall. The results show that a cantilever wall with a total height of 1.8 m supported by a strauss pile row with a diameter of 0.4 m, 4 m in length, and 2.5 m in spacing could increase the stability of the slope.