Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pelatihan Pengemasan Produk Minuman di Desa Mitra Wringinsongo Kecamatan Tumpang Hardjono Hardjono; Achmad Sjaifullah; Dwina Moentamaria; Ade Sonya Suryandari
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i1.132

Abstract

Selaras dengan Program Desa Mitra Polinema 2020-2025 yang bekerjasama dengan Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dengan salah satu misi yang diusung yaitu menumbuhkembangkan perkembangan ekonomi pedesaan/lokal, BUMDesa, teknologi tepat guna dan kemungkinan jejaring usaha antar desa, maka dibutuhkan peningkatan kompetensi masyarakat sekitar yang berkaitan dengan usaha skala rumah tangga dalam bidang makanan dan minuman. Selain itu, salah satu bidang program dan kegiatan yang menjadi unggulan adalah sektor pariwisata yang erat kaitannya dengan bidang kuliner. Pada rentang tahun 2024, direncanakan sektor wisata di Desa Wringinsongo mampu diwujudkan salah satunya menjadi pusat kuliner tradisional. Sebagai upaya dalam mewujudkan agenda tersebut maka masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha skala rumah tangga khususnya minuman perlu mendapatkan pelatihan terkait dengan pengemasan produk minuman dengan metode hot filling sederhana agar produk yang dihasilkan dapat memiliki umur simpan yang memadai. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk pelatihan dan praktik tentang pengemasan produk minuman dengan teknologi sederhana sehingga tetap dapat dilaksanakan oleh pelaku usaha pada skala rumah tangga. Dengan program ini diharapkan mampu mendukung Program Desa Mitra Polinema dan juga meningkatkan kompetensi dan pengetahuan masyarakat sasaran dalam hal pengemasan produk minuman.
PENENTUAN SUHU OPTIMUM BOTTOM COLUMN DALAM PEMURNIAN TRIASETIN MENGGUNAKAN SIMULASI CHEMCAD 7.1.5 Vemmy N.A. Putri; Ade Sonya Suryandari
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 6, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.54

Abstract

Perkembangan biodiesel di Indonesia mengakibatkan kenaikan kebutuhan triasetin sebagai aditif bahan bakar. Manfaat triasetin selain untuk manaikkan nilai oktan juga dapat digunakan sebagai anti-knocking. Kemurnian produk triasetin sebagai bahan aditif minimal sebesar 99,8% ditetapkan dalam perancangan ini. Maka dari itu pemurnian triasetin menjadi salah satu proses penting dalam produksi. Proses distilasi dipilih dalam pemurnian triasetin dari sisa reaktan maupun produk samping karena terdapat perbedaan volatilitas setiap komponennya. Maka dari itu untuk mengoptimumkan pemurnian triasetin melalui proses distilasi untuk mendapatkan kemurnian tinggi dengan mempertimbangkan jumlah produk dilakukan simulasi proses produksi triasetin menggunakan CHEMCAD 7.1.5. Simulasi difokuskan pada penentuan suhu optimum pada bottom product kolom distilasi dengan melakukan trial mulai dari suhu 258°C. Hasil yang didapatkan semakin tinggi suhu bottom product maka semakin tinggi kemurnian triasetin namun produk yang dihasilkan semakin sedikit. Sehingga dari simulasi yang talah dilakukan suhu optimum bottom product dalam proses pemurnian triasetin sebesar 273°C dengan kemurnian 99,84% dan jumlah produk sebanyak 2402,65 kg/jam.
Sintesis Asam Oksalat dari Limbah Serbuk Kayu Jati (Tectona Grandis L.F.) dengan Proses Hidrolisis Alkali Mufid Mufid; Agung Ari Wibowo; Ade Sonya Suryandari; An Nisaa’ Fithriasari; Pravianti Anindita Nastiti
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.331 KB) | DOI: 10.33795/jtkl.v2i1.57

Abstract

Selulosa adalah polisakarida rantai panjang penyusun serat pada tumbuhan. Hidrolisis selulosa dengan alkali kuat menghasilkan asam oksalat, asam asetat dan asam formiat. Limbah serbuk kayu jati berpotensi untuk dijadikan bahan baku pembuatan asam oksalat karena kandungan selulosa yang cukup tinggi. Hidrolisis yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan natrium hidroksida (NaOH) sebagai zat penghidrolisis. Purifikasi asam oksalat dilakukan dengan penambahan kalsium klorida dan asam sulfat. Penelitian ini mempelajari pengaruh konsentrasi natrium hidroksida dan waktu reaksi terhadap yield asam oksalat. Produk tertinggi dengan yield 20% dicapai pada penggunaan serbuk kayu jati kasar dengan waktu hidrolisis 60 menit dan konsentrasi NaOH 1 N. Cellulose is a long chain fiber polysaccharide contained in plants. Hydrolysis of cellulose with strong alkali produces oxalic acid, acetic acid and formic acid. Waste from teak wood in powder formhas the potential to be used as raw material for the manufacture of oxalic acid because the content of cellulose is high enough. Sodium hydroxide (NaOH) as a hydrolysis agent was used in this study. Purification of formed oxalic acid was carried out by addition of calcium chloride and sulfuric acid. Our research studied the effect of sodium hydroxide concentration and reaction time on oxalic acid yield. The highest product with a yield of 20% was achieved on the use of coarse powder of teak wood waste with a hydrolysis time of 60 minutes and the concentration of NaOH 1 N.
Studi Aktivitas Reaksi Fotokatalisis Berbasis Katalis TiO2-Karbon Aktif Terhadap Mutu Air Limbah Power Plant Ade Sonya Suryandari; Asalil Mustain; Dana Wahyu Pratama; Inayatul Maula
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.821 KB) | DOI: 10.33795/jtkl.v3i2.124

Abstract

Pengolahan air limbah merupakan proses mengolah air buangan yang sudah tidak terpakai untuk dapat dikembalikan ke siklus air di lingkungan. Unit Waste Water Treatment Plant (WWTP) PT. Indonesia Power digunakan untuk mengolah air limbah yang berasal dari berbagai sumber salah satunya yaitu HRSG Sump Pit. Buangan air limbah yang berasal dari HRSG Sump Pit memiliki kandungan fosfat dikarenakan adanya penambahan fosfat pada unit sebelumnya yang bertujuan sebagai inhibitor proses korosi. Karakteristik limbah cair dapat ditentukan dari beberapa parameter diantaranya nilai pH, optical density (OD), dan kadar fosfat. Pengolahan air limbah dilakukan agar limbah cair yang dihasilkan dapat memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan mengaplikasikan reaksi fotokatalisis berbasis katalis TiO2/karbon aktif pada berbagai komposisi katalis dan durasi penyinaran. Proses fotokatalisis dilakukan dengan penambahan katalis pada perbandingan komposisi TiO2/karbon aktif 10:1, 5:1, 3:1 dan 2:1. Sedangkan lama waktu penyinaran 3, 4, 5, dan 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH terendah sesuai baku mutu yaitu 8,13 dan penurunan kadar fosfat sebesar 70,12% mampu dicapai pada komposisi katalis TiO2/karbon aktif 3:1 dengan durasi penyinaran 5 jam. Penurunan OD tertinggi dicapai pada kondisi perbandingan komposisi katalis TiO2/karbon aktif 10:1 dan durasi penyinaran 6 jam yaitu sebesar 98,86%. Water treatment is the process of treating water discharges that are not used to be discarded into the environment. Wastewater Treatment Unit Plant (WWTP) of PT. Indonesia Power is used to treat wastewater coming from several sources, one of which is HRSG Sump Pit. Wastewater from the HRSG Pit contains phosphate which is related to the phosphate addition in the previous unit which is needed as an inhibitor of corrosion process. The characteristics of liquid waste can be determined from several parameters such as pH value, optical density (OD), and phosphate content. Wastewater treatment is carried out to obtain liquid waste which comply to the quality standards before being discarded into the environment. This research was carried out by applying the photocatalysis reaction based on catalyst TiO2-activated carbon with various catalyst compositions and irradiation duration. The process of photocatalysis was carried out by adding catalysts to the ratio of the composition of TiO2 / activated carbon 10:1, 5:1, 3:1 and 2:1. While the irradiation time is 3, 4, 5 and 6 hours. The results show that the lowest pH according to quality standards was 8.13 and a reduction in phosphate content of 70.12% was achieved in the 3: 1 TiO2/activated carbon catalyst composition with a 5-hour irradiation duration. The highest OD reduction was achieved under the condition ratio of catalyst composition of TiO2/activated carbon 10:1 and the irradiation duration of 6 hours that was equal to 98.86%.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PUPUK CAIR DI DESA BINAAN POLINEMA, WRINGINSONGO – TUMPANG Sigit Hadiantoro; Hardjono Hardjono; Ade Sonya Suryandari; Noor Isnaini Azkiya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i1.4238

Abstract

Wringinsongo Village, Tumpang is an area that has enormous natural resource potential. The main livelihoods of the residents of Wringinsongo Village are farmers, working on plantations and also raising livestock. These three livelihoods produce various wastes that can be used as materials for making liquid fertilizer. Liquid fertilizer is a solution from the decay of organic materials derived from plant residues, animal waste, which contains more than one nutrient element. The best raw materials for liquid fertilizer are wet organic matter or organic materials that have a high water content, such as fruit and vegetable residues. This PPM program aims to help the assisted villagers in solving their problems by providing training on the manufacture of liquid fertilizer to utilize and reduce household waste in the assisted villages. The methods used in PPM activities are counseling, training and monitoring. The results of the PPM activity showed an increase in participants' knowledge and skills in making liquid fertilizer. Furthermore, several PPM achievements that have been achieved include: Articles published in national journals with ISSN, and publication of activities on social media.
Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Katalis Heterogen CaO dari Limbah Cangkang Telur Suryandari, Ade Sonya; Ardiansyah, Zainur Risky; Putri, Vemmy Nurmala Andhani; Arfiansyah, Ilham; Mustain, Asalil; Dewajani, Heny; Mufid, Mufid
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2021.005.01.04

Abstract

Nowadays, the substitute for biofuel diesel fuel is biodiesel. Waste cooking oil has the potential as a biodiesel feedstock due to its environmentally friendly, inexpensive, reduces household waste and does not compete with food needs. One effort that can be done is to use CaO catalyst from eggshell waste. Eggshells contain 95,28% CaCO3 which can be calcined to produce CaO. In this research, production of biodiesel is done by using waste cooking oil and CaO catalyst from eggshells with various variables to determine the best calcination conditions in the preparation of the catalyst. The eggshells were calcined at variable temperatures (600,700,800 and 900°C) during the time variables (2,3,4 and 5 hours). The operating conditions in the transesterification reaction were at 60°C for 2hours with a stirring speed of 700rpm and a mole ratio of oil and methanol of 1:12. The results obtained, the best calcination conditions in producing CaO catalysts were at a temperature of 800°C for 2 hours with 78,31% mass recovery. In addition, the transesterification reaction using the best catalyst produced 97,2% FAME with a density of 0,8549 gr/mL and a viscosity of 9,58 cSt.
STUDI PENGARUH JENIS RAGI DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Isnaini, Steella; Wulandari, Adinda Putri; Ardiansyah, Fikri; Fani, Luqman Aji Bagus; Putra, Syahrheza Kurniawan; Dewi, Ernia Novika; Suryandari, Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i2.6857

Abstract

Kelapa adalah salah satu tanaman di negara Indonesia yang memiliki banyak manfaat di setiap bagian pohon. Daging buah kelapa dapat di proses untuk menghasilkan produk Virgin Coconut Oil (VCO) karena memiliki kandungan asam laurat yang tinggi dengan bantuan fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis ragi (ragi tempe dan ragi roti) serta waktu fermentasi terhadap kualitas VCO. Pembuatan VCO bermula dari pembuatan larutan starter dengan cara menambahkan variabel ragi (tempe dan roti) ke dalam masing-masing tangki pre-fermentor. Selanjutnya, Proses fermentasi larutan starter dilakukan dengan mencampurkan santan selama 36 jam dan 48 jam. Kualitas produk VCO di ukur dengan parameter fisik (densitas dan viskositas) serta %yield. Berdasarkan hasil penelitian, produk VCO memiliki kadar air sekitar 0,29% - 1,34%. Semua produk di penelitian memiliki kadar FFA yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381-2008 yaitu dibawah 0,2%. Nilai densitas dan viskositas dihasilkan dari hasil uji fisik penelitian sekitar 0,91-0,92 g/mL dan 27-36 cP. Produk VCO dengan penambahan ragi tempe menghasilkan yield tertinggi sebesar 9,44% pada waktu fermentasi selama 48 jam.
SIMULASI PENENTUAN KONSENTRASI OPTIMUM FEED ASAM ASETAT ANHIDRAT PADA SISTEM PRODUKSI TRIASETIN KAPASITAS 19.000 TON/TAHUN MENGGUNAKAN SIMULASI CHEMCAD 7.1.5 Ma’rifat, Muchammad Irvan; Suryandari, Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.75

Abstract

Bahan bakar minyak (BBM) terbarukan banyak dikembangkan saat ini mengakibatkan kebutuhan triasetin sebagai zat aditif terus meningkat. Triasetin bermanfaat untuk menaikkan nilai oktan pada mesin serta dapat digunakan sebagai anti-knocking. Triasetin dihasilkan melalui reaksi asam asetat dan gliserol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi optimum feed asam asetat anhidrat pada sistem produksi triasetin sehingga mendapatkan produk dengan kualitas dan kuantitas optimal menggunakan simulasi dengan ChemCAD. Produk yang dihasilkan dari reaksi asam asetat anhidrat dan gliserol yaitu triasetin, asetat anhidrat, asam asetat, dan air. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu asam asetat dengan konsentrasi 80% hingga 100%. Proses simulasi produksi triasetin menggunakan stokiometri reaktor dan untuk pemurnian triasetin menggunakan kolom distilasi. Kualitas triasetin optimal didapatkan pada konsentrasi asam asetat anhidrat 80% dengan jumlah produk 2411,037 kg/jam dan dengan konsentrasi triasetin sebesar 99,8792%.
SIMULASI STOICHIOMETRIC REACTOR PADA PRODUKSI TRIASETIN BERBASIS CHEMCAD Mahsunah, Irma Z.; Suryandari, Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.101

Abstract

Gliserol merupakan produk samping biodiesel memiliki potensi untuk dikonversi menjadi beberapa produk turunan yang bernilai ekonomis. Gliserol dapat direaksikan dengan asam asetat membentuk triasetin dengan reaksi esterifikasi. Triasetin merupakan bahan aditif yang ditambahkan pada bahan bakar untuk mengurangi pembakaran tidak sempurna pada mesin kendaraan bermotor. Mereaksikan gliserol dan asam asetat menggunakan reaktor merupakan dasar dari proses produksi triasetin. Reaksi pada produksi triasetin merupakan reaksi esterfikasi dan reversibel, sehingga perbandingan jumlah reaktan akan berpengaruh pada produk dan konversi. Dengan berbagai macam konversi dan kondisi operasi pada reaktor akan berpengaruh pada jumlah produk yang dihasilkan. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah produk triasetin terbaik dengan berbagai macam konversi dan kondisi operasi menggunakan simulasi ChemCAD. Hasil simulasi didapatkan konversi terbaik adalah 84,84% dengan jumlah produksi triasetin terbanyak sebesar 946,9921 kg/jam.
STUDI PERHITUNGAN HEAT EXCHANGER SEBELUM CSTR (CONTINUOUS STIRRED TANK REACTOR) PADA PROSES PEMBUATAN SABUN MANDI CAIR Hanafia, Lifia Surya; Suryandari, Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.195

Abstract

Indonesia merupakan salah satu penghasil Minyak Sawit terbesar di Dunia. Karena itu, pemanfaatan minyak sawit bisa digunakan dalam berbagai hal salah satunya yaitu pembuatan sabun mandi cair. Sabun adalah salah satu produk yang penting dalam kehidupan manusia saat ini. Karakteristik dari sabun mandi cair sendiri bisa berbeda-beda sesuai dengan komposisi bahan dan proses pembuatanya. Dalam proses pembuatan sabun, terdapat pemanasan awal pada CPO (Crude Palm Oil) terlebih dahulu menggunakan heat exchanger. Tujuan dari perhitungan ini dilakukan untuk menentukan spesifikasi yang baik pada alat heat exchanger sebelum masuk Continuous Strried Tank Reactor (CSTR). Dimana, proses pemanasan dilakukan terlebih dahulu agar mempermudah proses saponifikasi di dalam reaktor. Proses pemanasan tersebut dilakukan untuk menaikkan suhu bahan baku berupa CPO (Crude Palm Oil) mencapai 90°C. Dari perhitungan yang telah dilakukan secara manual, didapatkan hasil dimensi pipa panjang hairpin 12 ft, luas permukaan kalor (A) 24,2198 ft2, Design Overall Coefficient (UD) 7,7920, dan Fouling Factor (Rd) 2,0179 sehingga hasil dari perhitungan belum sesuai dengan ketetapan nilai Fouling Factor (Rd) yang kemungkinan disebabkan adanya masalah pada suhu dan laju alir massa.
Co-Authors Achmad Chumaidi, Achmad Achmad Sjaifullah Achmad Sjaifullah Agung Ari Wibowo Ahsan, Muhammad Hafizh Akhmad Hariadi An Nisaa’ Fithriasari An Nisaa’ Fithriasari Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andika Soharmat Aprijaya Anisa Rahma Dewi Ardiansyah, Fikri Ardiansyah, Septian Dicky Ardiansyah, Zainur Risky Arfiansyah, Ilham Arif Rahman Hakim Asalil Mustain Asalil Mustain Asalil Mustain Asalil Mustain Asalil Mustain Bachtiar Asfin Sulistiyanto Brigita Noviyanti Dana Wahyu Pratama Dana Wahyu Pratama Desi Nurisnaeni Saputri Dewajani, Heny Dewi, Anisa Rahma Dewi, Ernia Novika Eko Naryono Etom Baharudin Ardhi Wijaya Faishal Arif Murtadho Fani, Luqman Aji Bagus Fania Ayu Rahmadhani Hanafia, Lifia Surya Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hardjono Hariadi, Akhmad Inayatul Maula Inayatul Maula Inayatul Maula Intan Prasetya Mudi Irma Zahrotul Mahsunah Isnaini, Steella Lifia Surya Hanafia Mahsunah, Irma Z. Maula, Inayatul Maya, Poppy Puspa Ma’rifat, Muchammad Irvan Moh. Tohir Moh. Yusrin Nizam Muchammad Irvan Ma'rifat mufid mufid Mufid Mufid Mufid Mufid Muhammad Muhajjir Syarifuddin Muhammad Suharto Murtadho, Faishal Arif Naila Adiba Noor Isnaini Azkiya Nurhaning Ilmika Nugraheny Poppy Puspa Maya Pravianti Anindita Nastiti Pravianti Anindita Nastiti Putra, Syahrheza Kurniawan Putri Diana Kartika Eki Putri, Vemmy Nurmala Andhani Rahmadhani, Fania Ayu Rulianah, Sri Septian Dicky Ardiansyah Shinta Devi Nurkhasanah Sigit Hadiantoro, Sigit Sindhuwati, Christyfani Vania Mitha Pratiwi Vemmy N.A. Putri Wulandari, Adinda Putri Yasinta Octaliya Rosly