Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Media Sosial dan E-commerce sebagai Solusi Tantangan Pemasaran Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus : UMKM Warung Salapan) Sumarni, Teti; Melinda, Linda Daniati; Komalasari, Rita
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 6 No. 2 (2020): Vol 6 No 2 (2020): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) - Desember 2
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v6i2.489

Abstract

Dalam situasi pandemi Covid-19, kelompok usaha kecil, mikro, dan ultramikro paling rentan terdampak. Usaha makanan yang menanggung dampak terberat karena pandemi terutama disebabkan karena tidak semua pemilik usaha mengenal pemasaran menggunakan platform online. Pandemi ini memaksa pemilik usaha untuk beralih strategi pemasaran, promosi dan transaksi dari konvensional menjadi digital. Penelitian ini bertujuan untuk membantu usaha kecil, khususnya UMKM Warung Salapan untuk dapat menjawab tantangan pemasaran selama masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif. Hasil dari penelitian adalah pembuatan logo, stiker, akun google, akun WhatsApp Business, Instagram dan Akun Gofood. Harapannya adalah pemilik usaha Warung Salapan dapat meningkatkan penjualannya pada saat pandemi Covid-19.
Inovasi dan Resiliensi Untuk Mengoptimalkan Transformasi Digital di Sektor Kreatif Taufik, Yuyun; Harto, Budi; Sumarni, Teti; Panji Pramuditha; Marhanah, Sri
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2023): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Desember 2023
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v9i2.1756

Abstract

Era digital saat ini menuntut sektor kreatif untuk beradaptasi dan berinovasi secara berkelanjutan guna mempertahankan relevansi dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi inovasi dan resiliensi yang diterapkan oleh sektor kreatif dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan studi kasus dari berbagai organisasi kreatif yang berhasil mengimplementasikan transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara inovasi dalam proses kreatif dan resiliensi organisasi merupakan kunci utama dalam mengoptimalkan transformasi digital. Peneliti menemukan bahwa adaptasi terhadap teknologi baru, penerapan model bisnis yang fleksibel, dan pengembangan budaya organisasi yang mendorong pembelajaran berkelanjutan dan kolaborasi merupakan salahsatu faktor penting dalam membangun resiliensi. Lebih lanjut, penelitian ini membahas implikasi dari strategi inovasi dan resiliensi terhadap kinerja dan keberlanjutan bisnis di sektor kreatif. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi para pemangku kepentingan sektor kreatif untuk merumuskan dan menerapkan strategi yang efektif dalam menghadapi dinamika pasar dan teknologi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut dalam mengembangkan kerangka kerja yang dapat mendukung sektor kreatif dalam merespons tantangan dan memanfaatkan peluang yang muncul dari transformasi digital.
Harmony in the Hybrid Era: Digital Competence and Work Life Balance Create Exceptional Resilient Human Resources Harto, Budi; Yuniarsih, Tjutju; Sobandi, Ade; Disman; Rukmana, Arief Yanto; Sumarni, Teti
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIMKES Edisi November 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i6.4085

Abstract

The rapid growth of the digital startup ecosystem has transformed the labor market, creating a demand for resilient and adaptive human resources. Hybrid work arrangements and digital competencies are crucial in this context, yet their impact on human resource resilience, with work-life balance as a mediator, remains underexplored. This study aims to examine the effects of hybrid work and digital competence on human resource resilience in digital startups while investigating the mediating role of work-life balance. A quantitative approach using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis was employed on a purposive sample of 150 employees from digital startups in Bandung, with data collected through structured questionnaires measuring hybrid work, digital competence, work-life balance, and human resource resilience. Results indicate that hybrid work and digital competence significantly influence human resource resilience, with work-life balance partially mediating these effects. The proposed model explains 83.4% of the variance in human resource resilience and 60.5% of the variance in work-life balance. These findings underscore the necessity of integrated policies that combine hybrid work, digital competency development, and work-life balance enhancement to foster sustainable human resource resilience in digital startups.