Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Metode Demonstrasi Berbasis VAK (Visual Auditori Kinestetik) dan Implikasinya Terhadap Sikap Rasa Ingin Tahu Siswa Sari, Eka Atika; Utami, Ratna Widianti
Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assesment Vol 1 No 1 (2024): May
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Putra Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61580/jeesica.v1i1.33

Abstract

Sikap rasa ingin tahu adalah suatu watak yang harus diperoleh dan ditumbuhkan pada semua siswa, oleh karena itu pengajaran pendidikan harus berupaya untuk menumbuhkan dan memperluas rasa keingintahuan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap rasa ingin tahu siswa kelas IIIA SDN 1 Sindangrasa dengan memanfaatkan metode demonstrasi berbasis  visual, auditori, dan kinestetik (VAK). Jenis penelitian menggunakan penelitian  tindakan kelas (PTK) yang didasarkan pada model yang dibuat oleh Kemmis dan McTagart. Metodologinya terdiri dari beberapa langkah, antara lain refleksi awal, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdapat dua siklus dan setiap siklusnya terdapat dua kali pertemuan. Siswa kelas IIIA SDN 1 Sindangrasa berjumlah 24 orang yang dijadikan sebagai subjek penelitian. Kuesioner digunakan sebagai alat pengumpulan data non-tes. Analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam metodologi analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sikap rasa ingin tahu siswa. Rasa keingintahuan siswa yang semakin meningkat pada setiap siklusnya menjadi bukti akan hal tersebut. Temuan ini menunjukan bawa metode demonstrasi berbasis visual, auditori, dan kinestetik (VAK) dapat meningkatkan sikap rasa ingin tau siswa.
Pengaruh Model Scramble Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Peserta Didik Kelas IV SDN 3 Banjaranyar Ajid, Maya Selviani; Kuncoro, Agus; Utami, Ratna Widianti
Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assesment Vol 2 No 1 (2025): May
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Putra Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61580/jeesica.v2i1.97

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan salah satu keterampilan dasar yang diperlukan untuk menunjang efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Kemampuan ini dapat memperluas pengetahuan dan keberhasilan peserta didik dalam belajar. Peserta didik yang menguasai kemampuan membaca pemahaman dapat menyerap informasi dan menguasai materi pelajaran dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman peserta didik sebelum diterapkan model scramble pada pembelajaran, kemampuan membaca pemahaman peserta didik setelah diterapkan model scramble pada pembelajaran, dan pengaruh model scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas IV SDN 3 Banjaranyar. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada penelitian ini melalui metode eksperimen dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang memuat soal tes kemampuan membaca pemahaman, dengan 28 peserta didik sebagai subjek penelitian. Skor posttest meningkat secara signifikan dibandingkan pretest berdasarkan hasil analisis, sehingga model scramble layak dijadikan alternatif metode pembelajaran. Temuan ini juga mengindikasikan peningkatan motivasi belajar serta keaktifan peserta didik di kelas, sehingga guru dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mengoptimalkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik pada bacaan. Penambahan interaksi dan diskusi selama kegiatan pembelajaran turut meningkatkan efektivitas serta pemahaman peserta didik secara signifikan.
Pengaruh Model Games Based Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Indriani, Nopi; Nurlatifah, Nurlatifah; Utami, Ratna Widianti
Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assesment Vol 2 No 1 (2025): May
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Putra Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61580/jeesica.v2i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Game Based Learning (GBL) menggunakan media garis bilangan terhadap hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan 1–20. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar serta kurangnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran matematika. Model GBL dipilih karena mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, serta mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IB SDN 2 Imbanagara Raya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest, yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, dari rata-rata nilai pretest sebesar 75,93 menjadi 87,78 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Game Based Learning dengan media garis bilangan berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya materi operasi penjumlahan dan pengurangan.
Pengaruh Penerapan Pendekatan Konkret Gambar Abstrak Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pecahan Eka Novita; Endang Masluh Effendi; Ratna Widianti Utami
Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assesment Vol 3 No 1 (2026): May
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Putra Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61580/jeesica.v3i1.143

Abstract

Hasil studi pendahuluan, kemampuan pemahaman siswa kelas V SD Negeri 1 Bangbayang terhadap konsep pecahan sangat rendah. Oleh karena itu Tujuan dari penelitian ini untuk bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan sebelum mengikuti pembelajaran penerapan pendekatan Konkret-gambar-abstrak (KGA); (2) Kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan setelah mengikuti pembelajaran penerapan pendekatan Konkret-gambar-abstrak (KGA); dan (3) Pengaruh  Penerapan Pendekatan Konkret-gambar-abstrak (KGA) Terhadap Kemampuan pemahaman Pecahan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen model one group pretst-posttest dengan instrumen berupa tes tulis pilihan ganda sebanyak 17 siswa tergolong rendah, kategori tinggi dan sangat tinggi masing-masing 11,5% (4 siswa)  Sebanyak 7,7% atau (3 siswa)  kategori sangat rendah. Setelah pembelajaran menggunakan pendekatan konkret-gambar-abstrak (KGA), siswa kelas V SD N 1 Bangbayang dalam memahami pecahan pembelajaran 92,3% (23 siswa) memiliki kemampuan sangat tinggi, dan 7,7%, (3)memiliki kemampuan tinggi. Penerapan pendekatan konkret-gambar-abstrak (KGA) dalam pembelajaran konsep pecahan dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan.