Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN LATAR, IDEOLOGI, DAN COVER DALAM NOVEL JONI GARANG PERANG DINGIN DAN SI ALUI Sukarjo Waluyo; Redyanto Noor; Ary Setyadi
Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Vol 5, No 2 (2022): Juni
Publisher : Prodi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/endogami.5.2.69-75

Abstract

The research titled “The Comparison of Setting, Ideology, and cover in the novel of Joni Garang Perang Dingin and Si Alui” intends to tell a different setting role from the two novels that caused the two of different ideology to occur. As well as the different of the books cover as a representative of a book content. From the structural between aspects involvement of the two novels, we can see there is cohesiveness between aspects in totality purpose building. However, the focus of structural analysis is the story setting study. Sociologically, both of the novels are very interesting because they are able to give different ideology. This is because the writer takes sides in choosing different points of view which often appears nowdays, for instance a modern ideology versus traditional ideology
Struktur Kalimat Dasar Bahasa Indonesia dalam Materi Aplikasi Duolingo (Kajian Sintaksis) Nuradita, Rizki Dwi; Setyadi, Ary
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.945 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.16201

Abstract

Aplikasi Duolingo merupakan salah satu aplikasi pembelajaran bahasa, salah satunya bahasa Indonesia. Unit dan level terendah pada aplikasi ini banyak menampilkan materi soal terkait kalimat dasar bahasa Indonesia dan ini menarik untuk dikaji sebab bersentral pada fungsi predikat dan dapat diisi oleh lima kategori kata seperti verba, adjektiva, numeralia, nomina, (frasa) preposisi. Berkait dengan itu, maka kelima kategori kata yang mengisi fungsi predikat dalam struktur kalimat dasar perlu disajikan di aplikasi. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan macam struktur kalimat dasar bahasa Indonesia dalam materi aplikasi Duolingo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Kajian yang digunakan adalah kajian sintaksis yang berfokus pada struktur kalimat dasar bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik simak libat cakap. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dengan teknik lanjutan yang meliputi pembalikan, pelesapan, dan perluasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur kalimat dasar bahasa Indonesia dalam aplikasi Duolingo meliputi: 1. kalimat dasar berpredikat verba, 2. kalimat dasar berpredikat adjektiva, 3. kalimat dasar berpredikat numeralia, 4. kalimat dasar berpredikat nomina, 5. kalimat dasar berpredikat (frasa) preposisi.Kata kunci: struktur kalimat dasar, bahasa indonesia, sintaksis, aplikasi duolingo
Sifat “Kausalitas” `Isi Pesan` Kalimat Setyadi, Ary
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/potensi.%Y.18843

Abstract

Keberadaan bahasa, termasuk bahasa Indonesia, merupakan alat komunikasi, sehingga demi penyampaian `isi pesan`, misalnya jalinan komunikasi antara pihak pembicara (O1) dengan pihak lawan bicara (O2), dapat dikemas dengan bahasa Indonesia sebagai alat. Penelitian yang berobjekkan (upaya pembuktian) adanya sifat “kausalitas” `isi pesan` kalimat dengan bahan data tipe kalimat: berita, tanya, suruh/perintah bertolak pada penerapan teori linguistik bidang sintaksis (dan semantik). Sebab apa yang disebut tipe: berita, tanya, suruh/perintah adalah kalimat. Data bersumber, baik dari sumber tulis maupun lisan, sehingga sifat data adalah primer dan sekunder. Hasil kajian membuktikan bahwa ketiga tipe kalimat: berita, tanya, suruh/perintah, persoalan `isi pesan` kalimat, dari pihak pembicara (O1) kepada pihak lawan bicara (O2), selalu dijumpai adanya sifat “kausalitas”; sehingga `isi pesan` kalimat dari pihak pembicara (O1) kepada pihak lawan bicara (O2) berkorelasi dengan persoalan “Sebab-Akibat”.