Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH JARAK TANAM PADA PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma spinosum) YANG DI BUDIDAYAKAN DENGAN METODE PATOK DASAR DI DESA GERUPUK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Fajar Syahruni; Nunik Cokrowati; Muhammad Marzuki
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.387

Abstract

Produksi rumput laut dipengaruhi oleh metode budidaya yang digunakan. Metode patok dasar merupakan cara menanam rumput laut pada daerah pantai yang dangkal dan masih terendam air pada surut terendah. Selain itu jarak tanam rumput laut juga berfiungsi untuk meningkatkan produksi rumput laut karena berhubungan dengan luas lahan penanaman. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam berbeda pada budidaya rumput laut dengan metode patok dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan_Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 kali_ulangan sehingga didapatkan 20 sampel penelitian. Perlakuan yang diberikan yaitu Jarak tanam 20 cm, 25 cm, 30 cm, 35 cm dan 40 cm. Hasil dari penelitian ini yaitu pertumbuhan mutlak jarak tanam terbaik di dapatkan pada jarak tanam 30cm  dengan nilai 123 g. Pertumbuhan spesifik terbaik didapatkan pada jarak tanam 30 cm dengan nilai rata-rata 2,759 %/hari. Nilai karaginan tertinggi yaitu pada jarak tanam 30 cm sebesar 3,93%. Hasil penelitian ini menunjukan jarak tanam yang berbeda memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan rendemen karaginan Eucheuma spinosum.
ANALISIS TINGKAT PENCEMARAN PERAIRAN DI LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT, LABUHAN SANGORO, TELUK SALEH KABUPATEN SUMBAWA Baiq Hilda Astriana; Nunik Cokrowati; Aryan Perdana Putra
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.617

Abstract

Perairan Labuhan Sangoro, Teluk Saleh, Sumbawa, telah lama dikembangkan sebagai kawasan budidaya rumput laut. Pada awal tahun 2023 telah dilaporkan kasus gagal panen rumput laut yang diakibatkan rontoknya talus rumput laut secara signifikan. Walaupun belum diketahui secara pasti penyebab dari kasus ini, potensi penyebab dapat berupa pencemaran perairan oleh limbah dari kegiatan budidaya tambak udang intensif yang relatif dekat dengan lokasi budidaya rumput laut. Dengan demikian, perlu diketahui kondisi kualitas air serta tingkat pencemaran di perairan Labuhan Sangoro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023 di perairan lokasi budidaya rumput laut, Labuhan Sangoro, Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sampling air laut menggunakan metode purposive sampling dengan menetapkan 4 titik sampling meliputi lokasi budidaya rumput laut dan di sekitar lokasi yang berdekatan dengan lokasi outlet tambak udang. Pengukuran kecerahan air laut dilakukan secara in-situ, sedangkan pengukuran parameter fisika lainnya serta parameter kimia dilakukan di Laboratorium Produksi dan Reproduksi Ikan Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Data parameter fisika-kimia yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan analisis Indeks Pencemaran berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Labuhan Sangoro telah mengalami penurunan kualitas dengan indeks pencemaran sebesar 6,62 (tercemar sedang). Beberapa parameter dengan nilai di luar rentang optimal di antaranya pH, DO, TDS, salinitas, ammonia, dan nitrit juga menunjukkan bahwa telah terjadi pencemaran pada perairan Labuhan Sangoro.