Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR BERDASARKAN UJI CBR LABORATORIUM DAN UJI CBR LAPANGAN PADA RUAS JALAN KAMPUS UNIPAS MOROTAI Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya
Journal of Science and Engineering Vol 5, No 1 (2022): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v5i1.2752

Abstract

The development of land transportation, in this case the highway in Morotai Island Regency, is currently very fast. One of the roads planned for the construction of a new road is the Unipas Morotai Campus Road Section. So far, the construction of new roads in Morotai Island Regency has not been optimally carried out by a survey to test the condition of the subgrade and the strength of the base soil. The purpose of this study was to determine the carrying capacity of the subgrade for the purpose of planning pavement thickness on the Unipas Morotai campus road through direct field testing with laboratory testing. The results showed that the soil types in the 3 sampling locations were loamy soils with high water content in the field between 30-35%. The laboratory CBR value at point 01 is 33%, point 2 is 28% and point 3 is 49%. These results indicate that from the results of laboratory testing, subgrade fulfills the requirements as a subgrade on road pavement where CBR> 5%. The CBR value of the field tested at point 6 test points gave a varied value of 4.64% -6.96%. These results indicate that from the lab test results, subgrade fulfills the requirements as a subgrade on the pavement where CBR> 5% at point 01 , and point 04. Meanwhile, the other 4 points did not meet their CBR values so that special compaction was needed in the field.. 
Analisis Kapasitas Dukung dan Penurunan Pondasi Berdasarkan Hasil Uji CPT (Studi Kasus Kawasan Pesisir Pantai Pulau Zum-zum) Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya; Sofyan Djafar
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i3.4565

Abstract

In order to support Zum-zum Island as a tourism development area in Morotai Island Regency, a well - defined planning for developing basic infrastructure is required. Foundation is a construction base of a building structure which transmits the load from the top to the layer below it. This research was conducted at Zum - Zum Beach using CPT (Cone Penetration Test). An analysis was carried out on the bearing capacity and settlement of the footing and pile foundations. The results of the analysis show that the bearing capacity of the footing foundation has a varying value depending on the width of the foundation. The greater the width of the foundation with the same type and depth, the greater the bearing capacity of the foundation permit. Meanwhile, the bearing capacity of the pile foundation permit depends on the end resistance of the foundation and diameter of the pile. The immediate settlement of the foundation on sandy soil for the largest shallow foundation is 10.24 cm with a foundation width of 0.7 m. As for the depth foundation, the magnitude of the settlement is 0.40 cm on the pile with a diameter of 0.4 m.
TINJAUAN MUTU AGREGAT SIRTU SABATAI SEBAGAI MATERIAL LAPIS PONDASI PADA PERKERASAN JALAN Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya; Aswin Laaha
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 1 No. 02 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v1i02.26

Abstract

Penggunaan agregat yang dipilih sangat penting dalam membentuk struktur lapisan perkerasan. Agregat disetiap quarry memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga perlu untuk melakukan pengujian sifat fisik agregat itu sendiri. Pada proyek pembangunan peningkatan jalan di desa Daeo Kabupaten Pulau Morotai menggunakan agregat sirtu dari Desa Sabatai dan agregat dari ex Palu. Penggunaan agregat sirtu dari Desa Sabatai sebagai pemanfaatan meterial lokal untuk keperluan lapis pondasi jalan sangat perlu diketahui karakteristiknya. Penelitian ini adalah pemeriksaan mutu agregat yang dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah, dengan menggunakan agregat sirtu dari quarry Desa Sabatai dengan agregat ex-Palu yang di blending untuk dijadikan agregat pada lapis pondasi untuk perkerasan jalan. Tinjauan mutu dilakukan pada penelitian ini dengan melakukan pengujaian sifat fisik agregat kelas A dan kelas B yang meliputi pengujian berat jenis, analisa saringan, berat isi agregat, pemadatan proktor dan uji CBR. Hasil penelitian menunjukan bahwa Agregat sirtu Sabatai sebagai agregat lapis pondasi kelas A dengan CBR 95% sedangkan sebagai agregat kelas B nilai CBR 75%. Berdasarkan spesifikasi standar nilai CBR oleh Bina Marga untuk kelas A adalah 90% dan kelas B adalah 60%, maka untuk agregat sirtu ini telah memenuhi persyaratan. Material Lapis Pondasi Agregat kelas A dan Agregat kelas B yang digunakan pada Proyek Peningkatan Jalan di Desa Daeo mempunyai mutu yang baik.
Pemanfaatan Bambu Tabadiku sebagai Agregat Kasar Pada Pengujian Kuat Tekan Beton Hartati Kapita; Elfira Resti Mulya
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 1: Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i1.2646

Abstract

The use of bamboo as building materials has occurred for a long period, especially in a simple construction system. Bamboo can be utilized as a building material due to its advantages. One of the advantages is that bamboo has a significantly low density so  it can reduce the density of concrete whose main material is gravel. Gravel is a natural building material is formed from unconsolidated rock fragments, such as rock pieces or small rocks. Gravel is commonly found in Indonesia because there is a lot of availability. This research aims to utilize local bamboo resources as building materials. Bamboo is used as an alternative substitute for gravel aggregate in the concrete mixing. The research method was experimental laboratory work. The results showed that the use of bamboo as an aggregate can only be used in non-structures, this is because the rate  of absorption of bamboo against water is quite high. While the compressive strength of the concrete produced by  mixing 100 % bamboo aggregate has an average value of 3.09 MPa and mixing 50 % of bamboo has an average value of 6.01 MPa. Therefore, the quality of the concrete cannot be used for building structures, but  only be used in non-structural buildings.
Analysis of Trip Attraction Models in Morotai CBD (Central Business District) Fitro Darwis; Anggriyawan Djafar; Elfira Resti Mulya
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 11, No 2 (2022): TECHNO JURNAL PENELITIAN
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v11i2.5439

Abstract

The development of an area in land use can increase along with the increase in population in Morotai Island Regency, including the Morotai CBD area. In terms of urban transportation systems, generation and attraction have an important role in defining the development of a city, region, or area. The purpose of this research is to analyze of trip attraction modeling in the CBD area of Morotai. The concept of trip attraction modeling is analyzed using regression analysis, with various independent variables. The modeling analysis was carried out with the help of SPSS software using Stepwise multiple linear analysis methods. The results of the study show that the factors that influence the attraction of vehicle in the Morotai CBD area are : the number of visitors (X4), the ratio of visitors against the building area (X10), the ratio of employees against the number of rooms (X13), the number of rooms(X5), the ratio of employees against the building area (X11), as well as the ratio of employees against the number of rooms(X12). And from the results of linear regression analysis, the best transport attraction model was found to be Y 1 = 86.790 + 0.422X 4 – 558.735X 10 + 1.949X 13  for the motorcycle (SM) attraction model and Y 2 = 12.183 + 0.091X 5 – 26.265X 11 + 0.292X 12  for the light vehicle (KR) model.
PENGUJIAN PROPERTIS TANAH DAN PENGUKURAN TOPOGRAFI LERENG UNTUK DAERAH RAWAN LONGSOR RUAS JALAN PAYAHE - WEDA: Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai Goraahe, Siti Hadija; Mulya, Elfira Resti; Darwis, Fitro; Thaib, Aminullah; Kusman, Muhammad Reza
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang dapat merusak pemukiman, kendaraan, dan struktur jalan. Longsor disebabkan oleh intensitas hujan. Curah hujan dengan intensitas yang tinggi pada daerah berbukit menyebabkan aliran air permukaan menjadi lebih deras dengan debit yang lebih besar, terjadi tanah longsor, sering kali disebabkan oleh hujan, karena itu kadar air tanah juga meningkat sehingga mengubah bentuk fisik dari lereng. Peningkatan jumlah air dapat melemahkan sifat fisis-mekanisnya, mengurangi faktor keamanan tanah dan lereng. Interaksi dari seluruh kondisi tersebut dapat menjadikannya rentan terhadap longsor. Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Payahe – Weda Kabupaten Halmahera Tengah, dimana pada ruas tersebut sering terjadi longsor sehingga mengakibatkan akses jalan pada kawasan tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai sifat-sifat tanah pada daerah tersebut yaitu secara fisis maupun mekanis. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan alat hand boring sampai pada kedalaman 2 meter. Pengujian daya dukung tanah di lapangan dengan menggunakan alat DCP (Dinamic cone penetrometer) dengan hasil CBR yaitu rata-rata 5,8 sampai 10,7 dan pengukuran kemiringan dengan alat ukur Total Station dengan hasil klasifikasi lereng curam, karena dari klasifikasi kelas kemiringan lereng yaitu hasil kemiringan lereng rata-rata di atas 30%. Berdasarkan hasil pengujian lapangan dan pengujian laboratorium maka diperoleh nilai dengan konsistensi tanah yakni sangat lunak yaitu (qu) kurang dari 0,25 kg/cm3 serta slope dengan sudut rata-rata diatas 30%.
Pengaruh Substitusi Pasir Besi Morotai Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan, Kuat Lentur dan Penyerapan Air Batako Elfira Resti Mulya; Anggriyawan Djafar; Fitro Darwis
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iron sand, a natural resource found on Morotai Island, has not been fully exploited, unlike beach sand, which is commonly used as a building material for local bricks. However, the exploitation of beach sand may lead to beach erosion on the island. This research aims to investigate the effect of using iron sand as a partial replacement for fine aggregate in bricks on compressive strength, flexural strength and air absorption. The experimental method was carried out in the laboratory with variations in iron sand substitution ranging from 0% to 25% at 5% intervals. The results indicate that iron sand substitution can significantly affect the compressive strength, flexural strength and air absorption of the bricks. Bricks with 25% iron sand substitution showed a 75.23% increase in compressive strength, reaching 9.48 MPa. In addition, the flexural strength of bricks with 25% iron sand substitution increased by 4.66 MPa compared to bricks without substitution, an improvement of 12%. Furthermore, the air absorption test showed that the 25% iron sand substitution reduced the water absorption of the bricks by up to 25.21%. This suggests that a higher percentage of iron sand replacement in the bricks results in a lower water absorption capacity.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG GRAHA PENA MAKASSAR MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) BERDASARKAN SNI 03-2847-2013 DAN SNI 03-1726-2012 Muhammad Haykal; Elfira Resti Mulya; Fitro Darwis
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.158

Abstract

Perencanaan struktur dilakukan untuk mendapatkan struktur yang aman terhadap beban atau efek beban yang bekerja selama masa penggunaan bangunan. Tujuan perencanaan ini adalah merencanakan struktur gedung beton bertulang tahan gempa yang meliputi perhitungan dan gambar struktur berdasarkan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung (SNI 03-2847-2013) dan Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung (SNI 03-1726-2012) dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Metode pemodelan dan analisis struktur menggunakan software CSI ETABS V.13.1.1. Hasil dari analisis struktur menunjukan bahwa pada masing – masing elemen struktur (plat lantai, balok, kolom, dan dinding geser) membutuhkan dimensi yang cukup besar serta tulangan yang cukup banyak baik pada tulangan lentur, tulangan geser, maupun tulangan torsinya. Hal ini disebabkan oleh besarnya beban yang didukung oleh struktur, sebab struktur memiliki dimensi yang cukup besar serta bentuk denah struktur yang tidak beraturan, yang kemudian menyebabkan beban mati (DL), beban hidup (LL), beban gempa (E), dan beban angin (W) akan semakin besar pula. Selain itu, juga dipengaruhi oleh fungsi bangunan yang harus didukung oleh stuktur yaitu sebagai gedung perkuliahan dengan besar beban hidup (LL) 250 kg/????2 dengan faktor keutamaan bangunan (I) = 1,5. Hal lain yang kemudian sangat berpengaruh adalah jenis tanah yang merupakan pendukung utama terhadap struktur yang dibangun diatasnya merupakan tanah lunak yang kemudian akan menyebabkan energi gempa yang diterima oleh struktur akan semakin besar pula.
DAMPAK REKLAMASI PANTAI TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KOTA TERNATE Kusman, Muhammad Reza; Darwis, Fitro; Mulya, Elfira Resti; Idrus, Sukarmin
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.20-25

Abstract

Reklamasi pantai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi terbatasnya lahan di daerah pesisir, namun dampaknya terhadap lingkungan fisik dan sosial ekonomi masyarakat perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak reklamasi pantai terhadap lingkungan fisik dan sosial ekonomi masyarakat di wilayah kepesisiran Kota Ternate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan analisis kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reklamasi pantai di Kota Ternate membawa dampak positif dan negatif, baik terhadap lingkungan fisik maupun sosial ekonomi. Dampak negatif terkait dengan perubahan ekosistem pesisir, pengurangan ruang terbuka hijau, serta hilangnya sumber mata pencaharian tradisional. Namun, dampak positifnya mencakup peningkatan sektor pariwisata dan pertumbuhan infrastruktur. Penelitian ini menyarankan perlunya pengelolaan reklamasi yang berkelanjutan agar dampaknya tidak merugikan masyarakat dan lingkungan.