Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan good governance pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara elektronik (e-procurement) di lingkungan pemerintah provinsi jawa tengah Sholeh, Mohammad; Widjajanti, Kesi; Lestari, Rohmini Indah
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol 16, No 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v16i3.6844

Abstract

Penelitian ini didasari pentingnya penerapan good governance dalam menghasilkan kualitas tata kelola yang baik. Salah satunya pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik (e-procurement) di Biro Administrasi Pengadaan Barang/Jasa Setda Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian kualitatif yang digunakan untuk menghasilkan fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian penerapan good governance pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tergolong transparan, akuntabilitas, bersaing, terbuka, efektif dan efisien. Selain itu terdapat faktor yang bisa menghambat pelaksanaan pengadaan antara lain adanya gangguan server / maintanance sistem, padatnya intensitas penggunaan sistem dan indikasi peretasan, kurangnya komputer, terbatasnya anggaran dan potensi intervensi dari pihak lain. Penelitian ini tidak terlepas adanya kesalahan dan kekurangan, dikarenakan keterbatasan waktu informan dalam wawancara dan keterbatasan tempat penelitian guna pengambilan sampel.This research is based on the importance of implementing good governance in producing quality governance. One of them is the implementation of electronic procurement of government goods/services (e-procurement) at the Regional Secretariat of Central Java Province's Goods/Services Procurement Administration Bureau. The qualitative research method used to produce phenomenology uses data collection techniques through observation, interviews and documentation. The research results on the implementation of good governance in the electronic procurement of goods/services (e-procurement) within the Central Java Provincial Government are classified as transparent, accountable, competitive, open, effective and efficient. Apart from that, some factors can hinder the implementation of procurement, including server/system maintenance problems, heavy system usage intensity and indications of hacking, lack of computers, limited budget and potential intervention from other parties. This research is not free from errors and shortcomings, due to limited time for informants in interviews and limited research space for sampling
TEORI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MUHAMMAD JAWWAD RIDLA Mohammad Sholeh; Muksin
GAHWA Vol 3 No 1 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i1.225

Abstract

Artikel ini mengulas teori pendidikan Islam menurut Muhammad Jawwad Ridla, yang mencakup enam teori utama yang dikemukakan olehnya. Selain itu, artikel ini juga menganalisis pandangan Jawwad Ridla mengenai tiga aliran filsafat pendidikan Islam beserta tokoh-tokoh utama yang mendukung aliran tersebut. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kajian pustaka (library research), dimana penulis menggali data dari sumber-sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan filosofis. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Teori pendidikan Islam menurut Muhammad Jawwad Ridla mencakup beberapa aspek penting, di antaranya adalah konsep pengajaran/pembelajaran, dasar-dasar psikologis dalam proses pembelajaran, pemahaman mengenai subjek didik, metode pengajaran, peran pengajar (guru), serta persiapan individu untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi masyarakat. 2) Muhammad Jawwad Ridla mengklasifikasikan tiga aliran utama dalam filsafat pendidikan Islam: 1) Aliran Religius Konservatif, yang fokus pada ajaran keagamaan semata dengan tokoh utama al-Ghazali, 2) Aliran Religius-Rasional, yang menilai semua disiplin ilmu sebagai penting, dengan tokoh utama Ikhwan al-Shafa, dan 3) Aliran Pragmatis-Instrumental, yang dipelopori oleh Ibnu Khaldun, yang memandang pendidikan sebagai sarana untuk meraih keahlian baik dalam aspek duniawi maupun ukhrawi, yang keduanya harus saling memberikan manfaat.
Pendampingan UMKM Wijaya Kusama Art Madurejo Sleman dalam Diversifikasi Produk Kerajinan Bambu Sekarjati, Kartinasari Ayuhikmatin; Sholeh, Mohammad; Haryani, Prita; Pranoto, Aji
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Wijaya Kusama Art merupakan kelompok usaha masyarakat yang bergerak di bidang kerajinan bambu, berlokasi di Padukuhan Morobangun, Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman. Produk utama yang dihasilkan berupa aneka besek tradisional dan kerajinan kuda lumping, yang tidak hanya memiliki nilai guna dan estetika, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya lokal. Namun, dalam praktiknya, UMKM masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan inovasi desain, rendahnya efisiensi produksi akibat proses yang masih manual, serta keterbatasan akses pemasaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat manajemen usaha, serta memperluas akses pasar UMKM. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pelatihan penerapan teknologi tepat guna pada proses produksi, pendampingan manajemen usaha, serta strategi digital marketing berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan perajin dalam memanfaatkan teknologi sederhana untuk efisiensi produksi, adanya diversifikasi desain produk yang lebih menarik, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui platform digital. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan usaha UMKM Wijaya Kusama Art, meningkatkan nilai ekonomi produk bambu, sekaligus melestarikan kearifan budaya lokal melalui inovasi yang adaptif dan berdaya saing.
TEORI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MUHAMMAD JAWWAD RIDLA Mohammad Sholeh; Muksin
GAHWA Vol. 3 No. 1 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i1.225

Abstract

Artikel ini mengulas teori pendidikan Islam menurut Muhammad Jawwad Ridla, yang mencakup enam teori utama yang dikemukakan olehnya. Selain itu, artikel ini juga menganalisis pandangan Jawwad Ridla mengenai tiga aliran filsafat pendidikan Islam beserta tokoh-tokoh utama yang mendukung aliran tersebut. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kajian pustaka (library research), dimana penulis menggali data dari sumber-sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan filosofis. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Teori pendidikan Islam menurut Muhammad Jawwad Ridla mencakup beberapa aspek penting, di antaranya adalah konsep pengajaran/pembelajaran, dasar-dasar psikologis dalam proses pembelajaran, pemahaman mengenai subjek didik, metode pengajaran, peran pengajar (guru), serta persiapan individu untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi masyarakat. 2) Muhammad Jawwad Ridla mengklasifikasikan tiga aliran utama dalam filsafat pendidikan Islam: 1) Aliran Religius Konservatif, yang fokus pada ajaran keagamaan semata dengan tokoh utama al-Ghazali, 2) Aliran Religius-Rasional, yang menilai semua disiplin ilmu sebagai penting, dengan tokoh utama Ikhwan al-Shafa, dan 3) Aliran Pragmatis-Instrumental, yang dipelopori oleh Ibnu Khaldun, yang memandang pendidikan sebagai sarana untuk meraih keahlian baik dalam aspek duniawi maupun ukhrawi, yang keduanya harus saling memberikan manfaat.
Paradigm of educational modernization Nurcholish Madjid perspective and relevance to the merdeka belajar concept Abdurrohim; Sholeh, Mohammad; Zakki Fuad, Ahmad; Zaini, Achmad
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol. 9 No. 1 (2024): Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v9i1.29-41

Abstract

The aim of this research is to analyze the development of Islamic education through the newly launched concept of "Merdeka Belajar" from the perspective of Nurcholish Madjid's thoughts. This research employs a library research approach with in-depth descriptive analysis. The findings reveal that the achievements of educational reform in Indonesia through "Merdeka Belajar" have both relevance and gaps when compared to Nurcholish Madjid's perspective on educational modernization in three areas: First, the relevance of the conception of values and development principles in the three dimensions of cognitive, affective, and psychomotor learning through a student-oriented learning approach. Second, the gaps in the practical implementation of "Merdeka Belajar," are: 1) the concept of "Merdeka Belajar" tends to be autonomous concerning the administration of education at educational units, creating opportunities for changes in educational direction; and 2) the aspect of educational equality, which remains uneven to this day. Therefore, these findings can serve as representative evaluation material for stakeholders and policymakers regarding the development of education in Indonesia, particularly in the context of Islamic education
Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja Dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Zakat Sebagai Variabel Moderasi Mazroatul Hasanah; Mohammad Sholeh; Devy Arisandi
Journal Of Islamic Economics And Finance Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jief.v5i2.10383

Abstract

This study aims to analyze the influence of the number of workers and investment on economic growth in Indonesia with zakat as a moderating variable during the 2020–2023 period. Using a quantitative approach, this research employs panel data obtained from BPS, BKPM, and BAZNAS, consisting of 128 observations across 32 provinces. The data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA) with Eviews-10, preceded by descriptive analysis, stationarity tests, classical assumption tests, and model selection through Chow, Hausman, and LM tests. The results show that both the number of workers and investment have a significant positive effect on economic growth. Zakat is found to significantly moderate the relationship between the number of workers and economic growth, indicating that zakat distribution can enhance the contribution of labor to economic performance. However, zakat does not moderate the effect of investment on economic growth, suggesting that zakat funds are still dominantly allocated for consumptive rather than productive activities. In conclusion, strengthening zakat management, enhancing labor competence, and improving investment effectiveness are essential to support sustainable economic growth in Indonesia.  
The The Influence of HDI, Minimum Wage and TPAK on Poverty With ZIS as Moderation in East Java 2018-2023: The Influence of HDI, Minimum Wage and TPAK on Poverty With ZIS as Moderation in East Java Aris Yuliana, Aris Yuliana; Mohammad Sholeh; Syifa Rohmah
Journal Of Islamic Economics And Finance Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jief.v5i2.12133

Abstract

This study aims to analyze the effect of Human Development Index (HDI), Minimum Wage, and Labor Force Participation Rate on Poverty with ZIS as a Moderating Variable in East Java from 2018 to 2023. The background of this study is based on the high number of poor people in East Java in 2023, the uneven poverty reduction targets in East Java from 2018 to 2023, and the differences in the results of previous studies. The method used was a quantitative panel data approach. The sampling technique used purposive sampling, which obtained 30 districts and cities in East Java as samples. The data analysis technique used Moderated Regression Analysis (MRA). The results showed that HDI and labor force participation rate had a negative and significant effect on poverty, while minimum wage had a positive and insignificant effect on poverty. In addition, the distribution of ZIS funds was found to moderate the effect of the minimum wage and HDI on poverty, but it was not able to moderate the effect of labor force participation rate on poverty. These findings confirm that strengthening the distribution of ZIS can be a concrete implementation of maqashid syariah in realizing social welfare and poverty reduction.