Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peran Guru Akidah Akhlak dalam Mengembangkan Karakter Siswa di Mts Al-Fathimiyyah Karawang Salsabila Nurfitria; Abdurrohim; Taufik Mustofa
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 30 No 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i02.355

Abstract

Tema mengenai pendidikan karakter saat ini hangat diperbincangkan dalam berbagai pertemuan keilmiahan, seminar, lokakarya, publikasi di media, buku ilmiah pendidikan, dan lain sebagainya. Sejalan dengan ini kondisi negara sedang dalam keadaan krisis identitas, krisis moral bahkan sampai pada krisis keteladanan. Kegiatan bahkan perilaku siswa yang menyimpang sedikit banyak nya membuktikan lemahnya karakter anak bangsa, terlihat pada beberapa kasus di sekolah yang biasa terjadi seperti kasus bullying, kekerasan, pergaulan bebas hingga hilangnya moral dan akhlak peserta didik menandakan kurangnya pendidikan karakter yang di ajarkan dan diterapkan di sekolah, ini menjadi kasus permasalahan lain yang menjadi tanggung jawab bersama terutama pendidik untuk memperbaiki dan membenahi masalah yang terjadi dapat berupa memberikan pendidikan maupun pembelajaran yang lebih kompeten mengenai akidah akhlak, dan adab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru atau tenaga pendidik dalam usaha membentuk karakter siswa di Mts Al-Fathimiyyah Karawang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah itu di analisis melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Teknik keabsahan data memakai perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan trigulasi. Peran guru akidah dalam membentuk karakter siswa di Mts Al-Fathimiyyah sendiri dalam pengamatan sampai saat ini sebenarnya belum cukup berhasil dalam membentuk karakter anak secara tetap. Pada kenyataannya masih banyak kasus pembullyan yang dilakukan oleh satu anak kepada anak lain, selain itu terdapat pula anak yang berperilaku baik hanya kepada guru yang mereka segani dan takuti. Meski begitu penanaman nilai moral dan pengetahuan mengenai akhlak dan adab sudah mereka pahami. Ini menandakan bahwa perlu nya evaluasi kepada guru-guru agar lebih memperhatikan dalam menerapkan nilai-nilai moral yang sudah diajarkan sebelumnya.
Pengeloaan Kelas Pada Mata Pembelajaran Akidah Akhlak di Kelas XI MA Al-Jihadiyah Tahun Ajaran 2021/2022 Miftahul Hasanah Siregar; Abdurrohim; Taufik Mustofa
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.305

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan oleh seorang guru untuk menciptakan suasana pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan berkualitas bagi peserta didik. Kemampuan dalam mengelola kelas yang pertama harus dikuasai oleh guru yaitu keterampilan untuk mengelola kelas, yang meliputi keterampilan untuk memahami, memilih, dan menggunakan berbagai pendekatan dalam pengelolaan kelas. Tujuan pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pendekatan apa yang di gunakan oleh guru mata pelajaran Akidah Akhlak di Kelas XI MA Al-Jihadiyah Tahun Ajaran 2021/2022 dalam pengelolaan kelas, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Kelas XI MA Al-Jihadiyah Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu penelitian lapangan (Field Research), teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan pengelolaan kelas yang di gunakan guru akidah akhlak kelas XI Ma Al-jihadiyah hanya satu yaitu pendekatan permisif, dimana guru memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam proses pembelajarannya, tetapi kebebasan disini tetap ada batasan-batasan tertentu. Batasan-batasan tersebut dibuat secara bersama-sama antara guru dan peserta didik diawal pertemuan dengan membuat kontrak mengenai aturan-atauran yang harus di taati bersama-sama. Hambatan yang dihadapi guru Akidah Akhlak kelas XI di MA Al-Jihadiyah dalam melaksanakan pengelolaan kelas yaitu ada pada aspek peserta didik dan juga fasilitas sekolah.
Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Muadzah, Alya; Abdurrohim; Mustofa, Taufik
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.606

Abstract

Classroom management is the effort or effort of the teacher in creating and maintaining a good learning environment, so that learning runs in a conducive manner. The learning environment itself is one of the important factors in education, because the learning environment is very influential in the formation of mindsets, attitudes, personality and stages in development. By creating a conducive and effective learning environment, the teaching materials that will be delivered by the teacher can be conveyed properly. This is because the teaching and learning process is fun. The importance of a teacher in managing the classroom environment is to achieve educational success, which can give birth to students who uphold discipline. Therefore, in addition to the teacher managing the class, the teacher also needs to provide discipline to students. The purpose of this study was to find out how the management of the learning environment and the discipline of children was carried out by Islamic Religious Education teachers at SDN Panyingkiran 1. The research method used was a qualitative approach with a type of field research (Field Research) in which the researcher conducted direct observations and interviews. . The results of the study show that the creation of a good learning environment can produce students who have a disciplined attitude, so that educational success is achieved.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Grup Seni Hadrah Al-Banjari Al-Qur’aniyyah di Kampung Pulogebang Cakung Jakarta Timur: The Values of Islamic Education in the Art of Hadrah Al-Banjari Al-Qur'aniyyah Group in Kampung Pulogebang Cakung East Jakarta Fathur Rahman; Abdurrohim; Taufik Mustofa
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2024): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/e8227y30

Abstract

Globalization and modernization have changed people's patterns of life, as well as threatening the values ​​of Islamic education and morality, especially for Indonesia's young generation. The Art of Hadrah Al-Banjari, which contains religious poetry, can improve the quality of morality and piety, although it is rarely done by the young generation. This article uses a qualitative approach and a type of field research aimed at the Art of Hadrah Al-Banjari Al-Qur'aniyyah group in Pulogebang Cakung East Jakarta, which actively involves the young generation in preserving Islamic values ​​that are in harmony with local culture. The research results show that the Art of Hadrah Al-Banjari Al-Qur'aniyyah activities contain the values ​​of i'tiqadiyyah, khuluqiyyah and amaliyyah, and have a positive impact on the young generation, such as strengthening religious knowledge, discipline, responsibility and obedience to worship. The implications of the research show the urgency of preserving the Arf of Hadrah as a medium for Islamic education and character formation, as well as its potential application in other communities to face the challenges of globalization. Globalisasi dan modernisasi telah mengubah pola kehidupan masyarakat, serta mengancam nilai-nilai pendidikan Islam dan moralitas, khususnya generasi muda Indonesia. Seni Hadrah Al-Banjari yang memuat syair-syair keagamaan, dapat meningkatkan kualitas moralitas dan ketakwaan, meski jarang dilakukan generasi muda. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan yang ditujukan pada grup Seni Hadrah Al-Banjari Al-Qur’aniyyah di Kampung Pulogebang Cakung Jakarta Timur, yang aktif melibatkan generasi muda dalam pelestarian nilai-nilai Islami yang selaras dengan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan Seni Hadrah Al-Banjari Al-Qur’aniyyah mengandung nilai i’tiqadiyyah (aqidah), khuluqiyyah (akhlak) dan amaliyyah (amal ibadah), serta memberikan dampak positif bagi generasi muda, seperti penguatan pengetahuan agama, disiplin, tanggung jawab, dan ketaatan beribadah. Implikasi penelitian menunjukkan urgensi pelestarian Seni Hadrah sebagai media pendidikan Islam dan pembentukan karakter, serta potensi penerapannya di komunitas lain untuk menghadapi tantangan globalisasi. Keywords: Seni Hadrah, Hadrah Al-Banjari Al-Qur’aniyyah, Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Generasi Muda
KONSEP MOTIVASI BELAJAR PERSPEKTIF AL-QURAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM Abdurrohim; Ali Mudlofir
Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Indonesia ranks as the fourth most populous country globally, with 86% of the population being predominantly Muslim. Paradoxically, the literacy rate in Indonesia does not match its high population index. The latest report from the Program for International Student Assessment (PISA) survey revealed that Indonesia's literacy rate ranked 62nd out of 70 countries in 2019. Meanwhile, Islamic education faces the challenge of nurturing a generation capable of critical thinking for their livelihoods. On the other hand, literacy is highly encouraged in Islam, as stated in the Quran. The initial verses of the holy book, such as Al-'Alaq: 1-5, encourage humans to learn and read. However, literacy in the context of Islamic education is often perceived merely as physical skill training, without understanding the essence and purpose of the process. Therefore, the aim of this research is to delve deeper into the concept of learning motivation in the Quran, specifically related to the verses discussing it, using Library Research methods and employing thematic and semantic analysis approaches. The research identifies two varieties of Quranic strategies: Intrinsic and Extrinsic, each with different patterns and motifs. These strategies encompass directives and prohibitions, inspirational stories, titles and self-actualization, as well as rewards and punishments. All of these aspects are interconnected with motivating individuals to engage in learning activities, spanning visual, oral, listening, writing, drawing, and mental activities. This concept is crucial for family environments, school settings, and study groups.
Islamic Education Ideology of Pesantren: A ‎Case Study in Hidayatullah Pesantren ‎Balikpapan Abdurrohim; Adiyono; Jibril Olaniyi Ayuba
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v18i2.10186

Abstract

The pesantren system places a strong emphasis on the preservation of traditional Islamic knowledge and practices. The research examines the concept of Islamic education ideology and its implementation process at Hidayatullah Islamic Boarding School. Two research questions were raised to guide this study. A qualitative research design is employed in the study, utilizing descriptive data from written language and respondent-observed behaviors. Additionally, 35 students (a mix of current students and Madrasah Aliyah students) were interviewed by the researchers. Data were collected through documentation, interviews, and observation. The findings demonstrate that, as a component of the Islamic movement in Indonesia, PP Hidayatullah Balikpapan established a formulation of Islamic thought that served as the foundation for the organization's philosophy. K.H. Abdullah Said, the founder of PP Hidayatullah, had this genuine notion, which his successors carried on with. This gave rise to fundamental principles that are connected to the pre-prophetic historical periods in Islamic educational ideology, including self-reliance, leadership, entrepreneurship, responsibility, and problem-solving. The steps of normalization, orientation, internalization, externalization, and objectification that comprise the developing ideological consciousness are influenced by the early suras of the Quran. The internalization of Santri's ideological knowledge is accomplished through both classical and non-classical methods, in addition to the use of pesantren support facilities including mosques, dorms, and madrasahs/schools. In conclusion, PP Hidayatullah Balikpapan creates the foundational principles of the Islamic framework and influences Santri's personal development by formulating the cognitive structure of Islamic education and implementing it inside the classroom.
Penguatan Hafalan Al-Qur’an Siswa Melalui Metode Talaqqi Annisatul wafa, Early; Abdurrohim; Mustofa, Taufik
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1861

Abstract

Abstract This research aims to (1) To determine the process of strengthening students' memorization of the Qur'an through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan (2) To determine the supporting factors and inhibiting factors in the process of strengthening students' memorization of the Qur'an through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan. (3) To find out the results of strengthening students' memorization of the Koran through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan. This research uses a qualitative approach with descriptive qualitative methods. The type of data used in this research is qualitative data. Qualitative data is data that can only be measured indirectly. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, documentation and tests. Data analysis techniques use data collection, data reduction, data presentation, and verification.The results of this research show that strengthening students' memorization of the Koran through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan shows better and smoother results. The process of strengthening students' memorization through the talaqqi method such as the teacher reading verses from the Koran and students repeating the reading until they are memorized, or students reading first and the teacher correcting the students' reading. The supporting factors are teacher commitment and patience, student consistency, family support, and a conducive learning environment. The inhibiting factors include limited time, lack of motivation, limited facilitation. The results of strengthening students' memorization of the Qur'an through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan shows that they can read the Qur'an fluently and in accordance with the laws of recitation and makharijul letters.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui proses penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat proses penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan. (3) Untuk mengetahui hasil penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif dengan Jenis data yang digunakan oleh penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif yaitu data yang hanya dapat diukur secara tidak langsung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan Verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan harapan menunjukkan hasil yang lebih baik dan lancar. Proses penguatan hafalan siswa melalui metode talaqqi seperti guru membacakan ayat al-qur’an dan siswa mengulangi bacaan hingga hafal, atau siswa membaca terlebih dahulu dan guru mengoreksi bacaan siswa. Faktor pendukungnya yaitu komitmen dan kesabaran guru, konsistensi siswa, dukungan keluarga, lingkungan belajar yang kondusif. Faktor penghambatnya yaitu meliputi keterbatasan waktu, kurangnya motivasi, keterbatasan fasilitasi. Hasil dari penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan menunjukkan bahwa mereka dapat membaca al-qur’an dengan lancar dan sesuai dengan hukum tajwid serta makharijul hurufnya.  
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Minat Membaca Al-Quran Digital Pada Mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) UNSIKA Awaliah , S. Koidatul; Abdurrohim; Mustofa, Taufik
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1865

Abstract

Abstract To be able to use, operate, and read the digital Quran, digital literacy skills are required. This study aims to: 1) find out how digital literacy is among students of the Campus Da'wah Communication Forum (FKDK) of Singaperbangsa University, Karawang, 2) find out how the interest in reading the digital Al-Quran is among students of the Campus Da'wah Communication Forum (FKDK) of Singaperbangsa University, Karawang, 3) find out whether there is an influence of digital literacy on the interest in reading the digital Al-Quran among students of the Campus Da'wah Communication Forum (FKDK) of Singaperbangsa University, Karawang. This study uses a quantitative approach with a correlational method. Data collection techniques used questionnaires, documentation, and observation. In this study, the population was 40 students, and the sample tested was 40 students with a probability sampling technique. The data analysis technique used descriptive analysis and inferential statistical analysis. Based on the results of the processed data, it was found that the digital literacy of FKDK UNSIKA students was in the moderate category with a percentage of 55.00% and the interest in reading the digital Al-Quran of FKDK UNSIKA students was in the moderate category with a percentage of 75.00% and there was a positive influence of digital literacy on the interest in reading the digital Al-Quran of FKDK UNSIKA students. This can be seen that the Sig value is 0.000 <0.05 with a percentage value of 61.4% while 38.6% is influenced by other variables. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana literasi digital pada mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) Universitas Singaperbangsa Karawang, 2) mengetahui bagaimana minat membaca Al-Quran digital pada mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) Universitas Singaperbangsa Karawang, 3) mengetahui adakah pengaruh literasi digital terhadap minat membaca Al-Quran digital pada mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanntitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan angket, dokumentasi, dan observasi. Pada penelitian ini jumlah populasi sebanyak 40 mahasiswa, dan sampel yang diuji sebanyak 40 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel probability sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil dari data yang sudah diolah, maka didapatkan bahwa literasi digital mahasiswa FKDK UNSIKA berada pada kategorisasi sedang dengan presentase sebesar 55,00% dan minat membaca Al-Quran digital mahasiswa FKDK UNSIKA berada pada kategorisasi sedang dengan presentase sebesar 75,00% serta adanya pengaruh yang positif literasi digital terhadap minat membaca Al-Quran digital pada mahasiswa FKDK UNSIKA. Hal tersebut dapat dilihat bahwa nilai Sig 0,000 < 0,05 dengan nilai presentase sebesar 61,4% sedangkan 38,6% dipengaruhi oleh variabel lain.
Implementasi Model Kooperatif Tipe Time Token Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Peserta Didik Zahrotul Afiah , Bunga Yuliana; Abdurrohim; Mustofa , Taufik
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1866

Abstract

Abstract Self-confidence can be defined as the belief that each person has about themselves in life and how they view themselves as a whole, referring to their self-concept. The lack of student activity and the high number of passive students during the learning process significantly affects the understandingand self-confidence of students in the classroom. This study aims to determine the activities of teachers and students using the Time Token learning model to increase students' self-confidence. The research method used is a qualitative method with the type of research being Classroom Action Research (CAR), which consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The implementation of the Time Token learning model to increase students' self-confidence was conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. The subjects of this study were 39 eighth-grade students from SMPN 1 Karawang Timur. The data collection techniques included observing teacher activities in implementing the Time Token learning model and observing student activities to increase their self-confidence. Based on data analysis results, it was found that teacher activity in the first cycle was 62.50% with a sufficient category, and it increased in the second cycle to 88.75% with a very good category. Meanwhile, the increase in student self-confidence in the first cycle obtained an average score of 56.73% with a poor category, and after improvements in the subsequent meeting, it increased in the second cycle to 81.41% with a good category. Thus, it can be concluded that the implementation of the Time Token learning model can increase the self-confidence of eighth-grade students at SMPN 1 Karawang Timur. Abstrak Rasa percaya diri dapat diartikan sebagai keyakinan yang dimiliki setiap orang tentang dirinya dalam kehidupan dan bagaimana ia memandang dirinya secara keseluruhan dengan mengacu pada konsep dirinya. Kurangnya keaktifan peserta didik dan banyaknya peserta didik yang pasif pada saat pembelajaran berlangsung sangat mempengaruhi pada pemahaman dan rasa percaya diri peserta didik ketika didalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan aktivitas peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Time Token untuk meningkatan rasa percaya diri peserta didik Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penerapan model pembelajaran Time Token untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dilakukan dalam dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 1 Karawang Timur yang berjumlah 39 orang. Adapun teknik pengumpulan data adalah melalui observasi aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran Time Token dan observasi aktivitas peserta didik untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa aktivitas guru pada siklus 1 62,50% dengan kategori cukup, dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 88,75% dengan kategori sangat baik Sedangkan peningkatan rasa percaya diri peserta didik pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 56,73% dengan kategori kurang dan setelah melakukan perbaikan pada pertemuan selanjutnya kemudian mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 81,41% dengan kategori baik Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta didik kelas VIII di SMPN I Karawang Timur.
Metodologi Tafsir Kontemporer dalam Buku Major Themes of the Quran Karya Fazlur Rahman Abdurrohim
JURNAL PUSAKA : Media Kajian dan Pemikiran Islam Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi 14
Publisher : LPPI Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/ps.v8i1.384

Abstract

As the leading guide of Muslims in life and life, the Quran is always interesting to study, a lot of efforts of the scholars to interpret the contents of the holy verses in it. Fazlur Rahman is one of the many contemporary scholars who have the idea of a unique approach, and maybe it could be new in the world of interpretation. One approach in understanding the Koran, he poured in the book "Major Themes of the Quran" which is until now has been used as reference, especially in interpretation's methodology of the Quran.  From the results of an in-depth study, an explanation of Fazlur Rahman's approach obtained to interpret the Quran verses. It is called Synthesis-Logical, socio-historical, with a dual movement hermeneutic approach. Furthermore, in "Major Themes of the Quran" Fazlur Rahman uses the Synthesis-Logical method. On the other hand, the idea of the Synthesis-Logical Method when examined further turns out to have similar classical interpretation approach, called Maudhu'? with munasabah approach.  Keywords: Fazlur Rahman, contemporary interpretation, methods.