Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Uji Efektivitas Khitosan terhadap Daya Awet Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Rina Sugiarti Dwi Gita; Hepta Bungsu Agung Jayawardana; Ahmad Afandi
BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 4 No 2 (2021): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.452 KB) | DOI: 10.31539/bioedusains.v4i2.2987

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of chitosan on fresh tilapia (Oreochromis niloticus) products as a natural preservative that can maintain the condition of fish with a longer shelf life. The method used in this study was experimental with three treatments, namely control treatment, 1% chitosan coating, and 1.5% chitosan coating. Data analysis was carried out through organoleptic tests with four parameters: color, aroma, texture, and taste of the tested tilapia. Observations were made for three consecutive days. The results showed that tilapia with 1.5% chitosan coating had better organoleptic parameter values than the other two test treatments. In conclusion, 1.5% of chitosan maintained the quality of tilapia with a longer shelf life. Keywords: Durability, Tilapia, Chitosan, Organoleptic
PENINGKATAN PEMBELAJARAN SAINS DENGAN METODE BERMAIN PASIR TERHADAP ANAK Rina Sugiarti Dwi Gita
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 1 No 2 (2016): AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v1i2.1479

Abstract

Kegiatan Sains yang dikemas dan dirancang dengan bagus membuat anak membangun pengetahuan atau kognitifnya lebih bermakna, karena sains bagi anak adalah sesuatu yang menakjubkan, sesuatu yang ditemukan dan dianggap menarik serta memberikan pengetahuan atau merangsangnya untuk mengetahui dan menyelidikinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menumbuhkembangkan kemampuan dasar sains anak usia dini dengan menggunakan metode bermain pasir di TK Nurul Kharomah Patrang Jember. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, sedangkan subyek penelitian dan pendidikan tindakan kelas adalah anak usia dini. Metode pegumpulan data menggunakan catatan lapangan, observasi dan dokumen. Adapun pengolahan data yang digunakan adalah analisis komparatif dengan membandingkan pencapaian rata-rata sains persiklus dengan indikator setiap siklus. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan yaitu penelitian yang dilakukan bersama-sama antara guru dan peneliti kelas menunjukkan perkembangan kemampuan sais anak melalui metode bermain pasir Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat rata-rata prosentase setiap siklus yaitu dari pra siklus 34,79%, si-klus I 50,14%, siklus II 71,87%, siklus III 82,24%. maka penelitian tindakan kelas ini merupakan Penelitian yang dianggap berhasil untuk mengembangkan kemampuan sains anak.pembelajaran melalui metode bermain pasir ini bisa berhasil maksimal karena adanya media yang nyata sehingga anak antusias dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran oleh peneliti.Kata Kunci: Pembelajaran Sains, Metode Bermain pasir, Anak Usia Dini
Studi Keanekaragaman Tumbuhan Obat yang Digunakan dalam Pengobatan Tradisional Masyarakat Kabupaten Pamekasan Rina Sugiarti Dwi Gita; Sarwo Danuji
BIOMA Vol 6, No 1 (2021): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i1.4817

Abstract

Jamu tradisional di Pulau Madura dibuat dari racikan bahan tetumbuhan dan telah menjadi warisan keluarga secara turun-temurun. Warisan secara turun temurun ini perlu terus dipertahankan, dilestarikan dan perlu ditingkatkan kualitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi tumbuhan obat yang digunakan untuk pengobatan tradisional khususnya kabupaten Pamekasan. Metode Penelitian dilaksanakan secara random sampling pada 5 kecamatan dari keseluruhan 13 kecamatan dalam lingkup kabupaten Pamekasan. Pengumpulan data menggunakan metode survey eksploratif yaitu wawancara dan pengamatan langsung di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan analisis serta pengolahan data. Disimpulkan bahwa terdapat 13 jenis tumbuhan obat tradisional di Kabupaten Pamekasan yang dimanfaatkan oleh masyarakat secara tradisional berdasarkan kebiasaan dan pengalaman secara turun temurun. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat ialah daun, akar, batang, bunga, buah, dan biji. Teknik meramu tumbuhan obat oleh masyarakat di Kabupaten Pamekasan yaitu dengan cara diseduh, direbus, diperas, dikunyah, dan dicampur dalam masakan.
JENIS TANAMAN BUAH DAN SAYUR PEKARANGAAN DI DESA SUMBEREJO AMBULU JEMBER Rina Sugiarti Dwi Gita
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1327

Abstract

Lahan pekarangan rumah di Indonesia pada umumnya belum termanfaatkan secara optimal dalam pemanfaatannya, padahal jika dimanfaatkan secara optimal bias dijadikan sebagai sumber tambahan keluarga. Jenis tanaman yang dibudidayakan akan memeberikan berbagai macam fungsi selain sebagai tanaman naungan rumah dapat juga menmabah penghasilan. Terdapat 38 jenis tanaman yang dibudidayakan oleh warga Desa Sumberejo, kecamatan Ambulu, kabupaten Jember, jenis tanman tersebut yaitu 15 jenis tanaman buah tahunan, 2 jenis tanaman buah musiman, 1 buah jenis tanaman buah sayur, 3 jenis sayuran berumur pendek, 9 jenis tanaman berumur panjang, 1 jenis tanaman pangan, 1 jenis tanaman sayur bunga, dan 6 jenis tanaman umbi. Kata kunci: Pekarangan rumah, Jenis tanaman
KEANEKARAGAMAN JENIS KEPITING BAKAU (Scylla spp.) DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO MANGROVE CRAB DIVERSITY (Scylla spp.) IN ALAS PURWO NATIONAL PARK Rina Sugiarti Dwi Gita
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kepiting bakau (Scylla spp.) di kawasan hutan mangrove Blok Bedul Segoro Anak Taman Nasional Alas Purwo. Pengambilan sampel kepiting bakau dilakukan terhadap kepiting bakau yang hidup pada stadium dewasa yang berada di dalam plot penelitian. Keragaman kepiting bakau (Scylla spp.) Telah dilakukan di hutan mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo. Pengambilan sampel dilakukan di 8 stasiun yang berbeda di siang hari dan malam dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. keragaman Scylla yang rendah (H '= 0,315; N = 0,0011 individu / m².) Stasiun yang terletak di topografi tinggi telah memberikan kontribusi terhadap rendahnya tingkat keragaman kepiting bakau. Dengan demikian perlu adanya kajian terhadap fauna yang hidup di dalamnya terutama mengenai faktor abiotik yang dapat mempengaruhi keanekaragaman.Kata kunci: Keanekaragaman, Kepiting Bakau.
KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN POKOK ALTERNATIF MASYARAKAT KABUPATEN JEMBER Rina Sugiarti Dwi Gita
BIOMA Vol 5, No 1 (2020): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i1.3687

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan keragaman pangan pokok alternatif yang dikonsumsi oleh masyarakat Jember. Metode penelitian adalah survei deskriptif, dengan teknik interview. Penetapan sampel penelitian secara purposive sampling untuk 20 dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Pengumpulan data berkisar September hingga Desember 2019. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa: 93,33% responden mengkonsumsi pangan pokok alternatif dan 6,67% tidak pernah; 41,43% responden mengkonsumsi pangan pokok alternatif dengan intensitas seminggu sekali, 25,71% setahun sekali, 24,29% sebulan sekali, dan 8,57% setiap hari; Keragaman pangan pokok alternatif yang dikonsumsi responden adalah 13 jenis dengan persentase konsumsi: jagung 27,42%; singkong 26,61%; ubi jalar 16,94%; kentang 9,68%; pisang 4,03%; gandum 2,42%; kacang 2,42%; kacang hijau 1,61%; sagu 1,61%; bihun 0,81%; dedak 0,81%; roti 0,81%; dan talas 0,81%                                                                                                                         
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDIFERENSIASI BERBASIS ANDROID Ageng Jelly Purwanto; Rina Sugiarti Dwi Gita
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 5 No 2 (2023): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : IKIP Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v5i2.2696

Abstract

Learning in the Kurikulum Merdeka is more focused on differentiated learning. There are three differentiated learning strategies, namely, content differentiation, process differentiation, and product differentiation. Learning in the Kurikulum Merdeka other than differentiation can also be supported by information technology. As technology develops, android application developers create android-based learning media which are then distributed through the google play store. However, none of them are in accordance with differentiated learning so it is necessary to develop an application that suits the needs of students and is in line with the Kurikulum Merdeka. The learning media development design used is the ADDIE model with 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation and produces products in the form of android-based differentiated mathematics learning media which contains material, comics, games, calculators and practice questions. The material used is single interest and compound interest (exponential on number elements) in accordance with the learning outcomes in phase E of the Kurikulum Merdeka. Based on implementation results, students feel comfortable with the application because user friendly.
Perbandingan Pembelajaran Luring dengan Pembelajaran Daring Terhadap Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Kartu Angka Anak Usia 4-5 RA Al-Barokah Jenggawah Devi Roisatul Hasanah; Ahmad Afandi; Rina Sugiarti Dwi Gita
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v5i2.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbandingan pembelajaran luring dengan pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka, (2) pembelajaran luring lebih baik dari pada pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, wawancara tidak terstruktur, dan tes. Dengan uji kesamaan dua rata-rata dan uji satu pihak kanan dan mengambil taraf signifikan ? = 5% = 0.05. Tolak H0 Jika thitung > ttabel. Dengan df (drajat frekuensi) = n1 + n2 - 2 = 10 + 10 – 2= 18, sehingga thitung = dan thitung =. Hasil penelitian dengan uji kesamaan dua rata-rata diperoleh keterangan yang menyatakan bahwa nilai thitung g > thitung (-2.242 > 2.100) artinya H0 ditolak dan H1 diterima maka ada perbedaan antara pembelajaran luring dengan pembelajaran daring dalam mengenal angka melalui media kartu angka. Sedangkan untuk hasil penelitian menggunakan uji satu pihak kanan yaitu berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata untuk pembelajaran luring 7.600 dan untuk nilai rata-rata pembelajaran daring 5.800 sehingga dari nilai rata-rata tersebut sudah jelas bahwa pembelajaran luring lebih besar dari pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Oleh karena itu pembelajaran luring lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran daring terhadap kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka.
Analisis Penggunaan Berbagai Macam Media Pembelajaran Sains Untuk Anak Usia Dini H.B.A Jayawardana; Rina Sugiarti Dwi Gita; Amin Silalahi
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 5 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v5i2.705

Abstract

Media pembelajaran sains adalah sarana dan prasarana yang dapat digunakan oleh guru dan siswa sebagai alat untuk menstimulasi aspek-aspek perkembangan pada anak usia dini. Aspek perkembangan anak usia dini berdasarkan kurikulum merdeka meliputi nilai agama dan moral, nilai pancasila, fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional. Penggunaan media pembelajaran sains dalam mesntimulasi aspek perkembangan anak usia dini harus disesuaikan dengan minat, bakat, kebutuhan siswa. Permasalahan yang muncul selama ini adalah guru kurang optimal dalam memanfaatkan media pembelajaran sains. Ada juga guru yang telah berusaha memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia di sekolah namun penggunaanya kurang dapat memfasilitasi seluruh aspek perkembangan anak, minat anak, dan kebutuhan anak. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis penggunaan berbagai macam media pembelajaran sains untuk anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam media pembelajaran sains yang dapat digunakan oleh guru PAUD untuk memenuhi minat, bakat, dan kebutuhan anak usia dini.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Fase Fondasi H.B.A Jayawardana; Ade Irma Noviyanti; Nova Eko Hidayanto; Rina Sugiarti Dwi Gita
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 6 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v6i1.710

Abstract

Sekolah Penggerak merupakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi serta kepribadian yang dimulai dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Peluncuran Kurikulum Merdeka adalah salah satu dari sekian banyak upaya Kemendikbudristek dalam menyikapi terbentuknya krisis pendidikan di Indonesia yang belum membaik dari tahun ke tahun. Riset PISA menampilkan banyak peserta didik yang tidak sanggup untuk menguasai teks simpel ataupun mempraktikkan konsep matematika dasar. Sepanjang 10 hingga 15 tahun terakhir kurang lebih 70% siswa umur 15 tahun terletak di dasar kompetensi minimum dalam literasi serta numerasi. Program Implementasi Kurikulum Merdeka dirancang untuk menunjang peluncuran kurikulum merdeka melalui aktivitas sosialisasi serta tutorial teknis untuk pemangku kepentingan seperti Dinas Pendididikan, Penilik, Pengawas, UPT Pusat, Organisasi Mitra yang bertugas mendampingi satuan PAUD di wilayahnya masing-masing. Penelitian ini bertujuan utuk menganalisis apakah guru-guru PAUD sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka tersebut dengan baik sesuai dengan harapan dari pemerintah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagain besar guru telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Fase Fondasi (PAUD) dengan baik.