Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SMATIKA

Analisa Kesenjangan Proses Bisnis Perencanaan Produksi Operasional Berdasarkan Solusi Best Practice SAP Anggun K, Agnesia; Sholiq, Sholiq; Mahendrawathi, Mahendrawathi
SMATIKA JURNAL Vol 6 No 01 (2016): Smatika Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2253.895 KB)

Abstract

PT Perkebunan Nusantara XI sebagai salah satu perusahaan manufaktur penghasil gula akan melakukan implementasi SAP ERP. Dalam SAP, dikenal proses Production Planning - Material Requirements Planning (PP-MRP). Untuk menuju implementasi, dilakukan analisa kesenjangan yang terjadi antara proses bisnis perencanaan produksi terkini perusahaan dan proses bisnis berdasarkan best practice SAP. Dari kedua model proses dilakukan analisa kesenjangan yang menghasilkan daftar gap untuk proses penyesuaian perubahan perusahaan. Hasil analisa kesenjangan yang terjadi menyatakan bahwa bahwa penerapan proses PP-MRP SAP akan membawa dampak antara lain peningkatan kinerja fungsi perencanaan produksi, percepatan proses, dan penambahan aktivitas pada proses perencanaan produksi operasional perusahaan.
Analisa Kesenjangan Proses Bisnis Perencanaan Produksi Operasional Berdasarkan Solusi Best Practice SAP Agnesia Anggun K; Sholiq Sholiq; Mahendrawathi Mahendrawathi
SMATIKA JURNAL Vol 6 No 01 (2016): Smatika Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2253.895 KB) | DOI: 10.32664/smatika.v6i01.46

Abstract

PT Perkebunan Nusantara XI sebagai salah satu perusahaan manufaktur penghasil gula akan melakukan implementasi SAP ERP. Dalam SAP, dikenal proses Production Planning - Material Requirements Planning (PP-MRP). Untuk menuju implementasi, dilakukan analisa kesenjangan yang terjadi antara proses bisnis perencanaan produksi terkini perusahaan dan proses bisnis berdasarkan best practice SAP. Dari kedua model proses dilakukan analisa kesenjangan yang menghasilkan daftar gap untuk proses penyesuaian perubahan perusahaan. Hasil analisa kesenjangan yang terjadi menyatakan bahwa bahwa penerapan proses PP-MRP SAP akan membawa dampak antara lain peningkatan kinerja fungsi perencanaan produksi, percepatan proses, dan penambahan aktivitas pada proses perencanaan produksi operasional perusahaan.
Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Website E-Commerce untuk Produk Kerajinan Tangan UMKM Nena Namo Sholiq Sholiq; Cahya Yunita; Hanim Maria Astuti; Tony Dwi Susanto; Anisah Herdiyanti; Khakim Ghozali
SMATIKA JURNAL Vol 8 No 02 (2018): SMATIKA Jurnal STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.175 KB) | DOI: 10.32664/smatika.v8i02.210

Abstract

Usaha Mikro-Kecil dan Menengah (UMKM) Nena Namo adalah UMKM yang berfokus pada produksi kerajinan tangan yang menggunakan karung goni dan kain belacu sebagai bahan dasar untuk membuat produknya. UMKM Nena Namo juga memiliki keunikan lain yang membuat produknya memiliki karakteristik yaitu desain motif yang dilukis secara manual menggunakan tangan. Produk kerajinan yang dipasarkan beragam, seperti tas, dompet, kotak tisu, sapu tangan, sampul makanan, kotak pensil, taplak meja, dan sebagainya. Mekanisme penjualan untuk UMKM Nena Namo saat ini terbatas pada pelanggan memesan melalui SMS, telepon, atau datang langsung ke rumah produksi Nena Namo. Untuk memperluas pasar dan memanfaatkan internet sebagai sarana penjualan produknya, maka pada penelitian ini UMKM Nena Namo membuat aplikasi website e-commerce. Mempertimbangkan keunikan atau karakteristik produk kerajinan UMKM ini yang ada pada desain aksesorisnya, situs web e-commerce akan dilengkapi dengan fitur untuk membuat desain kustomisasi produk oleh pelanggan. Pada penelitian ini telah dihasilkan sebuah aplikasi website e-commerce untuk UMKM Nena Nemo yang telah diuji dengan test case berbasis use case. Kelebihan artikel ini terletak kerunutan perancangan dan pembuatan aplikasi yang dimulai dari wawancara, analisis kebutuhan pengguna, perancangan, pengkodean, dan pengujian yang dapat dirunut tahap per tahap.