Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pelayanan Panitia Penerimaan Taruna Terhadap Kepuasan Calon Taruna Serta Dampaknya Terhadap Loyalitas Taruna di Poltekpel Banten Rikardo, Dapid; Nursyamsu, Nursyamsu; Herningsih, Siwi Woro; Adil, Muhammad Kemal
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 5, No 2 (2024): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v5i2.17676

Abstract

The alteration of Training Center to Higher Education can be a driving factor in improving the service quality in Poltekpel Banten considering Poltekpel Banten is a new college competing with other existing nautical polytechnics. Especially with the support of Human Resources Development Agency in giving additional quota for student admission each year. The credibility of Poltekpel Banten is reflected through the service quality, customer satisfaction and customer loyalty. This study is conducted in Poltekpel Banten from January to June 2022 using quantitative approach with survey method. The data is analyzed with SEM AMOS and processed in deductive manner. The variables studied are service quality, customer satisfaction, and customer loyalty. The sample in this study 224 student candidates from all the student candidates of Poltekpel Banten during July to December 2022. The data is collected using questionnaire. From the four hypotheses tested in this study, two of them are giving significant results and the other two is not significant.
Optimalisasi penerapan keselamatan kerja dalam upaya pencegahan kecelakaan kru pada saat bekerja di Kapal MV. Cepat Rikardo, Dapid; Saleh, Sahar; Nurrahman, Muhammad Hanief
Journal Marine Inside Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v5i2.67

Abstract

Teknologi peralatan di atas kapal telah berkembang semakin canggih dan modern. Perkembangan teknologi tersebut tidak semata-mata dapat menghindarkan para awak kapal dari kecelakaan saat bekerja. Ada beberapa faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan saat bekerja, seperti faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi penerapan keselamatan kerja di atas kapal. Pemerintah menerapkan peraturan menyangkut keselamatan dan keamanan kerja di atas kapal. Organisasi internasional seperti International Maritime Organization (IMO) juga menekankan kepada seluruh perusahaan di dunia internasional untuk memperhatikan keselamatan para awak kapal. Penelitian ini dilakukan di atas kapal semen dan dilaksanakan selama 12 bulan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif menggunakan metode wawancara dan observasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 22 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 9 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa awak kapal telah menjalankan prosedur tentang keselamatan dengan baik, serta memastikan bahwa alat keselamatan yang ada selalu dalam kondisi lengkap dan baik. The equipment technology on board ships has developed increasingly sophisticated and modern. The development of this technology can not only prevent ships from accidents while working. Several main factors cause workplace accidents, such as internal and external factors. This research aims to determine the optimization of the implementation of work safety on ships. The government implements regulations regarding work safety and security on ships. International organizations such as the International Maritime Organization (IMO) also put pressure on all companies in the global world to pay attention to the safety of ship crews. This research was conducted on a cement ship for 12 months. This research is included in qualitative research using interview and observation methods. The population in this study was 22 people, with a sample size of 9 people. The research results show that the ship's crew has carried out safety procedures well and ensured that the existing safety equipment is always in complete and good condition.
Identifikasi kerusakan kontainer pada saat pengiriman menggunakan Kapal MV Ifama Mas Rikardo, Dapid; Octavitri, Yollanda; Fajrin, Mohammad Navy Afrian
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i1.128

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyebab kerusakan kontainer pada MV Ifama Mas di Pelabuhan Belawan serta merumuskan langkah pencegahan operasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara kru/tenaga bongkar muat, dan telaah dokumen prosedur. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengidentifikasi pola kerusakan dan faktor pemicunya. Hasil menunjukkan sebagian besar kerusakan telah terjadi pra-pemuatan—terutama sejak tahap gate-in/handling di pelabuhan asal (Tanjung Priok)—akibat pengganjalan (chocking) yang keliru, minim inspeksi awal, dan proses bongkar muat yang tergesa-gesa. Jenis kerusakan yang dominan meliputi penyok, lubang akibat korosi, dan kelemahan struktural pada panel/ujung kontainer. Di sisi lain, penerapan standar IMO serta kriteria IICL untuk inspeksi dan lashing belum optimal sehingga memperbesar risiko kerusakan saat penanganan dan penumpukan. Rekomendasi yang diusulkan meliputi pemeriksaan awal yang lebih ketat (gate-in checklist dan pre-lift survey), optimalisasi rencana penumpukan/stowage, pelatihan operator crane dan checker, serta pengawasan lashing yang disiplin sesuai standar internasional. Implementasi langkah-langkah tersebut diharapkan menurunkan insiden kerusakan, meningkatkan keselamatan kargo, dan memperbaiki efisiensi bongkar muat.   This study examines the causes of container damage on MV Ifama Mas at Belawan Port and proposes operational prevention measures. A qualitative case-study approach was used, combining field observations, crew/stevedore interviews, and a review of handling procedures. Descriptive analysis identified damage patterns and causal factors. Findings show that most damage occurred pre-loading—notably from the gate-in/handling stage at the origin port (Tanjung Priok)—due to incorrect chocking/blocking, insufficient pre-inspection, and rushed handling. Predominant damage types include dents, corrosion holes, and structural weaknesses on panels and end frames. Moreover, IMO standards and IICL criteria for inspection and lashing were not applied optimally, elevating risk during handling and stacking. Recommended actions include stricter pre-entry and pre-lift inspections (gate-in checklists and surveys), optimized stowage/yard stacking plans, targeted training for crane operators and checkers, and disciplined lashing oversight aligned with international standards. Implementing these measures is expected to reduce damage incidents, improve cargo safety, and enhance handling efficiency.
Optimalisasi Olah Gerak Kapal dalam Pelayaran menghadapi Cuaca Buruk di Kapal Sutryani, Henni; Rikardo, Dapid; Galib, Ihsan
Journal Marine Inside Vol 4. No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.554 KB) | DOI: 10.62391/ejmi.v4i1.43

Abstract

Kemampuan olah gerak kapal dalam menghadapi cuaca buruk diperlukan untuk menjaga keselematan crew dan juga kapal. Pengetahuan, pengalaman, persiapan, serta pengaturan optimalisasi dari crew dan peralatan sangat diperlukan untuk mengolah gerak kapal dalam menghadapai cuaca buruk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata- kata terutulis dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data menggunakan wawancara langsung terhadap subyek, data tertulis, dan observasi langsung di kapal. Hal ini akan meningkatkan kemampuan dalam bernavigasi saat menghadapi cuaca buruk di kapal. Praktek layar yang dilakukan penulis di kapal MV. Tanto Bersama mengenai upaya meningkatkan kemampuan bernavigasi dalam menghadapi cuaca buruk terjadi selama praktek layar. Pembahasan yang dibahas dalam kaya ilmiah terapan ini adalah Nahkoda memberikan pengarahan secara berkala terhadap para mualim dalam menghadapi cuaca buruk, mengenal karakter dan kemapuan kapalnya. Pekerjaan yang dilakukan mualim setelah mendapatkan arahan dari nahkoda. Crew yang diberi tugas oleh mualim saat terjadinya cuaca buruk yang dihadapi oleh kapal. Hal ini membuat gerak kapal menjadi optimal dan bahaya yang ditimbulkan menjadi lebih kecil dan terhindarnya dari kerusakan kapal. Simpulan yang dapat diambil adalah pengetahuan awak kapal dan kurangnya drill dalam mengolah gerak kapal saat cuaca buruk dapat mengakibatkan perbedaan pengetahuan, keterampilan terhadap awak kapal dan juga dapat menimbulkan bahaya terhadap awak kapal dan kapal. Adapun saran penulis adalah selalu diadakannya pengarahan, pelatihan atau drill terhadap seluruh awak kapal dalam menghadapi cuaca buruk.