Fazrul Sandi Purnomo
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penerapan Pola Pembelajaran Di SD IT Al Bina Pangkalpinang Fazrul Sandi Purnomo; Sasih Karnita Arafatun
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2020): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v7i1.1180

Abstract

Pola pembelajaran yang diterapkan di sekolah menjadi suatu yang penting dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan peserta didik karena tujuan dari sekolah adalah mempersiapkan peserta didik sehingga nanti dapat bersaing dikehidupan sosial. Tugas untuk membentuk peserta didik ini bukan perkara yang mudah bagi sekolah. Banyak aspek yang perlu diperhatikan sehingga peserta didik dapat belajar, memperoleh pengetahuan dan pengalaman dengan baik. Di Pangkalpinang, banyak sekolah yang bisa dijadikan contoh dalam penerapan pola pembelajaran, namun dalam tulisan ini penulis memilih Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Bina Pangkalpinang. Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Bina Pangkalpinang menjadi salah satu rujukan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Hal ini menandakan bahwa sekolah ini memiliki pola pembelajaran yang baik dan mampu membuat peserta didik belajar serta memperoleh pengetahuan dan pengalaman. Metode kualitatif digunakan guna mendapatkan informasi secara mendalam mengenai pola pembelajaran yang dilaksanakan terhadap peserta didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Bina Pangkalpinang.
TEORI BELAJAR BRUNER DAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN Fazrul Sandi Purnomo
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai teori belajar Bruner dan keterampilan membaca pemahaman. Terdapat keselarasan antara teori belajar Bruner dengan membaca pemahaman. Keselarasan itu bisa diterapkan pada proses membaca pemahaman. Membaca pemahaman merupakan proses membaca yang tujuannya untuk memahami isi bacaan sehingga pembaca mampu menyampaikan informasi dari isi bacaan yang telah dibaca. Kemudian, Teori belajar Bruner adalah teori belajar yang membuat peserta didik mampu memahami proses pembelajaran karena di dalamnya terdapat proses pengalaman, pengimajinasian, dan penyimbolan. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten. Analisis konten merupakan metode yang mampu menganalisis segala bentuk komunikasi termasuk teks bacaan. Konten yang berupa teori dari teori belajar Bruner dan membaca pemahaman dianalisis untuk dicari hubungannya. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa tahap teori belajar Bruner yang terdiri dari tahap enaktif, imajinatif dan simbolik bisa diterapkan dalam keterampilan membaca pemahaman karena tahap-tahapan itu bisa disesuaikan di dalam proses membaca pemahaman serta memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memahami sesuatu.
IMPLEMENTASI METODE YANBU’A DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN TA’LIMUL MUTA’ALLIM DESA AIR KUANG KECAMATAN JEBUS Miranti, Miranti Miranti; Noor, Wahyudin; Purnomo, Fazrul Sandi
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2023): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v10i2.3724

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya metode Yanbu’a yang dapat membantu santri dalam memperbaiki dan memperlancar bacaan al-Qur’an. Penerapan metode Yanbu’a menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan santri dalam membaca al-Qur’an. Metode Yanbu’a digunakan di Pondok Pesantren Ta’limul Muta’allim Desa Air Kuang Kecamatan Jebus agar bacaan al-Qur’an santri dapat berhasil sesuai rumusan masalah dan tujuan. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana implementasi metode Yanbu’a dan bagaimana implikasi metode Yanbu’a terhadap kemapuan membaca al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Ta’limul Muta’allim Desa Air Kuang Kecamatan Jebus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode Yanbu’a dan implikasinya terhadap kemapuan membaca al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Ta’limul Muta’allim Desa Air Kuang Kecamatan Jebus.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan melalui serangkaian observasi atau studi lapangan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ta’limul Muta’allim Desa Air Kuang Kecamatan Jebus. Lembaga sekolah tersebut dijadikan sumber data untuk mendapatkan gambaran umum dan informasi yang diperoleh melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Yanbu’a di Pondok Pesantren Ta’limul Muta’allim Desa Air Kuang Kecamatan Jebus terdapat tiga tahapan, diantaranya: Musyafahah,’Ardul Qira’ah, dan Pengulangan. Bentuk keberhasilan dari penerapan metode Yanbu’a diantaranya : santri mampu membaca al-Qur'an dengan fasih, dapat melafalkan huruf sesuai makhrajnya, mengerti hukum tajwid, lebih peka terhadap bacaan al-Qur'an yang kurang tepat bacaannya.
ANALISIS NILAI – NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM UPIN DAN IPIN PRODUKSI LES COPAQUE TAHUN 2010 Purnomo, Fazrul Sandi
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2016): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.729 KB) | DOI: 10.33369/diksa.v2i2.3411

Abstract

The purpose of this study to determine the values of character education in the film of Upin and Ipin production Les' Copaque in 2010. This research uses descriptive method. The data in this research is the dialogue in the film of Upin and Ipin production in 2010 that contains the value of character education. Based on the analysis found values contained in the film of Upin and Ipin production Les' Copaque in 2010 is religious, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, curiosity, appreciate the achievements, friendly, social care / care about others, responsibility, brave, cooperation, mutual help, wisdom, respect for all life forms and environment that care of each other, respect for others / public politeness, and self-respect. There is value that  specially  treated is patriotism because it involves nationalism. Upin and Ipin Film production of Les Copaque in 2010 containing values of character education.  
An Exploration of Uncertainty and Waiting in the Short Story “Rencana Satu Kereta Bersama W Mabelle”: A Formalism and Psychological Analysis Purnomo, Fazrul Sandi; Harista, Eva; Rahmaniyar, Atik
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v4i4.821

Abstract

This study aims to analyze the themes of waiting and uncertainty in the short story “Rencana Satu Kereta Bersama W Mabelle” by Aravayana, using a formalist and Freudian psychological approach. The formalist approach identifies intrinsic elements such as structure, plot, symbolism, and style, while the Freudian psychological approach explores the personality aspects of the main character through the concepts of the Id, Ego, and Super-ego. This research is conducted qualitatively by analyzing the text of the short story as the primary object. The results reveal that the themes of waiting and uncertainty are represented through symbols such as the "train" and "unread chat," symbolizing restrained communication and missed opportunities. The non-linear plot and poetic language strengthen the melancholic atmosphere of the story, depicting the main character's feelings trapped in uncertainty. From the perspective of Freudian psychology, the main character experiences a conflict between the Id, which seeks attention from W Mabelle, the Ego, which balances hope and reality, and the Super-ego, which considers the morality of the relationship. This study contributes to understanding contemporary Indonesian literature through an integrative analysis of formalism and psychology, providing a deeper interpretation of the emotional dynamics in literary works. However, this study is limited to intrinsic analysis and the internal conflicts of the main character, suggesting the need for further studies involving socio-cultural context to enrich the understanding of the themes explored.
Revitalizing Regional Languages Through Storytelling and Read-Aloud Activities at Elementary School Level in Bangka Atik Rahmaniyar; Eva Harista; Fazrul Sandi Purnomo
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i2.1282

Abstract

This study aims to describe and explain the process of revitalizing regional languages ​​and analyze the results of implementing these activities through read-aloud activities, especially at the elementary school level in Bangka. This research is motivated by the phenomenon of the threat of regional language extinction in daily activities. Regional languages ​​are one of the cultural identities that are characteristic of a region. The active role of a community's culture is directly proportional to the enthusiasm and pride of the community in using their regional language. The method used in this study is descriptive qualitative conducted naturally on natural objects. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with teachers, questionnaires with students, and documentation of classroom activities. This study obtained findings in the form of an overview and process of implementing storytelling through the read-aloud method using children's storybooks in the Bangka regional language. Data analysis shows that the read-aloud method functions as an introduction in the cognitive process that makes it easier for students to understand regional languages. Based on this explanation, it can be concluded that revitalizing regional languages ​​through read-aloud storytelling activities is effective in rekindling interest in the habit of daily conversation in formal and non-formal settings using regional languages. Furthermore, it is recommended that schools integrate this research method into the local content curriculum which will have an impact as a solution so that regional languages ​​in formal and non-formal environments do not experience the phenomenon of extinction.
Pengelolaan Tematik Pada Pembelajaran Sekolah Dasar Negeri Pangkalanbaru Sasih Karnita Arafatun; Sri Sugiyarti; Fazrul Sandi Purnomo
Sustainable Vol. 3 No. 1 (2020): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v3i1.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan pembelajaran tematik di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah. Hasil penelitian diharapkan dapat mendeskripsikan fenomena yang terjadi di lingkungan Sekolah Dasar Negeri kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah mengenai pengelolaan pembelajaran tematik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan pembelajaran tematik di SDN 2 Pangkalanbaru, SDN 4 Pangkalanbaru dan SDN 13 Pangkalanbaru disesuaikan dengan tema yang akan diajarkan, 2) Penerapan pembelajaran di SDN 11 Pangkalanbaru dalam pelaksanaan pembelajaran berdasarkan tema dengan penentuan pelaksanaan kegiatan masih menggunakan jadwal pelajaran. Berdasarkan model pembelajaran tematik menunjukkan: 1) Pengelolaan pembelajaran tematik di SDN 2 Pangkalanbaru, SDN 4 Pangkalanbaru, dan SDN 13 Pangkalanbaru menggunakan model terpadu (Integrated model), yang memadukan konsep antar mata pelajaran, 2) Pengelolaan pembelajaran tematik diSDN 11 Pangkalanbaru yang mengelola pembelajaran tematik dengan menggunakan model hubungan/terkait (connected model) yaitu menyajikan hubungan yang eksplisit di dalam suatu mata pelajaran yaitu menghubungkan satu topik ke topik yang lain, satu konsep ke konsep yang lain, satu keterampilan dengan keterampilan yang lain, satu tugas ke tugas berikutnya.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Peserta Didik di SMK Negeri 1 Payung Rudini Rudini; Fazrul Sandi Purnomo; Maryana Maryana
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 3 No. 3 (2022): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v3i3.3010

Abstract

This research raises the issue of the efforts of Islamic Religious Education teachers in overcoming the acquaintance of students at SMK Negeri 1 Payung. Based on initial observations that have been made, SMK Negeri 1 Payung has a set of rules that can bind the behavior of students at school. However, in reality, it is not as expected; students still carry out activities that should not be done, such as smoking, skipping class, and not obeying the rules that the school has made. The method used in this research is field research. The results obtained indicate that the teacher has made efforts to overcome the delinquency of students, such as preventive action, repressive action, and curative and rehabilitation actions. The conclusion obtained is that the form of juvenile delinquency at SMK Begeri 1 Payung can cause physical victims and status violations. Causal factors consist of internal and external factors.
Motivasi Siswa Dalam Melaksanakan Ibadah Shalat Jum’at (Studi Analisis di SMA Negeri 1 Jebus) Fazrul Sandi Purnomo; Meila Monisa
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 4 No. 1 (2023): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v4i1.3197

Abstract

The problem of this research is based on the motivation of students in carrying out Friday prayers is still not good, there is no self-awareness to carry out Friday prayers, because there are still students who do not carry out Friday prayers. Students who do not perform Friday prayers prefer to smoke cigarettes and hang out with friends in hidden places. The purpose of this study is to find out the motivation of students to carry out Friday prayers at SMA Negeri 1 Jebus. This type of research uses descriptive research with a qualitative approach, namely research that views objects as dynamic, and describes a phenomenon as it is. Researchers collect data through interview, observation, and documentation methods as well as in data analysis techniques researchers use data collection, data reduction, data presentation, and conclusions or verification. The results of this study show that (1) the motivation of students to carry out Friday prayers is self-awareness to worship, school rules and parental teachings that require carrying out Friday prayers, invitations from teachers and friends to worship. (2) Supporting factors for students to carry out Friday prayer services are self-willedness, cohesiveness of teachers and parents in guiding students, providing knowledge about Friday prayers, the presence of cctv in the classroom and gates to monitor students. The inhibiting factors are inadequate facilities and infrastructure, the influence of friends, parents are less assertive, students are lazy to worship, and lack knowledge about Friday prayers.
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII di MTs Negeri 2 Bangka Dzitni Ilma; Febrino Febrino; Fazrul Sandi Purnomo
LENTERNAL: Learning and Teaching Journal Vol. 5 No. 1 (2024): LENTERNAL: Learning and Teaching Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/lenternal.v5i1.4207

Abstract

Peserta didik kelas VIII di MTs Negeri 2 Bangka merasa jenuh terhadap pembelajaran SKI dengan model pembelajaran ekspositori (ceramah dan tanya jawab) sehingga mengakibatkan hasil belajar peserta didik menjadi rendah. Menurut Rahman dan Wardana model pembelajaran Quantum Teaching merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat direkomendasikan untuk meningkatkan hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam. Perlu pembuktian model pembelajaran Quantum Teaching dapat direkomendasikan untuk meningkatkan hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VIII MTs Negeri 2 Bangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII MTs Negeri 2 Bangka. Penelitian ini menggunakan mixed methods atau metode kombinasi antara kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif menggunakan analisis deskriptif. Sedangkan metode kuantitatif menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah kelas VIII MTs Negeri 2 Bangka dengan jumlah 62 orang peserta didik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 42 orang peserta didik yang dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol sebanyak 21 orang peserta didik. Instrument pengumpulan data dalam metode kualitatif menggunakan observasi, sedangkan untuk metode kuantitatif menggunakan tes yaitu Pretest (Tes Awal) dan Posttest (Tes Hasil Belajar). Teknik analisis data dilakukan dengan analisis uji T pada data Pretest dan uji T pada data Posttest menggunakan Independent Sampel Test. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching memberikan pengaruh yang lebih baik kepada proses pembelajaran seperti menarik perhatian peserta didik menjadi lebih aktif dan antusias dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Didapatkan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 85,24 dan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 80,24. Hal tersebut juga dibuktikan dengan dilakukan uji hipotesis pada data posttest diperoleh hasil 0,002 yang berarti Sig (2-trailed) < 0,05. Artinya ada pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII MTs Negeri 2 Bangka.