Silvania S.E. Mandaru
Jurusan Imu Komunikasi FISIP Universitas Nusa Cendana

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Instagram sebagai Media Komunikasi Pemasaran dalam Membangun Brand Image Maria A.D. Wainira; Yohanes K.N. Liliweri; Silvania S.E. Mandaru
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v10i2.3609

Abstract

Maraknya penggunaan media sosial khususunya Instagram sekarang ini, membuat banyak pelaku bisnis di luar sana yang memanfaatkan dan menggunakan Instagram untuk memasarkan produk/brand mereka. Begitupula yang dilakukan oleh Kopi Papa Ganteng. Sebagai sebuah bisnis minuman kopi lokal, brand image yang positif dan kuat sangat diperlukan dan sangat penting bagi Kopi Papa Ganteng karena dapat menjadi hal yang memebedakannya dengan para pesaing atau brand sejenis lainnya. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi pemasaran Kopi Papa Ganteng dalam membangun brand image melalui pemanfaatan media sosial Instagram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah marketing mix theory yang di dalamnya terdapat 4 konsep yaitu product, price, place, dan promotion. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan Subjek penelitiannya yaitu akun Instagram @kopipapaganteng dan Pemilik dari Kopi Papa Ganteng. Dimana data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan komunikasi pemasaran Kopi Papa Ganteng dalam membangun brang iamge melalui Instagram melibatkan semua elemen bauran pemasaran atau marketing mix yakni product, price, place, dan promotion. Dimana konsep produk, harga, tempat, dan kegiatan promosi yang dilakukan, dapat memberikan citra yang baik bagi Kopi Papa Ganteng. Kemudian dalam melakukan komunikasi pemasaran, Kopi Papa Ganteng memanfaatkan dengan baik fitur-fitur yang ada di Instagram, seperti fitur Instagram story, fitur highlights, fitur unggahan foto atau video, fitur caption dan hastag.
Pengalaman Reporter LPP RRI Kupang Menerapkan Sembilan Elemen Jurnalisme Kovach dan Rosensteil Ananda V.H. Jambak; Monika Wutun; Silvania S.E. Mandaru
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v10i2.3658

Abstract

Radio merupakan media komunikasi modern yang menyiarkan berita atau informasi dengan “bercerita” (storytelling). Informasi terlebih berita yang disampaikan harus berdasarkan etika dalam kerja jurnalistik yang mengacu pada sembilan elemen jurnalisme Bill Kovach dan Tom Rosenstiel. Penelitian bermula dari kesadaran pentingnya menerapkan secara sadar dan bertanggung jawab prinsip jurnalistik yang benar di bidang penyiaran. Karena itu dengan teori fenomenologi Alfred Schutz dalam bingkai penelitian kualitatif ditentukan metode penelitian fenomenologi. Berdasarkan metode ini, ditentukan teknik penentuan informan secara purposive sampling. Lewat wawancara, observasi dan studi dokumentasi serta triangulasi metode dan triangulasi sumber diperoleh temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan pengalaman para reporter LPP RRI Kupang dalam proses membuat berita telah menerapkan sembilan elemen jurnalisme Kovach dan Rosenstiel dalam keseharian mencari berita walaupun mereka tidak mengetahui bahwa apa yang selama ini mereka kerjakan merupakan sembilan elemen jurnalisme dari Kovach dan Rosenstiel. Mereka juga memahami kesembilan elemen tersebut merupakan unsur-unsur yang penting dan harus dilakukan oleh reporter dalam tugasnya mencari berita. Karena itu disarankan agar LPP RRI Kupang dapat melakukan pelatihan jurnalistik radio yang menekankan materinya pada pemahaman yang benar terkait penerapan sembilan elemen jurnalistik ini. Dengan diterapkan nilai-nilai ini, diharapkan dapat menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas bagi pendengar.
Penggunaan Media Promosi Kesehatan Berbahasa Daerah untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT Silvania Stella Epiphania Mandaru; IGA Rina Pietriani; Guidora J Kopong
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2021): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v10i1.3818

Abstract

Penelitian ini dianggap penting untuk diteliti karena mengingat kebaruan virus ini belum banyaknya penelitian sejenis mengenai penggunaan media promosi kesehatan dalam penanggulangan COVID-19.Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah, yang pertama untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis dan bentuk flyer dan video berbahasa daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digunakan sebagai Media Promosi Kesehatan untuk mengurangi penyebaran coronavirus disease (COVID-19), yang kedua, untuk mengetahui dan mendeskripsikan metode distribusi media promosi kesehatan yang digunakan dalam hal ini flyer dan video yang berbahasa daerah NTT untuk mengurangi penyebaran coronavirus disease (COVID-19). Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dimana metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengkajian data sekunder, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Metode untuk pemilihan narasumber adalah purposive sampling. Narasumber yang dipilih ada narasumber yang berkompeten di bidangnya dan sesuai dengan karakteristik tertentu yang sesuai dengan fokus penelitian, dimana terdapat tiga (3) orang informan dari pihak pembuat iklan promosi kesehatan. satu (1) informan ahli bahasa dan tiga (3) informan yang sudah mendengarkan promosi kesehatan berbahasa daerah. Teknik analisis data Miles dan Hurberman digunakan dimana reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi dilaksanakan. Adapun hasil dari penelitian adalah jenis flyer yang digunakan adalah e-flyer dan video dengan isi konten yang edukatif, informatif dan menakuti- nakuti yang sesuai dengan target audiens dan karakter masyarakat NTT yang terkenal keras. Metode distibusi media promosi kesehatan tersebut dengan menggunakan media sosial seperti WhatsApp Group, Instragram, Youtube, electronic Word of Mouth dan media konvensional seperti Radio dan Mobil Penerangan.
Pesan Kesehatan Terkait Covid-19 dalam Film “Air untuk Marta” Silvania S.E. Mandaru; Juan Ardiles Nafie; Henny L.L. Lada
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6599

Abstract

Film Pendek “Air untuk Marta” dipenuhi pesan kesehatan yang sarat makna. Penelitian ini melihat secara mendalam dan detail apa saja pesan kesehatan terkait Covid-19 yang ditampilkan dalam Film Air untuk Marta dan bagaimana pesan kesehatan terkait Covid-19 ditampilkan dalam Film “Air untuk Marta”. Penelitian ini dianggap penting untuk diteliti karena diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanggulangan Covid-19, dengan melihat bagaimana pesan- pesan Kesehatan disampaikan melalui film pendek terkait Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis semotika Charles Pierce dan metode pengumpulan data yang akan digunakan adalah observasi dan studi dokumen. Kajian Teoritik yang digunakan untuk menganalisis adalah Semiotika Charles Pierce dan beberapa kajian konseptual yang digunakan untuk menganalisis permasalahan yang adalah konsep film sebagai media promosi kesehatan, Semiotika dalam Film dan konsep lainnya yang dianggap relevan. Adapun hasil temuan dalam penelitian ini didapati beberapa pesan Kesehatan dalam film pendek “Air untuk Marta”, yakni (1) Pentingnya mencuci tangan, (2) Pentingnya menjaga kebersihan diri, dan juga (3) Pentingnya memakai masker dan menjaga jarak selama masa Pandemi Covid-19.