Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Widyanuklida

Constructing Eh-pH Diagrams of Plutonium by Using Its Thermodynamics Properties Sahat Simbolon
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 4 Nomor 1-2, Agustus 2001
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2164.072 KB)

Abstract

ABSTRACT Eh-pH diagrams of Plutonium under standard temperature and pressure (STP) condition are constructed. The stability domain of water is described based on redox reaction of water with oxygen and hydrogen. Two pair lines which are almost paralel to each other are found. Redox reaction of Plutonium poduces four Nerst equations; each equation is represented by one line and one vertical line as a result of non redox reaction. The length of each line depends on other lines. There are two pair lines which are overlapped each other if the concentration of each species equals to 10-9 M. It is also described Eh-pH diagrams for Plutonium with different concentrations. ABSTRAK Telah dibuat diagram Eh-pH Plutonium di dalam udara dengan tekanan dan suhu standar. Daerah stabilitas air ditentukan berdasarkan reaksi redoks air - oksigen dan air - hidrogen. Didapatkan dua pasang garis lurus yang hampir sejajar satu sama lain. Reaksi redoks dari Plutonium menghasilkan 4 persamaan Nerst, tiap persamaan digambarkan dalam bentuk garis dan satu garis tegak akibat reaksi non redoks. Panjang setiap garis sangat bergantung pada garis - garis lainnya. Didapatkan dua pasangan garis yang saling tumpang - tindih kalau konsentrasi masing-masing spesiesnya sama dengan 10-9 M. Digambarkan juga Ehl-pH diagram untuk konsentrasi spesies Plutonium yang tidak sama.
Perbandingan Pelarutan Cuplikan Dengan Metoda Konvensional dan Microwave Sahat Simbolon
Widyanuklida Widyanuklida Volume 3 Nomor 1, Februari 2000
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1565.58 KB)

Abstract

ABSTRAK Diterangkan kelemahan sistem pelarutan cuplikan dengan metoda konvesional: membutuhkan waktu yang cukup banyak, merusak lingkungan, dan membutuhkan banyak perhatian selama pelarutan dilakukan, memerlukan lemari asam khusus untuk cuplikan biologi dan dan botani. Sebaliknya pelarutan cuplikan padat dengan metoda maju (tungku microwave) hanya membutuhkan waktu yang singkat, tidak merusak lingkungan, dan tidak membutuhkan banyak perhatian. ABSTRACT It is clarified that the weakness of conventional method in sample dissolution are time consuming, environmental destruction, and it requires a lot of attention during dissolution, as well as a need of a special fumes hood for biological and botanical samples. On the other hand, dissolution of solid samples using microwave method is not time-consuming and environment-friendly. This method does not need much attention such as in conventional method.
Analysis of Uranyl Carbonate Complexes in an Open and Close Environmental System by Analytical Chemistry Sahat Simbolon
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 3 Nomor 2, Agustus 2000
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2931.721 KB)

Abstract

ABSTRACT Variation of C032- ion concentration from CO2 gas originated from atmosphere, in natural water in an open and close system versus pH of the solution is described. Reaction between U022+ cation with CO32- anion is also described by using calculation, comparison of each species of uranyl carbonate complexes to its total values. Each mol fraction of uranyl corbonate complex versus pH of the solution is calculated using Lotus 123 release 2.4. It is found that uranyl carbonate complexes species in natural water which is slightly acid in an open system is simpler than that in a close system. On the other hand, uranil carbonate complexes species in natural water which is slightly base is simpler in an open system than that in a close system. ABSTRAK Diterangkan perubahan konsentrasi ion CO32- di dalam air alam pada lingkungan terbuka dan tertutup berasal dari gas CO2 yang terdapat di udara terhadap pH larutan. Reaksi antara kation UO22+ dengan anion CO32- juga diterangkan dengan menggunakan perhitungan, perbandingan antara masing-masing spesies kompleks uranil karbonat terhadap nilai totalnya. Perangkat lunak Lotus 123 release 2.4 digunakan untuk menghitung masing-masing molfraksi dari masing-masing spesies uranil karbonat terhadap pH larutan. Didapatkan bahwa spesies kompleks uranil karbonat di dalam air alam pada lingkungan terbuka pada kondisi asam lebih sederhana dibandingkan dengan di dalam air alam pada lingkungan tertutup. Sebaliknya kompleks uranil karbonat di dalam air pada lingkungan terbuka dan dalam suasana basa kandungannya lebih sederhana daripada di dalam air alam pada lingkungan tertutup.