Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : alfabeta

Tantangan dan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Pada Siswa/Siswi di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) Sekolah Wesley Malang Agustinus Ama Kii; Lis Susilawati; Nurwakhid Muliyono
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1078

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan tentang tantangan dan strategi dalam proses pembelajaran BIPA kepada para pemelajaran yang ada di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) Sekolah Wesley Malang. Proses pembelajaran BIPA yang dinamis akan membuat para pengajar untuk terus berkreatifitas dalam menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran. Dengan meningkatkan kualitas guru yang berkompeten, menguasai IPTEK, mampu berkomunikasi dengan baik dan efektif akan mendukung proses pembelajaran yang berinovatif, berinteraktif serta atraktif dalam pembelajaran BIPA khususnya pada siswa-siswi yang mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) Wesley. Dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berdasarkan dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan pada siswa SD sampai SMA di SPK Sekolah Wesley. Hasil dari tantangan dan strategi dari penelitian ini akan dideskripsikan dalam pembelajaran BIPA untuk siswa-sisiwi yang menempuh pendidikan di SPK Sekolah Wesley. Para pengajar BIPA selalu menghadapi tantangan ketika melaksanakan program pembelajaran BIPA di SPK Sekolah Wesley diantaranya tidak ditemukan pemerataan dalam motivasi siswa, usia yang berbeda dan sifat dan sikap siswa-siswi yang belum dewasa. Tantangan lainnya yaitu kesulitan para pengajar BIPA untuk meyakinkan kepada orang tua siswa bahwa penting dan manfaatnya mempelajari Bahasa Indonesia. Sedangkan metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah diatas yaitu menyiapkan kemampuan yang lebih terhadap para pengajar secara maksimal dalam kreatifitas dan kemandirian. Para pengajar mampu mengakplikasikan pengajaran yang menyenangkan (joyfull learning) yaitu dengan pengajaran lewat proyek. Dengan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan akan membuat para pemelajar berkreasi dan menstimulasi para pemelajar itu sendiri. Selain itu dapat mengarahkan cara berpikir pemelajar dan orang tua tentang betapa penting dan bermanfaatnya mempelajari bahasa Indonesia.
Nilai Religius pada Tokoh Utama Samdan Haba dalam Novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan Fitriani; Nurwakhid Muliyono; Endang Sumarti
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 1 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i1.1314

Abstract

Religiusitas adalah sikap dan kesadaran manusia bahwa dalam kehidupan ini ada kekuasaan dan kekuatan yang jauh melampaui kekuasaan dan kekuatan manusia. Keterbukaan untuk mengakui adanya kekuatan dan kekuasaan tersebut mengarahkan manusia akan kenyataan hidup yang tidak terbatas pada tingkatan lahiriah semata. Nilai religius dalam karya sastra dapat memberikan kesadaran batin kepada pembacanya untuk berperilaku baik dan terus memperbaiki diri. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran objektif tentang nilai religius pada tokoh utama Sam dan Haba dalam novel Sebening Syahadat karya Diva Sinar Rembulan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan religius. Data penelitian ini berupa tuturan pengarang atau narasi dan percakapan antar tokoh yang berhubungan dengan penelitian ini. Sumber data penelitian ini adalah novel Sebening Syahadat karya Diva Sinar Rembulan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrument kunci dibantu dengan tabel berisi data-data mengenai konsep religius sesuai dengan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh temuan sebagai berikut. Pertama, nilai akidah pada tokoh utama Sam dan Haba dalam novel Sebening Syahadat karya Diva Sinar Rembulan yaitu iman kepada Allah, iman kepada kitab Allah, iman kepada nabi dan rasul Allah, serta iman kepada qada dan qadar Allah. Kedua, nilai syariat pada tokoh utama Sam dan Haba dalam novel Sebening Syahadat karya Diva Sinar Rembulan yaitu berdoa, salat, azan, membaca Al-quran, berpedoman pada hadist, sujud syukur, zikir, dan puasa. Ketiga, nilai akhlak pada tokoh utama Sam dan Haba dalam novel Sebening Syahadat karya Diva Sinar Rembulan yaitu baik, jujur, sopan, memberi nasihat, berbakti, rendah diri, penolong, solehah, dan ramah.
Mengulik Gaya Bahasa Dalam Album Lagipula Hidup Akan Berakhir Karya Hindia: Kajian Stilistika Nimas Ayu Setianingrum; Lis Susilawati; Nurwakhid Muliyono
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1520

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu pada album Lagipula Hidup Akan Berakhir karya Hindia. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Apa saja gaya bahasa yang digunakan pada lirik-lirik lagu dalam album “Lagipula Hidup Akan berakhir” karya Hindia?, 2)Bagaimana makna yang terkandung pada lirik-lirik lagu dalam album “Lagipula Hidup Akan Berakhir” karya Hindia? Nantinya penelitian ini menganalisis, mengelompokan jenis gaya bahasa, dan mendeskripsikan makna yang terkandung dalam gaya bahasa pada lirik lagu tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang dianalisis adalah lirik lagu dalam album Lagipula Hidup Akan Berakhir karya Hindia. Data penelitian ini berjumlah 6 lagu berjudul Cincin, Matahari tenggelam, Iya… Sebentar, Kami Khawatir Kawan, Satu Hari Lagi, dan Janji Palsu. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah teknik dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil dari analisis dan pembahasan pada penelitian ini ditemukan gaya bahasa berjumlah 69. Jenis gaya bahasa yang ditemukan yakni metafora, personifikasi, antitesis, prolepsis, paradoks, litoteles, hiperbola, sarkasme, ironi, paralelism, metonomia, anaphora, dan sinekdoke.
Analisis Literasi Digital dalam Proses Produksi Berita Online oleh Jurnalis Muda Indonesia di Kabupaten Murung Raya Supriadi; Nurwakhid Muliyono; Jasuli
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.2057

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap jurnalisme secara fundamental, menuntut jurnalis untuk tidak hanya menguasai perangkat teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan kritis dalam memilah, memverifikasi, dan mendistribusikan informasi secara etis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan implementasi literasi digital di kalangan jurnalis muda anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, serta analisis dokumen produk jurnalistik. Hasil menunjukkan bahwa jurnalis muda memiliki kompetensi teknis dan etis yang memadai, namun masih terbatas dalam penggunaan alat verifikasi digital. Literasi digital para jurnalis diterapkan dalam seluruh proses produksi berita, dari peliputan hingga distribusi multimedia. Faktor pendukung mencakup pelatihan dan dukungan redaksi, sementara hambatan meliputi infrastruktur terbatas, tekanan eksternal, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Literasi digital jurnalis daerah bersifat kontekstual dan menuntut pendekatan penguatan kapasitas yang menyeluruh.