Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Morfometrik Kerang Sinanodonta woodiana di Perairan Lamnaga Kecamatan Meureboh Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh Rudi Hermi; Asri Mursawal; M Ali Sarong; Heriansyah Heriansyah; Munandar munandar; Akbardiansyah akbardiansyah; Alfis Syahril; Friyuanita Lubis; M Barru Airil Fizra Hasibuan
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 7, No 1 (2023): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Journal of Aceh Aquatic Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v7i1.7433

Abstract

Penelitian Analisis Morfometrik Kerang Sinanodonta woodiana bertujuan untuk melihat distribusi frekuensi. Penelitian dilakukan pada tahun 2022 dengan teknik pengambilan data dilakukan secara purposive sampling pada kedalamam 0-1 m. Data yang dianalisis adalah bobot tubuh, Panjang cangkang, lebar cangkang, dan tinggi umbo. Hasil pengukuran dianalisis menggunakan software Microsoft excel, kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian ini diperoleh sebanyak 88 individu yang terdiri dari bobot antara 3-15 gram, Panjang 20.3-34.4 mm, lebar 22.5-39.6 mm dan tinggi berkisar antara 11.1-19.7 mm.  Penelitian ini dalam simpulkan bahwa seluruh sampel tergolong dalam kerang yang berukuran kecil, hal ini bisa disebabkan pengambilan sampel dilakukan pada perairan dangkal.
Manajemen Kualitas Air Di Balai Riset Perikanan Perairan Umum Dan Penyuluhan Perikanan (Brppupp) Palembang Agnita Cerentika Sihombing; Heriansyah Heriansyah; Aroef Hukmanan Rais; Siswanta Kaban; Nabil Zurba
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 6, No 2 (2022): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Journal of Aceh Aquatic Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v6i2.7487

Abstract

Kondisi ekosistem perairan sangat berperan penting untuk menjaga keseimbangan siklus kehidupan organisme. Air merupakan komponen penting yang dimanfaatkan sebagai sumber energi oleh mahkluk hidup. Ekosistem perairan dipergunakan untuk kebutuhan guna menunjang kehidupan baik secara fisiologis maupun non fisiologis. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas perairan berdasarkan parameter-parameter Fisika dan kimia yang akan diuji sebagai basis data mengenai perikanan dan biota yang berada di BRPPUPP Palembang. Untuk mengetahui hubungan kualitas perairan yang telah didapatkan dengan standar baku mutu perairan dalam budidaya perikanan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2021 s/d 16 September 2021 di Laboratorium Kimia Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP). Dalam pengukuran kualitas air yang ada di BRPPUPP Palembang di perlukan metode yang dilaksanakan yaitu metode pengukuran secara In-Situ dan Ex-Situ. Metode In-Situ adalah analisis pengukuran yang didapatkan secara langsung di stasiun titik yang diukur. Hasil yang didapatkan dari Penelitian ini diperoleh dari lima stasiun yang berbeda yaitu:  Wisma Atlet Jakabaring (I), Klenteng Pasar Induk (II), Perumahan Amin Mulya (III), Danau OPI (IV) dan titik lokasi terakhir berada di Jalan Bangka (V). Parameter yang diukur dari setiap stasiun memiliki nilai yang berbeda. Berdasarkan parameter yang telah diuji, tingkat kesuburan dari semua stasiun dilihat dari parameter kecerahan memiliki tingkat kesuburan tinggi (eutrofik). Sedangkan nilai TDS, suhu, salinitas masih dari semua stasiun masih berada di standard baku mutu menurut PP RI No 82 Tahun 2001. Perairan di lima stasiun memiliki tingkat kesuburan tinggi (eutrofik) yang akan mengakibatkan pertumbuhan ganggang pada sistem. Perairan di semua stasiun layak untuk kehidupan ikan-ikan air tawar seperti ikan nila, patin dan lele dengan mengklasifikasi menurut status baku mutu yang layak untuk budidaya yang optimal.
Seagrass Biodiversity and its Drivers in the Kepulauan Banyak Marine Nature Park, Indonesia Nasution, Muhammad Arif; Hermi, Rudi; Heriansyah, Heriansyah; Lubis, Friyuanita; Saputra, Fazril; Ammar, Esraa E; Akbar, Helmy
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 1 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.1.156-169

Abstract

Seagrasses are important marine plants that provide a variety of ecosystem services, including food and shelter for marine life, and protection from coastal erosion. This study investigated the biodiversity (alpha and beta diversity) of seagrass in the Kepulauan Banyak Marine Nature Park, Indonesia, with a specific focus on eight sites. Alpha diversity was calculated using Shannon's index, Simpson's index, and Pielou evenness. Beta diversity was determined using Bray-Curtis dissimilarity and Jaccard dissimilarity allowing us to examine the variations in species composition among different sites. Principal coordinate analysis and Partial distance-based redundancy analysis was used to visualize and investigate the impact of constraint variables to the structure of the seagrass communities. Alpha diversity varied among the sites, with the highest alpha diversity found at the Orongan and Matahari site and the lowest at the Ujung Lolok and Balai sites. The dominant substrate type (mud or sand) was found to be a significant (P≤ 0.01) determinant of seagrass alpha diversity, with mud substrates supporting higher diversity than sand substrates. The relationship between alpha diversity and constrain variables was only significant with closest distance to forest lost and longitude variables. The analysis found that water pH, closest distance to forest lost, mean distance to tourism spots, and closest distance to settlement collectively explained a significant (P≤ 0.001) portion (88.48%) of the variation in beta diversity of seagrass across the sites. The results of this study can be used to develop management strategies for the conservation of seagrass meadows in the park.