Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN KADIA KOTA KENDARI TAHUN 2022 Rindi Antika; Jumakil Jumakil; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i4.33213

Abstract

Permasalahan sampah seringkali terjadi di sekitaran sungai tidak terkecuali sungai Wanggu yang ada di Kota Kendari Kecamatan Kadia. Hal ini diakibatkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat yang tinggal disekitaran sungai tersebut tentang permasalahan sampah dan dampak yang dapat di timbulkan oleh sampah. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan pengelolaan sampah di Kecamatan Kadia Kota Kendari Tahun 2022. Jenis penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif bersifat survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi pada penelitian ini adalah Seluruh Masyarakat yang ada di kecamatan Kadia Kota Kendari. Adapun Sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple random Sampling dengan jumlah Sampel 381 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi kemudian di analisis dengan uji Chi- Square.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan pengetahuan dengan pengelolaan sampah di kecamatan kadia memiliki status baik, hubungan sikap dengan pengelolaan sampah status baik,  hubungan tindakan dengan pengelolaan sampah di kecamatan kadia memiliki status baik dan hubungan dengan pengelolaan sampah di kecamatan kadia memiliki status baik. Terdapat hubungan yang saling mempengaruhi antara pengetahuan dengan pengelolaan sampah dengan p-value = 0,000 (p<0,005), Artinya semakin baik pengetahuan akan semakin baik pula pengelolaan sampah. Terdapat hubungan yang saling mempengaruhi antara sikap dengan pengelolaan sampah dengan p-value = 0,000 (p<0,005), artinya semakin baik sikap akan semakin baik pula pengelolaan sampah. Terdapat hubungan yang saling mempengaruhi antara tindakan dengan pengelolaan sampah dengan p-value = 0,001 (p<0,005), artinya semakin baik tindakan akan semakin baik pula pengelolaan sampah.
ANALISIS KANDUNGAN METHANYL YELLOW PADA NASI KUNING DI AREA KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Selin Adelia Mustawan; Nurmaladewi Nurmaladewi; Putu Eka Meiyana Erawan
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i4.33214

Abstract

Nasi kuning merupakan hidangan nasi berwarna kuning yang merupakan makanan khas Indonesia yang biasanya sering dikonsumsi masyarakat untuk sarapan pagi. Nasi kuning dibuat dengan memasak menggunakan beberapa bahan tertentu salah satunya menggunakan pewarna alami. Tetapi seiring berjalannya waktu banyak produsen yang mulai menggunakan pewarna yang bukan merupakan pewarna alami, yaitu salah satu contohnya methanyl yellow. Methanyl yellow adalah pemberi warna kuning, yang biasa digunakan untuk industri tekstil dan cat. Methanyl yellow dilarang untuk digunakan pada makanan karena senyawa ini bersifat iritan sehingga jika tertelan, dapat menyebabkan iritasi saluran cerna, mual, muntah, sakit perut, diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah tedapat kandungan methanyl yellow pada nasi kuning di area Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian pada pemeriksaan laboratorium menggunakan tes kit methanyl yellow. Hasil pengamatan karakteristik nasi kuning yang dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo terhadap 30 sampel nasi kuning, terdapat 10 sampel nasi kuning yang mempunyai karakteristik warna kuning pucat, dan 20 sampel nasi kuning yang mempunyai karakteristik warna mencolok tidak berpendar. Hasil penelitian dari 30 sampel nasi kuning yaitu mendapatkan hasil  negatif Methanyl yellow. Kesimpulannya nasi kuning yang dijual di Kecamatan Abeli aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena menggunakan pewarna alamiyang sesuai dengan Permenkes RI Nomor 033 Tahun 2012 Tentang Bahan Tambahan Pangan.
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN MASYARAKAT PESISIR DESA BHONTU-BHONTU KECAMATAN TOWEA KABUPATEN MUNA Nurseni Nurseni; Ramadhan Tosepu; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i3.32639

Abstract

Sanitasi dasar merupakan sanitasi minimum yang diperlukan dalam menyediakan lingkungan yang sehat dan memenuhi syarat kesehatan yang menitikberatkan pada pengawasan diberbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Masalah utama kesehatan lingkungan masyarakat Desa Bhontu-Bhontu yaitu jarak akses air bersih yang jauh, masih minimnya kepemilikan jamban,saluran pembuangan air limbah (SPAL) dan kepemilikan tempat sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan masyarakat pesisir Desa Bhontu-Bhontu Kecamatan Towea Kabupaten Muna. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan yaitu 95 kepala keluarga. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan men ggunkan metode simple random sampling. Hasil penelitian dari yang diteliti menunjukkan bahwa  kondisi sarana air bersih memenuhi syarat kesehatan yakni sebanyak 87 orang (91,6%) serta tidak memenuhi syarat kesehatan yakni 8 orang (8,4%), jamban keluarga yang memenuhi syarat kesehatan sebanyak 11 orang (11,6%) serta tidak memenuhi syarat kesehatan yaitu sebanyak 84 orang (88,4%), Sarana pembuangan air limbah yang tidak memenuhi syarat kesehatan sebanyak 95 orang (100%), Sarana Tempat Sampah yang memenuhi syarat kesehatan sebanyak 3 orang (3,2%) serta tidak memenuhi syarat kesehatan sebanyak 92 orang atau 96,8%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu sarana air bersih memenuhi syarat sedangkan sarana jamban keluarga, SPAL dan sarana tempat sampah belum memenuhi syarat. Saran dalam penelitian adalah diharapkan untuk edukasi pentingnya menjaga kondisi sanitasi lingkungan.
GAMBARAN KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI PASAR ANDUONOHU KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Yuliana Mery; Siti Rabbani Karimuna; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i4.33212

Abstract

Pandemi secara umum bukan hanya masalah kesehatan masyarakat yang serius, tetapi memicu krisis sosial ekonomi dan politik di Negara- Negara yang terinfeksi. COVID-19 adalah virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tentang penerapan protokol kesehatan di Pasar Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari Tahun 2022. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai penjelasan. Populasi pada penelitian ini adalah pengelola, pedagang dan pengunjung pasar yang ada di Pasar Anduonohu. Adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Anduonohu, dengan jumlah sampel sebanyak 187 yang terbagi menjadi pengelola sebanyak 3 responden, pedagang sebanyak 87 responden dan pengunjung sebanyak 97 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran penerapan protokol kesehatan bagi pengelola Pasar Anduonohu baik dengan jumlah sebanyak 3 responden (100%), dan kurang baik dengan jumlah sebanyak 0 responden (0%), gambaran penerapan protokol bagi pedagang baik dengan jumlah sebanyak 65 responden (74,72%) dan kurang baik dengan jumlah sebanyak 22 responden (25,28%), gambaran penerapan protokol bagai pengunjung baik dengan jumlah sebanyak 81 responden (83,51%) dan kurang baik dengan jumlah sebanyak 16 responden (16,49%). Berdasarkan hasil penelitian adalah penerapan protokol kesehatan bagi pengelola di Pasar Anduonohu memiliki status baik, penerapan protokol kesehatan bagi pedagang di Pasar Anduonohu memiliki status kurang baik dan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung di Pasar Anduonohu memiliki status baik.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENENTUAN TITIK KENDALI KRITIS PROSES PENGASAPAN IKAN TUNA DI DESA MALALANDA KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Nurmaladewi Nurmaladewi; Lisnawaty Lisnawaty
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.118 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.98

Abstract

The process of making smoked fish in Malalanda Village, KulisusuSub-District, North Buton Regency is carried out traditionally and from generation to generation without using modern equipment and the advance of technology. Food safety for smoked tuna needs to be a concern because it can cause public health problem called foodborne disease. This study aims to identify the hazards during the smoking process and determines the critical control point for smoked tuna processingin Malalanda Village, KulisusuSub-District, North Buton Regency. This is a descriptive research by using survey method. Based on the identification results, there are 3 types of hazards in the smoking process of tuna which are biological hazards, chemical hazards and physical hazards. The results of the identification of critical control points found 3 critical control points at the stages of tuna smoking process, namely the washing stage, the smoking stage,and selling of smoked fish stage.   Keywords: Hazard Identification, Critical Control Point and  Smoked Tuna
HUBUNGAN KEPADATAN LALAT DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI PEMUKIMAN SEKITAR TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) KOTA KENDARI Titin Zumartin; Siti Rabbani Karimuna; nurmaladewi nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 4 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i4.35450

Abstract

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya (3 atau lebih perhari) dan berlangsung kurang dari 14 hari yang disertai perubahan bentuk dan konsistensi tinja dari penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepadatan lalat dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare di pemukiman sekitar TPI (tempat pelelangan ikan) kota kendari tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study.  Populasi dalam penelitian ini adalah Masyakarat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pelelangan Ikan Kota Kendari dan penentuan besar sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus besar sampel menurut Lemeshow (1990) dengan besar sampel sebanyak 96 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara keapadatan lalat dengan kejadian diare  (p-value =0,000), tidak terdapat hubungan antara kejadiaan diare dengan penyediaan air bersih (p-value = 0,321), tidak ada hubungan antara penggunaan jamban dengan kejadian diare (P-value = 0,168), Terdapat hubungan antara ketersediaan tempat pembuangan sampah dengan kejadian diare (P-value=0,024), terdapat hubungan antara saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare (p-value= 0,033).
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Lama Merokok, Jenis Rokok, Dengan Kualitas Urine Pada Remaja Yang Merokok Di Smkn X Kabupaten Konawe Selatan Sitti Farida; Jafriati Jafriati; Nurmaladewi Nurmaladewi
Endemis Journal Vol 4, No 1 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i1.42408

Abstract

Sampai saat ini rokok masih menjadi ancaman besar terhadap kesehatan masyarakat umum serta Merokok merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Berdasarkann dataa BadannPusattStatistikk (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk kabupaten Konawe Selatan terbilang tinggi yakni 22.64% mengenai persentase penduduk yang berusia 5 tahun keatas yang merokok tembakau selama sebulan terakhir dengan kategori setiap hari pada tahun 2021. Salah satu bukti bahwa remaja saat ini telah menjadi pengguna rokok tertinggi yakni ada pada remaja di SMK Negeri X Konawe Selatan dengan total 64 populasi remaja laki-laki setelah diobservasi ditemukan ada 31 remaja yang diketahui merokok atau ½ remaja laki-laki sudah mengenal dunia rokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, lama merokok, jenis rokok yang digunakan, dengan kualitas urine pada remaja yang merokok di SMKN X konawe selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah keseluruhan pelajar laki-laki yang merokok di SMK Negeri X Konawe Selatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik penarikan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis yang digunakan ialah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian pada uji statistik dengan tingkat siginifikasi α = 0,05 menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value = 0,595), sikap (p-value = 1,000), lama merokok (p-value = 0,000) dan jenis rokok (p-value = 0). Kesimpulan dalam penelitian ini variabel pengetahuan dan sikap tidak ada hubungan, variabel lama merokok ada hubungan dengan kualitas urine remaja yang merokok. Sedangkan untuk variabel jenis rokok semua responden menggunakan jenis rokok filter dengan merek esse, tabaco, surya, dan sempurna. Dari 30 responden terdapat 9 remaja yang memiliki kualitas urine normal dan 11 remaja yang memiliki kualitas urine abnormal. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, lama merokok, jenis rokok, dan kualitas urine
PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI HIPERTENSI DI PUSKESMAS POLEANG KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2023 Susi Asrianti; Jafriati Jafriati; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i2.43214

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di negara maju dan berkembang. Menurut statistik yang disediakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, hipertensi merupakan faktor penyebab kematian dini di antara individu secara global. Penelitian menampilkan bahwa sekitar 1,5 miliar orang di seluruh dunia akan mengalami hipertensi, mengakibatkan 9,4 juta kematian setiap tahunnya. Ini mewakili 22% dari populasi global. Dari individu yang terkena dampak, hanya sebagian kecil kurang dari 20% yang berusaha untuk mengelola hipertensi mereka. Wilayah Asia Tenggara menempati urutan ketiga secara global dengan tingkat prevalensi 25% di antara penduduknya. Diperkirakan satu dari setiap lima wanita di dunia menderita hipertensi. Diproyeksikan kejadian hipertensi di Kabupaten Bombana pada 2021 sebesar 4,12%.Tujuan: Tujuan untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan mengenai hipertensi di puskesmas poleang kabupaten bombana tahun 2022. Metode: Penelitian ini memakai penelitian kuantitatif dengan metode pra-ekperimental. Penelitian ini memakai One-Group Pre Test – Post Test Design dengan memakai uji Wilcoxon Signed Rank Test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 204 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 133 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menyatakan bahwa p Value = 0.000 sehingga p value < 0,05, dengan demikian maka Ho ditolak. Kesimpulan: Oleh karena itu, adanya pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi diwilayah kerja puskesmas poleang kabupaten bombana tahun 2023.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA BIOTA LAUT DI TELUK KENDARI Nurcahyani Nurcahyani; Yasnani Yasnani; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43270

Abstract

Logam berat merupakan logam yang sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh melebihi ambang batas normal. Logam berat timbal (Pb) merupakan logam yang sangat beracun sehingga dianggap sebagai ancaman serius dan mendapat perhatian utama dari segi kesehatan karena dampaknya pada manusia akibat keracunan makanan atau udara yang terkontaminasi memiliki sifat racun berbahaya. Kadar logam berat timbal (Pb) di Teluk Kendari cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi logam lainnya. Konsentrasi logam berat timbal (Pb) secara terus menerus mengalami peningkatan dari tahun 2011, dan meningkat pada tahun 2020, terjadinya peningkatan kadar logam berat Pb dapat membahayakan biota laut dan organisme di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada biota laut di Teluk Kendari tahun 2022. Metode peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ikan baronang (siganus guttatus) menunjukkan dari 10 sampel ikan pada penjual ikan yang berada di Teluk Kendari hasil rata – rata tertinggi terdapat pada sampel ikan penjual 7 sebesar 0,0016 mg/kg dan rata – rata terendah terdapat pada sampel ikan penjual 1 sebesar
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI PERAIRAN TELUK KENDARI Gamser Gamser; Yasnani Yasnani; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43272

Abstract

Peningkatan kepadatan dan kegiatan manusia menyebabkan peningkatan pembuangan limbah yang pada akhirnya bermuara ke sungai maupun laut. Salah satu indikator pencemaran pada air laut yaitu pencemaran secara kimia berupa logam berat timbal (Pb). Data indeks kualitas air di Indonesia pada tahun 2019 telah mengalami penurunan yang signifikan dimana beberapa wilayah perairan di Indonesia telah mengalami pencemaran logam berat timbal (Pb) yang bervariasi baik yang masi berada dibawah maupun di atas NAB. Teluk Kendari merupakan salah satu kawasan pariwisata yang rentan tercemar logam berat timbal (Pb) hal ini dikarenakan kawasan pariwisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun luar daerah, kawasan lokasi pariwisata yang banyak terdapat bangunan perhotelan dan fasilitas pariwisata. Selain itu, wilayah ini dijadikan sebagai dermaga untuk kapal–kapal nelayan dan fast boat yang diduga menjadi sumber masukan logam berat Timbal (Pb) di perairan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan dan perbandingan logam berat timbal (Pb) pada air laut sesuai dengan KepmenLH Nomor 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dimana dilakukan dengan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling yang dilakukan pada bulan November 2022 di Perairan Teluk Kendari. Sampel air laut diambil di 10 titik yang berbeda lokasi. Selanjutnya analisis kandungan logam timbal (Pb) menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrofotometry). Pengujian sampel dilakukan di UPT Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan logam berat pada air berkisar antara ˂0,0004–0,0206 mg/l. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan logam berat (Pb) di perairan Teluk Kendari sudah melebihi nilai baku mutu sesuai KepmenLH Nomor 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut.