Nurmaladewi Nurmaladewi
Departemen Kesehatan Lingkungan, Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Jl. Haji Edy Agus Mokodompit, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Sikap, Lama Merokok, Jenis Rokok, Dengan Kualitas Urine Pada Remaja Yang Merokok Di Smkn X Kabupaten Konawe Selatan Sitti Farida; Jafriati Jafriati; Nurmaladewi Nurmaladewi
Endemis Journal Vol 4, No 1 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i1.42408

Abstract

Sampai saat ini rokok masih menjadi ancaman besar terhadap kesehatan masyarakat umum serta Merokok merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Berdasarkann dataa BadannPusattStatistikk (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk kabupaten Konawe Selatan terbilang tinggi yakni 22.64% mengenai persentase penduduk yang berusia 5 tahun keatas yang merokok tembakau selama sebulan terakhir dengan kategori setiap hari pada tahun 2021. Salah satu bukti bahwa remaja saat ini telah menjadi pengguna rokok tertinggi yakni ada pada remaja di SMK Negeri X Konawe Selatan dengan total 64 populasi remaja laki-laki setelah diobservasi ditemukan ada 31 remaja yang diketahui merokok atau ½ remaja laki-laki sudah mengenal dunia rokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, lama merokok, jenis rokok yang digunakan, dengan kualitas urine pada remaja yang merokok di SMKN X konawe selatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah keseluruhan pelajar laki-laki yang merokok di SMK Negeri X Konawe Selatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik penarikan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis yang digunakan ialah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian pada uji statistik dengan tingkat siginifikasi α = 0,05 menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value = 0,595), sikap (p-value = 1,000), lama merokok (p-value = 0,000) dan jenis rokok (p-value = 0). Kesimpulan dalam penelitian ini variabel pengetahuan dan sikap tidak ada hubungan, variabel lama merokok ada hubungan dengan kualitas urine remaja yang merokok. Sedangkan untuk variabel jenis rokok semua responden menggunakan jenis rokok filter dengan merek esse, tabaco, surya, dan sempurna. Dari 30 responden terdapat 9 remaja yang memiliki kualitas urine normal dan 11 remaja yang memiliki kualitas urine abnormal. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, lama merokok, jenis rokok, dan kualitas urine
PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI HIPERTENSI DI PUSKESMAS POLEANG KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2023 Susi Asrianti; Jafriati Jafriati; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i2.43214

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di negara maju dan berkembang. Menurut statistik yang disediakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, hipertensi merupakan faktor penyebab kematian dini di antara individu secara global. Penelitian menampilkan bahwa sekitar 1,5 miliar orang di seluruh dunia akan mengalami hipertensi, mengakibatkan 9,4 juta kematian setiap tahunnya. Ini mewakili 22% dari populasi global. Dari individu yang terkena dampak, hanya sebagian kecil kurang dari 20% yang berusaha untuk mengelola hipertensi mereka. Wilayah Asia Tenggara menempati urutan ketiga secara global dengan tingkat prevalensi 25% di antara penduduknya. Diperkirakan satu dari setiap lima wanita di dunia menderita hipertensi. Diproyeksikan kejadian hipertensi di Kabupaten Bombana pada 2021 sebesar 4,12%.Tujuan: Tujuan untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan mengenai hipertensi di puskesmas poleang kabupaten bombana tahun 2022. Metode: Penelitian ini memakai penelitian kuantitatif dengan metode pra-ekperimental. Penelitian ini memakai One-Group Pre Test – Post Test Design dengan memakai uji Wilcoxon Signed Rank Test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 204 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 133 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menyatakan bahwa p Value = 0.000 sehingga p value < 0,05, dengan demikian maka Ho ditolak. Kesimpulan: Oleh karena itu, adanya pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi diwilayah kerja puskesmas poleang kabupaten bombana tahun 2023.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI SIKAGINTING (SISTEM INFORMASI KADER GIZI DAN STUNTING) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS NAMBO KOTA KENDARI Fifi Nirmala G; Rizal Adi Saputra; Nurmaladewi Nurmaladewi; Rizki Eka Sakti Octaviani; La Surimi
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 4, No 1 (2023): MEI
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v4i1.43336

Abstract

Stunting is a chronic condition that describes stunted growth due to long-term malnutrition. Stunting according to the WHO Child Growth Standard is based on an index of body length for age (PB/A) or height for age (TB/A) with a z-score less than -2 SD (Beal et al., 2018). The prevalence of stunting in Southeast Sulawesi ranks fifth highest in cases of stunting in Indonesia. One of the cities contributing to stunting in Southeast Sulawesi is the city of Kendari. One of the areas with stunting cases that fall into the category of 5 areas with the highest cases of stunting in Kendari City in 2020 is Nambo District (0.16%) which is the working area of the Nambo Health Center (Kendari City Health Office, 2020). The Sikaginting application (Information System for Nutrition and Stunting Cadres) is an application for recording data on nutrition cadres and stunting prevention for Posyandu in the working area of Puskesmas Nambo. This application has a variety of features and advantages that can make it easier for nutrition cadres to collect data and handle stunting. With the Sikaginting application, it can help increase the effectiveness and efficiency of nutrition cadres in identifying existing cases of stunting so that treatment measures can be taken according to existing procedures.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA BIOTA LAUT DI TELUK KENDARI Nurcahyani Nurcahyani; Yasnani Yasnani; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43270

Abstract

Logam berat merupakan logam yang sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh melebihi ambang batas normal. Logam berat timbal (Pb) merupakan logam yang sangat beracun sehingga dianggap sebagai ancaman serius dan mendapat perhatian utama dari segi kesehatan karena dampaknya pada manusia akibat keracunan makanan atau udara yang terkontaminasi memiliki sifat racun berbahaya. Kadar logam berat timbal (Pb) di Teluk Kendari cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi logam lainnya. Konsentrasi logam berat timbal (Pb) secara terus menerus mengalami peningkatan dari tahun 2011, dan meningkat pada tahun 2020, terjadinya peningkatan kadar logam berat Pb dapat membahayakan biota laut dan organisme di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada biota laut di Teluk Kendari tahun 2022. Metode peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ikan baronang (siganus guttatus) menunjukkan dari 10 sampel ikan pada penjual ikan yang berada di Teluk Kendari hasil rata – rata tertinggi terdapat pada sampel ikan penjual 7 sebesar 0,0016 mg/kg dan rata – rata terendah terdapat pada sampel ikan penjual 1 sebesar
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI PERAIRAN TELUK KENDARI Gamser Gamser; Yasnani Yasnani; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43272

Abstract

Peningkatan kepadatan dan kegiatan manusia menyebabkan peningkatan pembuangan limbah yang pada akhirnya bermuara ke sungai maupun laut. Salah satu indikator pencemaran pada air laut yaitu pencemaran secara kimia berupa logam berat timbal (Pb). Data indeks kualitas air di Indonesia pada tahun 2019 telah mengalami penurunan yang signifikan dimana beberapa wilayah perairan di Indonesia telah mengalami pencemaran logam berat timbal (Pb) yang bervariasi baik yang masi berada dibawah maupun di atas NAB. Teluk Kendari merupakan salah satu kawasan pariwisata yang rentan tercemar logam berat timbal (Pb) hal ini dikarenakan kawasan pariwisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun luar daerah, kawasan lokasi pariwisata yang banyak terdapat bangunan perhotelan dan fasilitas pariwisata. Selain itu, wilayah ini dijadikan sebagai dermaga untuk kapal–kapal nelayan dan fast boat yang diduga menjadi sumber masukan logam berat Timbal (Pb) di perairan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan dan perbandingan logam berat timbal (Pb) pada air laut sesuai dengan KepmenLH Nomor 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dimana dilakukan dengan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling yang dilakukan pada bulan November 2022 di Perairan Teluk Kendari. Sampel air laut diambil di 10 titik yang berbeda lokasi. Selanjutnya analisis kandungan logam timbal (Pb) menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrofotometry). Pengujian sampel dilakukan di UPT Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan logam berat pada air berkisar antara ˂0,0004–0,0206 mg/l. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan logam berat (Pb) di perairan Teluk Kendari sudah melebihi nilai baku mutu sesuai KepmenLH Nomor 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut.
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli DAN GAMBARAN HIGIENE SANITASI PEDAGANG MINUMAN ES JERUK PADA WARUNG MAKAN DI KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI Maryam Iskandar; Harleli Harleli; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43251

Abstract

Salah satu jenis minuman yang populer saat ini dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah minuman es jeruk. Minuman merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme juga menjadi salah satu mediator yang baik dalam penularan penyakit. Salah satu mikroorganisme yang sering menjadi kontaminan minuman adalah bakteri Escherichia coli. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kendari pada tahun 2021 jumlah penderita diare yang dilayani di fasilitas kesehatan sebesar 2.296 kasus yang tersebar di 16 Kecamatan di Kota Kendari. Berdasarkan data puskesmas Mokoau pada tahun 2021 tercatat sebanyak 95 kasus diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri Escherichia coli dan mengetahui gambaran higiene sanitasi pedagang minuman es jeruk pada warung makan di Kecamatan Kambu Kota Kendari tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 18 sampel minuman es jeruk sebanyak 17 sampel teridentifikasi bakteri Escherichia coli dengan persentase 94,4%. Sebanyak 18 pedagang minuman es jeruk pada warung makan di Kecamatan Kambu Kota Kendari tidak memenuhi syarat dalam penerapan higiene sanitasi dengan persentase 100%. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu kualitas minuman es jeruk sebagian besar tidak memenuhi syarat karena teridentifikasi bakteri Escherichia coli >0 per 100 mL sampel dan seluruh pedagang minuman es jeruk tidak memenuhi syarat dalam penerapan higiene sanitasi.
HUBUNGAN HIGIENE PENJAMAH, SANITASI PERALATAN DAN SANITASI KANTIN DENGAN KEBERADAAN BAKTERI Escherichia coli PADA MINUMAN ES DI KANTIN SEKOLAH DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI Pitrah Asfian; Lis Muniarti; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43252

Abstract

Kantin sekolah memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan makan siswa selama sekolah. Laporan Tahunan Balai POM Tahun 2020 di Kendari terkait pengujian secara mikrobiologi pangan, hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat 4 sampel tidak memenuhi syarat parameter kritis MPN Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan higiene penjamah, sanitasi peralatan, dan sanitasi kantin dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada minuman es di kantin sekolah di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 30 sampel, terdapat 24 (80%) minuman es yang positif mengandung keberadaan bakteri Escherichia coli. Ada hubungan antara higiene penjamah dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada minuman es di kantin sekolah di Kecamatan Puuwatu dengan p-value = 0,008. Tidak ada hubungan antara sanitasi peralatan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada minuman es di kantin sekolah di Kecamatan Puuwatu dengan p-value = 0,272 . Ada hubungan antara sanitasi kantin dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada minuman es di kantin sekolah di Kecamatan Puuwatu dengan p-value = 0,005. Kesimpulan penelitian ini adalah variabel higiene penjamah dan sanitasi kantin memiliki hubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli dan variabel sanitasi peralatan tidak memiliki hubungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada minuman es di kantin sekolah di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA KONSTRUKSI PROYEK KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA (KPwBI) KENDARI TAHUN 2019 Jumardi Jumardi; Arum Dian Pratiwi; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i1.18631

Abstract

Data International Labour Organinization (ILO) Tahun 2018 menunjukkan bahwa lebih dari 1,8 juta kematian akibat kerja terjadi setiap tahunnya di kawasan Asia, bahkan dua pertiga kematian akibat kerja di dunia terjadi di Asia. Tingkat  global, lebih dari 2,78 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan atau penyakit akibat kerja dan terdapat sebanyak 374 juta cedera dan penyakit akibat kerja yang tidak fatal setiap tahunnya yang banyak mengakibatkan absensi kerja. Perilaku manusia merupakan unsur yang memegang peran penting dalam mengakibatkan kecelakaan, sehingga cara yang efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja adalah dengan menghidari terjadiny tindakan tidak aman (unsafe action).Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja konstruksi proyek (KPWBI) Kendari tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan studi cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 105 orang dan Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling sebanyak 83 orang. Analisis data menggunakan uji   Chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara sikap (Pvalue = 0,001) dan pengawasan (Pvalue = 0,018) dengan tindakan tidak aman. Namun Tidak ada hubungan antara pengetahuan (Pvalue = 0,171) dengan tindakan tidak aman
GAMBARAN PENERAPAN PROTEKSI RADIASI RUANG RADIOLOGI DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KENDARI TAHUN 2020 Juliyanti Juliyanti; Arum Dian Pratiwi; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v1i4.18471

Abstract

Pemanfaatan sumber radiasi pengion berupa sinar-X selain memberikan manfaat bagi duniakedokteran juga sangat berpotensi memberikan efek merugikan bagi petugas, pasien dan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan proteksi radiasi pada pekerja ruang radiologi di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari 2020. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dan sampel penelitian ini berjumlah 6 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan non probability sampling (teknik sampel jenuh). Hasil penelitian menunjukan personil di ruang radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan proteksi radiasi. Pemeriksaan kesehatan telah dilakukan saat awal dan secara berkala yaitu 6 bulan sekali, belum ada konseling dan penatalaksanaan kesehatan pekerja yang mendapatkan paparan radiasi berlebih. Penyimpanan rekaman sudah dilakukan namun belum lengkap. Pemantauan dosis dilakukan dengan menggunakan TLD Badge. Peralatan protektif radiasi di InstalasiRadiologi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari belum lengkap hanya memiliki apron Pb dan tabir radiasi sedangkan kaca mata, sarung tangan, dan pelindung tiroid belum tersedia. Pelindung gonad secara fisik tidak terdapat alatnya namun bisa menggunakan apron Pb. Bangunan fasilitas Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari belum memenuhi syarat serta peralatan sinar-X sudah dilakukan uji kesesuaian.