Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERKEMBANGAN JIWA KEAGAMAAN PADA USIA LANJUT Ifham Choli
Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Vol 9 No 2 (2018): Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Islam As-Syafiiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/alrisalah.v8i2.374

Abstract

Ilmu Jiwa Agama berbeda dengan cabang-cabang Ilmu Jiwa lainnya, karena dikaitkan dengan dua bidang pengetahuan yang berlainan sama sekali, sebagian harus tunduk kepada agama dan sebagian lainnya tunduk kepada Ilmu Jiwa. Dengan kata lain Psikologi Agama atau Ilmu Jiwa Agama, meneliti pengaruh agama terhadap sikap dan tingkah orang atau mekanisma yang bekerja dalam diri seseorang karena cara seseorang berfikir, bersikap, bereaksi dan bertingkah laku, tidak dapat dipisahkan dari keyakinannya, karena keyakinan itu masuk dalam konstruksi kepribadiannya. Sehubungan dengan kebutuhan manusia dari periode perkembangan tersebut, maka dalam kaitannya dengan perkembangan jiwa keagamaan akan dilihat bagaimana pengaruh timbal balik antara keduanya. Dengan demikian, perkembangan jiwa keagamaan akan dilihat dari tingkat usia. Di dalam Islam perlakuan terhadap manusia usia lanjut dianjurkan seteliti dan seteladan mungkin. Perlakuan terhadap orang tua yang berusia lanjut, dibebankan pada keluarga mereka, bukan kepada badan atau panti asuhan, termasuk panti jompo. Sehingga merawat orang tua dalam usia lanjut merupakan kewajiban bagi anak-anak maupun sanak keluarganya, yakni dengan cara-cara yang diajarkan di dalam alQuran dan Sunnah Rasul.
HAKIKAT PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Ifham Choli
Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Vol 10 No 2 (2019): Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Islam As-Syafiiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/alrisalah.v10i2.407

Abstract

Kurikulum sangat berarti dalam dunia pendidikan, karena merupakan operasionalisasi tujuan yang dicita-citakan, bahkan tujuan tidak akan tercapaitanpa melibatkan kurikulum pendidikan. Kurikulum merupakan komponen pokok dalam pendidikan dan merupakan sistem yang mempunyai komponen-komponen tertentu.Kurikulum adalah suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan secara sistemikatas dasar norma-norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapaitujuan pendidikan.Secara umum ciri kurikulum pendidikan Islam merupakan pencerminan nilai-nilai Islami yang diperoleh dari hasil pemikiran kefilsafatan dan dipraktekkandalam semua kegiatan kependidikan. Pengembangan kurikulum pada dasarnya adalah mengarahkan kurikulum sekarang ke tujuan pendidikan yang diharapkan karena berbagai pengaruh yang sifatnya positif yang datangnya dari luar atau dari dalam sendiri, dengan harapan agar peserta didik dapat menghadapi masa depannya dengan baik.Kurikulum pendidikan Islam bersifat menyeluruh yang mencerminkan semangat pemikiran dan ajaran Islam yang bersifat universal dan menjangkau semuaaspek kehidupan, baik intelektual, psikologis,social, dan spiritual.
21st Century Learning and Smartphone Preference as a Learning Media Ifham Choli; Ahmad Mujib; Eddy Saputra; Fery Rahmawan; Marliza Oktapiani
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v9i2.4325

Abstract

Smartphones are a technological device that is very close to students nowadays, but there are still many negative views regarding their use. 21st century education demands a transformation in learning methods to accommodate developments in information technology in the learning process. One tool that is increasingly dominant in everyday life is the smartphone. This article discusses the integration of 21st century learning with the preference for using smartphones as a learning medium in the school environment. This research explores the impact of smartphone use on student learning, involving factors such as technology availability and student responses to smartphone-based learning. The research was conducted at Indraprasta University, PGRI Jakarta. The research method used was a descriptive-qualitative approach. Qualitative research aims to understand, explain, and describe phenomena or problems from a more in-depth perspective. This research aims to prepare students to maximize the use of smartphones as a support for 21st century learning. This research shows that using smartphones as a learning medium can improve the quality of learning and develop 21st-century skills such as critical, creative, collaborative, and communicative.