Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN KERJA DAN KERJASAMA TIM DENGAN KEPUASAN KERJA Marliza Oktapiani
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Manajemen Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Juli 2011
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.394 KB) | DOI: 10.21009/jmp.v2i1.2464

Abstract

The Objectivity of study is to examine the work Environment and Teamwork in improving to lecture's job satisfaction teacher's at Raudhatul Athfal of Duren Sawit region east Jakarta. In this study, the method applied is descriptive quantitative method. Analysis unit refers lecture's job satisfaction at Raudhatul Athfal of Duren Sawit region east Jakarta . Instrument applied in collecting of data it is questioner.This study covers: (1) is the work Environment lecture's job satisfaction teacher's at Raudhatul Athfal (2). Is the Teamwork in improving to lecture's job satisfaction teacher's at Raudhatul Athfal and (3) Are the work Environment and Teamwork in collective improving to lecture's job satisfaction teacher's at Raudhatul Athfal. The result of this study indication thatcorrelation between work Environment and job satisfaction are very significant, correlation between Teamwork and job satisfaction is significant and finally correlation between work Environment and Teamwork in collective to lecture's job satisfaction have regression line equation and it is able to test in corrective. Therefore, this correalation should be maintained and developed to achieve better than relations so as to provide benefits for teachers and Raudhatul Athfal, as more and better relationship, so higher the job satisfaction.
Evaluasi Proses Program Pendidikan Keaksaraan Dasar Perspektif Discrepancy Evaluation Model Marliza Oktapiani
Alignment:Journal of Administration and Educational Management Vol 3 No 1 (2020): Alignment:Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.702 KB) | DOI: 10.31539/alignment.v3i1.1307

Abstract

The purpose of this study is to find out how to evaluate the process of literacy education programs from the perspective of the discrepancy evaluation model. The method used in this research is qualitative method. The results of this study indicate that there are gaps in the aspects of the program process which have three gaps including the preparation of learning tools (syllabus and lesson plans), improvement of reading culture, assessment of learning processes and assessment of final results. The achievements and impacts of the basic literacy education program have not been maximal in meeting basic literacy education program standards. In conclusion, the program analyzed its gaps and provided problem solving in every aspect based on the stage of the discrepancy evaluation model. Keywords: Process Evaluation, Basic Literacy, Discrepancy Evaluation Model
Survei Kepuasan Mahasiswa Fakultas Agama Islam Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan dengan Pendekatan Service Quality Marliza Oktapiani; Sutiono Sutiono; Ifham Choli; Jumira Warlizasusi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.1495

Abstract

Peningkatan mutu menjadi semakin penting bagi institusi yang digunakan untuk memperoleh kontrol yang lebih baik melalui usahanya sendiri. Mutu menjadi faktor pembeda bagi sebuah institusi. Fokus terhadap pelanggan yang notabene merupakan poin inti dari sebuah mutu yang merupakan salah satu cara efektif dalam menghadapi kompetisi dan bertahan didalamnya.  Survei yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa dalam memberikan sumbangan pemikiran yang positif bagi Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi’iyah dalam mewujudkan institusi yang mengedepankan Ilmu dan Agama. Pada penelitian survei kepuasan terhadap kualitas pelayanan pendidikan di Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-syafi’iyah dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 249 mahasiswa yang terdiri dari tiga program studi yaitu Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Perbankan Syariah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa indeks kepuasan mahasiswa terhadap layanan pendidikan di Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-syafi’iyah secara keseluruhan adalah termasuk dalam pencapaian puas dengan indeks kepuasan terletak pada dimensi Kepastian (Assurance) dengan angka 52% dan yang paling rendah adalah dimensi bukti Fisik Layanan (Tangible) dengan angka 40%. Jika dirata-ratakan maka hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan indeks kepuasan mahasiswa adalah termasuk dalam pencapaian cukup puas hingga puas.
STRATEGI DASAR TEAM WORK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TOTAL QUALITY MANAGEMEN DI LEMBAGA PENDIDIKAN Marliza Oktapiani
Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Vol 9 No 1 (2018): Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Islam As-Syafiiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.183 KB) | DOI: 10.34005/alrisalah.v5i1.391

Abstract

Total quality adalah sebuah ide yang harus dikomunikasikan. Dengan menggunakan kata "pelanggan" dan "kepuasan pelanggan" sangat diperlukan ketika membicarakan tentang TQM untuk menegaskan hubungan pelayanan suatu institusi dengan mereka yang membutuhkan pelayanan.Ini merupakan hal yang sederhana, tapi memiliki konsekuensi yang sangat penting bagi kelangsungan suatu organisasi. Peningkatan mutu harus bertumpu pada lembaga pendidikan untuk secara terus-menerus dan berkesinambungan meningkatkan kapasitas dan kemampuan organisasinya guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Dalam manajemen peningkatan mutu terkandung upaya, antara lain (1) mengendalikan proses yang berlangsung di lembaga pendidikan, baik kurikuler maupun administrasi, (2) melibatkan proses diagnosis dan proses tindakan untuk menindaklanjuti diagnosis, (3) peningkatan mutu harus didasarkan atas data dan fakta, baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif, (4) peningkatan mutuharus dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan, (5) peningkatan mutu harus memberdayakan dan melibatkan semua unsur yang ada di lembaga pendidikan, dan (6) peningkatan mutu memiliki tujuan yang menyatakan bahwa sekolah dapat memberikan kepuasan kepada peserta didik, orangtua, dan masyarakat.
The Relationship Between the Intensity of Reading the Qur'an on Learning Achievement Khairan M Arif; Badrah Uyuni; Marliza Oktapiani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 3 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.317 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i3.2240

Abstract

This study aims to analyze whether UIA students have the habit and level of regularly reading the Qur'an every day, what are the factors that strengthen these habits, and how they relate to learning achievement. This research uses quantitative methods. Based on the research procedures used in this study, the research instruments will be the results of the pre-test conducted at the first meeting of the lecture and the post-test at the last meeting of the class, as well as measurements of attendance levels during the lecture process. The population used was students of the Islamic Education Study Program, Faculty of Islamic Religion, UIA, who recorded the basic level of understanding of the Qur'an and Tajweed. The results were found on student scores before and after the test. The correlation value between the two variables, the result of 0.613 means that the relationship is quite strong and positive. From the calculation results of the value of thit ttabel (-19,6402,0369)   Pre-test has a significant effect on the Post Test. They are increasing the intensity of reading the Qur'an in UIA students with programs and stimulation that can measure direct creation and development of habits and love to read the Qur'an because of the willingness factor to improve the reading of the Qur'an and be consistent in attendance during lectures.
Evaluation of the Implementation of the Kampus Mengajar Program Based on the CIPP Model Marliza Oktapiani; Sutiono Sutiono; Ifham Choli
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Vol 27 No 2 (2022): Ta'dib
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teaching Sciences, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/td.v27i2.14644

Abstract

This study discussed the evaluation of the implementation of the Kampus Mengajar program, which was carried out after the first batch of Kampus Mengajar programs finished. This research took place at SDIT Al-Karimah, Jakarta, with a six- month program. This program used the CIPP model, which includes Context, Input, Process, and Product. The results of this study showed that in context, there was a frequent reference to the technical instructions for the Kampus Mengajar program, the objectives of the Kampus Mengajar program, and obtaining initial school mapping information. Input was carried out with initial plans and observations as well as strategies and goals to be achieved by students on student literacy and numeracy, an adaptation of technology, and administrative disciplines. In the process, the implementation of education guided the basic literacy education program. Finally, the product showed progress in student learning outcomes and achievement of student reporting in participating in Kampus Mengajar programs with various assessments of teaching outcomes that focused on literacy and numeracy, developments in technology adaptation, administrative management, and assessment of Kampus Mengajar.
Sikap Siswa Atas Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Pembelajaran Menyimak Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam (Penelitian di SMK se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur) Sutiono Sutiono; Marliza Oktapiani
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.3256

Abstract

Tujuan panelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sikap siswa atas model pembelajaran kontekstual dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMK Se-Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa : l) Hasil pengujian hipotesis pertama diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif sikap siswa atas model pembelajaran kontektual dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,778. Hubungan regresi bersifat linier dengan model persamaan Y = -21,680 + 1,309Xl. 2) Hasil pengujian hipotesis kedua diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif motivasi berprestasi dengan hasil belajar Pendidikan Agama siswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,735. Hubungan regresi bersifat linier dengan model persamaan Y = -12,309 + 1,185X2. 3) Hasil pengujian hipotesis ketiga diperoleh kesimpulan bahwa secara bersama-sarma terdapat hubungan positif variable bebas sikap siswa atas model pembelajaran kontektual (X1) dan motivasi berprestasi (X2) dengan variabel terikat hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa (Y) dengan koefisien korelasi sebesar 0,854. Hubungan regresi ganda bersifat linier dengan model persamaan Y = -43,035 + 0,894Xl + 0,695X2. 4) Variabel bebas sikap siswa atas model pembelajaran kontektual (X1) dan motivasi berprestasi (X2) baik secara masing-masing maupun bersama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap variable terikat hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa (Y). kontribusi masing-masing variable bebas terhadap variable terikat ada: a) Variabel sikap siswa atas model pembelajaran kontektual sebesar 60,5%, b) Variabel motivasi berprestasi sebesar 54%. Kontribusi kedua variabel bebas secara bersama sama terhadap variabel terikat adalah 72,9% Dengan diketahuinya sumbangan variable sikap siswa atas model pembelajaran kontektual (X1) dan motivasi berprestasi (X2) sebesar 72,9% terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa, maka dapat diambil kesimpulan bahwa 27,1% hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa disebabkan oleh faktor-faktor lain.
Survei Kepuasan Mahasiswa Fakultas Agama Islam Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan dengan Pendekatan Service Quality Marliza Oktapiani; Sutiono Sutiono; Ifham Choli; Jumira Warlizasusi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.1495

Abstract

Peningkatan mutu menjadi semakin penting bagi institusi yang digunakan untuk memperoleh kontrol yang lebih baik melalui usahanya sendiri. Mutu menjadi faktor pembeda bagi sebuah institusi. Fokus terhadap pelanggan yang notabene merupakan poin inti dari sebuah mutu yang merupakan salah satu cara efektif dalam menghadapi kompetisi dan bertahan didalamnya.  Survei yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa dalam memberikan sumbangan pemikiran yang positif bagi Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi’iyah dalam mewujudkan institusi yang mengedepankan Ilmu dan Agama. Pada penelitian survei kepuasan terhadap kualitas pelayanan pendidikan di Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-syafi’iyah dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 249 mahasiswa yang terdiri dari tiga program studi yaitu Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Perbankan Syariah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa indeks kepuasan mahasiswa terhadap layanan pendidikan di Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-syafi’iyah secara keseluruhan adalah termasuk dalam pencapaian puas dengan indeks kepuasan terletak pada dimensi Kepastian (Assurance) dengan angka 52% dan yang paling rendah adalah dimensi bukti Fisik Layanan (Tangible) dengan angka 40%. Jika dirata-ratakan maka hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan indeks kepuasan mahasiswa adalah termasuk dalam pencapaian cukup puas hingga puas.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, HUBUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Fatolosa Hulu; Yamolala Zega; Meiman Hidayat Waruwu; Marliza Oktapiani; Pretty Failasufa Aziza
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13067

Abstract

Kualitas sumber daya karyawan yang tinggi akan bermuara pada lahirnya komitmen yang kuat dalam penyelesaian tugas-tugas rutin sesuai tanggung jawab dan fungsinya masingmasing secara lebih efisien, efektif, dan produktif. Oleh sebab itu, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dapat diarahkan pada kedua aspek tersebut. Dengan demikian peranan manajemen sumber daya manusia semakin penting terhadap setiap kegiatan kepegawaian untuk membentuk sumber daya manusia yang handal sehingga mampu memberikan kontribusi pengembangan dan kemajuan bagi organisasi kepemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir, hubungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan melibatkan pengiriman kuesioner yang telah menerima sekitar 175 tanggapan responden. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan kantoran yang tersebar di Indonesia, dan metode analisisnya menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini telah menemukan bahwa pengembangan karir, hubungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Kata Kunci: Pengembangan Karir, Hubungan Kerja dan Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja Karyawan
Pendampingan Klasifikasi Persyaratan Akreditasi PAUD melalui Aplikasi SISPENA 2.0 Marliza Oktapiani; Ifham Choli; Syarifah Soraya; Oesama Putra Afia; Ifroh Naila
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v3i3.701

Abstract

Pelaksanaan akreditasi PAUD yang berkualitas sudah menjadi kebutuhan dan merupakan penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan. Akreditasi juga diartikan sebuah upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan menjamin mutu sehingga lebih mudah mengikuti pada tahap pendidikan selanjutnya. Melalui akreditasi, pemerintah bisa lebih mudah menjamin mutu lembaga pendidikan yang lulus dari PAUD yang sudah terakreditasi. Saat ini masih banyak PAUD yang belum terakreditasi salah satunya Raudhatul Athfal di Wilayah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Kendala lain adalah pendidik mengalami kebingungan terkait format dokumen untuk setiap butir akreditasi. Keadaan itu membuat pendidik tidak mampu mengerjakan dokumen akreditasi, padahal setiap butir akreditasi tidak menuntut untuk sama formatnya yang terpenting adalah komponen dapat terpenuhi. Pendampingan Persyaratan Permohonan Akreditasi menjadikan kesiapan satuan pendidikan dalam menuntaskan syarat wajib dan syarat khusus setiap standarnya dan mencapai penilaian ketercapaian 70% menuju tahap visitasi, pendampingan ini memberikan target kerja setiap satuan pendidikan dalam melengkapi dan mempersiapkan dokumen standar setiap tahunnya.