Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Minat Petani dalam Penggunaan Petrogenol untuk Antisipasi Serangan Lalat Buah Mangga Siswanto, Budi; Hermawan, Hermawan; Ferdinan, Acep
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 31 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v31i1.38

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui minat petani dalam penggunaan petrogenol untuk antisipasi serangan lalat buah mangga di Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengambilan populasi dan sampel yaitu populasi kajian ini diperoleh berdasarkan data petani Gapoktan Unggul Rejo dimana di dalamnya terdapat data seluruh anggota yang tersebar dalam 4 Kelompok Tani di Desa Kalikayen. Pada kajian ini, sampel responden dipilih berdasarkan teknik Probability sampling. Petani mangga di Gapoktan Unggul Rejo yang terdaftar dalam kelompok tani dengan total jumlah 110 orang memiliki peluang yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Pengumpulan data dengan wawancara dan kuisioner dan dianalisis dengan analisis deskriptif. Berdasarkan data yang diperoleh, minat petani dalam penggunaan petrogenol untuk antisipasi serangan lalat buah mangga berdasarkan variabel kesenangan tergolong dalam kategori sedang. Minat petani dalam penggunaan petrogenol untuk antisipasi serangan lalat buah mangga berdasarkan variabel perhatian tergolong dalam kategori sedang. Minat petani dalam penggunaan petrogenol untuk antisipasi serangan lalat buah mangga berdasarkan varibel kesadaran tergolong dalam kategori rendah. Minat petani dalam penggunaan petrogenol untuk antisipasi serangan lalat buah mangga berdasarkan varibael kemauan tergolong dalam kategori tinggi.
KOMPETENSI AKTIVASI PROTEIN EKSTRAK SPERMATOZOA PADA OOSIT M-II KAMBING BERDASARKAN ANALISIS PROFIL INTENSITAS KALSIUM (Ca+2) Ciptadi, Gatot; Rahayu, Sri; Siswanto, Budi; Wahyuni, Eva Ari; A, Aulanniam; Ihsan, Nur
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i2.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi profil ekstrak spermatozoa (ES) dengan sodium dodecyl sulfate-polyacrylamide gel electrophoresis (SDS-PAGE) elektroforesis dan mempelajari potensi ES dalam aktivasi M-II oosit. Kedua isolat protein total ES (2,5 g/ml) serta protein spesifik 100 kD (1,98 g/ml) disuplemensikan dalam medium aktivasi tissue culture medium (TCM)-199 stok. Intensitas Ca+2 diamati dengan fluo-3 menggunakan confocal laser scanning microscope (CLSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi ES dan 100 kD protein menghasilkan oosit teraktivasi (cleavage) masing-masing 43,75 dan 2,00%. Intensitas Ca+2 menunjukkan adanya variasi dan pola yang berbeda, yakni intensitas fluoresen lebih tinggi pada oosit teraktivasi.
Flower Garden as a Short-Term Greening Effort for Embung Area in Srimulyo Village, Gondang District, Sragen Regency, Central Java Nur Fauzi, Faiz; Siswanto, Budi
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 4 No 3 (2023): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v4i3.1495

Abstract

A flower garden was created to green the embung area considering the dry season in August. The master plan used as a reference is a master plan made by the previous KKN period. In the execution process, the making of the flower garden has yet to be realized. Therefore, in this period of KKN, a flower garden was made west of the village pond. The flower garden created has a size of 8 x 2 meters with a distance of 30 cm between plants. There are 89 plants in this flower garden, namely 50 red purslane plants, 30 sabrina plants, and nine panca air plants. Making the garden begins with clearing the land and cleaning up the existing weeds. Then, the land measurement is carried out according to the desired garden size. After that, the process of tillage so that the soil can be planted with flower plants that have been prepared. The process of tillage is a process that takes much time. More than three days of new soil can be planted with flower plants. The obstacle faced in making this garden is the dry soil conditions, resulting in soil management that must be done with a long process.