Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pemberdayaan Petani Ikan untuk Menunjang Agro Maritim di Tulungagung Muhammad Badrus Zaman; Nurhadi Siswantoro Siswantoro; Trika Pitana; Dwi Priyanta; Hari Prastowo
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5069.972 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.76

Abstract

Kabupaten Tulungagung memiliki potensi budidaya perikanan air tawar, baik konsumsi maupun hias. Selain itu lokasi daerah pengembangan sektor perikanan berada di desa-desa yang memiliki panorama alam persawahan dan di lembah gunung menjadi nilai tambah untuk pengembangan sektor pariwisata lokal. Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu telah dibangun wisata pemancingan dan pengembangan usaha budidaya perikanan air tawar. Potensi yang dimiliki perlu didukung oleh teknologi desain kolam yang efisien dan strategi pemasaran yang bagus. Dalam makalah ini disajikan penerapan teknologi sistem desain perpipaan dan aerasi untuk kolam ikan serta teknologi digital marketing. Penerapan teknologi desain sistem perpipaan dan aerasi yang baru dapat menunjang produktifitas hasil perikanan. Sistem aerasi dengan perpipaan biaya pemuatan dan operasional lebih murah dibandingkan dengan harga kincir air. Spesifikasi pompa yang dibutuhkan adalah pompa air dengan power 800Watt, debit 350 liter per menit, dan head 400 meter. Sedangkan pemanfaatan teknologi digital marketing bermanfaat untuk menunjang pemasaran produk perikanan dan sektor wisata agro maritim di Kabupaten Tulungagung yang memiliki potensi untuk dikembangkan sektor wisata lokal. Konsep wisata pemancingan dengan menikmati pemandangan lembah Gunung Budeg dan hamparan persawahan.
Pelatihan Pemanfaatan Drone dan Aplikasi Digital untuk Menunjang Sektor Agro Maritim di Kabupaten Tulungagung Nurhadi Siswantoro; Trika Pitana; Muhammad Badrus Zaman; Dwi Priyanta; Hari Prastowo
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1774.998 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.197

Abstract

Budidaya perikanan tawar di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu penghasil produksi ikan tawar terbesar di Jawa Timur. Produksi perikanan air tawar di Kabupaten Tulungagung terbagi menjadi ikan hias dan konsumsi, seperti: lele, gurami, patin dan nila. Kabupaten Tulungagung dengan potensi perikanan tawar memerlukan teknologi digital informasi dan inovasi dalam mengelola sumber daya perikanan. Penggunaan teknologi seperti drone juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang pemasaran digital maupun inovasi pada pemberian pakan ikan secara otomatis. Penggunaan drone di bidang digital marketing dapat memberikan banyak kelebihan khususnya dalam efisiensi waktu. Kelebihan drone adalah sebagai berikut, fleksibilitas sangat tinggi, menghasilkan resolusi sangat tinggi, automatic/manual operation sesuai kebutuhan. Untuk inovasi pemberian pakan ikan secara otomatis, drone buatan Laboratorium Digital Marine Operation and Mainenance ITS memiliki kemampuan jangkauan remotely 1 kilometer dan kemampuan terbang selama 20 menit, serta membawa beban 4 kilogram. Pada simulasi pemberian pakan ikan, drone diterbangan dengan membawa pakan seberat 1 kilogram dan secara remote pakan otomatis dituangkan ke kolam. Hasilnya ikan tidak merasa terganggu dengan suara drone dan langsung menyambar pakan ikan yang jatuh dari atas drone. Simulasi pemanfaatan drone untuk pemberian pakan ikan, memberikan wawasan dan pandangan terhadap petani ikan bahwa saat ini teknologi agro maritim harus berinovasi untuk meningkatkan produktifitas perikanan.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Peternakan Sapi Sebagai Bahan Bakar Biogas Murah dan Terbarukan di Kampung Susu Dinasty Tulungagung Semin; Nurhadi Siswantoro; Adhi Iswantoro
Sewagati Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.546 KB)

Abstract

Penggunaan bahan bakar yang berasal dari perut bumi berupaminyak dan gas alam, kian lama dirasakan semakin menipis persediaannya. Persediannya di Indonesia secara teoritis tidak lebih dari 50 tahun lagi. Selain itu kontribusi dari hasil pembakaran minyak bumi dan gas alam yang menimbulkan emisi-emisi yang dapat mencemari bumi kita. Biogas merupakan sumber bahan bakar atau energi yang dapat terbarui dan murah karena berasal dari bahan-bahan organik hasil dari kotoran mahkluk hidup yang di endapkan atau difermentasikan. Salah satu sumber bahan bakar atau energi biogas adalah berasal dari kotoran sapi, Dalam makalah ini mengkaji penggunaan limbah ternak sapi sebagai sumber bahan bakar atau energy biogas untuk keperluan rumah tangga masyarakat di Tulungagung.Dalam makalah ini menggunakan metode pengumpulan data primer berupa jumlah populasi sapi dan jumlah rumah menurut sumber penerangannya di Tulungagung.Kemudian data tersebut dianalisa dan dilakukan perhitungan.Analisa yang dilakukan berkaitan dengan ketersediaan biogas dari kotoran sapi, kebutuhan energi untuk keperluan rumah tangga masyarakat di Tulungagung dan perencanaan serta pemilihan peralatan untuk keperluan rumah tangga masyarakat yang menggunakan biogas.Dari hasil analisa pada study kasus ini diketahui bahwa potensi biogas sebesar 14,95 kg/hari mencukupi untuk keperluan disuatu daerah percontohan dan tanpa biaya setelah 1,2 tahun pemakaian.
Potensi Penggunaan Kotoran Sapi Sebagai Sumber Biogas Rumah Tangga di Kabupaten Kediri Semin; Aguk Zuhdi Muchamad Fathallah; Nurhadi Siswantoro; Adhi Iswantoro; Sukriyah Kustanti Moerad
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.861 KB)

Abstract

Penggunaan sumber energi yang tidak terbarukan secara terus-menerus dapat memicu masalah krisis energi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pengabdian terkait energi terbarukan terus dilakukan. Biogas adalah salah satu sumber bahan bakar yang terbarui karena bahan bakar ini dapat diproduksi dari bahan organik yang berasal dari makhluk hidup yang difermentasi. Biogas sangat berpotensi untuk di produksi terutama di kawasan peternakan. Menurut data dari Badan Pusat Statistika Kediri, di tahun 2018, populasi sapi di Kediri tercatat sejumlah 230.020 ekor sedangkan di tahun 2019 tercatat sejumlah 233.310 ekor. Tujuan dari pelaksaan pengabdian ini adalah untuk mengetahui potensi penggunaan biogas yang dihasilkan dari limbah ternak sapi untuk penggunaan di kabupaten Kediri, khususnya di Desa Ngampel. Pengumpulan data pada pengabdian ini dilakukan dengan cara mencari referensi yang tersedia secara online pada internet. Badan Pusat Statistika Kabupaten Kediri menjadi sumber utama terkait dengan populasi sapi pada masing masing kecamatan di Kediri. Didapatkan hasil bahwa total gas yang bisa dihasilkan dari digester adalah 2.070 kg LPG/bulan untuk kasus Desa Ngampel, Kabupaten Kediri. Dari perhitungan didapatkan bahwa kebutuhan gas LPG masyarakat Desa Ngampel adalah sebanyak 9.372 kg LPG/bulan. Maka dapat disimpulkan bahwa dari adanya digester biogas ini maka masyarakat di desa ini bisa menghemat pengeluaran untuk membeli gas LPG sebanyak 690 tabung LPG atau setara Rp. 13.110.000 per bulannya.
Pembuatan Water Bike untuk Mendukung Wisata Air di Ecowisata Waduk Tempuran Blora Trika Pitana; Agoes Santoso; Beny Cahyono; Adhi Iswantoro; Nurhadi Siswantoro; Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5628.155 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.462

Abstract

Waduk Tempuran merupakan salah satu waduk yang terletak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Peran daripada waduk ini sangat penting terutama untuk pengairan lahan pertanian di sekitar wilayah Kecamatan Blora sejak jaman sebelum Indonesia merdeka. Selain itu, manfaat lain dari waduk ini adalah sebagai salah satu wisata andalan di Kabupaten Blora. Dengan anugerah kondisi alam dan geografis yang indah, tentu ini menjadi daya tarik untuk wisatawan. Wisata yang selama ini sudah ada di Waduk Tempuran adalah wisata air seperti perahu naga, perahu dayung kano dan wisata kuliner berupa ikan bakar Waduk Tempuran serta wisata petik buah. Khusus untuk wisata air, masih sangat bisa dikembangkan lagi sehingga lebih menarik, salah satunya adalah dengan adanya sepeda air atau water bike. Dengan adanya sepeda air ini maka akan semakin banyak pilihan wisata air bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Waduk Tempuran. Harapannya pembuatan sepeda air ini menjadi edukasi kepada pengunjung untuk tetap berolahraga dan menjadi pemicu warga sekitar untuk membuat sepeda air dengan desain yang lain.
Pengembangan Ekosistem Halal Skema Self-Declare pada Kantin Departemen Teknik Sistem dan Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Nurhadi Siswanto; Hafidz Ridho; Mar'atus Sholihah; Retno Widyaningrum; Atikah Aghdhi Pratiwi; Erwin Widodo
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.513

Abstract

Kebutuhan akan produk halal merupakan hal yang krusial di Indonesia mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia. ITS melalui Pusat Kajian Halal memiliki program pendampingan untuk memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari program tersebut dengan sasaran yaitu pelaku usaha pada kantin Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS. Terdapat empat tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu pelaksanaan pelatihan kader penggerak halal, pendampingan penyusunan sistem jaminan halal, bimbingan teknis pengajuan sertifikat halal, dan serah terima pemasangan plakat logo halal. Manfaat yang dihasilkan dari kegiatan ini yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan produk halal, sehingga program pemerintah dan Pusat Kajian Halal ITS untuk mendorong sertifikasi halal pada UMKM dapat terlaksana.
Co-Authors -, Elisabeth Adhi Iswantoro Adianto, Asyraf Nur Agoes Santoso Aguk Zuhdi Muchamad Fathallah Ahmad Rusdiansyah Alfa Muhammad Megawan Ali Reza, Muhammad Andi Irma Arianty Aris Setya Yuwana Asyraf Nur Adianto Asyraf Nur Adianto Atikah Aghdhi Pratiwi Aydin Doğan Bachtiar Rosihan Aghda Baihaqy, Ahmed Raecky Cahyono, Beny Danim Musthofa Defriko Christian Dewandhika Dewi Sartika Dimas Fajar Prasetyo Effi Latiffianti Eko Nurmianto Elisabeth - Erwin Widodo Erwin Widodo Fakher Shwan Rafeek Faris Zulfar Rosyadi Fathallah, Aguk Zuhdi Muhammad Hafidz Ridho Hari Prastowo Hasan Aji Prawira Hasan Aji Prawira Herawatie, Dyah Imam Trio Utama Iwan Febrianto Jamal Ramadhan Khoirunnisa Mahdiyah Syawalina Lutfianto, Muchammad Alfan Madina Nur Pratiwi Mar'atus Sholihah Maulin Masyito Putri Muhammad Badrus Zaman Muhammad Naufal Bintang Muhammad Saifulloh Muhammadi, Hamdan Musthofa, Danim Nabila Yuraisyah Salsabila Nabila Yuraisyah Salsabila Nugroho, Dwi Oktavianto Wahyu Oryza Akbar Rochmadhan Oryza Akbar Rochmadhan Prasetyo, Dimas Fajar Prawira, Hasan Aji Prayoga, Dharma Gita Surya Priambodo, Bangkit Nadyo Priyanta, Dwi Priyanta, Dwi Retno Widyaningrum Reza Tianto Ridho, Alvin Ichwannur Rochmadhan, Oryza Akbar Salsabila, Nabila Yuraisyah Semin Semin Semin Semin Semin Semin Semin Septian Cahya Shaneza Fatma Rahmadhanty Stefanus Eko Wiratno Sukriyah Kustanti Moerad Sukriyah Kustanti Moerad Syaputra, Oktavian Trika Pitana Widodo , Erwin Wolfgang Busse Yani Dhina Mirenani Yani Dhina Mirenani Zaman, Muhammad Badrus Zulaihan, Ahmad Zya Labiba Zya Labiba