Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SBdP SISWA KELAS III SDN 007 SUNGAI KUNJANG Muhlis Muhlis; Inthan Azzahra Inthan; Rosita Putri Rahmi; Sainal A; Muhammad Sultan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2132

Abstract

SBdP learning in class III at SDN 007 Sungai Kunjang is not yet effective, resulting in students' SBdP learning outcomes not being optimal. Therefore, to create meaningful SBdP learning, teachers must design learning models that are appropriate to SBdP learning. This research aims to determine the effectiveness of the model Project Based Learning in improving SBdP learning outcomes in the material of making collage works for class III students at SDN 007 Sungai Kunjang. The research method used is the experimental method. The research design used is pre-experimental design with shapes one group pretest posttest design. The population in this study were class III students at SDN 007 Sungai Kunjang. The sampling technique used is engineering simple random sampling. The instrument of this research is a test instrument in the form of multiplechoice questions. The data analysis techniques used include Validity Test, Reliability Test, Normality Test and Hypothesis Test. Based on the results of the research conducted, the research results concluded that SBdP learning uses a learning model Project Based Learning class III B at SDN 007 Sungai Kunjang got an average score of 82.59, while SBdP learning without using a learning model got an average score of 62.96. Learning model Project Based Learning effective in improving student learning outcomes, this is proven from the Test calculation paired sample T-test shows that the price t-calculation is greater than the price t-table (6,263 > 2,056) and significance value (0.00 < 0.05). So it is declared proven to be true. Thus, the learning modelProject Based Learning declared effective in improving student learning outcomes in the SBdP subject for class III students at SDN 007 Sungai Kunjang.
WACIKAL SEBAGAI BAHAN AJAR INTERAKTIF SENI BUDAYA DI SEKOLAH DASAR Dwi Utami Ningrum; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.398

Abstract

Adanya perkembangan kebudayaan di Indonesia yang terjadi dengan pesat, dibutuhkan adanya pemertahanan kelestarian suatu budaya. Dalam dunia pendidikan mata pelajaran seni budaya dapat menjadi salah satu mata pelajaran yang dapat melestarikan kebudayaan di Indonesia. Hal tersebut menjadi dasar dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar interaktif dengan berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan dan menganalisis kelayakan bahan ajar interaktif berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur di sekolah dasar. Pengembangan bahan ajar interaktif ini menggunakan metode RnD yang menghasilkan sebuah produk bahan ajar berbentuk buku elektronik (e-book) dengan nama produk pengembangan WaCiKal (Wayang Citra Lokal). Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu: 1) analyze; 2) design; 3) development; 4) implementation dan 5) evaluation. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan angket.  Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa produk bahan ajar yang dapat digunakan oleh peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran Seni Budaya. Bahan ajar ini diuji kelayakannya dengan memperoleh kevalidan dan kepraktisan. Penilaian kevalidan oleh ahli media, materi dan bahasa diperoleh skor rata-rata 92,2% kategori sangat valid. Penilaian rata-rata kepraktisan respon pengguna diperoleh skor 89,3% kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil uji kelayakan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa wacikal sebagai bahan ajar interaktif seni Budaya sangat layak digunakan di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN EDUVANE (E-MODUL CANVA DAN HEYZINE) PADA MATERI FAKTA DAN OPINI DI KELAS V SDN 011 SAMARINDA KOTA TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024 Consista Imanni Nugroho; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.484

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi dan keterbatasan jumlah bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran sehingga menyebabkan siswa merasa jenuh dan kurang termotivasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengembangan bahan ajar dan mengetahui kelayakan pengembangan bahan ajar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RnD). Adapun model penelitian yang digunakan adalah ADDIE. Adapun subjek dalam penelitian ini guru kelas V-C dan 21 siswa kelas V-C SD Negeri 011 Samarinda Kota. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket penilaian ahli media, materi, Bahasa dan angket respon peserta didik. Pengembangan EDUVANE (E-modul Canva dan Heyzine) menggunakan model ADDIE melalui 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Kelayakan EDUVANE (E-modul Canva dan Heyzine) diperoleh berdasarkan validator ahli media, materi, Bahasa, 21 peserta didik, dan guru kelas V-C SD Negeri 011 Samarinda kota. Berdasarkan hasil penilaian validator ahli media didapatkan persentase skor 91,76%, ahli materi didapatkan persentase skor 98%, ahli bahasa didapatkan persentase skor 94,54%, hasil respon dari 21 peserta didik didapatkan persentase skor 89,3%, hasil respon guru kelas V-C didapatkan persentase skor 100% sehingga EDUVANE (E-modul Canva dan Heyzine) pada materi fakta dan opini dinyatakan “Sangat Layak” untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS NEARPOD PADA MATERI TEKS EKSPOSISI KELAS V SDN 007 SUNGAI PINANG TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024 Muhammad Febrian Pramudita; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif sebagai solusi terhadap kebosanan siswa dalam pembelajaran akibat kurangnya variasi bahan ajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 28 peserta didik  kelas V-A SD Negeri 007 Sungai Pinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan angket. Pada tahap Analysis, dilakukan analisis kebutuhan siswa, analisis kurikulum, dan analisis gaya belajar siswa. Tahap Design melibatkan penyusunan materi dan pembuatan storyboard E-LKPD. Pada tahap Development, bahan ajar dikembangkan menggunakan aplikasi nearpod, serta divalidasi oleh ahli media dan materi. Tahap Implementation meliputi uji coba pada kelompok kecil dan besar untuk melihat respon peserta didik dan guru. Tahap terakhir, Evaluation, dilakukan untuk mengevaluasi hasil uji coba dan melakukan revisi berdasarkan umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD interaktif yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Validasi oleh ahli media menghasilkan skor 95% (sangat layak), ahli materi juga memberikan skor 95% (sangat layak). Uji coba kelompok kecil mendapat skor 87% (layak), sedangkan uji coba kelompok besar mendapat skor 81% (sangat layak). Respon guru sangat positif dengan skor 99% (sangat layak) sehingga pengembangan E-LKPD ini dapat dikatakan sangat layak.
STUDI IMPLEMENTASI QUIZIZZ SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (SBDP) Muhlis Muhlis; Warman Warman; Widyatmike Gede Mulawarman; Nihan Kristiyani; Anggra Prima
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.507

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi semakin relevan di era pendidikan modern karena perbedaan gaya belajar, kemampuan, dan kebutuhan siswa. Salah satu cara untuk mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi adalah dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti Quizizz, dalam pengelolaan pembelajaran. Artikel ini membahas studi implementasi Quizizz sebagai alat bantu manajemen pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Penelitian ini dilakukan pada siswa sekolah menengah pertama dengan metode kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memungkinkan guru untuk memberikan penilaian formatif secara real-time, dan memudahkan penyesuaian materi dan evaluasi sesuai kebutuhan individu siswa. Selain itu, Quizizz mendukung interaksi siswa secara aktif dalam pembelajaran SBdP melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
Implementasi Sistem Informasi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur suprihartini; Azainil Azainil; Haeruddin Haeruddin; Muhammad Ramli Buhari; Muhlis Muhlis
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45745

Abstract

Pengembangan sistem informasi merupakan proses menyesuaikan sistem yang memiliki tujuan merubah sistem yang telah ada sebelumnya baik secara menyeluruh maupun sekedar menambah beberapa item yang telah tersedia. Keterkaitan penggunaan teknologi dengan sistem informasi dapat memberikan kemudahan dalam melakukan aktivitas maupun bekerja. penggunaan teknologi informasi pada layanan akademik dan kemahasiswaan juga digunakan di Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur yang mampu mengembangkan sistem terpadu antar jurusan sehingga menunjang mutu bagi Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur. Adapun aplikasi sistem informasi yang digunakan adalah SIP (Sitem Informasi Pendidikan). Sebelum menggunakan SIP Poltekkes menggunakan Siakad dalam proses pengimputan nilai dan KRS mahasiswa. Menu siakad sangat terbatas sehingga diperlukan pengembangan sistem informasi yang lebih komplek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan melibatkan seluruh jurusan yang ada di Poltekkes kemenkes Kalimantan Timur, baik Program Studi D-III maupun D-IV dengan beberapa variabel yang diamati. Secara keseluruhan, implementasi SIP yang dirasakan oleh mahasiswa dan dosen selaku pengguna sistem sudah memuskan dan dilihat dari persentasi penggunaan rata- rata 97% implementasi SIP berjalan lancar dan efektif. Selain itu juga mampu meningkatkan kualitas kerja kampus, mutu pendidikan serta mampu membantu kinerja semua pihak yang bersinggungan langsung dengan kegiatan akademik kampus
IMPLEMENTASI MEDIA BIG BOOK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDN 008 SAMARINDA ILIR Ellena Clarisa Sihombing; Hety Diana Septika; Muh. Ramli Buhari; Muhlis; Ridwan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4651

Abstract

This research began with the use of a learning media in the form of a big book, which is an interesting type of teaching media. The purpose of this research is to determine: (1) how the planning of the implementation of big book media in Indonesian language learning is carried out, (2) how the implementation of big book media in Indonesian language learning is conducted, and (3) how the evaluation of the implementation of big book media in Indonesian language learning in class II A SDN 008 Samarinda Ilir is performed. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. The subjects of the study consist of the class teacher and students of class II A SDN 008 Samarinda Ilir. The research was conducted over 4 days, with 2 days for preliminary research and 2 days for the actual implementation. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation, with instruments including observation sheets for teacher activities, interview sheets, and documentation. The data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are: (1) The planning done by the teacher in Indonesian language learning includes preparing teaching modules and creating an interesting big book media, as well as making questions related to the big book; (2) The implementation of Indonesian language learning using the big book media involved the teacher reading the story from the big book and engaging students in dialogue throughout the lesson. There were also some challenges in the implementation, such as some students being less active and noisy; (3) The evaluation of the Indonesian language learning involved the teacher assigning questions related to the material in the big book, with the teacher providing 5 questions related to the story in the big book, and the students completing the questions on paper.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK KVISOFT PADA MATERI BAGIAN TUMBUHAN DAN FUNGSINYA DI KELAS IV SDN 004 SAMARINDA ULU Gresia Kristinawati; Muhlis; Rosita Putri Rahmi; Khusnul Khotimah; Yana Supriyatna
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6353

Abstract

The development of the Flipbook Kvisoft media aims to enhance the effectiveness of science learning, specifically on the topic of plant parts and their functions, for fourth-grade students at SDN 004 Samarinda Ulu. This media is designed to be interactive, engaging, and support both students’ and teachers’ needs, thereby increasing motivation, understanding, and reducing boredom in the learning process. This study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model (Define, Design, Development, and Dissemination). The research development procedure also followed the ADDIE model, consisting of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of the research and discussion on the development of the Flipbook Kvisoft media for science learning on plant parts and their functions in fourth-grade students at SDN 004 Samarinda Ulu were declared "Highly Feasible" for use in the learning process. Based on the feasibility test results, media validation by media experts obtained a percentage of 84% in the "Highly Feasible" category, while material validation by content experts obtained a percentage of 92% in the "Highly Feasible" category. Meanwhile, the student response questionnaire obtained a percentage of 91% in the "Excellent" category. Therefore, the use of Flipbook Kvisoft media in science learning on plant parts and their functions in fourth-grade students at SDN 004 Samarinda Ulu can be concluded as highly feasible and can be used in the learning process to produce interesting and interactive learning.
PERAN DAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH PEMERINTAH KALIMANTAN TIMUR DALAM PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN: ANALISIS HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Angga Galucci; Irwanto; Muhlis; Muhammad Aulia Rahman; Andry Rachmadani; Siti Hardyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11883

Abstract

Regional autonomy as regulated in Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government gives regional governments broad authority in administering educational affairs as a basic service. In East Kalimantan, geographic challenges, disparities between regions, and the distribution of educational resources demand adaptive and responsive policies. This research aims to analyze the role and policies of the East Kalimantan Regional Government in equalizing access to education through the perspective of State Administrative Law, by examining aspects of authority, discretion, general principles of good governance (AUPB), as well as monitoring and accountability mechanisms. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. Data was obtained through literature study of regulations, regional policies, and educational planning documents. The analysis was carried out qualitatively to assess the suitability of regional policies with the principles of legality, effectiveness and administrative justice. The research results show that local governments have a strategic role in planning, budgeting and supervising secondary education services, including the construction of infrastructure, distribution of teachers and the provision of educational assistance. However, policy implementation still faces coordination obstacles, budget limitations, and disparities in remote areas. Therefore, it is necessary to strengthen governance based on transparency, public participation and continuous evaluation in order to realize equitable and sustainable access to education.