Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementation of The Village Community Development and Empowerment Program through Priorities of the Use of Village Funds in the Coastal Area, Aceh Barat Regency Nurhaslita Sari; Arfriani Maifizar
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v17i1.32804

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of the Village Community Development and Empowerment Program (P3MD) in the coastal areas of West Aceh Regency, with a focus on the priority use of village funds. Specifically, the study explores the changes in the community's economy before and after the implementation of village funds and examines the initiatives taken by the village government to enhance economic conditions. Descriptive analysis is employed as the analytical method to evaluate the outcomes. This study shows that the policy assistance of the Village Community Development and Empowerment Program in West Aceh Regency has not yet achieved optimal effectiveness in its implementation. This can be observed from the three approaches used to measure the effectiveness of mentoring in P3MD in Aceh Barat District. Two indicators, including the source approach and the target approach, have not worked well. In the future, policy implementers need to focus more on optimizing resources and involving a wider range of target groups.
Penyimpangan Maksim Kesantunan Berbahasa Mahasiswa pada Dosen dalam Interaksi WhatsApp Group Cut Nabilla Kesha; Siti Jahria Sitompul; Veni Nella Syahputri; Syafrizal Syafrizal; Desi Marlizar; Nurhaslita Sari
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v11i3.125643

Abstract

Language politeness is the key to good communication, including in communication in student WhatsApp groups. However, violations of the principle of language politeness often occur among students, especially in WhatsApp course groups. This study aims to discuss violations of the principle of language politeness among students in Indonesian language course class groups. This study uses a qualitative method with research data in the form of WhatsApp message media. The results showed that there were four violations of the maxim of wisdom, one violation of the maxim of sympathy, five violations of the maxim of generosity, and one violation of the maxim of humility. These violations occur because students think that WhatsApp groups tend to be informal and pay less attention to language politeness. The results of this study are expected to increase students' awareness of the importance of language politeness in communication, especially in WhatsApp groups.
Pendekatan Komunikasi Efektif dalam Pencegahan Perilaku Bullying di Lingkungan Sekolah Aripin, Nurasma; Pratama, Agus; Sari, Nurhaslita; Sitompul, Siti Jahria; Marlizar, Desi; Sandela, Ilka
Lok Seva: Journal of Contemporary Community Service Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/lokseva.v3i1.9727

Abstract

Effective communication carried out by parents and teachers can be an approach to prevent bullying behavior that occurs in the school environment. Law No. 35 of 2014 concerning Child Protection Article 76 C which states that everyone is prohibited from placed, allowing, doing, instructing or participating in violence against children expressly affirms that bullying behavior experienced by children is protected by law. This awareness underlies this community service activity with socialization methods and discussions on how effective communication can prevent bullying behavior in the school environment. The service activities carried out have the purpose of providing understanding to students and teachers that good communication between students and parents, parents and the school, teachers and students can increase the sense of security and comfort to everyone who is pursuing education. The sense of security and comfort felt by the students will keep them respectful and respectful of each other. The results of PKM activities are expected to make parents, teachers, schools, school committees, and the general public in the future pay more attention to building communication with children or students and schools will always establish partnerships with other schools, the government and other institutions that focus on child development.
PENGUATAN KAPASITAS PETANI MELENIAL MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN Nurhaslita Sari; Sri Wahyu Handayani; Cut Asmaul Husna; Siti Jahria Sitompul; Ilham Mirza Saputra; Zulfikar
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3623

Abstract

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa minat generasi milenial terhadap pekerjaan di bidang pertanian dilihat dari persepsi, keterlibatan, perhatian, dan motivasi. Persepsi terbagi menjadi persepsi positif dan persepsi negatif, persepsi positif meliputi persepsi positif terhadap profesionalitas petani, persepsi positif terhadap kepuasan kerja petani, dan persepsi positif terhadap pengembangan karier. Persepsi negatif meliputi persepsi negatif terhadap profesionalitas petani, persepsi negatif terhadap pendapatan di bidang pertanian, persepsi negatif terhadap status sosial petani, persepsi positif terhadap jaminan hari tua petani, dan persepsi negatif terhadap lapangan pekerjaan pertanian. Keterlibatan generasi milenial di bidang pertanian meliputi budidaya tanaman di pekarangan rumah, keterlibatan di lahan pertanian, dan keterlibatan sebagai mahasiswa bidang pertanian. Perhatian generasi milenial di bidang pertanian meliputi keinginan dalam mencari informasi pertanian, keinginan untuk mempelajari bidang pertanian, dan keinginan untuk terlibat dalam bidang pertanian. Motivasi generasi milenial di bidang pertanian meliputi keinginan untuk menambah wawasan di bidang pertanian, keinginan untuk wirausaha di bidang pertanian, dan keinginan untuk regenerasi pertanian keluarga. Faktor yang mempengaruhi minat generasi milenial ada dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong diantaranya adalah adanya pewarisan lahan pertanian, adanya pengenalan bidang pertanian oleh orang tua, adanya berbagi pengetahuan tentang pertanian oleh orang tua, sumber daya alam yang mendukung, adanya dorongan dari pemerintah, dan dapat membuka lapangan pekerjaan di bidang pertanian. Faktor penghambat diantaranya adalah sempitnya lahan pertanian, pekerjaan di bidang non pertanian, status sosial yang rendah, tidak memiliki ketertarikan di bidang pertanian, tidak menempuh pendidikan formal di bidang pertanian, dan kurangnya pendapatan keluarga di bidang pertanian. Tidak terdapat perbedaan minat generasi milenial terhadap pekerjaan di bidang pertanian pada dua latar belakang yang berbeda.
Fungsi Dinas Kelautan, Perikanan Dan Ketahanan Pangan Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Aceh Utara Zulfikar, Zulfikar; Sari, Nurhaslita
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 8, No 1 (2024): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v8i1.10262

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya Fungsi dinas sebagai regulatory role, seperti pengorganisasian pegawai. Belum optimalnya fungsi dinas sebagai enabling role, seperti petani belum mampu mengembangkan produk pertaniannya dan belum optimalnya Fungsi dinas sebagai direct provision of goods and service, seperti terdapat daerah tingkat ketahanan pangannya rendah. Rumusan masalahnya adalah: “Bagaimana Fungsi Dinas Kelautan, Perikanan Dan Ketahanan Pangan dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Utara?”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan: 1) Fungsi Dinas dalam dimensi regulatory role kurang optimal. 2) Fungsi Dinas dalam dimensi enabling role kurang optimal. 3) Fungsi Dinas dalam dimensi direct provision of goods and service kurang optimal.
Integrasi Lembaga Adat Keujruen Blang dalam Pemberdayaan Petani di Kabupaten Nagan Raya Mardhatillah, Muntaha; Ikhsan, Ikhsan; Husna, Cut Asmaul; Sari, Nurhaslita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.868-876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripskan potensi Keujruen Blang Kabupaten Nagan Raya sebagai salah satu aktor utama dalam pemberdayaan petani. Keujruen Blang, sebagai lembaga adat lokal, memiliki peran penting dalam memfasilitasi, mengkoordinasikan, dan memobilisasi masyarakat petani untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui berbagai program pemberdayaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara bersama pihak terkait. Hasil Penelitian ini mengidentifikasi peran serta Keujruen Blang dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi serta sosial masyarakat petani di Kabupaten Nagan Raya, Penelitian ini juga mengeksplorasi berbagai inisiatif dan strategi pemberdayaan petani yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan pertanian serta strategi kolaboratif yang efektif dalam memanfaatkan sumber daya dan pengetahuan dari setiap stakeholder untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan pertanian. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat jaringan kerja sama yang berkelanjutan dan berdaya guna di Kabupaten Nagan Raya, serta mendorong inovasi dan perubahan positif dalam sektor pertanian lokal
PERAN KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PENGEMBANGAN OLAH RAGA NASIONAL Nurhaslita Sari; Sri Wahyu Handayani; Siti Jahria Sitompul; Najamudin; Zulfikar
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i2.4984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan publik dalam mendukung pengembangan olahraga nasional di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah merumuskan kebijakan strategis seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain ketimpangan distribusi infrastruktur, keterbatasan anggaran daerah, rendahnya kualitas pembinaan atlet, dan minimnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. Diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, pemerataan fasilitas olahraga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap perumusan strategi kebijakan yang lebih responsif dan berbasis kebutuhan lokal dalam rangka memajukan olahraga nasional. Kata kunci: kebijakan publik, olahraga nasional, pembangunan, DBON, partisipasi masyarakat
Integrasi Lembaga Adat Keujruen Blang dalam Pemberdayaan Petani di Kabupaten Nagan Raya Mardhatillah, Muntaha; Ikhsan, Ikhsan; Husna, Cut Asmaul; Sari, Nurhaslita
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.868-876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripskan potensi Keujruen Blang Kabupaten Nagan Raya sebagai salah satu aktor utama dalam pemberdayaan petani. Keujruen Blang, sebagai lembaga adat lokal, memiliki peran penting dalam memfasilitasi, mengkoordinasikan, dan memobilisasi masyarakat petani untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui berbagai program pemberdayaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara bersama pihak terkait. Hasil Penelitian ini mengidentifikasi peran serta Keujruen Blang dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi serta sosial masyarakat petani di Kabupaten Nagan Raya, Penelitian ini juga mengeksplorasi berbagai inisiatif dan strategi pemberdayaan petani yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan pertanian serta strategi kolaboratif yang efektif dalam memanfaatkan sumber daya dan pengetahuan dari setiap stakeholder untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan pertanian. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat jaringan kerja sama yang berkelanjutan dan berdaya guna di Kabupaten Nagan Raya, serta mendorong inovasi dan perubahan positif dalam sektor pertanian lokal
Implementation of The Village Community Development and Empowerment Program through Priorities of the Use of Village Funds in the Coastal Area, Aceh Barat Regency Sari, Nurhaslita; Maifizar, Arfriani
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v17i1.32804

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of the Village Community Development and Empowerment Program (P3MD) in the coastal areas of West Aceh Regency, with a focus on the priority use of village funds. Specifically, the study explores the changes in the community's economy before and after the implementation of village funds and examines the initiatives taken by the village government to enhance economic conditions. Descriptive analysis is employed as the analytical method to evaluate the outcomes. This study shows that the policy assistance of the Village Community Development and Empowerment Program in West Aceh Regency has not yet achieved optimal effectiveness in its implementation. This can be observed from the three approaches used to measure the effectiveness of mentoring in P3MD in Aceh Barat District. Two indicators, including the source approach and the target approach, have not worked well. In the future, policy implementers need to focus more on optimizing resources and involving a wider range of target groups.
EFEKTIVITAS PENDAMPING SOP PADA PELAKU UMKM RED HOUSE COFFEE GAYO Susanti, Evi; IKhsan, IKhsan; Sari, Nurhaslita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2739

Abstract

Red House Coffee merupakan salah satu UMKM Aceh Tengah Desa Berghendal Kecamatan Meria Satu Kabupaten Bener Meriah yang dibangun pada 2016 oleh Isra Failani. Usaha ini telah  menerima surat perizinan Besertifikasi Pemenuhan Komitmen Produksi Rumah Tangga (SPP-IRT) dan NIB. Red House Coffee menyediakan coffee Honey, wine, natural, luwak, robusta, dan speciality.  Omzet Red House Coffee pada tahun 2022 terbilang rendah dibandingkan pengeluaran, yakni mencapai 150 juta/bulan dengan pengeluaran 40 juta/bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyusunan SOP Red House Coffee Gayo. Di sini SOP sangat menunjang kesuksesan sebuah usaha. Metode penelitian yang digunakan berupa kualitatif bersifat deskriptif dengan sumber data  primer dan sekunder dan teknik pengumpulan datanya secara kuesioner serta wawancara.  Berdasarkan hasil penelitian SOP Red House Coffee Gayo tidak memenuhi prosedur penyusunan SOP yang benar. Di sini SOP Red House Coffee belum berbentuk dokumen, hanya berupa perintah secara lisan dari atasan kepada bawahan. Hal ini disebabkan oleh faktor administrasi, kepegawaian dan harga penyusunan SOP yang mahal.