Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teknika

Analisis Stabilitas Lereng Dengan Dinding Penahan Tanah Menggunakan Perhitungan Manual Dan ASDIP Retain v.4.7.6 Alfana, Siril; Assafira, RA Rieke Aulia; Situmorang, Adolf; Masvika, Hendra
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.7855

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai analisis stabilitas lereng pada Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 1 pada STA 21+725. Perkuatan lereng menggunakan dinding penahan tanah tipe kantilever setinggi 5,1 m dan kelandaian lereng 45°, dengan angka aman >1,5. Perhitungan dilakukan pada kondisi statis dan kondis gempa menggunakan GeoStudio 2012, ASDIP Retain v.4.7.6, dan perhitungan manual. Hasil perhitungan menggunakan GeoStudio 2012 diperoleh angka aman 3,057 untuk kondisi statis dan 1,787 untuk kondisi gempa. Hasil perhitungan menggunakan ASDIP Retain v.4.7.6 diperoleh SF guling 3,02 dan SF geser 5,81. Gaya geser pada ketinggian kritis sebesar 95,3 kN/m dan tahanan geser sebesar 328 kN/m. Hasil perhitungan manual kondisi statis terhadap gaya eksternal diperoleh SF guling 3,034, SF geser 1,921, dan SF daya dukung 14,19. Nilai SF untuk kondisi gempa diperoleh SF guling 2,077, SF geser 1,775, dan SF daya dukung 9,631. Terhadap gaya internal kondisi statis dan kondisi gempa telah memenuhi syarat angka keamanan. Hasil simulasi dengan GeoStudio 2012, ASDIP Retain v.4.7.6, dan perhitungan manual di atas telah sesuai dengan syarat faktor keamanan sesuai SNI 8460:2017.
Numerical and Field-Based Analysis of Soil Nailing for Slope Stability Adolf Situmorang; Anik Kustirini; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.12918

Abstract

Landslide occurrences in Indonesia are predominantly associated with soft soils and inadequate drainage conditions during periods of high-intensity rainfall. Nevertheless, the country’s diverse geological settings pose significant challenges for implementing effective landslide mitigation strategies, particularly as most existing studies are concentrated on specific islands, each characterized by distinct geotechnical and geomorphological conditions. In certain areas of Flores Island, landslides have been observed at relatively shallow depths and steep slope angles, often occurring in remote locations. Additionally, the tectonic setting of Flores Island—surrounded by multiple active seismic sources—increases the susceptibility to both rockfalls and earthquake-induced landslides. Soil nailing has emerged as a promising stabilization technique in such conditions, particularly where subsurface materials exhibit high resistance to penetration (N-SPT > 60). Despite the steep terrain, the technique remains viable due to its adaptability and minimal disturbance to the existing slope geometry. Stability analyses conducted using both the FEM and LEM under static loading conditions indicate that soil nailing is effective in reinforcing the slope without inducing significant deformation. Furthermore, the reinforced slopes demonstrate sufficient stability under seismic loading, satisfying the design earthquake criteria stipulated by the Indonesian Standard.