Siusana Kweldju
Universitas Negeri Malang

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ilmu Pendidikan

Pendidikan Androgini kepada Anak Siusana Kweldju
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 25, No 1 (1998)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Androgynous Education for Children. The androgynous education is a proposed educational model which fits to transformations that might occur in a society that undergoes changes from a traditional to a modern and industrial one. These changes also affect the existing values, which motivate the increasing needs of androgynous education, like the needs of double income families, educational democratization, nuclear families, which call for new balances. This model can only be put into practice with the parents’, teachers’ and societies’ support. The androgynous educational model can only be a success if there is a belief that everyone has his freedom to pursue one’s career.
Tantangan Masa Depan dan Semangat Restrukturisasi dalam Pendidikan Nasional Siusana Kweldju
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 23, No 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menghadapi perubahan yang sulit diramalkan pada abad ke-21, negara-negara maju sudah mulai dengan perubahan-perubahan mendasar dalam pendidikannya. Perubahan tidak lagi bersifat reformasi yang lebih sesuai dengan perubahan gelombang pertama dan kedua, tetapi juga restrukturisasi yang pantas bagi perubahan gelombang ketiga. Aspek restrukturisasi yang telah dijalankan melibatkan penjaringan dana, internasionalisme, pendidikan untuk semua, individualisasi pendidikan, pendidikan untuk menciptakan pengetahuan, desentralisasi, dan memanfaatkan teknologi pendidikan dan menekan jumlah guru. Restrukturisasi bukan hal yang mudah dilaksanakan dengan dana terbatas. Namun era pasar bebas tetap menghendaki perubahan dalam praktik pendidikan. Pengerahan dana dari swasta tidak dapat dihindari.