Ipop Sjarifah
Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jl Kolonel Sutarto No. 150k Jebres

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Obesitas dan Diabetes Melitus terhadap Kelelahan Kerja pada Perajin Batik di Surakarta Widyaningsih, Vitri; Sjarifah, Ipop; Ismayenti, Lusi; Khotijah, Ms
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Nasional LPPM 2014, 20 Desember 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas merupakan salah satu problem kesehatan masyarakat yang semakin banyak terjadi dan penting untuk diatasi, karena dapat menyebabkan berbagai penyakit kronik degeneratif, antara lain Diabetes Mellitus, stroke, penyakit jantung koroner, dan jantung. Pekerja terutama yang memiliki pola kerja sedentari memiliki risiko tinggi terkena obesitas dan penyakit degeneratif yang menyertainya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh obesitas dan diabetes melitus terhadap kelelahan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan clustered random sampling. Obesitas diukur dengan menggunakan metode antropometrik meliputi indeks masa tubuh, lingkar pinggang dan ratio lingkar pinggang dan lingkar panggul. Diabetes mellitus didiagnosis dengan menggunakan pemeriksaan darah serta pemeriksaan klinis oleh dokter. Kelelahan kerja diukur dengan Reaction Timer Test. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 21.0.  Peneliian dilakukan terhadap 80 pekerja industry batik di Karesidenan Surakarta. Didapatkan prevalensi obesitas sebesar 15%, dan diabetes mellitus sebesar 8.8%, dan prevalensi kelelahan kerja pada responden sebesar 63.8% dengan faktor utama penyebab kelelahan kerja adalah usia. Hasil analisis regresi bivariate dan multivariate menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh obesitas maupun diabetes mellitus terhadap kelelahan kerja (p >0.05) akan tetapi kelelahan kerja dipengaruhi oleh usia pekerja dengan Odds Ratio 2.3 (95%CI = 1.4-3.5) untuk setiap kenaikan 10 tahun (p=0.001). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara obesitas dan diabetes mellitus terhadap kelelahan. Akan tetapi, tingginya prevalensi obesitas dan diabetes memerlukan penanganan dan pencegahan karena kedua kondisi ini dapat menyebabkan berbagai disabilitas dan merupakan penyebab mortalitas. Kata Kunci : Obesitas, Diabetes Mellitus, kelelahan
HUBUNGAN KADAR TIMAH HITAM (Pb) DENGAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DAN TEKANAN DARAH PADA PEKERJA SPBU DI KARESIDENAN SURAKARTA Sjarifah, Ipop; Khotijah, Khotijah; Setyawan, Haris
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timah Hitam (Timbal/Pb) merupakan logam berat yang sangat berbahaya dan kontaminasi timbal dalam tubuh berpengaruh terhadap biosintesa hemoglobin, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, dan sistem ginjal. Kontaminasi timbal yang berpengaruh terhadap sistem ginjal dapat menyebabkan pengaruh terhadap tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar timah hitam (Pb) dalam darah dengan kadar hemoglobin dan tekanan darah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  observasional analitik, dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Sampel berjumlah 30 orang. Pengujian Pb darah menggunakan alat Atomic Absorbtion Spectofotometeri (AAS) dengan pengambilan darah sebanyak 10 mL dan pengukuran tekanan darah dengan Tensimeter dan pengukuran Hb dengan alat Sfignomanometer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi spearman. Kadar Pb dalam darah semua pekerja masih dibawah NAB yaitu <40 µg/dL dengan rerata 3,26 µg/d.  Hasil pengukuran kadar Hb 28 responden dengan kadar Hb normal dan 2 responden dengan Hb <12 mmHg . Hasil uji korelasi spearman menunjukkan tidak ada hubungan kadar Pb dalam darah dengan kadar Hb dengan p value 0,201 dan r = 0,dan tidak ada korelasi yang signifikan antara pb darah dengan tekanan darah,dengan nilai p = 0.693 dan r= 0,075 untuk tekanan darah systole, dan  p = 0.327 dan r = 0.185 untuk tekanan darah diastole dengan nilai arah korelasi + (positif) dan kekuatan korelasi lemah. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kedua variabel untuk tekanan darah systole dan diastole, dan kadar Pb dalam darah yang masih dibawah batas normal tidak mengakibatkan anemia.Kata Kunci : Kadar Timah Hitam, Kadar Hemoglobin, Tekanan Darah, Pekerja SPBU
IMPLEMENTASI EMERGENCY RESPONSE SYSTEM PADA INDUSTRI INFORMAL DI KABUPATEN SRAGEN Setyawan, Haris; Sjarifah, Ipop
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi dan rawan terhadap kejadian bencana, baik bencana alam, non alam maupun bencana social. Kejadian bencana dapat menimbulkan keadaan darurat yang harus segera dilakukan pencegahan dan penanggulangan kedalam kondisi yang aman dan selamat. Industri Batik di Kabupaten Sragen khususnya desa Pilang terletak di daerah aliran sungai Bengawan Solo yang rawan terjadi keadaan darurat dan bencana berupa banjir, kebakaran dan kecelakaan kerja akibat proses produksi batik. Sejak tahun 2007, di lokasi tersebut sering  terjadi rangkaian bencana banjir pada musim penghujan yang sulit ditanggulangi dan perlu mendapatkan penanganan segera khususnya implementasi emergency respon saat terjadi keadaan darurat banjir maupun keadaan darurat yang lain. Metode yang digunakan adalah dengan pemilihan skala prioritas bencana dan keadaan darurat di 3 industri batik desa pilang dengan menggunakan matriks VCA dan melakukan pemecahan masalah dari setiap prioritas masalah menggunakan hirarki pengendalian risiko. Prioritas masalah di 3 industri batik tersebut adalah keadaan darurat banjir, kebakaran dan kecelakaan kerja. Hasil dari pengabdian pada masyarakat ini berupa penerapan model HIRADC dan sistem tanggap darurat berupa simulasi keadaan darurat kebakaran dan banjir, pembuatan rute evakuasi dan titik kumpul, sosialisasi flowchart menghadapi keadaan darurat banjir, kecelakaan dan kebakaran. Kata Kunci: Keadaan darurat, Emergency respons system, Industry informal
The Effects of Lead (Pb) Exposure to Blood Pb Concentration and Hemoglobin Levels in Book Sellers and Street Vendors of Surakarta Khotijah, Khotijah; Sjarifah, Ipop; Mahendra, Putu Gede Oka; Widyaningsih, Vitri; Setyawan, Haris
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v13i2.5743

Abstract

Anemia is still a public health problem in the world and in Indonesia. WHO (2008) reported more than 75% of anemia in Asia is iron deficiency and 63.5% anemia in Indonesia is caused by lack of nutrition. Previous studies described that lead (Plumbum /Pb) can decrease hemoglobin levels. Sriwedari markets’ book sellers and Solo Wholesale Center’s street vendors are susceptible populations exposed to Pb as a result of motor vehicle exhaust. Approximately 70% of Pb in vehicle exhausts emissions are emitted into the air. This study aimed to analyze the effects of Pb exposure on blood Pb concentration and hemoglobin levels. This study was a quantitative observational analytic study with cross sectional design conducted in 2015-2016 at Sriwedari Market. Samples were 97 respondents obtained through random sampling and Spearman correlation was used for data analysis. Result showed that there were association between Pb exposure in the air and blood Pb levels (p=0,000; r=0,606) and blood Pb levels and hemoglobin levels (p=0,000; r=-0,623)
Program Pelatihan Pemadaman Kebakaran di Peternakan Kelinci Karanganyar Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Wardani, Tyas Lilia; Atmojo, Tutug Bolet; Sjarifah, Ipop
Khadimul Ummah Vol. 4 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v4i1.4936

Abstract

Kebakaran merupakan api yang tidak terkendali yang terjadi di luar kendali manusia. Api dapat terjadi melalui proses kimiawi, antara uap bahan bakar dengan oksigen dengan bantuan panas yang saling berinteraksi. Suatu kejadian kebakaran akan menimbulkan banyak kerugian, baik material maupun nonmaterial. Oleh karena itu, kesiapsiagaan sangat diperlukan untuk dapat mencegah dan menanggulangi kebakaran, salah satunya melalui pelatihan pemadaman kebakaran sehingga bisa mengurangi kerugian-kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran.Pada peternakan kelinci di Karanganyar terdapat banyak material dan bahan yang bersifat mudah terbakar, serta sumber listrik yang dapat memicu terjadinya nyala api. Selama ini, para peternak belum pernah mendapatkan pelatihan ataupun sosialisasi tentang bahaya kebakaran dan pengendaliannya. Berdasarkan kondisi tersebut, maka pelatihan pemadaman kebakaran menjadi hal yang sangat dibutuhkan pada peternakan ini.Sasaran pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu para peternak kelinci yang tergabung dalam Perkumpulan Peternak Kelinci Sumber Urip. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan simulasi pemadaman kebakaran. Adapun media yang akan digunakan meliputi: power point, video, alat pemadam tradisional, alat pemadam api ringan (APAR), poster, dan leaflet.Hasil dari pengabdian pada masyarakat ini berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan menggunakan kuisioner. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan persentase pada praktik pemadaman kebakaran setelah pekerja mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran. menambah pengetahuan dan keterampilan pekerja tentang kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bencana kebakaran. Dengan keterampilan dan kesiapsiagaan yang dimiliki pekerja, maka dapat mengurangi kerugian akibat kebakaran yang bisa berdampak pada produktivitas kerja.Kata kunci : pelatihan, pemadaman kebakaran, peternakan kelinci
EFEK PEMBERIAN BUAH PISANG PADA PENURUNAN KELELAHAN KERJA BAGI PEKERJA DI BAGIAN PELINTINGAN ROKOK Mashuri, Yusuf Ari; Sweetry, Zara Offia; Sjarifah, Ipop
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3 (2020): EDITION NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v8i3.1811

Abstract

Manual rolling work can cause work fatigue due to high job targets. Banana (Musa sapientum) contains natural sugars such as sucrose, fructose, and glucose as a source of energy. Work fatigue can be overcome with energy supplementation such as banana. This study aimed to determine the effect of banana supplementation on the level of work fatigue of cigarette manual rolling workers in X factory Karanganyar. This research was a quasi-experimental, with a one-shot case study design. The sampling technique used was simple random sampling, A total of 54 workers was randomly recruited as the sample. The independent variable of this study was banana (Musa sapientum), while the dependent variable was work fatigue. The Wilcoxon test was used to analyze the data. The Wilcoxon test showed that there was a significant difference between work fatigue before and after the banana supplementation to the cigarette manual rolling worker of X factory Karanganyar (p-value = 0.000). Thus, Banana (Musa sapientum) can be given as a food supplement to overcome the work fatigue problems in manual rolling workers.