Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN KELUHAN PENYAKIT KULIT PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH Fajariani, Ratna; Vidyaningrum, Dwi Utari; Haryati, Sri
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i1.26881

Abstract

Sampah merupakan hasil kegiatan sehari-hari manusia maupun dari proses produksi industri yang sudah tidak terpakai. Petugas pengangkut sampah berisiko untuk mengalami keluhan penyakit kulit karena aktivitas pekerjaan setiap hari kontak dengan sampah yang mengandung bakteri patogen, virus, jamur serta vektor pembawa penyakit. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti: topi, sarung tangan karet, sepatu boots, baju pelindung, dan masker dapat mencegah kontaminasi sampah ke kulit secara langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan penyakit kulit pada petugas. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden penelitian yaitu petugas pengangkut sampah di Kota Madiun yang berjumlah 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Somers’D. Hasil uji Korelasi Somers’D menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan APD dengan keluhan penyakit kulit (p = 0,000), arah korelasi negatif (-), dan koefisien korelasi yaitu -0,520. Saran yang dapat diberikan adalah memberikan edukasi kepada petugas pengangkut sampah melalui sosialisasi terkait penggunaan APD yang lengkap, serta pemberian informasi tentang risiko penyakit kulit pada pekerjaan tersebut.
Program Pelatihan Pemadaman Kebakaran di Peternakan Kelinci Karanganyar Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Wardani, Tyas Lilia; Atmojo, Tutug Bolet; Sjarifah, Ipop
Khadimul Ummah Vol. 4 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v4i1.4936

Abstract

Kebakaran merupakan api yang tidak terkendali yang terjadi di luar kendali manusia. Api dapat terjadi melalui proses kimiawi, antara uap bahan bakar dengan oksigen dengan bantuan panas yang saling berinteraksi. Suatu kejadian kebakaran akan menimbulkan banyak kerugian, baik material maupun nonmaterial. Oleh karena itu, kesiapsiagaan sangat diperlukan untuk dapat mencegah dan menanggulangi kebakaran, salah satunya melalui pelatihan pemadaman kebakaran sehingga bisa mengurangi kerugian-kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran.Pada peternakan kelinci di Karanganyar terdapat banyak material dan bahan yang bersifat mudah terbakar, serta sumber listrik yang dapat memicu terjadinya nyala api. Selama ini, para peternak belum pernah mendapatkan pelatihan ataupun sosialisasi tentang bahaya kebakaran dan pengendaliannya. Berdasarkan kondisi tersebut, maka pelatihan pemadaman kebakaran menjadi hal yang sangat dibutuhkan pada peternakan ini.Sasaran pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu para peternak kelinci yang tergabung dalam Perkumpulan Peternak Kelinci Sumber Urip. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan simulasi pemadaman kebakaran. Adapun media yang akan digunakan meliputi: power point, video, alat pemadam tradisional, alat pemadam api ringan (APAR), poster, dan leaflet.Hasil dari pengabdian pada masyarakat ini berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan menggunakan kuisioner. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan persentase pada praktik pemadaman kebakaran setelah pekerja mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran. menambah pengetahuan dan keterampilan pekerja tentang kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bencana kebakaran. Dengan keterampilan dan kesiapsiagaan yang dimiliki pekerja, maka dapat mengurangi kerugian akibat kebakaran yang bisa berdampak pada produktivitas kerja.Kata kunci : pelatihan, pemadaman kebakaran, peternakan kelinci
Efektivitas Stretching terhadap Kelelahan Kerja Operator Head Truck Terminal Petikemas Semarang Salsabila, Khairunnisa Salmaa; Fajariani, Ratna; Widjanarti, Maria Paskanita
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 12, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v12i1.40842

Abstract

Head truck operator is one of the jobs that is at risk of experiencing work fatigue at the Semarang Container Terminal. Based on the results of measuring work fatigue using the IFRC subjective self rating test questionnaire on 20 head truck operators, 25% experienced low fatigue, 55% moderate fatigue, and 20% high fatigue. One of the alternative fatigue management can be done by static stretching which is considered more efficient in adjusting to the company's work processes and more effective than other methods. This study aims to determine the effectiveness of stretching on work fatigue of Semarang Container Terminal head truck operators. This research was a quasi-experimental study with a pre-post test one group design. Respondents were head truck operators at the Semarang Container Terminal with a total of 49 respondents out of a total of 147 operators. This study used the Subjective Self Rating Test questionnaire from IFRC to measure work fatigue. The data analysis technique used was the paired t-test. The results of this study indicate that there is a significant difference in head truck operators after stretching with p-value of 0.000 with large effect (d = 7.44). In Conclusion There was an effectiveness of stretching on work fatigue of Semarang Container Terminal head truck operators.
SENAM ASIK DAPAT MENURUNKAN NYERI MUSKULOSKELETAL PADA KELOMPOK WANITA TANI Sumardiyono, Sumardiyono; Fajariani, Ratna; Chairunisa, Nabila Dian; Yasmine, Amalia; Avrilla, Syafina Nadya; Zakaria, Rais Athfal; Anugraeni, Devitasari; Mudrikah, Halimatul; Azzahra, Nirwana Putri; Kamil, Izzan; Daffa, Muhammad; Raihan, Raihan; Novrihaedi, Dziad
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 34 No. 1 (2024): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v34i1.1895

Abstract

Work-related musculoskeletal pain is a serious occupational health problem worldwide. Farmers are one of the groups of people who are most at risk of developing this condition. To help reduce musculoskeletal pain, farmers can participate in a exercise program called "Anti Sakit Ibu Kelompok wanita tani" (ASIK). The purpose of this study is to analyze the effect of ASIK-exercise on musculoskeletal pain in a group of women farmers in Karanganyar. The study used a pre-test and post-test design. The sampling technique used was purposive sampling, with a sample (respondents) of 19 women farmers who met the inclusion and exclusion criteria. The inclusion criteria were active members of the women farmers' group, in good health, and living in the village of Bolon. The exclusion criteria were respondents who could not read or write, and who were unable to do exercises due to physical constraints. The independent variable was ASIK gymnastics, the dependent variable was musculoskeletal pain, and the control variable was age. The analysis of the difference in musculoskeletal pain scores before and after ASIK-exercises without controlling age used a paired samples t-test, and the analysis of the difference in musculoskeletal pain scores before and after ASIK-exercises with age as a covariate was performed using ANCOVA at α = 5%. The test results stated that with controlling age, ASIK-exercises can significantly reduce musculoskeletal pain (F = 7.540; p = 0.009) with a large effect size category (d = 1.68).
The Effect of Using Earmuffs on Hearing Loss Complaints and Subjective Stress: A Quasi-Experimental Study among Weaving Workers in Surakarta, Indonesia Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Rahma, Ratih Andika Akbar; Prasetya, Tofan Agung Eka
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 13 No. 2 (2024): The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v13i2.2024.163-172

Abstract

Introduction: Noise pollution from machine operations is one of industry's long-standing issues, especially in the textile manufacturing industry. High noise levels produced by weaving machine operation can harm employees' health, most notably hearing loss and stress at work. Since 1975, IT Co. Ltd., one of the biggest textile corporations in Surakarta, Indonesia, has struggled to find a solution to the issue of excessive noise, particularly in the weaving manufacturing facility. This study aims to determine the effect of employing earmuffs as a type of intervention to alleviate hearing loss complaints and subjective stress on weaving workers who are exposed to high-intensity noise. Methods: A time series design was used in this quasi-experimental study. This study’s participants were divided into 2 groups. The first group was weaving workers who used earmuffs as ear protection (Intervention Group), and the second group did not use earmuffs (Control Group). Data collection was carried out for 6 working days to see whether there was a significant effect of using earmuffs on hearing loss complaints and subjective stress. Results: From the second to the sixth day, using earmuffs as ear protection did not significantly reduce hearing loss complaints. However, it showed significant findings that increased the average score of subjective stress. Conclusion: Using earmuffs should protect the ears from noise exposure and its effects on workers' health. However, it has been shown that using earmuffs can increase the average score of hearing loss complaints and subjective stress.
PROGRAM EDUKASI K3 PADA GURU DI SURAKARTA UNTUK MENCEGAH KELELAHAN MATA Fajariani, Ratna; Qadrijati, Isna; Sumardiyono, Sumardiyono; Wardani, Tyas Lilia; Rinawati, Seviana; Atmojo, Tutug Bolet
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2604

Abstract

Saat ini, pekerjaan seorang guru sangat erat dengan penggunaan perangkat gadget, seperti komputer, laptop atau handphone sebagai alat utama dalam bekerja karena tuntutan pembelajaran dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Intensitas penggunaan gadget pada guru semakin meningkat sejak munculnya pandemi Covid-19 memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan guru dalam mengakses teknologi untuk pembelajaran yang lebih kreatif. Namun, kondisi tersebut juga berisiko untuk menimbulkan kelelahan mata berupa mata terasa perih dan kering, hingga sakit kepala. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan kelelahan mata pada guru melalui program edukasi ini. Sasaran pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu para guru MTsN 1 Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode pemberian edukasi berupa seminar online dan pendampingan pembuatan buku panduan penggunaan gadget yang aman. Kegiatan pengabdian dilakukan secara daring dan luring. Analisis kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pemberian soal pre-test dan post-test pengetahuan para guru pada saat edukasi dengan menggunakan google form. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan menggunakan kuisioner diperoleh sebanyak 88,8% responden mengalami peningkatan skor setelah mengikuti kegiatan seminar online pencegahan kelelahan mata. Selain itu, hasil rekapan jawaban responden menunjukkan adanya peningkatan rerata persentase responden yang menjawab benar sebesar 32,2% setelah diberikan materi. Sehingga, kegiatan seminar sudah efektif, dapat meningkatkan pengetahuan peserta terhadap materi yang disampaikan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kelelahan mata antara lain: pembiasaan perilaku penggunaan gadget secara benar, melakukan istirahat mata dengan menerapkan kaidah 20-20-20 atau segera beristirahat sejenak jika mata sudah mulai lelah, mengatur tampilan layar gadget, dan intensitas pencahayaan ruangan yang memadai.
HUBUNGAN BURNOUT SEBAGAI FAKTOR PSIKOLOGI KERJA DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PEKERJA DI PT X SURAKARTA Kartika, Ayu Prima; Chahyadhi, Bachtiar; Setyawan, Haris; Fajariani, Ratna; Ada, Yeremia Rante; Nurriwanti, Nabylla Sharfina Sekar; Nugroho, Hengky Ditya Eko; Intifada, Winda Suryani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.49065

Abstract

Pekerja di industri tekstil khususnya di bagian produksi, sering menghadapi tekanan kerja yang tinggi, tuntutan produksi yang ketat, dan jam kerja yang panjang, yang berisiko menimbulkan burnout. Kondisi ini dapat berdampak pada peningkatan perilaku tidak aman di lingkungan kerja, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan perilaku tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. X Surakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja PT. X Surakarta sebanyak 1.000 orang, dengan sampel sebanyak 96 pekerja yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory (MBI) untuk mengukur burnout serta kuesioner perilaku tidak aman, keduanya menggunakan skala Likert. Hasil analisis bivariat dengan Fisher’s Exact Test menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara burnout dan perilaku tidak aman (p = 0,026; p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja yang mengalami burnout cenderung  melakukan perilaku tidak aman, yang diindikasikan oleh gangguan fungsi kognitif dan emosional seperti kelelahan, depersonalisasi, dan penurunan prestasi diri pekerja, dimana burnout berdampak terhadap penurunan konsentrasi dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Oleh karena itu, pendekatan psikologis penting untuk meminimalkan risiko perilaku tidak aman di lingkungan kerja industri tekstil.
Hubungan Perilaku Penggunaan Laptop dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Dosen Wardani, Tyas Lilia; Fajariani, Ratna; Qadrijati, Isna
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2610

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia mengharuskan adanya physical distancing dan pengurangan kegiatan di luar rumah. Hal ini mendorong masyarakat untuk mengubah gaya hidup di berbagai bidang termasuk pada bidang pendidikan. Pendidik termasuk dosen, melakukan e-learning yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik akibat perilaku penggunaan laptop saat Work from Home (WFH). Salah satu dampak negatif pengunaan laptop yang buruk adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs). Pada penelitian ini parameter perilaku penggunaan laptop adalah ukuran laptop, durasi dan frekuensi penggunaan laptop serta postur tubuh saat menggunakan laptop. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku penggunaan laptop dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada dosen. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik melalui cross sectional approach. Sampel penelitian ini sebanyak 175 dosen yang dipilih secara simple random sampling. Kuesioner perilaku penggunaan laptop yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta kuesioner Nordic Body Map yang dibagikan melalui Google form digunakan sebagai instrumen penelitian. Sebagai teknik analisis data digunakan uji korelasi Somers’d. Hasil uji korelasi Somers’d menunjukkan bahwa variabel ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop memiliki nilai p ​​= 0,003 dan 0,022, sedangkan variabel durasi dan frekuensi penggunaan laptop memiliki nilai p = 0,971 dan 0,732. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku penggunaan laptop yang berkorelasi signifikan dengan keluhan MSDs adalah ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop.
Hubungan Perilaku Penggunaan Laptop dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Dosen Wardani, Tyas Lilia; Fajariani, Ratna; Qadrijati, Isna
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i02.2610

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia mengharuskan adanya physical distancing dan pengurangan kegiatan di luar rumah. Hal ini mendorong masyarakat untuk mengubah gaya hidup di berbagai bidang termasuk pada bidang pendidikan. Pendidik termasuk dosen, melakukan e-learning yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik akibat perilaku penggunaan laptop saat Work from Home (WFH). Salah satu dampak negatif pengunaan laptop yang buruk adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs). Pada penelitian ini parameter perilaku penggunaan laptop adalah ukuran laptop, durasi dan frekuensi penggunaan laptop serta postur tubuh saat menggunakan laptop. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku penggunaan laptop dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada dosen. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik melalui cross sectional approach. Sampel penelitian ini sebanyak 175 dosen yang dipilih secara simple random sampling. Kuesioner perilaku penggunaan laptop yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta kuesioner Nordic Body Map yang dibagikan melalui Google form digunakan sebagai instrumen penelitian. Sebagai teknik analisis data digunakan uji korelasi Somers’d. Hasil uji korelasi Somers’d menunjukkan bahwa variabel ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop memiliki nilai p ​​= 0,003 dan 0,022, sedangkan variabel durasi dan frekuensi penggunaan laptop memiliki nilai p = 0,971 dan 0,732. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku penggunaan laptop yang berkorelasi signifikan dengan keluhan MSDs adalah ukuran laptop dan postur tubuh saat menggunakan laptop.
PENYULUHAN TENTANG DEHIDRASI DAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA KELOMPOK WANITA TANI PUTRI MANDIRI KARANGANYAR Sumardiyono; Fajariani, Ratna; Setyawan, Haris; Putri, Rachel Alma Syevina; Ratri, Auraningtyas Kurnia; Nurjanah, Fitriyani; Fitriani, Ila; Mahardika, Muiz; Pradetha, Nabila Dean; Widjanarko, Naufal Tio; Muzakki, Pambayun Khairul Rijal; Putranto, Rofi Shiddieq; Azzahra, Syifa
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1449

Abstract

Insufficient knowledge regarding hydration, posture, and ergonomic work practices can potentially lead to dehydration and lower back pain among female farmers in Karanganyar. This community service activity focuses on providing education to address these issues. The program aims to educate female farmers on the importance of adequate hydration, maintaining good posture, and performing stretching exercises to prevent dehydration and lower back pain, ultimately promoting their overall health and well-being. This extension activity aims to enhance female farmers' knowledge and understanding regarding the importance of drinking sufficient water, maintaining good posture, and performing stretching exercises. By improving their knowledge and habits, it is expected that female farmers can prevent dehydration and lower back pain. The extension activity was conducted using a combination of lecture, demonstration, and question-and-answer methods. The materials were developed based on a literature review, consultation with a doctor, and considering the participants' educational level. The evaluation was conducted using pre-test and post-test. The follow-up activities of this extension include providing information, submitting data to the Puskesmas (Community Health Center), and reactivating the Pos UKK (Health Promotion Post). A Self-Awareness Survey revealed high-risk hazards among female farmers, including exposure to extreme weather (heat) which poses a risk of dehydration, and repetitive work movements that potentially lead to lower back pain. This extension activity aimed to improve participants' understanding of the importance of drinking water, maintaining good posture, and performing stretching exercises. The participants' understanding scores increased from an average of 70.5 to 82.5, and this increase was statistically significant (p < 0.05). As a follow-up, the community service team provided posters on dehydration prevention and congratulated the Putri Mandiri Karanganyar female farmer group on the reactivation of their UKK Pos activities. Extension activity on dehydration and lower back pain among female farmers of the Putri Mandiri Karanganyar group effectively improved their understanding (p < 0.05).