Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

TINGKAT KECEMASAN ATLET BOLA VOLI PUTRA SEMESTER GENAP 2018/2019 IKIP PGRI BALI SEBELUM, PADA SAAT ISTIRAHAT DAN SESUDAH PERTANDINGAN Komang Ayu Tri Widhiyanti; Ni Wayan Ariawati; Ni Wayan Ary Rusitayanti; I Putu Eri Kresnayadi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.692 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan tingkat kecemasan atlet bola voli putra semester genap 2018/2019 sebelum, pada saat istirahat dan sesudah pertandingan. Sampel pada penelitian ini adalah 40 atlet bola voli putra semester genap 2018/2019 IKIP PGRI Bali dengan menggunakan teknik random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala level kecemasan SCAT (Sport Competition AnxietyTest). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dengananalisis uji one way anova dari software SPSS versi 22. Hasil analisis data diketahui bahwa hasil uji perbandingan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dan sesudah bertanding yaitu memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dan sesudah bertanding memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan sebelum bertanding dan pada saat istirahat bertanding memiliki signifikansi p = 0.317. Hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p<0.05), maka H0 ditolak, yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding dan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dengan sesudah bertanding. Sedangkan hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p>0.05), maka H0 diterima, yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Passing Bola Voli Anak Agung Ngurah Putra Laksana; I Wayan Adnyana; I Gede Agus Adi Saputra; I Kadek Yudha Pranata; I Putu Eri Kresnayadi; Gede Hendri Ari Susila
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.887 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4445059

Abstract

In the field, there are still many students who are not able to do well by combining playing volleyball from the initial attitude, the attitude regarding the ball and the final attitude. This study aims to improve the activities and learning outcomes of volleyball passing in class X1 SMA Negeri 4 Singaraja. This research includes classroom action research which was carried out in 3 cycles. The research subjects were 32 students of class X1 public senior high school number 4 Singaraja, consisting of 17 male students and 15 female students. The data in this study were analyzed using descriptive statistics with the results obtained in the first cycle, namely the average percentage of student learning activities classically ( ) 73,9% (active), while in cycle II ( ) 76,3% (very active) and in cycle III ( ) 77,4% (very active). While the level of completeness of learning outcomes in cycle I was 81,3% (good), in cycle II was 90.7% (very good) and in cycle III was 96.8% (very good). So from cycle I, cycle II and cycle III there was an increase and had met the completeness criteria of at least 75% classically and 65% individually. It can be concluded that the activities and learning outcomes of volleyball passing have increased through the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model in class X1 public senior high school number 4 Singaraja.
Manajemen Pengelolaan Laboratorium Pengukuran Olahraga Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Ni Wayan Ary Rusitayanti; Putu Citra Permana Dewi; Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi; Ni Luh Putu Indrawathi; Komang Ayu Tri Widhiyanti; I Putu Eri Kresnayadi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.35 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5010382

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberi gambaran secara menyeluruh tentang (1) Manajemen pengelolaan laboratorium pengukuran olahraga dilihat dari konteks perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan ; (2) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan laboratorium pengukuran olahraga ; dan (3) alternatif pemecahan masalah yang dilakukan pihak Universitas dalam mengatasi kendala-kendala dalam pengelolaan laboratorium pengukuran olahraga di Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe studi kasus. Pengambilan data diambil melalui observasi dan wawancara dengan Ketua Laboratorium. Data yang diperoleh dianalisa dengan cara deskriptif interpretatif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pengelolaan pengukuran olahraga sudah memenuhi aturan yang ada dan telah dikelola dengan baik oleh Ketua Laboratorium. Peralatan laboratorium pengukuran olahraga sudah terinventaris dengan baik sehingga pada saat dilakukan pemeriksaan dan supervisi oleh pihak Universitas tidak lagi kewalahan karena setiap barang yang ada telah di label sesuai nama alat, tahun penerimaan dan jumlah unitnya. Proses evaluasi yang dilakukan ketua laboratorium untuk mengetahui kondisi barang dilakukan secara manual yaitu pencatatan melalui buku pemakaian alat tanpa menggunakan kartu pemakaian alat sehingga tidak mudah untuk mendeteksi alat yang rusak.
Kemampuan Sepak Sila dalam Sepak Takraw pada Siswa Kelas X MIPA-4 SMA Negeri 2 Abiansemal Made Kusuma Wijaya; Anak Agung Ngurah Putra Laksana; I Wayan Adnyana; Ni Luh Gde Widiantari; Kadek Dian Vanagosi; I Putu Eri Kresnayadi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.287 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5860701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan “Bagaimanakah Kemampuan Sepak Sila Dalam Sepak Takraw Pada Siswa Kelas X MIPA-4 SMA Negeri 2 Abiansemal Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini adalah 6 informan yang terdiri dari 5 siswa kelas X MIPA-4 dan 1 informan guru penjaskes kelas X MIPA-4 SMA Negeri 2 Abiansemal.  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini pengamatan dan perhitungan langsung, data skunder yang digunakan yaitu data wawancara dan kuesioner. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis Miles dan Huberman yaitu analisis data model interaktif yang melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belum maksimalnya kemampuan siswa dalam gerak dasar sepak sila yaitu kurang maksimal (cukup). Dari data observasi ditemukan siswa dengan kategori sangat baik sebanyak 0 siswa (0%), kategori baik sebanyak 23 siswa (63%), kategori cukup sebanyak 11 siswa (13%), kategori kurang sebanyak 0 siswa (0%). Hasil data wawancara menunjukan adanya faktor penghambat suatu proses pembelajaran mengakibatkan kemampuan gerak dasar sepak sila belum maksimal (cukup). Hasil data Kuesioner menunjukan data persentase dengan kategori sangat baik sebanyak 0 siswa (0%), kategori baik sebanyak 34 siswa (100%), kategori cukup sebanyak 20 siswa (0%), kategori kurang sebanyak 0 siswa (0%).
Hubungan Kelentukan Otot Pinggang dan Kekuatan Otot Tungkai terhadap Cut Back Selancar Klub Canggu Surf Community 2021 I Made Aprika Putra; Anak Agung Ngurah Putra Laksana; I Putu Merta Yasa; Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi; I Putu Eri Kresnayadi; I Gst Ngr Agung Cahya Prananta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.22 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6784916

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) hubungan antara kemampuan kelentukan otot pinggang terhadap kemampuan cut back selancar, (2) hubungan antara kemampuan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan cut back selancar, dan (3) hubungan secara bersama-sama kelentukan otot pinggang dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan cut back selancar. Penelitian ini merupakan penelitian hubungan berganda dengan metode tes dan pengukuran. Populasi diambil dari klub canggu surf community yang berjumlah 20 orang. Data berupa hasil kelentukan otot pinggang, kekuatan otot tungkai dan kemampuan cut back. Data yang diperoleh diuji menggunakan program computer SPSS 16. Sampel yang digunakan adalah teknik “population study” yaitu menggunakan seluruh populasi langsung dijadikan sampel. Instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan tes dan pengukuran kelentukan otot pinggang, kekuatan otot tungkai, dan kemampuan cut back selancar. Data hasil penelitian menggunakan hubungan product moment dan hubungan berganda. Hasil analisis data diperoleh 1) besarnya hubungan antara korelasi kelentukan otot pinggang terhadap kemampuan cut back selancar r hitung sebesar 0,604 > r tabel 0,444, 2) besarnya hubungan antara kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan cut back selancar r hitung sebesar 0,614 > nilai r tabel 0,444, dan 3) Besarnya hubungan secara bersama-sama kelentukan otot pinggang dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan cut back selancar sebesar 0,620 dan nilai f change sebesar 0,016 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa : 1) Ada hubungan secara signifikan antara kelentukan otot pinggang dengan kemampuan cut back selancar, 2) Ada hubungan secara signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan cut back selancar, 3) Ada hubungan antara kelentukan otot pinggang dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan cut back selancar.
Efek Pelatihan Power Berbasis Power Band terhadap Hasil Pukulan Pull Shot pada Atlet Cricket I Putu Eri Kresnayadi; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; I Gusti Ngurah Sudiarta
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 3 No. 3 (2022): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v3i3.232

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang dihasilkan oleh pelatihan power band terhadap kemampuan pull shot batting. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian Randomize Pre-Tes dan Post-Test Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan power band terhadap kemampuan pull shot batting dengan diperoleh rerata peningkatan 6,13 meter atau meningkat 30,52%. Berdasarkan hal tersebut pelatihan dengan basis power band efektif dalam meningkatkan kemampuan pull shot batting atlet cricket Kabupaten Gianyar.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Riview Horay (CRH) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sepak Sila dalam Sepak Takraw I Kadek Yudha Pranata; I Putu Eri Kresnayadi; I Gede Agus Adi Saputra; Agustinus Dei; I Made Darmada; I Gusti Ngurah Sudiarta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 9 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8247884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sepak sila dalam sepak takraw melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe course riview horay (CRH) pada siswa kelas V SD negeri 1 Yeh Kuning. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD negeri 1 Yeh Kuning berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil observasi awal aktivitas belajar siswa terdiri dari kegiatan visual, lisan, audio, metrik, mental dan emosional. Hasil pengamatan enam komponen aktivitas belajar tersebut, diperoleh data aktivitas menimang bola sepak takraw sebagai berikut 3 siswa (7,90%) yang tergolong aktif, 24 siswa (63,16%) yang tergolong cukup aktif dan 11 siswa (28,94%) yang tergolong kurang aktif. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata aktivitas belajar secara klasikal adalah 5,18. Sebagian siswa baru memenuhi 5 sampai 6 dari 12 indikator yang di observasi, dan aktivitas siswa berada pada kategori kurang aktif kemudian meningkat pada siklus II menjadi 4 siswa (10,5%) berada kategori sangat aktif, 34 siswa (89,5%) berada kategori aktif. Rata aktivitas belajar secara klasikal pada siklus II sebesar 7,58. Tingkat ketuntasan hasil belajar menimang bola sepak takraw yaitu 4 siswa (10,5%) tuntas, dan 34 siswa (89,5%) yang tergolong tidak tuntas kemudian meningkat pada siklus II menjadi siswa tuintas sebanyak 35 (92,10%) dan siswa tidak tuntas sebanyak 3 siswa. Peningkatan hasil sepak sila sepak takraw pada siklus II secara klasikal yaitu 83,52 berada pada rentang 75-89 yaitu kategori baik.
MELATIH KELINCAHAN ATLET SEPAK BOLA MELALUI ZIG-ZAG RUN I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Gde Widiantari; I Kadek Yudha Pranata; I Gede Agus Adi Saputra; I Made Darmada; I Gusti Ngurah Sudiarta
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10109906

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMP Negeri 4 Denpasar khususnya peserta ekstrakurikuler sepak bola, memiliki tingkat kelincahan tubuh yang kurang. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang dihasilkan dari pemberian zig-zag run terhadap kelincahan. Sampel berjumlah 24 orang yang diambil mempergunakan rumus Pocock berdasarkan pemenuhan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan kelincahan pada kelompok perlakuan 1,34 detik atau meningkat 10,74% dan peningkatan kelincahan pada kelompok perlakuan 0,5 detik atau meningkat 3,77%. Simpulan penelitian adalah pelatihan zig-zag run terbukti meningkatkan kelincahan tubuh peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Denpasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI Maysia, Ni Putu Ayu Ratna; Palgunadi, I Komang Adi; Kresnayadi, I Putu Eri; Sudarsana, Putu Agus Budi; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing pada siswa Kelas XI-1 SMA Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui enam tahapan utama: observasi, refleksi awal, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-1 yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, dengan indikator keberhasilan ditetapkan berdasarkan nilai Kriteria Ketuntasan Teknik Passing (KKTP) sebesar 70 untuk ketuntasan individu dan minimal 75% siswa mencapai ketuntasan secara klasikal. Pada pelaksanaan siklus I, ketuntasan klasikal yang dicapai adalah 65,71%, yang menunjukkan bahwa tindakan belum mencapai target keberhasilan. Oleh karena itu, perbaikan dilakukan pada siklus II. Hasil siklus II menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu ketuntasan klasikal mencapai 88,57%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing. Strategi yang diterapkan terbukti efektif dalam membantu siswa memahami dan menguasai materi dengan lebih baik, sehingga tujuan pembelajaran tercapai secara optimal.
Hubungan Keterampilan Teknik Dasar Bola Basket dan Motivasi Berprestasi terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Wasit Cabang Olahraga Bola Basket Kresnayadi, I Putu Eri; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Tara, Made Ari Nohan; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi; Widiantari, Ni Luh Gde; Indrawathi, Ni Luh Putu; Ariawati, Ni Wayan; Sudiarta, I Gusti Ngurah; Sudarsana, I Putu Agus Budi; Bagia, I Made; Astrawan, I Putu
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i1.5133

Abstract

Penelitian ini berfokus pada keterkaitan antara keterampilan dasar bermain bola basket serta motivasi untuk mencapai hasil yang berprestasi dengan minat mahasiswa program studi PENJASKESREK FST UPMI Bali untuk menjadi wasit dalam pertandingan bola basket. Metode deskriptif diterapkan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, populasi mahasiswa laki-laki dengan jumlah total 100 mahasiswa PENJASKESREK FST UPMI Bali pada semester IV tahun akademik 2024/2025. Sebanyak 50 mahasiswa dipilih secara random untuk menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur motivasi berprestasi dan minat menjadi wasit bola basket, serta tes praktik untuk mengukur keterampilan bermain bola basket. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan keterampilan teknik dasar bola basket dengan minat untuk menjadi wasit bola basket. Selain itu, juga terdapat hubungan positif dan signifikan antara penguasaan keterampilan teknik dasar bola basket dan motivasi berprestasi secara bersamaan terhadap minat untuk menjadi wasit bola basket.