Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI Maysia, Ni Putu Ayu Ratna; Palgunadi, I Komang Adi; Kresnayadi, I Putu Eri; Sudarsana, Putu Agus Budi; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing pada siswa Kelas XI-1 SMA Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui enam tahapan utama: observasi, refleksi awal, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-1 yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, dengan indikator keberhasilan ditetapkan berdasarkan nilai Kriteria Ketuntasan Teknik Passing (KKTP) sebesar 70 untuk ketuntasan individu dan minimal 75% siswa mencapai ketuntasan secara klasikal. Pada pelaksanaan siklus I, ketuntasan klasikal yang dicapai adalah 65,71%, yang menunjukkan bahwa tindakan belum mencapai target keberhasilan. Oleh karena itu, perbaikan dilakukan pada siklus II. Hasil siklus II menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu ketuntasan klasikal mencapai 88,57%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing. Strategi yang diterapkan terbukti efektif dalam membantu siswa memahami dan menguasai materi dengan lebih baik, sehingga tujuan pembelajaran tercapai secara optimal.
Analisis Kinematika Jump Smash pada Olahraga Bolavoli dengan Pendekatan Dua Dimensi Gerak Widiantari, Ni Luh Gde; Astrawan, I Putu; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Kresnayadi, I Putu Eri; Indrawathi, Ni Luh Putu; Bagia, I Made
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.882

Abstract

This study investigated the influence of the jump smash technique (with and without approach) on the accuracy and kinematic parameters of volleyball players' movements, utilizing two-dimensional video analysis (Kinovea) on 12 club members. The kinematic analysis results showed significant differences in three key variables: jump height, external shoulder rotation, and backward trunk lean, where the jump smash technique with approach demonstrated superior values. Although the accuracy data indicated a higher average for the technique without approach (3.85 vs. 3.02), the study concluded that the jump smash technique with approach provided a more significant overall impact on both accuracy and changes in kinematic parameters in the players.volleyball club, when compared to the jump smash technique without a run-up.
Penataran Wasit Bola Basket Lisensi Basic 3x3 Bali Tahun 2024 I Putu Eri Kresnayadi; I Putu Agus Dharma Hita; Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6, Nomor 1, March 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i1.116

Abstract

Kegiatan Penataran Wasit Bola Basket Lisensi Basic 3x3 Bali Tahun 2024 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas calon wasit dalam memahami aturan dan keterampilan teknis perwasitan bola basket 3x3. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari, melibatkan sesi teori di Kantor Satpol PP Kabupaten Badung dan sesi praktik di Liga Bali Arena. Sebanyak 31 peserta mengikuti pelatihan ini, dengan evaluasi kompetensi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa 77% peserta berhasil lulus, sedangkan 23% lainnya dinyatakan tidak lulus. Faktor utama ketidaklulusan adalah kurangnya pemahaman terhadap aturan permainan dan kelemahan dalam pengambilan keputusan selama simulasi pertandingan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman yang memberikan kontribusi besar terhadap efektivitas pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi calon wasit, namun diperlukan pelatihan lanjutan untuk peserta yang belum lulus guna mencapai standar kompetensi yang diharapkan.
Peningkatan Hasil Belajar Teknik Dasar Lempar Cakram Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Bantuan Media Pembelajaran Video pada Siswa Kelas X Putu Agus Ardika Dharma Saputra; I Putu Eri Kresnayadi; Maryoto Subekti
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar lempar cakram melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan bantuan media pembelajaran video. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus mengikuti model Kemmis dan McTaggart, dengan subjek 36 siswa kelas X 1 SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2025/2026. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes keterampilan menggunakan rubrik penilaian tiga aspek gerakan, yaitu sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari 44,44% pada siklus 1 (16 dari 36 siswa) menjadi 86,11% pada siklus 2 (31 dari 36 siswa), sehingga indikator keberhasilan minimal 80% siswa tuntas telah tercapai. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model STAD yang dipadukan dengan media video pembelajaran efektif membantu siswa mengamati, memahami, dan menguasai tahapan teknik lempar cakram secara kolaboratif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan media video pembelajaran sebagai alternatif strategi pembelajaran atletik di sekolah menengah.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Bounce Pass dalamPermainan Bola Basket Pada Murid Kelas X Ni Komang Arik Prasetiawati; I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Putu Indrawathi
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.162

Abstract

Studi ini urgensinya ialah guna untuk mengetahui peningkatan hasil belajar teknik dasar bounce pass dalam permainan bola basket pada murid kelas X-B SMA Negeri 1 Abiansemal tahun pelajaran 2025/2026 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Pada tahap tes awal, sebagian besar murid belum mampu melakukan teknik dasar bounce pass. Jumlah murid yang terlalu banyak dalam 1 kelas—ditambah dengan proses pembelajaran yang terlalu berpusat pada guru—diidentifikasi sebagai penyebab utama masalah tersebut. Setiap siklus dalam PTK ini mencakup langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Studi ini subjeknya ialah 36 murid. Data yang diperoleh dari nilai sikap dan lembar observasi aktivitas pembelajaran dianalisis menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menekankan pengalaman belajar langsung dan mudah diterapkan dalam pengajaran berdasarkan tingkat penguasaan individu maupun kelas. Tingkat penguasaan pembelajaran secara keseluruhan di kelas tersebut meningkat sebesar 50,00%, yakni dari 36,11% menjadi 86,11%, selama pelaksanaan siklus pertama dan kedua. Temuan ini menunjukkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar bounce pass. Maka karenanya, melatih murid SMA dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD—alih-alih memanfaatkan latihan PJOK konvensional—dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar bounce pass mereka.
Pengaruh Senam Aerobik terhadap Kebugaran Jasmani, Komposisi Tubuh, dan Kualitas Tidur Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Ni Luh Putu Indrawathi; I Putu Astrawan; Komang Ayu Tri Widhiyanti; I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Gde Widiantari
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1103

Abstract

Aerobic exercise is a structured physical activity with great potential to enhance students' fitness and well-being. This study aimed to examine the effects of an aerobic exercise program on physical fitness, body composition, and sleep quality among students of Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group was employed. Seventy-two second-semester female students were selected through purposive sampling and randomly assigned to an experimental group (n=36) participating in a moderate-intensity aerobic exercise program for 10 weeks (3 sessions/week, 60 minutes/session), and a control group (n=36) receiving no additional treatment. Physical fitness was assessed using the modified Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) and VO₂max (Rockport Walking Test); body composition was measured via bioelectrical impedance analysis (BIA); sleep quality was evaluated using the Indonesian version of the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data were analyzed using paired t-test, independent t-test, and ANCOVA at α=0.05. Results demonstrated significant improvements in VO₂max (p=0.000; Δ=4.31 mL/kg/min), reduction in body fat percentage (p=0.000; Δ=-2.87%), increase in muscle mass (p=0.002; Δ=+1.24 kg), and improvement in PSQI scores (p=0.000; Δ=-2.6 points) in the experimental group compared to controls. It is concluded that a structured 10-week aerobic exercise program significantly improves physical fitness, body composition, and sleep quality of female students at UPMI. These findings support integrating aerobic exercise as a mandatory component in college student wellness programs.