Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemberdayaan ibu-ibu PKK Br. Sayan Agung Desa Bongkasa dalam menerapkan cerdas menggunakan obat melalui Tanya Lima O Pande Made Desy Ratnasari; Agustina Nila Yuliawati; Kadek Duwi Cahyadi; Repining Tiyas Sawiji; I Gusti Ayu Dwi Gangga Pratiwi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i2.1589

Abstract

Kurangnya informasi terkait penggunaan obat menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pengobatan. Hal ini dapat disebabkan oleh pengobatan sendiri atau swamedikasi. Salah satu desa yang masyarakatnya menerapkan swamedikasi adalah Desa Bongkasa. Namun, swamedikasi di sana tidak sepenuhnya benar. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai “Tanya 5 O”. Sasaran program ini adalah kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan metode ceramah, dan pemberian leaflet dan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kepuasan responden. Analisis data menggunakan secara statistik dan perhitungan menggunakan Microsoft excel. Hasil menunjukkan pengetahuan responden mengalami peningkatan signifikan dari 54,28% menjadi 81,87% (p=0,000). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman responden mengenai kegiatan ini, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran perilaku dalam melakukan swamedikasi dengan benar guna mewujudkan penggunaan obat yang tepat, bermutu dan aman.
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK MENGENAI METODE KONTRASEPSI PADA WANITA HAMIL SERTA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Agustina Nila Yuliawati; Pande Made Desy Ratnasari; Heny Dwi Arini; Ni Ketut Taman
PHARMACON Vol. 12 No. 2 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.44301

Abstract

Wanita hamil dalam penggunaan metode kontrasepsi dirasa masih kurang memaksimalkan manfaatnya dikarenakan minimnya pengetahuan, sikap dan praktiknya serta dapat dipengaruhi oleh berbagai karakteristik yang melekat pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketiga domain perilaku tersebut tentang metode kontrasepsi serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian cross-sectional ini dilakukan pada 190 responden wanita hamil di salah satu apotek di Denpasar yang memenuhi kriteria inklusi-ekslusi penelitian. Data dikumpulkan dengan kuesioner untuk mengukur ketiga domain perilaku dan mencatat identitas responden. Gambaran perilaku dan karakteristik responden diolah dengan analisis univariat, kemudian hubungan domain perilaku dengan karakteristik responden dianalisis menggunakan uji statistika Spearman-rho, Eta, dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang tergolong rendah terhadap metode kontrasepsi, namun sikap dan praktik yang tergolong tinggi. Selain itu, ditunjukkan adanya hubungan signifikan antara karakteristik responden yaitu agama, usia, jumlah kehamilan dan anak yang lahir terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik responden terhadap metode kontrasepsi (p<0,05).
The Association Between Medication Adherence and Blood Pressure Control in End-Stage Renal Disease Patients with Hemodialysis Pande Made Desy Ratnasari; Ketut Tia Pran Anggar Yani; Agustina Nila Yuliawati; Anak Agung Ngurah Putra Riana Prasetya
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community) Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/jpsc.004141

Abstract

End-Stage Renal Disease (ESRD) is a severe kidney disorder that contributes to an increased risk of mortality in the world. This condition is often related with hypertension. Low medication adherence was affecting uncontrolled blood pressure in ESRD. The research aimed to analyze the association between medication adherence and blood pressure control in ESRD patients. This cross-sectional study with 77 respondents was conducted in September 2020 at the Dialysis Unit of the Private Hospital “X” Buleleng Bali by purposive sampling technique. The respondents must be ≥18 years, diagnosed with ESRD and hypertension, underwent hemodialysis (HD) twice a week, received the same antihypertensive for 3 months, have complete medical record data, and signed the informed consent form. Patients with cognitive impairment, unable to communicate, pregnant or breastfeeding, and received the Erythropoiesis Stimulating Agent (ESA) treatment were excluded. Kruskal-Wallis test was used in data analysis. Most of the patients were 65 years (80.52%), male (70.13%), primary education (57.14%), without complications (57.1%), and duration of illness 5 years (89.61%). Patients were in the high adherence (61.04%) and 66.23% of patients had uncontrolled blood pressure. The association between medication adherence and blood pressure control was not significant (p=0.478). However, these results show that high medication adherence could impact on good blood pressure control.
GAMBARAN KEPUASAN PELAYANAN SWAMEDIKASI DENGAN METODE SERVQUAL Agustina Nila Yuliawati; Ni Putu Shanti Priandewi
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.432 KB)

Abstract

Pelayanan swamedikasi di apotek menjadi alternatif pengobatan yang sering diambil masyarakat untuk meningkatkan keterjangkauan pengobatan. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran kepuasan pelayanan swamedikasi di salah satu Apotek di Denpasar. Penelitian cross-sectional ini dilakukan pada 170 orang responden selama Maret-April 2022 dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan kuesioner berdasarkan metode Service Quality (SERVQUAL). Jawaban kuesioner diolah dengan metode Importance Perfomance Analysis. Mayoritas responden masih merasakan adanya ketidakpuasan pada pelayanan swamedikasi (-0,20), terutama pada dimensi berwujud (-0,42). Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk untuk mengoptimalkan kepuasan pasien dalam pelayanan swamedikasi, khususnya pada dimensi berwujud. Kata Kunci: Nilai Harapan, Nilai Kenyataan, Kepuasan, Swamedikasi
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA KOMBINASI ANTIHIPERTENSI AMLODIPIN-VALSARTAN DENGAN BISOPROLOL-KANDESARTAN Heny Dwi Arini; Belinda Amalia; Agustina Nila Yuliawati
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.713 KB)

Abstract

Banyaknya kombinasi pengobatan hipertensi akan menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk menetapkan terapi yang efisien dan efektif baik dari segi biaya maupun efektivitas terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai efektivitas biaya terapi antihipertensi kombinasi, khususnya Amlodipin-Valsartan dan Bisoprolol-Kandesartan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional-deskriptif dengan rancangan cross-sectional pada pasien hipertensi rawat jalan di RS X tahun 2020. Data diambil secara retrospektif menggunakan perspektif rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total biaya medis langsung terapi kombinasi Amlodipin-Valsartan selama tiga bulan menghabiskan biaya lebih rendah (Rp 1.200.493) dan persentase efektivitas terapi lebih tinggi (92,17%), sehingga terapi kombinasi Amlodipin-Valsartan merupakan terapi yang cost-effective.
TINJAUAN ANALISIS BIAYA TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PENYAKIT PENYERTA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INDONESIA Agustina Nila Yuliawati; Pande Made Desy Ratnasari
Acta Holistica Pharmaciana Vol 2 No 1 (2020): Acta Holistica Pharmaciana
Publisher : School of Pharmacy Mahaganesha (Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular yang menyebabkan kematian utama di antara penyakit tidak menular (non-communicable disease). Kenaikan prevalensi hipertensi terjadi pada negara berpenghasilan rendah dan diikuti oleh negara berpenghasilan menengah. Indonesia sebagai negara berpenghasilan rendah hingga menengah menunjukkan peningkatan prevalensi hipertensi sebesar 6,3% pada tahun 2013 ke tahun 2018. Penyakit hipertensi dapat disertai dengan penyakit penyerta lainnya seperti Diabetes Melitus (DM) tipe 2. Oleh karena itu, biaya pengobatan untuk hipertensi akan menjadi mahal, sehingga diperlukan pengobatan hipertensi yang efisien dari segi biaya dan efektif dari segi terapi. Kajian farmakoekonomi seperti Analisis Efektivitas Biaya perlu dilakukan untuk membantu penentu kebijakan dalam membuat suatu keputusan untuk memberikan terapi yang efektif dengan pengeluaran biaya yang efisien, khususnya pada penggunaan kombinasi antihipertensi pada pasien hipertensi disertai dengan penyakit DM tipe 2 yang menjalani pengobatan rawat jalan di rumah sakit. Indikator nilai ACER dan/ atau ICER dipakai dalam Analisis Efektivitas Biaya. Semakin rendah nilai ACER, maka akan semakin cost effective obat tersebut. Semakin negatif nilai ICER, maka suatu terapi lebih efektif dan lebih murah dibandingkan alternatifnya. Hasil review ini menunjukkan bahwa kombinasi golongan obat ACEI dan diuretik thiazid memiliki efektivitas biaya terbaik dibandingkan dengan kombinasi lainnya dari beberapa literatur. Review ini diharapkan dapat memberikan gambaran dalam pengambilan keputusan terkait penentuan kebijakan dalam pelayanan kesehatan pada penyakit hipertensi.
KAJIAN PERENCANAAN DENGAN METODE PARETO ABC INDEKS KRITIS PADA SEDIAAN TERAPI INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT DI APOTEK “D” BADUNG Agustina Nila Yuliawati; Heny Dwi Arini; Kadek Rani Widayanti
Acta Holistica Pharmaciana Vol 2 No 2 (2020): Acta Holistica Pharmaciana
Publisher : School of Pharmacy Mahaganesha (Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah kasus penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) terlihat dari tingginya angka penemuan dan pengobatan penderita ISPA. Khususnya di Apotek “D”, penanganan penyakit ISPA sering muncul dibandingkan penyakit lainnya. Hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya pasien yang melakukan swamedikasi untuk meredakan gejala ISPA. Dengan demikian, ketersediaan obat untuk menangani ISPA perlu dijamin dan dikendalikan agar tidak terjadi kekosongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan sediaan terapi ISPA dengan metode Pareto ABC Indeks Kritis di Apotek “D” Badung. Penelitan ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional (deskriptif). Data penelitian merupakan data sekunder yang terdiri dari data pemakaian, investasi, harga jual, dan nilai kritis sediaan ISPA di Apotek 1001 “D” Badung selama periode Oktober hingga Desember 2019. Data diolah secara sederhana dengan software Microsoft Excel 2013, kemudian hasil analisis data disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan jumlah item sediaan terapi ISPA sebanyak 119 item. Nilai Pareto ABC indeks kritis sediaan terapi ISPA pada kelompok Aik sebesar 39,49%, kelompok Bik sebesar 49,57%, dan kelompok Cik sebesar 10,92%. Sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis penggunaan yang menjadi prioritas dalam perencanaan dan pengadaannya di Apotek “D” Badung pada penyakit ISPA, yaitu pada kelompok Aik.
Quality of Life in End-Stage Renal Disease Patients Undergoing Hemodialysis and Its Affecting Factors in a Hemodialysis Unit of General Hospital Denpasar Agustina Nila Yuliawati; Pande Made Desy Ratnasari; Ni Luh Putu Satria Maharani
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 6 No. 3 (2023): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v6i3.3907

Abstract

End-stage renal disease (ESRD) patients undergoing hemodialysis (HD) repeatedly can affect their quality of life (QOL). Its QOL value can vary according to the patient's characteristics amid health conditions that may make it difficult for them. This study aimed to analyze the QOL of ESRD patients undergoing HD and its affecting factors. This cross-sectional study was conducted in a Hemodialysis Outpatient Unit of General Hospital, Denpasar, Bali, from April to May 2021. A sample of 103 respondents was obtained by using the purposive sampling technique. Inclusion criteria were ESRD patients undergoing HD aged ≥8 years old, completing questionnaires thoroughly, and communicating well. Data was collected through the KDQOL-36 questionnaire to measure the QOL and medical records for completeness of patient identities. Data were analyzed using Spearman's ρ, η, Mann-Whitney, and an Independent sample t-test (CI 95%). Findings showed the majority of respondents were aged <60 years (75.7%), had secondary education (41.7%), were working (50.5%), were diagnosed with ESRD, and undergoing HD <3 Years (81.6%), the duration of each HD >4 hours (85.4%), three times a week (91.3%), having a BMI >29 kg/m2 (89.3%), and hypertension (42.7%). The respondents experienced major problems in their QOL on the burden of ESRD (33.50±24.64), physical (39.57±8.94), and mental component summary (52.62±10.39) dimensions. Respondent's characteristics, including education level, duration of each HD, and diagnosis with ESRD undergoing HD, contributed to their QOL (p <0.05). The patient's QOL needs to be improved through the family and health worker's support.
Kontribusi Karakteristik Pasien Gagal Ginjak Kronik dengan Hemodialisis pada Pengetahuan dan Kepatuhan Pengobatan Agustina Nila Yuliawati; Pande Made Desy Ratnasari; Ni Ketut Kristina Dewi; I Gusti Ayu Putu Priyanti
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 20 No 2 (2023): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/jfi.v20i2.1751

Abstract

The knowledge and adherence of end-stage renal disease (ESRD) patients can vary based on their characteristics, then could influence the success of their therapy. This study aimed to determine the contribution of ERSD patients’ characteristics undergoing hemodialysis (HD) to their knowledge and adherence. Data were collected using questionnaires including the CKD-KQ, the ESRD-AQ, and respondent identity sheets sourced from medical records. The relationship between respondent characteristics and their knowledge and adherence was analyzed using bivariate statistical tests. Findings showed that the average respondent had a knowledge score of 18.12±3.40 (max.24) and adherence of 1092.86±135.20 (max.1200). Patient characteristics contribution in adherence was found in the age and suffering from ESRD undergoing HD duration (p<0.05), but not with patient knowledge. Other elements such as providing education from health workers are considered to increase patient knowledge, and the ease of undergoing ESRD therapy has an impact on high patient adherence(p<0.05).
Edukasi Penggunaan Obat Pada Kehamilan dan Menyusui Di Banjar Wongaya Kaja Desa Wongaya Gede Pande Made Desy Ratnasari; Nila Yuliawati, Agustina; lestari, Gusti; Rama Wijaya Putra, I Wayan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v9i1.201

Abstract

The use of medication during pregnancy and breastfeeding to treat the various complaints experienced requires special attention. Lack of knowledge regarding drug use can cause serious side effects on the fetus and breastfeeding children. To prevent this, education is provided regarding the safe use of drugs during pregnancy and breastfeeding. The method used is providing counseling using power point tools and leaflets. The target respondents were women in  Wongaya Kaja, Wongaya Gede Village. The frequency of correct answers is presented to make it easier to see the respondent's level of knowledge before and after counseling. Next, the respondent's level of knowledge was analyzed using the Wilcoxon statistical (95% confidence level) to see whether any changes had occurred. The conclusion of this program is that there was a significant increase in respondents' knowledge (p value=0.008) before and after providing the information by 16.5%.