Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Enhancing Small Business Quality: Strategy Development for Classifying SMEs in Palembang Kesuma, Nilam; Meirawati, Eka; Nurullah, Asfeni; Gozali, Efva Octavina Donata
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i2.3652

Abstract

Purpose: This community service aims to provide training and develop strategies to improve the quality of small businesses based on the classification of SMEs in Palembang, South Sumatra. Methodology/approach: This research was conducted using a sample of data from 15 printing MSMEs in Palembang. The methodology follows a systematic process involving classification and association analysis. Data attributes such as Business Status, Business Classification, Place of Birth, Age, Gender, Education, Occupation, Marital Status, and Domicile were selected and transformed for analysis. The classification and association algorithms were applied to reveal the relationships between variables, using relevant categorization such as age groups (e.g., early adulthood, late adulthood, etc.). Results/findings: The findings show that by categorizing and analyzing the attributes of the MSMEs, strategies effectively enhance their income and operational efficiency. Moreover, the study found that 76% of participants successfully implemented appropriate strategies following the training. On average, businesses experienced a 15% increase in income and a 20% improvement in production efficiency. Conclusions: This training significantly contributed to improving the performance of printing MSMEs in Palembang by enhancing entrepreneurs’ understanding of business classification, operational efficiency, and targeted development strategies. It also fostered collaboration and strengthened business networks to support MSME competitiveness. Limitations: The limitation lies in the sample size, which includes only 15 printing MSMEs. This may limit the generalizability of the findings to other MSMEs in different regions or industries. Additionally, the data collected is based on self-reported information, which could introduce bias or inaccuracies in the analysis. Contribution: This study contributes to SME development by emphasizing the importance of classification-based strategies. The findings offer valuable insights for policymakers, training organizations, and SME owners in creating more targeted, effective strategies to enhance SME performance in Palembang.
Pengembangan Wirausaha Hijau: Edukasi Produk Ramah Lingkungan Berbasis Eceng Gondok bagi UMKM Eka Meirawati; Asfeni Nurullah; Nilam Kesuma; Niar Azriya; Tabah Rizki; Ruth Samantha Hamzah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.795

Abstract

Transformasi menuju ekonomi hijau mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan produk berbasis keberlanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal, termasuk eceng gondok yang berlimpah di perairan Kota Palembang. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam keterampilan teknis, pemahaman konsep green entrepreneurship, serta kemampuan branding dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengolah eceng gondok menjadi produk ramah lingkungan sekaligus memperkuat kompetensi manajerial dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui model intervensi bertahap yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konsep wirausaha hijau, pelatihan teknis pengolahan eceng gondok, pendampingan green branding, serta pengenalan pemasaran digital sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berbasis skala Likert untuk mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan tingkat kepuasan peserta terhadap program pengabdian dalam rangka pemahaman dan kesadaran akan wirausaha hijau, dari 47% menjadi 60%. Selain itu, peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai prinsip wirausaha hijau, kemampuan teknis produksi lilin aromaterapi, reed diffuser, dan produk home fragrance, serta kemampuan menyusun narasi merek dan strategi promosi digital. Peserta juga menunjukkan motivasi yang lebih kuat untuk mengembangkan usaha ramah lingkungan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini efektif dalam memperkuat kapasitas UMKM menuju pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.
Determinasi Kinerja Keuangan Perusahaan Healthcare di BEImelalui Intellectual Capital, Intangible Assets, dan Leverage Mutiara Lusiana Annisa; Eka Meirawati; Ruth Samantha Hamzah
Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/3nqvm021

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh intellectual capital, intangible assets, danleverage terhadap kinerja keuangan perusahaan. Intellectual capital dipahami sebagaikemampuan perusahaan dalam memanfaatkan pengetahuan, kualitas sumber daya manusia,dan sistem organisasi untuk menciptakan nilai tambah. Intangible assets meliputi reputasimerek, inovasi teknologi, serta hak kekayaan intelektual, sedangkan leverage berkaitan denganpenggunaan utang dalam struktur pendanaan perusahaan. Metode penelitian menggunakanpendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunanperusahaan sesuai kriteria penelitian. Pengujian dilakukan melalui analisis regresi linierberganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel maupun pengaruh secarabersama-sama terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa intellectualcapital dan intangible assets memberikan pengaruh positif serta signifikan terhadap kinerjakeuangan perusahaan. Sementara itu, leverage tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadapprofitabilitas perusahaan. Secara simultan, seluruh variabel penelitian memiliki pengaruhterhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya berbasispengetahuan dan intangible assets lebih penting dalam mendukung keberlanjutan kinerjaperusahaan dibandingkan kebijakan penggunaan utang. 
Analisis Komparatif Surplus Revaluasi Aset Pada PT Aneka Tambang Tbk Periode 2023–2025 Mutiara Lusiana Annisa; Eka Meirawati; Asfeni Nurullah; Ruth Samantha Hamzah
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i1.1766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan surplus revaluasi aset pada PT Aneka Tambang Tbk periode 2023–2025 berdasarkan penerapan PSAK 16. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan konsolidasian perusahaan periode 2023–2025 yang diperoleh dari laporan posisi keuangan, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai aset tetap perusahaan mengalami penurunan dari Rp16,18 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp15,64 triliun pada tahun 2024 dan kembali menurun menjadi Rp14,41 triliun pada tahun 2025. Sebaliknya, surplus revaluasi aset meningkat dari Rp2,96 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp3,03 triliun pada tahun 2024 akibat revaluasi tanah sebesar Rp71,87 miliar. Pada tahun 2025 surplus revaluasi aset tetap berada pada angka Rp3,03 triliun. Peningkatan surplus revaluasi aset memberikan dampak terhadap kenaikan ekuitas perusahaan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan PSAK 16 melalui pengungkapan surplus revaluasi aset dan pengujian penurunan nilai aset tetap. This study aims to analyze the development of the asset revaluation surplus at PT Aneka Tambang Tbk during the 2023–2025 period based on the implementation of PSAK 16. The research employed a descriptive comparative method with a descriptive quantitative approach. The data used in this study consisted of the company’s consolidated financial statements for the 2023–2025 period, including the statement of financial position, statement of changes in equity, and notes to the financial statements. The results indicate that the company’s fixed assets decreased from IDR 16.18 trillion in 2023 to IDR 15.64 trillion in 2024 and further declined to IDR 14.41 trillion in 2025. In contrast, the asset revaluation surplus increased from IDR 2.96 trillion in 2023 to IDR 3.03 trillion in 2024 due to land revaluation amounting to IDR 71.87 billion. In 2025, the asset revaluation surplus remained unchanged at IDR 3.03 trillion. The increase in the asset revaluation surplus contributed to the growth of the company’s equity. The findings also show that the company has implemented PSAK 16 through the disclosure of the asset revaluation surplus and impairment testing of fixed assets.