Nabilah Farah Dibah
Universitas Islam Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN NCB-INTERPOL INDONESIA TERHADAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN NARKOTIKA ANTAR LINTAS BATAS NEGARA (OBSERVATION CASE AT INDONESIAN NACIONAL POLICE HEADQUARTERS) aliismailshaleh ais; Jodhi Kurniawan; Nabilah Farah Dibah
JOURNAL EQUITABLE Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeq.v6i1.2682

Abstract

Tujuan peneliatan ini untuk mengetahui peranan NCB-Interpol Indonesia terhadap tindak kejahatan perdagangan Ilegal Narkotika Lintas Batas Negara dan untuk mengetahui kendala terkait peranan NCB-Interpol Indonesia terhadap tindak kejahatan perdagangan Ilegal Narkotika Lintas Batas Negara, Metode penelitian ini adalah observasion research dengan pendekatan descriptf analisis. Hasil penelitian tersebut NCB-Interpol Indonesia telah berperan baik dalam mengemban tugasnya sebagai penyelenggara kerjasama atau koordinasi melalui wadah ICPO-Interpol dalam rangka mengatasi perdagangan narkotika lintas batas negara dengan cara memfasilitasi kepentingan penyidik yang berwenang dalam mengatasi perdagangan narkotika lintas batas negara, yaitu adalah penyidik narkoba polri dan penyidik BNN Indonesia sehingga Bantuan timbal balik dalam penyelidikan yang di lakukan antar negara yang tergabung dalam ICPO dapat mengendalikan perdagangan ilegal narkotika di Indonesia.
PERLINDUNGAN KEBEBASAN BEREKSPRESI DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM NASIONAL INDONESIA (Studi Literatur atas Kasus Sherly, DJ Donny, dan Iqbal Damanik) M Rizqi Azmi; Nabilah Farah Dibah; Monika Melina
JURNAL HUKUM DAS SOLLEN Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Hukum Das Sollen
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/das-sollen.v11i2.5100

Abstract

Kebebasan berekspresi merupakan hak asasi manusia yang bersifat fundamental dalam sistem hukum demokratis karena berfungsi sebagai sarana partisipasi publik, kontrol terhadap kekuasaan, dan prasyarat tegaknya negara hukum. Namun, perkembangan ruang digital di Indonesia justru diikuti oleh meningkatnya penggunaan instrumen hukum pidana untuk membatasi ekspresi warga negara, khususnya melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan ketentuan tertentu dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. Kondisi ini menimbulkan ketegangan antara jaminan konstitusional kebebasan berekspresi dan praktik penegakan hukum yang cenderung represif. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana perlindungan kebebasan berekspresi ditinjau dari perspektif hukum internasional, khususnya konvensi hak asasi manusia, serta bagaimana kesesuaiannya dengan pengaturan dan penerapan hukum nasional melalui KUHP baru dan UU ITE. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi literatur, meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif terbatas antara hukum internasional dan hukum nasional. Analisis dilakukan secara kualitatif-deskriptif dengan menjadikan kasus Sherly, DJ Donny, dan Iqbal Damanik sebagai konteks analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan normatif antara standar perlindungan kebebasan berekspresi dalam hukum internasional dan praktik penegakan hukum nasional yang masih menempatkan stabilitas dan ketertiban umum di atas perlindungan hak asasi manusia. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan yang integratif pada dimensi legal, institusional, dan kultural guna memastikan kebebasan berekspresi berfungsi sebagai mekanisme penyeimbang kekuasaan dalam negara hukum demokratis. Kata Kunci: kebebasan berekspresi, hak asasi manusia, hukum pidana
Strengthening Legal Awareness Among The Community Of Tumang Village, Siak Regency, Regarding The Prevention Of Narcotics Abuse And Illicit Trafficking Zulkarnain S; Yudi Krismen; Zulfikri Toguan; Asri Muhammad Saleh; Rahdiansyah Rahdiansyah; Hamdani Hamdani; Evi Yanti; Miftakhul Mukarrom; Nabilah Farah Dibah; Mia Putri Yani; M. Naufal Alfaraz; Rafael Zidane Alparabi Pirman
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/sxtp9970

Abstract

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan persoalan hukum dan sosial yang dapat memberikan dampak serius terhadap individu, keluarga, dan masyarakat. Desa/Kampung Tumang menghadapi kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkotika, konsekuensi hukum, serta peran masyarakat dalam upaya pencegahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat mengenai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pencegahan di lingkungan desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan hukum, pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Materi meliputi pengertian dan karakteristik narkotika, bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dampak penyalahgunaan, ketentuan hukum, strategi pencegahan berbasis keluarga dan lingkungan, serta mekanisme pelaporan dugaan tindak pidana narkotika. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan konsekuensi hukum narkotika serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pencegahan peredaran narkotika. Kegiatan juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dan tepat dalam menyikapi permasalahan narkotika di lingkungan Desa/Kampung Tumang.