Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Communication Management

Konten Serial Sebagai Media Informasi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Bandung Keisha Nazwarani Lukmansyah; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.10394

Abstract

Abstract. Protocol and Communication The Bandung City Leadership has the main tasks, namely convey information and explanations to related parties in accordance with needs or at the direction of the leadership. Therefore, the Bandung City Leadership Protocol and Communications team utilizes Instagram social media through its account, namely @halobandung, by creating unique and interesting content, one of which is the BabanNdung JujuAra Series content. This research also aims to find out how the Bandung City Prokopim utilizes the content of the BabanNdung JujuAra series to convey information through its Instagram account, namely @halobandung. The method used in this research is qualitative using a constructivism paradigm and a case study approach. The data collection techniques used in this research were interviews, documentation and observation. The results of this research show that the content of the BabanNdung JujuAra series, the only serial content in the protocols and communications of leadership throughout the Java province which has information media made into short stories, the content of this series is also delivered using dialogue in the regional language of Bandung City, namely Sundanese, with displays footage of the leadership of the City of Bandung. The content of this series also has several methods in preparing its message, starting from research or monitoring first until it is broadcast on Instagram @halobandung. The leadership social media protocol and communications team also chose the BabanNdung JujuAra series content as information media because this series content is considered to be able to accommodate various messages, provide suggestions and solutions to the community in a closer way, as an idea update, and increase public interest, especially towards programs. program in Bandung City. Abstrak. Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Bandung mempunyai tugas pokok yaitu menyampaikan informasi dan penjelasan kepada pihak-pihak terkait sesuai dengan kebutuhan atau atas arahan pimpinan, Maka dari itu, pihak Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Bandung memanfaatkan media sosial Instagram melalui akunnya yaitu @halobandung dengan membuat konten-konten unik dan menarik, salah satunya konten Serial BabanNdung JujuAra. Penelitian ini juga memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana prokopim Kota Bandung memanfaatkan konten serial BabanNdung JujuAra untuk menyampaikan informasi melalui akun instagramnya yaitu @halobandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konten serial BabanNdung JujuAra ini, konten serial satu- satunya di protokol dan komunikasi pimpinan se provinsi Jawa yang mempunyai media informasi dijadikan cerita pendek, yang dibawakan menggunakan dialog Bahasa Sunda, dengan menampilkan cuplikan-cuplikan pimpinan Kota Bandung. Konten serial ini juga dalam penyusunan pesannya mempunyai beberapa cara dimulai dari riset atau monitoring terlebih dahulu hingga ditayangkan di Instagram @halobandung. Tim media sosial memilih konten serial BabanNdung JujuAra sebagai media informasi karena dinilai dapat mengakomodir berbagai pesan, memberikan saran dan solusi kepada masyarakat dengan cara yang lebih dekat, sebagai pembaruan ide, dan meningkatkan animo masyarakat khususnya kepada program-program di Kota Bandung.
Media Digital Publicity dalam Membangun Eksistensi Karya Musik Tradisi Melayu Baru Salam Yusufi Gema Gemilang; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.12278

Abstract

Abstract. The use of digital publication media is not only for personal needs, now digital media is being expanded for other aspects, one of which is business aspects such as promotions/sales. Namely the digital media for Instagram publications. Instagram can be called the favorite social media for the millennial generation in Indonesia.Platform This emphasizes the visual aspect more than the text. The presence of digital media makes it easier for artists to publish information about the works they create so that fans of their works can know and appreciate them. This phenomenon has a big influence on the Indonesian music industry. With the ease of obtaining all the information, almost the majority of Indonesian musicians compete to create works that are as creative as possible to gain their own appeal and give new nuances to the development of their musical works. This makes the Riau Rhythm Music Group use publication media to build the existence of new Malay traditional music among the younger generation. The subject of this research is the Riau Rhythm Music Group, and the paradigm used is a constructivist paradigm, with qualitative research using a case study approach. The results of this research are that there is a planning process carried out by Riau Rhythm which starts from selecting social media, planning the target audience, planning interesting content, and evaluation, the second form of implementation carried out by Riau Rhythm through social media is very effective in building the existence of new Malay traditional musical works, and thirdly, the reason why Riau Rhythm uses digital publicity media is that apart from building the existence of its musical works, social media also expandsnetworking, simplify accessibility, build interaction with fans, and improveis explained. Abstrak. Penggunaan media digital publikasi tidak hanya sebagai kebutuhan pribadi saja, kini media digital di perluas kegunaan nya untuk aspek – aspek yang lain, salah satu nya adalah aspek bisnis seperti promosi/penjualan. Yaitu media digital publikasi Instagram. Instagram bisa disebut sebagai media sosial favorit bagi generasi milenial di Indonesia. Platform ini lebih menekankan kepada aspek visual ketimbang teks. Dengan hadirnya media digital dapat memudahkan pelaku seni untuk melakukan sebuah publikasi tentang informasi mengenai karya – karya yang diciptakannya sehingga penikmat karya nya dapat mengetahui dan mengapresiasikannya. Fenomena tersebut sangat berpengaruh pada industri musik Indonesia dengan kemudahan segala informasi yang didapatkan, hampir sebagian besar musisi Indonesia berlomba – lomba membuat karya sekreatif mungkin untuk mendapatkan daya tarik tersendiri untuk memberikan nuansa baru bagi perkembangan karya musiknya. Hal ini menjadikan Group Music Riau Rhythm tersebut menggunakan media publikasi untuk membangun keeksistensi-an musik tradisi melayu baru pada generasi anak muda. Subjek penelitian ini adalah Group Music Riau Rhythm, dan paradigma yang digunakan yaitu paradigm konstruktivis, dengan penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini ada nya proses perencanaan yang dilakukan oleh Riau Rhythm yang dimulai dari pemilihan media sosial, merencanankan target audiens, merencanakan konten yang menarik, dan ada nya evaluasi, yang kedua bentuk penerapan yang dilakukan oleh Riau rhythm melalui media sosial sangat efektif untuk membangun eksistensi karya musik tradisi melayu baru, dan yang ketiga adapun alasan Riau rhythm menggunakan media digital publicity yaitu selalain untuk membangun eksistensi karya musik nya, media sosial juga memperluas networking, mempermudah aksesblitas, membangun interaksi dengan penggemar, dan meningkatkan exposur.
Pemanfaatan Smiling West Java Ambassador dalam Promosi Pariwisata melalui Media Sosial Azril Muhammad Shafa; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12858

Abstract

Abstract. The Smiling West Java Ambassador program, conducted by the West Java Provincial Department of Tourism and Culture, aims to promote tourism in West Java through social media platforms. In the era of modern tourism dynamics or Digital Tourism, community involvement is a key strategy in tourism promotion. This program is an initiative of the West Java Provincial Department of Tourism and Culture that mobilizes community participation in tourism promotion. The research's objective is to explore reasons for community involvement, provided empowerment, content strategies, and methods to overcome challenges in the Smiling West Java Ambassador program. Employing a qualitative method with a case study approach, the research reveals the uniqueness of community engagement in social media promotion trends, utilizing theories of community participation and promotional content to analyze collected data. Data collection involved interviews, observations and documentation. Findings indicate that empowering and involving communities in tourism promotion programs can have positive impacts, enhancing local participation, sustainable tourism, and creating authentic and engaging content, thereby raising awareness of tourism potential in West Java. Furthermore, the West Java Provincial Department of Tourism and Culture effectively overcame challenges through comprehensive strategies such as collaborating with local governments, tourism stakeholders, and active social media users, ensuring program responsiveness to market needs and latest tourism trends. The implications underscore the importance of continued community participation in similar programs in the future, alongside enhancing promotional strategies focusing on local involvement to strengthen regional tourism industries and sustainable tourism. Abstrak. Program Smiling West Java Ambassador, yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Jawa Barat melalui media sosial. Di era dinamika pariwisata modern atau Digital Tourism, keterlibatan masyarakat menjadi strategi utama dalam promosi pariwisata. Program ini adalah inisiatif dari Disparbud Jabar yang mengajak partisipasi masyarakat dalam mempromosikan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki alasan keterlibatan masyarakat, pemberdayaan yang diberikan, strategi konten, dan cara mengatasi hambatan dalam program Smiling West Java Ambassador. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menunjukkan keunikan terkait keterlibatan masyarakat dalam tren promosi melalui media sosial dengan menggunakan teori partisipasi masyarakat dan konten promosi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memberdayakan dan melibatkan masyarakat, program promosi pariwisata dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterlibatan lokal, berkelanjutan pariwisata, dan menciptakan konten yang autentik dan menarik, sehingga meningkatkan kesadaran akan potensi pariwisata di Jawa Barat. Selain itu, Disparbud Jabar berhasil mengatasi hambatan dengan menerapkan strategi kolaboratif, termasuk dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya mendorong partisipasi masyarakat dalam program serupa di masa mendatang, serta meningkatkan strategi promosi yang berfokus pada keterlibatan lokal untuk memperkuat industri pariwisata daerah dan pariwisata berkelanjutan.
Strategi Manajemen Komunikasi Ardan Radio dalam Mempertahankan Loyalitas Pendengar di Era New Media Auliya Futri Sulistiane; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.15597

Abstract

Abstract. The development of contemporary communication media has enabled people to communicate all over the world. Broadcasting, which includes radio and television, is one of the most effective types of mass media. Radio is one of the mass media that has long been present in Indonesia. Radio has advantages in terms of speed, affordability, and personalization. This is also done by Ardan Radio through its various programs, which are part of the heyday of radio in Indonesia. Ardan Radio has grown to become one of the most popular radio stations in Bandung as it is very popular among teenagers and youth. Ardan Radio continues to develop interesting and informative programs for its listeners. Radio in Bandung is not only a medium to get information and entertainment, but also a means to build communities and increase brand awareness like Ardan Radio as an example. The purpose of this research is to explore Ardan Radio's communication management strategy in maintaining listener loyalty in the new media era. This research uses a qualitative approach. The sample in this study used. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The results of this research show that Ardan Radio has 24 programs with 24 different concepts, which is one of the things that distinguish Ardan Radio from other youth radio. Ardan Radio has various interesting and informative digital contents for its listeners. These digital contents can be accessed through Ardan Radio's website, apps, and social media. Ardan Radio chooses young people as its target audience because young people are more dynamic with Ardan Radio, there are still many things that will be explored through young people and there are still many things that will be explored more deeply by the Ardan Radio team such as Ardan's creativity that suits young people. Abstrak. Pengembangan media komunikasi kontemporer telah memungkinkan orang berkomunikasi di seluruh dunia. Penyiaran, yang mencakup radio dan televisi, adalah salah satu jenis media massa yang paling efektif. Radio merupakan salah satu media massa yang telah lama hadir di Indonesia. Radio memiliki kelebihan dalam hal kecepatan, keterjangkauan, dan personalisasi. Hal ini juga dilakukan oleh Ardan Radio melalui berbagai programnya, yang merupakan bagian dari masa kejayaan radio di Indonesia. Radio Ardan telah berkembang menjadi salah satu stasiun radio terkenal di Bandung karena sangat populer di kalangan remaja dan pemuda. Ardan Radio terus mengembangkan program acara yang menarik dan informatif untuk pendengarnya. Radio di Bandung tidak hanya menjadikan media untuk mendapatkan informasi dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunitas dan meningkatkan brand awareness seperti Ardan Radio sebagai contohnya. Tujuan penelitian ini untuk strategi manajemen komunikasi Ardan Radio dalam mempertahankan loyalitas pendengar di era new media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ardan Radio mempunyai 24 program dengan 24 konsep yang berbeda, itu merupakan salah satu hal yang membedakan Ardan Radio dengan radio anak muda lainnya. Ardan Radio memiliki berbagai konten digital yang menarik dan informatif untuk para pendengarnya. Konten digital ini dapat diakses melalui website, aplikasi, dan media sosial Ardan Radio. Ardan Radio memilih anak muda sebagai target pendengarnya yaitu karena anak muda lebih dinamis dengan Ardan Radio, masih banyak hal yang akan di explore melalui anak muda dan masih banyak hal yang akan tim Ardan Radio galih lebih dalam seperti kreatifitas Ardan yang cocok dengan anak muda.