Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Public Relations

Peran PR dalam Mengembangkan Pariwisata melalui Instagram @Disparciamis Irgham Khairil Gifary; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.609 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3383

Abstract

Abstract. Public relations is closely related to an agency or organization, the role of public relations is also crucial in the development of some agency or organization. This method of study employs qualitative methods with case studies that aim to get a comprehensive and comprehensive picture based on the circumstances of the case. In addition to the research used to obtain in-depth interviews. Literature study, and observation Research on the role of homework in developing tourism through instagram shows that homework is essential to managing the content and programs that will be posted. Abstrak. Public relations sangat berkaitan erat dengan suatu lembaga atau organisasi, peran dari public relations juga sangatlah krusial dalam pengembangan suuatu lembaga atau organisasi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif serta mendalam berdasarkan situasi dari kasus yang diteliti. Selain itu penelitian yang digunakan untuk memperoleh berupa wawancara mendalam, studi kepustakaan, dan observasi. Hasil dari penelitian mengenai peran PR dalam mengembangkan pariwisata melalui instagram menunjukan bahwa peran PR sangat krusial dalam mengelola konten dan program yang akan di posting.
Manajemen Krisis Objek Wisata Sari Ater dalam menghadapi Pandemi Covid-19 Nurhayati; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.185 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3452

Abstract

Abstract. Tourism is one of the largest contributors to the country's foreign exchange. Tourism is also an activity that people do to fill their spare time. West Java is a province that is rich in tourist attractions, one of which is Sari Ater. Sari Ater is a popular tourist destination in West Java. Sari Ater is a tourist spot for natural hot spring baths and other facilities such as resorts, restaurants, white water rafting and others. In 2020 there was an outbreak of an infectious disease called the corona virus or Covid-19. The pandemic that occurred in various countries had a negative impact on all aspects, including tourism. resulted in a crisis experienced by tourism actors Sari Ater did not expect. The closure and the current situation resulted in a decrease in tourist visits to Sari Ater which also affected other aspects. This research was conducted to find out how Sari Crisis Management After facing the Covid-19 Pandemic. The research method used is a case study. Data collection techniques in this study are interviews, observation, literature study and documentation. The result of this research is that the crisis management carried out by Sari Ater includes three stages, namely: the Emergency Response Stage, the Recovery Stage and the Normalization Stage. In this case, Public Relations has a role, namely to publish promotional programs that have been designed through social media, as well as to socialize with agencies related to the company and carry out CSR programs. Abstrak. Pariwisata menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar bagi devisa negara. Pariwisata juga menjadi aktivitas yang dilakukan orang-orang untuk mengisi waktu luang. Jawa barat merupakan salah satu provinsi yang kaya akan tempat wisata salah satunya Sari Ater. Sari Ater menjadi wisata populer di Jawa Barat. Sari Ater merupakan tempat wisata berendam air panas alami serta fasilitas lainnya seperti resort, restoran, rafting dan yang lainnya. Pada tahun 2020 muncul sebuah wabah penyakit menular yang disebut corona virus atau Covid-19. Pandemi yang terjadi di berbagai negara ini membawa dampak negatif terhadap segala aspek termasuk pariwisata. Akibatnya terjadi krisis yang dialami pelaku wisata tak terkecuali Sari Ater. Penutupan serta pembatasan yang berlaku menjadikan turunnya kunjungan wisatawan terhadap Sari Ater yang berakibat pula kepada aspek lainnya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana Manajemen Krisis Sari Ater menghadapi Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi . Hasil dari penelitian ini adalah manajemen krisis yang dilakukan oleh Sari Ater meliputi tiga tahap yaitu : Tahap Tanggap Darurat, Tahap Pemulihan dan Tahap Normalisasi. Dalam hal ini Humas memiliki peran yaitu mempublikasikan program promosi yang telah dirancang melalui media sosial, serta melakukan sosialisasi komunikasi dengan instansi-intansi terkait perusahaan serta melakukan program CSR.
Peran Public Relations dalam Corporate Social Responsibility (Csr) PT. Brodo Ganesha Indonesia Siti Saptarini; sophia novita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.975 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.4381

Abstract

Abstract. The growth of the fashion industry is currently growing rapidly due to the increasing consumptive behavior of the community creates a fast fashion culture. With this behavior, it can increase the production of textile waste which will have a negative impact on the ecosystem for environmental sustainability in the long term. As a form of social responsibility PT. Brodo Ganesha Indonesia has a CSR program that cannot be separated from the role of Public Relations in it. This research aims to determind and analyze the role of Public Relations in implementation of CSR activities of The Brodo Lestari Project at PT. Brodo Ganesha Indonesia. The paradigm used is the Contructivism-Interpretivism paradigm. The research method used is a qualitative method with a case study approach, with the theory used to discuss this research is using the Theory of Public Relations Functions from Betrand R Canfield, and the source is determined based on purposive sampling techniques. The resource person of this research are Community Manager, Public Relations and the RnD team. With data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques are by data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. In testing the validity of the data the author uses data triangulation. The results showed that the role of Public Relations PT. Brodo Ganesha Indonesia is very important in Sustainable Project activities as a form of public service by issuing responsible products to preserve the environment for the long term. CSR Activities of PT. Brodo Ganesha Indonesia is carried out over a long period of time or for the sake of preserving the environment around the company. Abstrak. Pertumbuhan industri fashion saat ini berkembang sangat pesat dikarenakan meningkatnya perilaku konsumtif masyarakat sehingga tercipta budaya fast fashion. Dengan perilaku tersebut dapat meningkatkan produksi limbah tekstil yang akan menimbulkan dampak buruk bagi ekosistem kelestarian lingkungan dalam jangka panjang. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial PT. Brodo Ganesha Indonesia memiliki program CSR yang tak lepas dari peran Public Relations didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai peran Public Relations dalam pelaksanaan kegiatan CSR program Proyek Lestari Brodo di PT. Brodo Ganesha Indonesia. Paradigma yang dipakai adalah paradigma Contructivism-Interpretivism. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan teori yang digunakan untuk membahas penelitian ini ialah menggunakan Teori Fungsi Public Relations dari Betrand R Canfield, dan narasumber ditentukan berdasarkan teknik penarikan purposive sampling. Narasumber dari penelitian ini adalah Community Manager, Public Relations, dan Tim RnD. Dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Dalam uji keabsahan data penulis menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Public Relations PT. Brodo Ganesha Indonesia sangat penting dalam aktivitas Proyek Lestari sebagai bentuk pengabdian terhadap publik dengan mengeluarkan produk yang bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan untuk jangka panjang. Kegiatan CSR PT. Brodo Ganesha Indonesia ini dilaksanakan dalam kurun waktu yang lama atau berjangka panjang demi kelestarian lingkungan sekitar perususahaan.
Strategi Komunikasi Pemasaran TIC Kota Bandung sebagai Sarana Informasi Pariwisata di Instagram Muhammad Akbar Wiradhika Utama; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i1.6351

Abstract

Abstract. The Bandung City Tourist Information Center or Bandung City TIC utilizes Instagram to carry out marketing communication strategies. One of the marketing communication strategies implemented is by creating bucket list content that is uploaded on Instagram. Bucket list content contains various recommendations for tourist destinations in the city of Bandung which are packaged in one package. The purpose of this study was to determine the content planning and implementation of the bucket list content used by the Bandung City Tourist Information Center as a means of tourism information. This study uses a qualitative method with a case study approach. The theory used by researchers in this study is the promotion mix. The research results show that TIC in Bandung City is interested in making bucket lists as a marketing communication strategy because bucket lists are mandatory content for socializing tourism, a collection of tourist destinations that are summarized in one package, making it easier for tourists, and as a fulfillment of tourist information. The implementation is by running a promotion mix, namely: Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, direct marketing, and Publicity. Abstrak. Tourist Information Center Kota Bandung atau TIC Kota Bandung memanfaatkan Instagram untuk melakukan strategi komunikasi pemasaran. Salah satu strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan yaitu dengan membuat konten bucket list yang diunggah di Instagram. Konten Bucket list berisi berbagai rekomendasi destinasi wisata di Kota Bandung yang dikemas dalam satu kemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan konten dan implementasi dari konten bucket list yang digunakan oleh Tourist Information Center Kota Bandung sebagai sarana informasi pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu promotion mix. Hasil Penelitian menunjukan bahwa TIC Kota Bandung tertarik menjadikan bucket list sebagai salah satu strategi komunikasi pemasaran karena bucket list merupakan konten wajib untuk mensosialisasikan pariwisata, kumpulan tujuan wisata yang dirangkum dalam satu kemasan, mempermudah wisatawan, dan sebagai pemenuhan informasi wisatawan. Implementasinya dengan menjalankan promotion mix yaitu: Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, direct marketing, dan Publicity.
Peran PR PT. Pegadaian (Persero) Kanwil X Bandung dalam Program Corporate Social Responsibility Safa Camila Rahma Nur Annisa Priono; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9363

Abstract

Abstract. PT. Pegadaian (Persero) is a state-owned company engaged in the pawn business. In carrying out its corporate social responsibility, PT. Pegadaian (Persero) launched The Gade Clean and Gold program "Segregating Waste Saving Gold". Lack of public awareness of the environment, especially in waste management, is one of the factors causing the increasing amount of waste. With this program, PT. Pegadaian (Persero) seeks to improve environmental conditions and assist the government in managing waste, especially in the city of Bandung. This study uses a qualitative method with a case study approach. The purpose of this study is to determine the PR process in the CSR program The Gade Clean and Gold, the supporting and inhibiting factors of the CSR program The Gade Clean and Gold, and the reasons for PT. Pegadaian (Persero) Kanwil X Bandung chose The Gade Clean and Gold as a CSR program. The results of the research show that PR PT. Pegadaian (Persero) Kanwil X Bandung carries out a very important process in The Gade Clean and Gold program as a form of corporate concern and responsibility for the cleanliness of the surrounding environment by motivating and educating the public to sort and manage waste properly and correctly. The controlling factor is the amount of support from the community to the President of the Republic of Indonesia, while the inhibiting factor is that there are still some people who still lack concern for waste sorting. The reason for selecting the program is the mandatory program from the central Pawnshop and efforts to encourage change by helping the community and the Bandung City Government in overcoming waste problems. Abstrak. PT. Pegadaian (Persero) merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang usaha gadai. Dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaannya, PT. Pegadaian (Persero) meluncurkan program The Gade Clean and Gold “Memilah Sampah Menabung Emas”. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan terutama dalam pengelola sampah menjadi salah satu faktor penyebab jumlah sampah yang terus meningkat. Adanya program tersebut, PT. Pegadaian (Persero) berupaya untuk memperbaiki keadaan lingkungan hidup serta membantu pemerintah dalam mengelola sampah khususnya di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses PR dalam program CSR The Gade Clean and Gold, faktor pendukung dan penghambat dari program CSR The Gade Clean and Gold, serta alasan PT. Pegadaian (Persero) Kanwil X Bandung memilih The Gade Clean and Gold sebagai program CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR PT. Pegadaian (Persero) Kanwil X Bandung melakukan proses yang sangat penting dalam program The Gade Clean and Gold sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab perusahaan terhadap kebersihan lingkungan sekitar dengan memotivasi dan mengedukasi masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dengan dan benar. Faktor pendungnya yaitu banyaknya dukungan dari masyarakat hingga Presiden RI, sedangkan faktor penghambatnya yaitu masih terdapat beberapa masyarakat yang masih minim kepedulian terhadap pemilahan sampah. Alasan pemilihan program yaitu program wajib dari Pegadaian pusat serta upaya mendorong perubahan dengan membantu masyarakat dan Pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi permasalahan sampah
Pola Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Atlet dalam Membangun Motivasi Berolahraga Atlet Junior Dhea Amanda Fadhilah; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12907

Abstract

Abstract. Ganacy Junior Volleyball Club is a volleyball club located in Karawang Regency. The Ganacy Junior Volleyball Club aims to build the ability of junior athletes from Cipondoh Village in the field of volleyball. The purpose of this research is to explain how the coach's interpersonal communication patterns in building athletes' exercise motivation. This research uses qualitative research methods with a case study approach and uses a constructivist paradigm. The data collection techniques in this study were interviews, observation, and documentation. The validity test used in this research is the dependability test with triangulation techniques to athletes and administrators of the Ganacy Junior Volleyball Club. The results of this study conclude that the form of communication carried out towards athletes is in the form of interpersonal communication with the intention that if the message is delivered personally to each junior athlete, the message can be adapted to the character of each athlete, the way the coach's message is conveyed is done by using soft speech. The obstacle that is often encountered at the junior Ganacy Volleyball Club is the athlete's lack of seriousness in doing training. The solution is for the coach to make eye contact with the athlete and directly glare at the athlete. The story telling method is a very effective method in motivating junior athletes. Because, the story telling method is able to touch emotions and can inspire junior athletes. The story telling method can create a deeper relationship with athletes. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi Klub Bola Voli Ganacy Junior merupakan klub bola voli yang berada di Kabupaten Karawang. Klub Bola Voli Ganacy Junior memiliki tujuan untuk membangun kemampuan para atlet junior dari Desa Cipondoh dalam bidang olahraga bola voli. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pola komunikasi antarpribadi pelatih dalam membangun motivasi berolahraga atlet. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta menggunakan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabasahan yang digunakan dalam penelitian ini yakni uji dependabilitas dengan teknik triangulasi kepada atlet dan pengurus Klub Bola Voli Ganacy Junior. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang dilakukan terhadap para atletnya berbentuk komunikasi antarpribadi dengan maksud apabila pesan disampaikan secara personal kepada masing-masing atlet junior, maka pesan dapat disesuaikan dengan karakter dari masing-masing atlet, Adapun cara penyampaian pesan pelatih dilakukan dengan menggunakan tutur kata yang lembut. Hambatan yang sering ditemui pada Klub Bola Voli Ganacy junior adalah ketidakseriusan atlet dalam melakukan latihan. Solusinya yaitu dengan pelatih melakukan kontak mata dengan atlet dan langsung memelototi atlet. Metode story telling menjadi metode yang sangat efektif dalam memotivasi atlet junior. Karena, metode story telling mampu menyentuh emosi dan dapat menginspirasi para atlet junior. Metode story telling dapat menciptakan hubungan yang lebih mendalam dengan para atlet.