Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Program Bantuan Sosial Pemerintah Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Semarum Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Elsa Amalia Trisnanti; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p476-491

Abstract

Indonesian Conditional Cash Transfer Programme or Program Keluarga Harapan (PKH) is a conditional social assistance program for poor families in the form of cash allocated according to the components in the Beneficiary Families or Keluarga Penerima Manfaat (KPM). In Semarum Village, the PKH program has excited since 2013, but the PKH program is considered unsatisfactory because the number of KPM has not decreased significantly and in practice there are also several obstacle. Therefore, it is important to know the implementation of the PKH program. This research uses the theory of the Edward III public policy implementation model, where there are four factors or variables that influence the success or failure of policy implementation, namely : communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The purpose of this research is to understand the implementation of the PKH program and change in KPM conditions before and after the PKH program in Semarum Village, Durenan District, Trenggalek Regency in 2020. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive research design. Selection of informants using purposive sampling technique. Data collection technique using participant observation technique and in-depth interviews. As well as data analysis technique using Huberman and Miles interactive analysis model. The result showed that the implementation of the PKH program on KPM in Semarum Village was successful because of the four factors or variables that affect the success or failure of policy implementation, all of them were achieved. Regarding change in the condition of KPM in Semarum Village before and after the PKH program in 2020, it can be seen from several indication, namely social conditions, economic, education, health and success in breaking the poverty chain.Keywords: implementation, PKH, poverty.
Peran LSM ECOTON Dalam Upaya Memperjuangkan Hak Atas Lingkungan Hidup Masyarakat Daerah Aliran Sungai Brantas Dian Ardiansah; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.681 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p633-649

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran LSM ECOTON dalam upaya memperjuangkan hak atas lingkungan hidup masyarakat daerah aliran sungai Brantas, (2) menjelaskan tantangan yang dialami LSM ECOTON, (3) menggambarkan permasalahan masyarakat daerah aliran sungai Brantas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Fokus penelitian ini adalah peran LSM ECOTON dalam upaya memperjuangkan hak atas lingkungan hidup masyarakat daerah aliran sungai Brantas, subjeknya adalah pengurus LSM ECOTON dan masyarakat daerah aliran sungai Brantas. Lokasi penelitian ini di Dusun Krajan, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis dengan menggunakan konsep Miles dan Huberman melalui tahapan yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan dengan mensandingkan pada aspek teori peran Biddle dan Thomas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran LSM ECOTON dalam upaya memperjuangkan hak atas lingkungan hidup masyarakat daerah aliran sungai Brantas meliputi program penelitian partisipatif seperti melalui kegiatan biotilik, edukasi kepada masyarakat seperti adanya kegiatan dengan konsep zero waste cities yang menciptakan lingkungan hidup bebas sampah, dan advokasi lingkungan kepada pemerintah dengan melalui aksi protes dan gugatan serta pendampingan, (2) tantangan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran individu tentang lingkungan hidup dan perbedaan pendapat serta kepentingan dengan pemerintah, (3) permasalahan masyarakat daerah aliran sungai Brantas adalah pembuangan sampah plastik, sampah popok, dan pencemaran industri sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Kata Kunci: Peran, LSM ECOTON, dan Hak Atas Lingkungan Hidup Abstract This research aims to: (1) describe the role of the ECOTON non-govermental organization in an effort to fight for the Brantas river basin people enviromental rights, (2) explain the challenges faced by the ECOTON non-govermental organization, (3) describe the problems of the Brantas river basin people. The approach used is a qualitative case study design. The focus of this research is the role of ECOTON non-govermental organization in an effort to fight for the Brantas river basin people enviromental rights, the subjects are the administrators of the ECOTON non-govermental organization and the Brantas river basin people. The location of this research is Krajan hamlet, Wringinanom district, Gresik city. The data were analyzed using the concept of Miles and Huberman through steps starting from data collection, data reduction, and drawing conclusions by juxtaposing the aspects of Biddle and Thomas's role theory. The results of the study indicate that: (1) the role of the ECOTON non-govermental organization in an effort to fight for the Brantas river basin people enviromental rights includes participatory research programs such as through biotilic activities, education to the public such as activities with the concept of zero waste cities that create a waste-free environment, and environmental advocacy to the government through protests and lawsuits as well as assistance, (2) the challenges faced are the lack of individual awareness about the environment and differences of opinion and interests with the government, (3) the problems of the people of the Brantas river basin are the disposal of plastic waste, garbage diapers, and industrial pollution causing environmental damage. Keywords: Role, ECOTON non-govermental organization, and Enviromental Rights
UPAYA PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA KEPADA PARA ANGGOTA PRAMUKA SAKA BHAYANGKARA MENGANTI GRESIK Agung Sudrajad Abdillah; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.875 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p683-697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai Pancasila dan penanamannya oleh pengurus/pembina kepada anggota Pramuka Saka Bhayangkara Menganti Gresik.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya pengurus Pramuka Saka Bhayangkara Menganti Gresik melakukan upaya penerapan nilai-nilai Pancasila kepada para anggota pramuka dengan kegiatan-kegiatan berikut : 1) Perkemahan sabtu minggu dengan nilai Pancasila yang ditanamkan antara lain jiwa berani, percaya diri, mengembangkan diri karena kesuksesan, sikap berhati-hati, berlatih berjuang keras, percaya kemampuan diri, saling menghormati antar anggota dalam kelompok, berani menerima tantangan, dan berlatih mengatasi tantangan;2) kegiatan Dasa Darma Pramuka dengan nilai yang ditanamkan meliputi taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan ksatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin, trampil dan gembira, hemat, cermat, dan bersahaja, disiplin, berani dan setia, bertanggung jawab dan dapat dipercaya dan suci; 3) kegiatan semapur terdapat aktivitas menggunakan sandi kode morse dengannilai yang ditanamkan pada kegiatan semapur meliputi sikap teliti, kekompakan tim, ketepatan pemecahan masalah, musyawarah tim, kecepatan mengambil keputusan, Kemampuan menjaga rahasia, rasa aman dan menghormati hak dan kewajiban; Dan 4)Kegiatan jelajah alam yaitu kegiatan halang merintang dengan nilai yang ditanamkan pada kegiatan tersebut adalah jiwa berani, percaya diri, mengembangkan diri karena kesuksesan, sikap berhati-hati, berlatih berjuang keras, percaya kemampuan diri, saling menghormati antar anggota dalam kelompok, berani menerima tantangan dan berlatih mengatasi tantangan.
Strategi Pemerintah Desa dalam Mewujudkan Prinsip Efektivitas Pada Pelayanan Pembuatan E-KTP di Desa Sukodono Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Nindi Karindra; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v11n1.p352-366

Abstract

Public service is one form of the State's efforts to fulfill the basic needs of every citizen. So that the effectiveness of a government system plays an important role in measuring the success of a service. The purpose of this study was to determine the strategy adopted by the village government in realizing the principle of effectiveness in the service of making Electronic Identity Cards (e-KTP) in Sukodono Village, Dampit District, Malang Regency. In order to achieve this goal, this research uses a qualitative research type with descriptive method. The data collection technique was through observation and interviews with the Sukodono Village Head and several village officials as supporting informants. The results obtained in the study show several strategies carried out by the village government to realize the principle of effectiveness in the service of making e-KTP in Sukodono Village such as strengthening the vision and mission, providing incentives to the apparatus, increasing accountability, determining organizational structure, and changing the performance of the apparatus. . This strategy is considered effective as an effort of the Sukodono village government in realizing the principle of effectiveness, especially in the service of making e-KTP in Sukodono Village, Dampit District, Malang Regency. Keywords: strategy, government, effectiveness.
Problematika Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Jurug Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Karlina Pricilia Nilawati; Agus Satmoko Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan PKH di Desa Jurug Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam tidak terstruktur. Teknik yang digunakan dalam analisis data menggunakan analisis Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, analisa data, dan penarikan kesimpulan. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika dalam pelaksanaan PKH di Desa Jurug yaitu Komplain Masyarakat, Kurangnya Partisipasi KPM, dan Kendala Teknis. Komplain masyarakat terjadi karena data ditetapkan oleh pemerintah pusat sehingga data di DTKS dan fakta di lapangan seringkali berbeda dan menyebabkan adanya kecemburuan sosial diantara masyarakat. Selanjutnya Kurangnya Partisipasi, proses sosialisasi yang tidak tepat tentang Program Keluarga Harapan membuat rendahnya pemahaman KPM mengenai program bantuan dan mengakibatkan kurangnya partisipasi KPM dalam pelaksanaan PKH. Yang terakhir yaitu Kendala Teknis, permasalahan yang terjadi diantaranya jaringan internet yang tidak stabil, masalah perbankan, proses pemiutakhiran data yang berlangsung lama, dan infrastruktur desa yang kurang memadai.
PARTISIPASI YAYASAN LINGKAR PERDAMAIAN DALAM DERADIKALISASI M. Zaul Haq; Agus Satmoko Adi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i2.229

Abstract

Yayasan Lingkar Perdamaian bergerak pada penanggulangan terorisme. Tujuan dari yayasan ini adalah untuk menjauhkan dari Tindakan-tindakan yang merusak, termasuk aksi pengeboman atau terorisme. Yayasan tersebut marangkul dan mengajak para mantan narapidana terorisme (Napiter) untuk meninggalkan faham Radikalisme dan memulai hidup baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi Yayasan Lingkar Perdamaian sebagai salah satu agen Deradikalisasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teori Strukturasi Anthony Giddens, teori strukturasi dipilih untuk mengkaji temuan data dalam penelitian lapangan. Tujuan utamanya adalah untuk menjelaskan bagaimana hubungan dialektis antara agen dan struktur saling mempengaruhi satu sama lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan ketua, sekretaris dan bendahara yang merupakan pengurus inti dari Yayasan tersebut. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan hasil. Hasil dari penelitian menunjukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan untuk partisipasi dalam Deradikalisasi antara lain: pendampingan, pemberdayaan, dan kampanye perdamaian. Dalam program Deradikalisasi Yayasan Lingkar Perdamaian bekerjasama dengan BNPT selaku Lembaga negara non pemerintah yang bertugas mengkoordinasikan dan mengendalikan semua kegiatan pencegahan dan pemberantasan terorisme di Indonesia.