Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisa “What If” Sebagai Metode Antisipasi Keterlambatan Durasi Proyek Pembangunan Gedung A Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Banda Aceh Hirzi, Muhammad; Dedek Ariansyah; David Sarana
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i1.726

Abstract

Proyek adalah suatu kegiatan investasi yang menggunakan faktor–faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa tertentu yang dapat diharapkan dapat memperoleh keuntungan dalam suatu periode tertentu. Penjadwalan proyek merupakan salah satu elemen perencanaan yang memberikan informasi tentang jadwal perencanaan dan kemajuan dalam hal kinrja tenaga kerja, sumber daya biaya, peralatan, dan material serta rencana durasi proyek dan progress waktu dalam penyelesaian suatu proyek. Proyek Pembangunan Gedung A Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Aceh ini dilakukan oleh Dinas Permukiman Provinsi Aceh (Dinas Perkim) yang bertujuan sebagai suatu inovasi, bentukdukungan, dan sebagai bukti dalam merealisasikan gerakan bangunan ramah lingkungan (Go Green) di wilayah Aceh. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendapatkan gambaran serta menentukan opsi dan metode pengurangan waktu kritis yang optimal pada item-item pekerjaan tersebut. Manfaat dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui keterlambatan pengerjaan dalam suatu proyek dan dapat memproyeksikannya. Ruang Lingkup masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Data yang digunakan yaitu dokumen; Rencana Anggaran Biaya (RAB), Penjadwalan, dan data Ketenaga kerjaan proyek tahap 1 (satu) tahun anggaran 2021. Metode Penelitian menggunakan metode CPM.Analisis data menggunakan metode analisa deskriptif. Analisa berarti data yang sudah ada diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan hasil akhir yang dapat disimpulkan.Hasil yang dicapai tidak ada keterlambatan pada pembangunan struktur dari durasi 90 hari pada time schedule setelah dilakukan penelitian mengunakan microsoft project terjadi pengurangan durasi menjadi 64 hari jadwal pelaksanaan pekerjaan pada kontrak pekerjaan sehingga hasil analisis tidak perlu dilakukan penambahan jam kerja dan tenaga kerja.
Kajian Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan di Kabupaten Aceh Jaya Dedek Ariansyah; samin, muhammad; Heru Pramanda; Bunyamin Bunyamin; Muhajjir Muhajjir
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v5i1.1155

Abstract

Aceh Jaya Regency is one of the developing regions in Aceh, where infrastructure development is being intensified, particularly the construction of the Paya Baro - Teupin Ara road aimed at improving community accessibility due to previously damaged and inadequate road conditions. This study aims to identify and analyze the risks affecting project implementation and to formulate appropriate mitigation strategies. A quantitative approach was employed through the distribution of questionnaires to 35 respondents, consisting of the owner, consultants, contractors, workers, and local community, with data processed using Microsoft Excel and supported by validity and reliability testing of the research instruments. The results indicate that construction work factors are the dominant contributors to project risk, with the overall risk level predominantly classified as moderate (98), followed by low risk (31) and high risk (11), while no extreme risk was identified. These findings suggest that the project implementation is relatively under control; however, improvements in risk management are still required, particularly in planning, execution control, occupational safety, and environmental management. Therefore, this study provides valuable insights as a basis for decision-making to enhance the effectiveness of risk management in sustainable road construction projects.
Evaluasi Pelayanan Angkutan Penyeberangan Kapal KMP. Aceh Hebat I Lintas Penyeberangan Sinabang-Calang Febrina Dian Kurniasari; Dedek Ariansyah; M. Ardian Savila
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.549

Abstract

Angkutan penyeberangan merupakan salah satu moda transportasi yang menjadi penghubung bagi wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh jalur darat, karena terputus oleh adanya perairan dan belum adanya jalur darat yang memadai untuk dilalui. Oleh karena itu, keberadaan angkutan penyeberangan harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai bagi pengguna jasa agar dalam pelaksanaannya para pengguna jasa merasa terlayani dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah tingkat pelayanan minimal pada angkutan penyeberangan kapal KMP. Aceh Hebat I telah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 62 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan. Metode yang digunakan adalah metode IPA (Importance Peformance Analysis) dengan menggunakan Teknik Performance Analysis dan perhitungan persentase terhadap nilai kesesuaian fasilitas yang meliputi pelayanan penumpang, pemuatan kendaraan, dan operasional kapal serta didapatkan nilai standar pelayanan minimal dari kapal KMP. Aceh Hebat 1. Hasil yang dicapai pada penelitian ini adalah didapat tingkat persentase yang sesuai dengan standar pelayanan minimal (SPM) kapal penyeberangan untuk KMP Aceh Hebat I lintas Sinabang-Calang adalah sebesar 90,9% sedangkan yang tidak sesuai dengan SPM adalah 9,1% dan dapat dinyatakan bahwa kapal KMP Aceh Hebat I telah memenuhi standar pelayananan minimal angkutan penyeberangan untuk lintas Sinabang-Calang sesuai Peraturan Menteri Nomor 62 Tahun 2019.