Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN MURID MELALUI PENERAPAN METODE STRUKTUR ANALISIS SINTESIS (SAS) KELAS I SD NEGERI 38 JANNA-JANNAYYA KECAMATAN SINOA KABUPATEN BANTAENG Muh. Khaedar; Bellona Mardhatillah Sabillah; Syamsul Alam
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v6i2.5659

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Kemampuan menulis permulaan dengan menggunakan metode SAS pada murid kelas I SDN. No 38 Janna-Jannaya Desa Bonto Majannang Kec. Sinoa Kab. Bantaeng. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas I SDN. No 38 Janna-Jannaya Desa Bonto Majannang Kec. Sinoa Kab. Bantaeng, dengan jumlah murid 21 orang. Sebanyak 12 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Instrument penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.           Hasil yang dicapai secara kuantitatif yaitu: (1) Pada siklus pertama diperoleh nilai rata-rata hasil belajar murid kelas I SDN. No 38 Janna-Jannaya Kec. Sinoa Kab. Bantaeng yaitu 61,15 (2) Pada siklus kedua diperoleh nilai rata-rata hasil belajar murid kelas I SDN. No 38 Janna-Jannaya Kec. Sinoa Kab. Bantaeng lebih tinggi yang mencapai 80,03 sehingga dapat disimpulkan peningkatannya mencapai 18,88. Terutama pada perubahan sikap, motivasi, antusias, dan hasil belajar murid dalam memahami materi. Jadi, penggunaan metode SAS pada mata pelajaran kemampuan menulis permulaan murid kelas I SDN. No 38 Janna-Jannaya mengalami peningkatan.            Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa dengan penerapaan metode SAS dapat mengubah pola belajar murid dari kurang aktif menjadi lebih aktif dan lebih termotivasi dalam mempelajari kemampuan menulis permulaan murid.
Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui Metode Inquiri pada Murid Kelas V Muh Khaedar; Syamsul Alam
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.543 KB) | DOI: 10.26618/jkpd.v4i2.2368

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan menggunakan metode inquiri pada murid kelas V. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan. Hasil yang dicapai secara kuantitatif yaitu: (1) Pada siklus pertama diperoleh nilai rata-rata hasil belajar murid kelas V SDN. No 38 Janna-Jannaya Kec. Sinoa Kab. Bantaeng yaitu 61,15 (2) Pada siklus kedua diperoleh nilai rata-rata hasil belajar murid kelas V SDN. No 38 Janna-Jannaya Kec. Sinoa Kab. Bantaeng lebih tinggi yang mencapai 80,03 sehingga dapat disimpulkan peningkatannya mencapai 18,88. Terutama pada perubahan sikap, motivasi, antusias, dan hasil belajar murid dalam memahami materi. Jadi, penggunaan metode inquiri pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) murid kelas V SDN. No 38 Janna-Jannaya mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa metode inquiri dapat mengubah pola belajar murid dari kurang aktif menjadi lebih aktif dan lebih termotivasi dalam mempelajari IPA.
Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Elisabet Armin; Muh. Khaedar; Satriawati Satriawati; Nuhadifah Amaliyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap prestasi belajar SD Negeri Pannara Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan semua kelas IV, V, dan VI SD Negeri Pannara Kota Makassar yang terdiri dari 194 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VA yang terdiri dari 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, hasil pembelajran daring dengangan nilai rata-rata 32,58. Analisis prasyarat hasil uji normalitas pembelajaran daring 0,346 dan prestasi belajar 0,078 > 0,05 (berdisribusi normal), hasil uji homogenitas 0,227 > 0,05 (homogen), hasil uji lineritas adalah 0,092 > 0,05 dengan demikian terdapat linear pembelajaran daring terhadap prestasi belajar siswa. Analisis inferensial hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig 0,000 dengan kriteria Sig (0,000) < α (0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap prestasi belajar siswa SD Negeri Pannara Kota Makassar.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Wiwi Pratiwi Sumardi; Bellona Mardhatillah Sabillah; Muh. Khaedar; Jusmawati Jusmawati
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 7, No 1 (2022): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kelola.v7i1.2378

Abstract

This study aims to determine the influence of the school environment on student motivation at inpres Borong Jambu II Elementary School in Makassar. The type of research used is ex post facto with a quantitative approach. The population used was class 5A and 5B of the Inpres Borong Jambu II Elementary School in Makassar, amounting to 54 people. The sample of this study was 5b class student consisting of 26 students, and the instrument used were questionnaires and documentation with a siple random sampling technique. The study results using descriptive statistical analysis, the average vaule of the school environment is 51.85 in the very high category, and learning motivation with a total of 44.58 is in the very motivated category. Prerequisite analysis of school environment normality test results and learning motivation 0,200>0,05 (normal distribution), homogeneity test results 0,658>0,05 (homogeneous). The result of the linearity test is 0,582>0,05. Based on these results, there is a linear relationship between the school environment and learning motivation. The results of the hypothesis test showed a sig value of 0,000 with the criteria of sig (0,000) <α (0,05).The conclusion in this study is that there is an influence of the school environment on student motivation of class V Inpres Borong Jambu II Elementary School in Makassar.
Gambaran Perilaku hidup Bersih Sehat Siswa Sekolah Dasar Surya Syarifuddin; Muh. Khaedar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.7553

Abstract

Perilaku hidup bersih sehat di sekolah merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan untuk hidup bersih dan sehat di sekolah. Indikator perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah yakni perilaku mencuci tangan pakai sabun dan di air mengalir, perilaku mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, perilaku menggunakan jamban sehat dan bersih, perilaku melakukan olahraga teratur dan terukur, perilaku melakuan pemberantasan jentik nyamuk di sekolah, perilaku tidak merokok di lingkungan sekolah, melakukan penimbangan badan dan pengukuran tinggi badan dan perilaku membuang sampah di tempatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku hidup bersih sehat siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, dan Kelas VI di SDI Tamamaung 1. Sampel pada penelitian ini sebanyak 61 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki perilaku hidup bersih dan sehat yang baik meliputi perilaku mencuci tangan pakai sabun di air mengalir (88,5%), perilaku mengkonsumsi jajanan sehat di sekolah (88,5%), perilaku menggunakan jamban sehat dan bersih (86,9%), perilaku melakukan olahraga yang teratur dan terukur (83,6%), perilaku tidak merokok di sekolah (60,7%), perilaku membuang sampah di tempatnya (73,8%) dan perilaku melakukan penimbangan badan dan pengukuran berat badan (72,1%). Adapun untuk perilaku pemberanasan jentik nyamuk masih ada yang berperilaku buruk (59,0%). Diharapkan pihak sekolah agar tetap mengedukasi siswa agar membiasakan dan menerapkan perilaku hidup bersih sehat di sekolah, terutama yang berkaitan dengan pemberantasan jentik nyamuk serta mendukung sarana dan prasarana agar tercipta perilaku hidup bersih sehat di sekolah yang optimal.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Model Concept Sentence pada Siswa Kelas IV SD Negeri 224 Pallawa Kabupaten Soppeng Sri Hermiati B; Muhammad Khaedar; Bellona Mardhatillah Sabillah; Syamsul Alam
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.356 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v3i2.469

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 28 Desember 2020 yang telah penulis lakukan, maka perlu dilakukan perbaikan dalam pembelajaran agar nilai siswa meningkat salah satu pemecahannya ialah dengan menggunakan model dalam pembelajaran yang mampu mewujudkan situasi pembelajaran yang aktif dan menarik sehingga siswa dapat belajar dengan suasana yang menyenangkan. Melalui Pembelajaran bahasa indonesia yang sesuai dengan materi yang diberikan pada saat pembelajaran berlangsung dan tidak hanya menggunakan model ceramah. saja, akan tetapi masih banyak yang digunakan salah satunya model pembelajaran Concept Sentence sehingga hasil belajar yang ingin tercapai dapat terlaksana dengan baik. Sehingga penulis berinisisatif untuk mengadakan suatu penelitian tindakan kelas dengan judul Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Concept Sentence pada Siswa Kelas IV SD Negeri 224 Pallawa Kabupaten Soppeng. Tujuan: Untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran Concept Sentence di kelas IV SD Negeri 224 Pallawa Kabupaten Soppeng. Metode: penelitian tindakan kelas atau PTK yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus tiga kali pertemuan dengan alur kegiatan Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, Tes, Dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 21 Orang siswa. Hasil: Siswa siklus I dan siklus II. Dari 21 jumlah siswa 12 siswa yang mencapai kategori tidak tuntas dengan persentase 57% siswa yang berada pada kategori tuntas 9 siswa dengan persentase 43%. Nilai rata-rata pada siklus I 63,33%. Pada siklus II terdapat 4 siswa yang mencapai kategori tidak tuntas  dengan persentase 19% sedangkan 17 siswa dengan persentase 81% yang berada pada kategori tuntas dan nilai rata-rata pada siklus II 81,42%.  Kesimpulan: belajar siswa pada siklus I dan hasil belajar pada siklus II yang mengalami peningkatan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan model pembelajaran Concept Sentence dapat meningkatkan hasil belajar siswa  pada kelas IV SD Negeri 224 Pallawa Kabupaten Soppeng.
Pengaruh Media Yuk Kita Belajar Membaca (Yukica) terhadap Kemampuan Membaca Siswa SD Inpres Moncong-Moncong Kabupaten Gowa Indah Lestari; Eka Fitriana; Muh. Khaedar; Bellona Mardhatillah Sabillah
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media yuk kita belajar membaca (Yukica) terhadap kemampuan membaca siswa SD Inpres Moncong-moncong kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan bentuk pre-ekspeimen desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas I A sebanyak 35 orang yang terdiri dari 18 laki-laki dan 17 perempuan. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar penilaian kemampuan membaca, tes membaca dan dokumentasi. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisik statistik inferensial dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata aktivitas guru 3,5 yang berarti terlaksana dengan sangat baik, nilai rata-rata aktivitas siswa 3,4 dengan kategori baik. Adapun hasil tes kemampuan membaca siswa kelas I A digambarkan dari hasil uji prasyarat yang terdiri dari hasil uji normalitas pretest 0,010 ≥ 0,05 dan posttest 0,061 ≥ 0,05 berdistribusi normal, hasil uji homogenitas 0,557 ≥ 0,05 yang berarti homogenitas terpenuhi dan hasil dari uji hipotesis 0,001 < 0,05. Sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media yuk kita belajar membaca (Yukica) terhadap kemampuan membaca siswa SD Inpres Moncong-moncong Kabupaten Gowa.
Pengetahuan dan Sikap Anak Usia Sekolah Tentang Pemilihan Makanan Jajanan Sehat di SDI Tamamaung I Surya Syarifuddin; Muh. Khaedar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3944

Abstract

 Abstrak Makanan jajanan merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh anak usia sekolah untuk memenuhi nutrisi pertumbuhan dan perkembangannya. Namun terkadang makanan jajanan yang tersedia tidak terjamin kebersihannya. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (2017) Sebanyak 106 kejadian keracunan makanan terjadi di wilayah Indonesia dan banyak jajanan yang tidak memenuhi syarat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap anak usia sekolah tentang pemilihan makanan jajanan sehat di SDI Tamamaung 1. Penelitian ini dilaksanakan di SDI Tamamaung 1 pada bulan Juli sampai Agustus 2022. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V dan Kelas VI, sampel penelitian ini berjumlah 52 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak usia sekolah Di SDI Tamamaung 1 memiliki pengetahuan kurang sebanyak 33 orang (63.5%) dan yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 19 orang (36.5%). Dan Sikap anak usia sekolah Di SDI Tamamaung 1 memiliki sikap baik sebanyak 30 orang (57.7%) dan yang memiliki sikap kurang sebanyak 22 orang (42.5%). Diharapkan kepada anak usia sekolah agar membawa bekal dari rumah dan diharapkan kepada pihak sekolah untuk memberikan penyuluhan mengenai makanan jajanan sehat. Serta melakukan pengawasan kepada penjaja makanan di sekitar lingkungan sekolah SDI Tamamaung 1.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Jajanan Sehat AbstractSnacks are foods that are often consumed by school-age children to fulfill their growth and development nutrition. But sometimes the available snacks are not guaranteed cleanliness. According to BPOM (2017), a total of 106 food poisoning incidents occurred in the territory of Indonesia and many snacks did not meet the requirements. The purpose of the study was to determine the description of knowledge and attitudes of school-age children about the selection of healthy snacks at SDI Tamamaung 1. This research was conducted at SDI Tamamaung 1 from July to August 2022. This type of research is quantitative research with descriptive design. The population in this study were grade V and grade VI students, the sample of this study amounted to 52 people. The results showed that the knowledge of school-age children had less knowledge as many as 33 people (63.5%) and who had good knowledge as many as 19 people (36.5%). And the attitude of school-age children has a good attitude as many as 30 people (57.7%) and who have a poor attitude as many as 22 people (42.5%). It is expected that school-age children should bring lunch from home and it is expected that the school will provide education on healthy snacks and supervise food vendors around SDI Tamamaung 1.Keywords: Knowledge, Attitudes, Healthy Snack
Pengaruh Ice Breaking Berbasis Kahoot Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Lisu Lisu; Eka Fitriana HS; Muh. Khaedar; Cayati Cayati
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Lambda : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1664

Abstract

This study aims to determine the effect of Kahoot-based ice breaking activities on students’ learning motivation in Mathematics for third-grade students at UPT SPF SD Negeri Pannara. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. The study involved 69 students divided into two groups: an experimental class with 30 students and a control class with 39 students. Data collection techniques included pre-tests, post-tests, motivation questionnaires, and observation sheets. Descriptive analysis results showed an increase in the average learning motivation score in the experimental class from 42.50 (Low category) to 88.40 (Very Good category) in the post-test. Meanwhile, the control class increased from an average pre-test score of 43.44 to a post-test score of 81.10 (Good category). The results of the Paired Sample T-Test and Independent Sample T-Test showed a significance value of 0.000 ? 0.05, indicating that Kahoot-based ice breaking activities have a significant effect on improving students’ learning motivation in Mathematics.
Skrining Kejadian Stunting Melalui Pemeriksaan IMT Pada Peserta Didik Sekolah Dasar di Desa Balang Baru, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto Nurhikmah; Bellona Mardhatillah Sabillah; Muh. Khaedar; Selpi Alpita; Muh. Adnan. M; Saparuddin Latu
INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/integratif.v4i1.466

Abstract

Stunting is a growth failure condition in children caused by long-term chronic malnutrition that may affect physical growth, cognitive development, activity, and immune function. Early detection of nutritional status among school-age children can be conducted through anthropometric measurements, including body weight and height, followed by Body Mass Index (BMI) calculation as an initial screening method. This community service activity aimed to describe the nutritional status and potential risk of stunting among elementary school students in Balang Baru Village, Tarowang District, Jeneponto Regency. The activity involved 215 students from three elementary schools, consisting of 16 students from SDN 9 Tarowang, 85 students from SDN 18 Tarowang, and 114 students from SDN 15 Tarowang. The methods included partner coordination, body weight and height measurement, BMI calculation, nutritional status classification, and descriptive analysis using frequency and percentage. The results showed that 155 students (72.09%) had normal nutritional status, 42 students (19.53%) were classified as underweight, and 18 students (8.37%) were classified as overweight. These findings indicate that most students had normal nutritional status; however, underweight students still require further monitoring as part of early stunting prevention through school- and community-based efforts.