Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Pembuatan Kripik Tempe Justita Dura; Fadilla Cahyaningtyas; Mohammad Bukhori; Syaiful Bahri; Mariana Puspa Dewi; Mulyaningtyas
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The human resources of Kasri Village, Bululawang District, are the number of PKK mothers who take care of the household.  These assets unfortunately have not been honed and managed properly. To increase the productivity of PKK mothers, they must be able to take part in positive activities and help the family economy during the pandemic. The purpose of this activity is to encourage human resources, especially PKK mothers who are only housewives, to participate in useful activities. These Kripik Tempe products can be resold, increasing family income.  Training methods in Kasri Bululawang Village The purpose of this program is to equip PKK mothers with training with the aim of increasing family and village incomes and encouraging them to become entrepreneurs, so that in the end they can contribute to the economic improvement of Kasri Village.
KOMUNIKASI EFEKTIF SEBAGAI PERWUJUDAN PELAYANAN PRIMA DI PUSKESMAS NGANTANG KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR Mariana Puspa Dewi; Mulyaningtyas Mulyaningtyas; Agus Rahman Alamsyah
Buletin Abdi Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47686/bam.v4i1.610

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dikemas dalam bentuk workshop mengenai Komunikasi Efektif sebagai Perwujudan Pelayanan Prima di Puskesmas Ngantang Kabupaten Malang.  Puskesmas merupakan garda terdepan dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang sehat karena Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang terdekat dengan masyarakat untuk menyelesaikan problem atau masalah kesehatan yang sedang dialami. Upaya peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas dalam mewujudkan pelayanan prima saat ini menjadi semakin penting mengingat bahwa Puskesmas merupakan penanggungjawab wilayah dan pelaksana utama pencapaian Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan kabupaten/kota.Selain itu, pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan perkembangan media informasi yang semakin luas di era digitalisasi industri 4.0 juga menuntut Puskesmas untuk memberikan pelayanan yang berkualitas. Sistem kesehatan di era ini bukan hanya menuntut Puskesmas mampu sebagai gatekeeper yang kuat namun juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dianggap paling berkualitas dan dipercaya untuk menjadi kontak pertamanya dalam mencari solusi mengenai  kesehatan.Di era keterbukaan dan kemudahan akses informasi melalui internet dan media sosial yang semakin luas, citra sebuah fasilitas termasuk Puskesmas dengan mudah akan terbentuk dan tersebar berdasarkan pengalaman yang disampaikan masyarakat melalui media sosial tersebut. Oleh karenanya Puskesmas yang memberikan pelayanan prima (service excellence) adalah Puskesmas yang mampu memberikan pelayanan secara konsisten memenuhi kebutuhan (needs) pasien atau masyarakat  bahkan dapat melampaui keinginan dan kebutuhan atau ekspektasi (wants and demands) masyarakat sebagai pengguna.
Increase The Community By Cultivating An Entrepreneurial Spirit Through Nusantara Culinary "Ayam Geprek" in Rainbow Village Perlis, Malaysia Justita Dura; Nur Lailatul Aqromi; Siti Nurul Afiyah; Wa Ode Irma Sari; Mulyaningtyas Mulyaningtyas; Mariana Puspa Dewi; Rifki Hanif; Hironimus Hari Kurniawan; Setyorini Setyorini; Adriani Kalalembang; Layli Dwi Rohmatunnisa; Puji Subekti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v4i2.2027

Abstract

Purpose: The purpose of this community service activity is to connect Indonesian local culture, especially through Ayam Geprek dishes, with international tourists visiting Rainbow Village Perlis, Malaysia. Method: This community service was carried out in Rainbow Village, Perlis, Malaysia. Its activities include a series of carefully planned stages. Preparation begins with an internal coordination meeting to draw up a detailed plan and divide tasks. Next, the team had a meeting with the local community and presented the concept of the project. Ayam Geprek cooking demonstration was conducted on the hall premises. Practical Applications: The results of the Ayam Geprek cooking demonstration activity showed a very positive response from international tourists in Malaysia. They rated this dish spicy but very tasty and impressive. This indicates the great potential of Ayam Geprek as a culinary attraction for tourists. The active involvement of the community in this activity also plays an important role in facilitating the introduction of Javanese cultural elements through Ayam Geprek dishes. Conclusion: Ayam Geprek cooking demonstration activities have been successful in achieving its goals. The positive response from international tourists shows the great potential of Ayam Geprek as a culinary attraction. It is hoped that this project will strengthen the relationship between Indonesia and Malaysia, particularly in the cultural and culinary context, as well as enrich the experience of international tourists in Malaysia.
USAHA PENGUATAN KELEMBAGAAB DAN ASPEK MANAJERIAL USAHA PRAKOPERASI Mulyaningtyas Mulyaningtyas; Mariana Puspa Dewi; Justita Dura; Fadilla Cahyaningtyas
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2: Mei 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i2.551

Abstract

Koperasi merupakan suatu bentuk usaha yang menganut azas keadilan dan kesetaraan, tetapi sangat disayangkan jika pengelolaannya kurang optimal. Mitra dalam pengabdian ini adalah Prakoperasi PKK RW XI Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing Kota Malang, yang beralamat di Jl. Silikat Kota Malang. Prakoperasi PKK RW IX Kelurahan Purwantoro adalah suatu koperasi wanita yang beranggotakan ibu-ibu masyarakat RW XI kelurahan Purwantoro tetapi belum berbadan hukum sehingga kemudian disebut dengan Prakoperasi. Memiliki visi menjadi Lembaga usaha (Koperasi) yang berorientasi pada kesejahteraan anggotanya dan menjadi inklusi keuangan bagi usaha kecil yang dijalankan oleh anggotanya. Masalah yang dihadapi mitra yaitu kesulitan dalam merumuskan tugas dan tanggung jawab pengurus serta dalam menggali potensi usaha prakoperasi dikarenakan kurang paham tentang kelembagaan dan aspek manajerial. Tim Mengusulkan pengabdian dalam bentuk pelatihan dan pengabdian yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pada para pengurus dan anggota Prakoperasi mengenai Kelembagaan dan aspek manajerial yang sangat penting untuk pengembangan pengelolaan dan kepengurusan koperasi
PENGARUH RISIKO KEUANGAN DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PROFITABILITAS (SEBAGAI VARIABLE INTERVENING) DAN NILAI PERUSAHAAN FARMASI PERIODE 2020 -2022 Dewi, Mariana Puspa; Prasetyo, Irawan Budi
Jurnal Manajemen dan Profesional Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal JPro
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpro.v4i2.2055

Abstract

This study aims to determine the Effect of Financial Risk, Sales Growth on Profitability and Value of Pharmaceutical Companies of pharmaceutical companies in 2020 – 2022. The type of research conducted in this study is quantitative which aims to determine the relationship between independent and bound variables, in this study it is carried out to determine the effect of financial risk, sales growth on profitability as an intervening variable and company value. The source of data used in this study is secondary data in the form of financial statements of pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2022. To determine the effect of DAR and sales growth on profitability and company value using pricebook value, Debt to Asset Ratio, Sales Growth, and Return on Asset ratio. The results showed that DAR had a significant negative effect on profitability. This means that the smaller the DAR value, the greater the level of profitability achieved. Sales growth has no insignificant effect on profitability. That is, the level of sales growth is not the cause of the rise or fall of company profitability. The effect of DAR, Sales Growth and ROA on Company Value. DAR has no effect and is not significant on the Value of the Company. That is, investors look more at the prospects of the company than at the Financial Risk in this case the value of the Debt to Asset Ratio. Sales Growth has a positive and significant effect on Company Value.
ANALISIS MANAJEMEN INOVASI DALAM PENGEMBANGAN LAYANAN INDUSTRI KESEHATAN DIGITAL Dewi, Mariana Puspa
JURSIMA Vol 10 No 2 (2022): Jursima Vol. 10 No. 2, Agustus Tahun 2022
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v12i1.869

Abstract

The advancement of digital technology innovations has become a major driver of transformation across various companies, including in the healthcare sector. This technological development expands the scope of organizational management performance to ensure that the services provided by companies are maximized. This research analyzes innovation management in the development of digital healthcare services, identifies key factors influencing successful implementation, and provides recommendations for overcoming existing barriers using the ADKAR model (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement). Using a qualitative approach, the study employs literature review, documentation, and observation to identify themes and patterns in the data. The results of the research indicate that Awareness of the benefits of digital technology is crucial and can be enhanced through clear and structured communication. Support from top management and communication of personal and professional benefits increase Desire for change among healthcare staff. Adequate Knowledge about the use of new technology can be achieved through comprehensive and ongoing training programs. The Ability to apply new technology in daily practice is essential and can be supported by practical exercises and responsive technical support. Reinforcement through continuous monitoring and provision of incentives helps to sustain the use of new technology. To achieve success in managing digital healthcare service innovation, organizations must increase Awareness through effective communication campaigns, enhance Desire with clear top management support, improve Knowledge through comprehensive training programs, boost Ability by providing practical exercises and technical support, and ensure Reinforcement through continuous monitoring and incentive provision.
Analisis Manajemen Inovasi Dalam Pengembangan Layanan Kesehatan Digital Mariana Puspa Dewi
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.766

Abstract

Di era digital saat ini, inovasi teknologi telah menjadi pendorong utama transformasi di sektor kesehatan. Layanan kesehatan digital, seperti telemedicine, aplikasi kesehatan mobile, dan rekam medis elektronik (EHR), menawarkan berbagai manfaat signifikan seperti peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan aksesibilitas bagi pasien. Penelitian ini menganalisis manajemen inovasi dalam pengembangan layanan kesehatan digital, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi, serta memberikan rekomendasi untuk mengatasi hambatan yang ada menggunakan model ADKAR (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement). Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan studi literatur, dokumentasi, dan observasi untuk mengidentifikasi tema dan pola dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran (Awareness) tentang manfaat teknologi digital sangat penting dan dapat ditingkatkan melalui komunikasi yang jelas dan terstruktur. Dukungan dari manajemen puncak dan komunikasi manfaat pribadi serta profesional meningkatkan keinginan (Desire) untuk perubahan di antara staf kesehatan. Pengetahuan (Knowledge) yang cukup tentang penggunaan teknologi baru dapat dicapai melalui program pelatihan yang komprehensif dan berkelanjutan. Kemampuan (Ability) untuk menerapkan teknologi baru dalam praktik sehari-hari sangat penting, dan dapat didukung oleh latihan praktis serta dukungan teknis yang responsif. Penguatan (Reinforcement) melalui pemantauan berkelanjutan dan pemberian insentif membantu mempertahankan penggunaan teknologi baru. Untuk mencapai keberhasilan dalam manajemen inovasi layanan kesehatan digital, organisasi harus meningkatkan kesadaran melalui kampanye komunikasi yang efektif, meningkatkan keinginan dengan dukungan manajemen puncak yang jelas, meningkatkan pengetahuan melalui program pelatihan yang komprehensif, meningkatkan kemampuan dengan menyediakan latihan praktis dan dukungan teknis, serta memastikan penguatan melalui pemantauan berkelanjutan dan pemberian insentif.
Strategi Pemasaran Berbasis Nilai (Value-Based Marketing) untuk Meningkatkan Daya Saing Transformer Center Kota Batu di Industri Pariwisata dan Perhotelan Yohana Yusuf; Mariana Puspa Dewi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5938

Abstract

Di tengah persaingan ketat di industri pariwisata dan perhotelan, strategi pemasaran berbasis nilai (Value-Based Marketing) semakin dianggap penting untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran berbasis nilai di Transformer Center, sebuah perusahaan pariwisata dan perhotelan yang berlokasi di Kota Wisata Batu, untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan manajemen, observasi langsung dan analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Value-Based Marketing melalui pengembangan layanan yang memenuhi kebutuhan emosional dan fungsional pelanggan memiliki dampak signifikan terhadap keunggulan kompetitif Perusahaan dan mampu meningkatkan daya tarik terhadap segmen pasar yang lebih luas. Kesimpulannya, penerapan Value-Based Marketing yang berfokus pada kebutuhan pelanggan dapat menjadi faktor kunci dalam memperkuat daya saing di sektor pariwisata dan perhotelan yang dinamis.
Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan di Puskesmas Ampelgading Mariana Puspa Dewi; Mulyaningtyas Mulyaningtyas; Pipit Rosita A
Buletin Abdi Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47686/bam.v5i1.694

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini berupa pembuatan laporan keuangan pada Puskesmas Ampelgading Malang adalah sebuah inisiatif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di lembaga kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, dilakukan pemahaman mendalam terhadap struktur dan proses pengelolaan keuangan Puskesmas Ampelgading Malang, serta penerapan standar akuntansi yang relevan. Metodologi yang digunakan meliputi survei, analisis dokumentasi, serta pelatihan bagi staf terkait. Hasilnya, tercipta laporan keuangan yang lebih terstruktur, akurat, dan mudah dipahami oleh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat setempat. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan Puskesmas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan. Kata kunci: Laporan Keuangan, Transparansi, Akuntabilitas
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Kemampuan Komunikasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Gayatri Lintas Nusantara Kab. Tulungagung Aldini Kartika Wati; Mariana Puspa Dewi
Jurnal Ekuilnomi Vol. 7 No. 1 (2025): Ekuilnomi Vol 7(1) Februari 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3wn3z291

Abstract

Sumber daya manusia merupakan semua orang yang terlibat dalam proses produksi dan pengelolaan dalam suatu organisasi. Ini mencakup semua karyawan, mulai dari manajemen puncak hingga pekerja di lini depan. PT. Gayatri Lintas Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa khususnya Internet Service Provider yang memiliki motto fleksible dan reliable. Perusahaan ini yang menyediakan layanan konektivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Kinerja pegawai sangat penting untuk mewujudkan ekonomi berbasis pengetahuan dan persaingan di era globalisasi. Salah satu cara perusahaan berupaya meningkatkan kinerja karyawannya adalah dengan memperkuat kompetensi, komunikasi, dan budaya organisasi. Dalam konteks ini, penelitian terhadap kompetensi sumber daya manusia, kemampuan komunikasi, dan budaya organisasi perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh kompetensi sumber daya manusia, kemampuan komunikasi, budaya organisasi  dan kinerja pegawai yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik model regresi linier berganda dengan pengolahan aplikasi SPSS 26. Pada penelitian ini penulis menggunakan data primer yang diperoleh dengan mengumpulkan kuesioner dengan menggunakan perhitungan skala likert terhadap 34 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia dan kemampuan komunikasi mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan, sedangkan variabel budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan