Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN BARU INTERIOR SEKOLAH ALAM MANDALAMEKAR BANDUNG DENGAN PENDEKATAN ANALOGI BERMAIN Azaria, Nadine Anela; Asharsinyo, Doddy Friestya; Raja, M. Togar Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting yang harus ditempuh masyarakat. Bandung adalah salah satu Kota Pendidikan. Namun sangat disayangkan, saat ini baik kuantitas maupun kualitas pendidikan di Bandung masih tergolong kurang, terutama di Kecamatan Cimenyan. Terdapat beberapa tahapan metode perancangan yaitu tahap pengumpulan data yang merupakan mengumpulkan studi literatur dari topik terkait, wawancara, dan studi lapangan yang hasilnya kemudian dianalisis untuk mendapatkan hasil rancangan yang optimal. Untuk meningkatkan kuantitas pendidikan perlu adanya penambahan sekolah pada kawasan tersebut, sedangkan untuk meningkatkan kualitas dapat dengan fasilitas pendidikan yang dapat menarik minat belajar yaitu salah satunya metode pembelajaran action learning yang diterapkan pada sekolah alam. Selain itu juga pengaplikasian pendidikan yang dapat menarik minat belajar siswa dapat dengan pendekatan analogi bermain pada perancangan interior. Dengan adanya Sekolah Alam Mandalamekar Bandung yang menerapkan pendekatan analogi bermain pada rancangan interiornya, diharapkan dapat menarik minat belajar masyarakat, khususnya pada tingkat pendidikan SD, SMP, dan SMA sehingga kualitas pendidikan di wilayah tersebut dapat meningkat.Kata kunci: sekolah alam, action learning, bermain
PERANCANGAN HOTEL HARRIS NEW GENERATION BINTANG EMPAT DI GEDUNG PUSAT NIAGA CIMAHI DENGAN PENDEKATAN IDENTITAS Rachmasari, Widya; Raja, M. Togar Mulya; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri perhotelan telah menjadi bagian penting dari sektor pariwisata dan bisnis.Hotel bisnis adalah jenis akomodasi yang difokuskan pada pelayanan para pelaku bisnis,eksekutif, dan profesional yang membutuhkan fasilitas yang mendukung kegiatan bisnis. Padabulan September 2022, hotel-hotel berbintang di Indonesia mencatat peningkatan signifikansebesar 50,02 persen dalam tingkat hunian kamar. Salah satu contoh hotel yangmengakomodasi kegiatan bisnis adalah Hotel HARRIS, yang dipilih lokasinya di Kota Cimahidalam perancangan ini. Pilihan Cimahi sebagai lokasi didasari oleh potensi yang dimiliki kota inidalam sektor industri, perdagangan, dan jasa, sehingga cocok untuk menjadi lokasi hotel bisnis.Metode perancangan melibatkan observasi lapangan di hotel pembanding, studi literatur, danwawancara dengan HRD Hotel HARRIS. Perancangan ini menggunakan pendekatan berbasisidentitas untuk mempromosikan dan mengenalkan konsep inovatif Hotel HARRIS yang disebut"Generasi Baru," yang belum diterapkan di wilayah Jawa Barat. Konsep yang diadopsi dalamperancangan ini adalah "Modern and Cheerful," dengan tujuan mengembangkan danmengenalkan identitas Hotel HARRIS yang ditandai dengan tagline "stay bright". Konsep iniditandai dengan desain yang ceria dan modern untuk menciptakan suasana positif.Kata kunci: Hotel bisnis, Hotel HARRIS, Cimahi, New Generation, Identitas
PERANCANGAN INTERIOR GELANGGANG REMAJA KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Fiska, Niken Sintia; Liritantri, Widyanesti; Raja, M. Togar Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang memiliki risiko tinggi sepanjang proses berkembangnya manusia karena perubahan yang terjadi ditandai dengan adanya perubahan fisik, sikap, perilaku, dan perkembangan intelektual yang dapat mengarah ke arah baik atau buruk didasari oleh bagaimana lingkungan hidup remaja tersebut. Salah satu perilaku buruk yang terjadi pada masa remaja adalah kasus perkelahian massal atau tawuran, perundungan, pencurian, merokok, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Untuk mengatasi permasalahan terkait kenakalan remaja ini maka diperlukan bantuan dan perhatian dari beberapa pihak, salah satunya adalah Negara yaitu dengan adanya fasilitas Gelanggang Remaja. Gelanggang Remaja merupakan fasilitas sarana dan prasarana yang mengakomodasi kegiatan operasional dalam kelas, pengelolaan, dan jasa dengan tujuan mengakomodasi kebutuhan remaja. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan pada Gelanggang Remaja yaitu terkait penunjang kegiatan sosialisasi antar pengguna individu dan komunitas, penyelesaian interior yang didasari oleh standar pemerintah, dan pengkondisian ruang yang didasari oleh keunikan dan kebutuhan akan akustiknya. Perancangan interior Gelanggang Remaja Kota Bandung yang didasari oleh penyelesaian masalah-masalah agar dapat beraktivitas secara optimal berdasarkan kebutuhan dan dapat mengarahkan perilaku remaja dengan mengajak untuk berkegiatan secara positif di Gelanggang Remaja Kota Bandung. Didukung oleh pendekatan yang diangkat pada perancangan yaitu psikologi ruang yang studinya berfokus pada sensasi, persepsi dan atensi.Kata kunci: Gelanggang Remaja, Kota Bandung, Remaja, Psikologi Ruang
PERANCANGAN KANTOR BUKALAPAK RESEARCH AND DEVELOPMENT MELALUI PENDEKATAN CORPORATE IDENTITY Juliansyah, Muhammad Farel; Raja, M. Togar Mulya; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bisnis e-commerce cukup signifikan terutama pada pandemicovid-19 karena e-commerce membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan penjualanproduknya. Pertumbuhan bisnis e-commerce ini mendorong perusahaan e-commerceuntuk meningkatkan kualitas perusahaan melalui suasana kerja yang nyaman dan dapatmenunjang aktivitas. Salah satu perusahaan e-commerce yaitu Bukalapak yangmerupakan berbasis IT. Kantor sebuah perusahaan harus merepresentasikan identitasperusahaan pada elemen interior dan tetap memperhatikan kenyamanan penggunanya.Hal ini menjadi urgensi karena terjadinya perubahan baru pada lingkungan kantor denganmenyatukan identitas perusahaan, adaptasi cara kerja dari pandemi covid-19, dankarakteristik penggunanya. Perancangan kantor Bukalapak ini bertujuan untuk memberisolusi dan menyelesaikan masalah dengan memberikan tata letak ruang yang baik danmenyempurnakan fasilitas pada kantor melalui pendekatan corporate identity denganmempertimbangkan aspek visual, komunikasi, dan perilaku. Perancangan ini merupakanperancangan baru yang dilakukan pada Graha Pos Indonesia. Metode perancangan yangdigunakan yaitu observasi secara langsung dan wawancara terhadap pengguna untukmengetahui kebutuhan dan data pengguna. Selain itu, studi literatur juga dilakukansebagai panduan perancangan agar tetap memenuhi standar. Perancangan inimenggunakan tema Fun and Speak Up dan konsep flexibility and modularity dengantujuan untuk menerapkan lingkungan kantor dengan fleksibilitas tinggi, kolaboratif,fasilitas tercukupi, kapasitas yang berbeda sehingga terciptanya produktivitas bagi parapengguna di lingkungan kerja.Kata kunci: E-commerce, Bukalapak, Kenyamanan Pengguna, Corporate Identity
PERANCANGAN ULANG INTERIOR HOTEL WIJAYA KUSUMAH DENGAN PENDEKATAN ANALOGI ALAM Gumilar, Nadia Reggina Zahra; Raja, M. Togar Mulya; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Wijaya Kusumah, hotel bintang 3 yang berdiri tahun 1985 di Jl. Ir. H. Juanda No. 90, Tasikmalaya. Memiliki 7 bangunan, 40 kamar dengan 4 tipe kamar, saat ini hotel dalam pembangunan gedung baru. Melayani kalangan pebisnis dan wisatawan, serta menjadi tempat transit. Meskipun terletak di pusat kota, pengunjung tidak terganggu oleh suara lalu lintas. Harganya terjangkau dan lokasinya strategis. Menurut hasil wawancara 2022, 70% tamu adalah wisatawan, terjadi peningkatan pengunjung pada masa libur Lebaran. Beberapa permasalahan teridentifikasi dalam pengamatan dari November 2022 hingga Januari 2023, seperti ruang lobi yang terbatas, pengaturan zoning blocking yang kurang sesuai sehingga ukuran kamar yang tidak sesuai standar, pencahayaan yang kurang memadai, dan fasilitas yang tidak sesuai dengan standar hotel bintang 3. Manajemen hotel sedang mempertimbangkan fokus bisnis atau mempertahankan daya tarik wisata. Hotel ini memiliki dua segmen pasar utama, yaitu wisatawan (primer) dan pebisnis (sekunder). Maka dari itu, perancangan ulang dilakukan sebagai solusi untuk menguatkan identitas hotel, ekspansi fasilitas, serta desain ulang dengan analogi alam dengan menginterpretasi nama Tasikmalaya untuk tampil unik di pemandangan perhotelan Tasikmalaya. Dengan hasil perancangan dapat memperkenalkan identitas baru pada hotel yang tidak dimiliki oleh hotel lainnya.Kata kunci: Hotel, Identitas, Analogi alam nterpretasi nama Tasikmalaya, Tasikmalaya