Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Strategi Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Beachwear Patricia Agustine Sugianto; I Made Artana; Putu Trisna Hady Permana S
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1221

Abstract

Digital marketing can reach more consumers, but the impact of the Covid-19 pandemic has resulted in decreased sales so that it is not proportional to the number of consumers that can be reached. Unlike the case with PT. BCA was able to make stable sales amidst the onslaught of the pandemic. Therefore, this study aims to discuss the digital marketing strategy carried out by PT. BCA in increasing sales. This research was conducted with a qualitative descriptive method using SWOT analysis, Marketing Mix and STP (Segmentation, Targeting, Positioning). Data collection was carried out by conducting interviews and also observing the company's sales data. The results obtained through this study indicate that the implementation of digital marketing by PT. BCA according to the three analyzes used. PT. BCA markets most of its products online using digital media in an integrated manner and this really helps the company carry out marketing efficiently and effectively. Some of the recommendations given in this study are optimizing copywriting for social media captions according to the AISAS format, using email marketing, and optimizing SEO.Keywords: Digital Marketing; Beachwear; SWOT; Marketing Mix; STP AbstrakDigital marketing dapat menjangkau lebih banyak konsumen namun dampak dari pandemi Covid-19 mengakibatkan penjualan mengalami penurunan sehingga tidak sebanding dengan banyaknya konsumen yang mampu dijangkau. Berbeda halnya dengan PT. BCA dapat membuat penjualan stabil ditengah gempuran pandemi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membahas strategi digital marketing yang dilakukan PT. BCA dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan analisis SWOT, Marketing Mix dan STP (Segmentation, Targeting, Positioning). Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan juga observasi pada data penjualan perusahaan. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa implementasi digital marketing yang dilakukan PT. BCA sesuai dengan ketiga analisis yang digunakan. PT. BCA memasarkan produknya sebagian besar secara online dengan media digital yang dilakukan secara terintegrasi dan hal tersebut sangat membantu perusahaan dalam melakukan pemasaran secara efisien dan efektif. Beberapa rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini adalah mengoptimalkan copywriting untuk caption media sosial sesuai format AISAS, menggunakan email marketing, dan optimalisasi pada SEO. 
Analisis Strategi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Jumlah Kunjungan Pasien Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Desak Putu Eka Mariyani; I Made Artana; Helmi Syah Alam
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1220

Abstract

Digital Marketing is an attempt to market a service using social media with the aim of increasing the number of patient visits. The hospital needs to ensure that it is doing everything it can to implement the strategy. This study aims to determine the marketing strategies used by hospitals to increase the number of patient visits. The method used in this research is SWOT analysis and marketing mix. The results of this study show that the implementation of digital marketing was carried out by RSIA Harapan Bunda Denpasar, in marketing its services using social media and also by coming directly to private midwives' practice to collaborate. However, RSIA Harapan Bunda Denpasar has not optimally utilized its social media.Keyword: Strategy; Marketing Mix; Patient visits; Hospital  AbstrakDigital Marketing merupakan usaha untuk melakukan pemasaran suatu layanan menggunakan media sosial dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Rumah sakit perlu memastikan bahwa ia melakukan segala yang dapat dilakukannya untuk mengimplementasikan strategi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan oleh rumah sakit untuk meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT dan marketing Mix. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukan bahwa implementasi digital marketing yang dilakukan oleh RSIA Harapan Bunda Denpasar, dalam memasarkan layanannya menggunakan media sosial dan juga dengan datang langsung ke praktek bidan swasta untuk melakukan kerjasama. Namun RSIA Harapan Bunda Denpasar belum memanfaatkan sosial media yang dimiliki secara optimal.
Legal Protection for Buildings with Traditional Architecture in the Modern Era of Bali I Putu Andika Pratama; I Made Artana; Nathan Franklin; Ni Made Anggia Paramesthi Fajar; Putu Chandra Kinandana Kayuan
Indonesia Law Reform Journal Vol. 3 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/ilrej.v3i2.28073

Abstract

Along with the times, Balinese traditional architecture is increasingly being eroded by modern architectural art and also by the occurrence of damages. The purpose of this paper is to analyze the protection of traditional architectural buildings in the modern Balinese era  and problems related to the preservation of traditional architecture in the modern Balinese era. This research adopts the doctrinal research and uses primary, secondary and tertiary legal materials. These legal materials were collected using a card system with a statute approach, a fact approach, and an analytical conceptual approach. Findings of the study show that: first, according to national law, Balinese traditional architecture is a cultural heritage and is regulated in Indonesian Law Number 5 of 1992 concerning Cultural Heritage Objects. Meanwhile, in the Province of Bali, Balinese traditional architecture is regulated in the Regional Regulation of the Province of Bali Number 5 of 2005 concerning Architectural Requirements for Buildings; secondly, one of the ways taken by the Government of Bali Province to preserve Balinese traditional architecture is to apply it to buildings. Balinese architecture, besides being used in the physical form of buildings, is also applied to the design of fences and gates along the main roads and streets in the environment. Balinese architecture is also required to be applied to government-owned houses or buildings, and official residences.   Abstrak Arsitektur tradisional Bali seiring perkembangan jaman semakin tergerus oleh seni arsitektur modern dan juga terjadinya kerusakan-kerusakan. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis perlindungan bangunan arsitektur tradisional di era Bali modern dan permasalahan terkait pelestarian arsitektur tradisional di era Bali modern. Penelitian ini merupakan Doctrinal Research dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan sistem kartu dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan fakta, dan pendekatan analisis konseptual. Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, Secara hukum nasional, arsitektur tradisional Bali merupakan salah satu cagar budaya dan diatur di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Sedangkan di Provinsi Bali, arsitektur tradisional Bali telah diatur di dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung; kedua, Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali untuk pelestarian arsitektur tradisional Bali adalah dengan mengaplikasikannya pada bangunan gedung. Arsitektur Bali selain digunakan dalam bentuk fisik dari bangunan gedung, juga diberlakukan untuk desain pagar dan gerbang disepanjang jalan raya dan jalan lingkungan. Arsitektur Bali juga diwajibkan untuk digunakan terhadap bangunan atau gedung milik pemerintah, rumah dinas maupun rumah jabatan.
PERAN SERTA PEMERINTAH DALAM PENATAAN,PENGELOLAAN PANCORAN SOLAS SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI DESA SANGEH Agus Pranowo; I Made Ediana; I Ketut Aryana; I Putu Andika Heri Sayoga; I Gusti Ngurah Krisna Arimbawa; I Gede Bina; I Wayan Putu Sucana Aryana; I Made Artana
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v2i1.28

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat periode Ganjil 2023/2024 mengambilTema “Pengelolaan Pariwisata Spiritual di DTW (Daya Tarik Wisata) PenglukatanPancoran Solas Taman Mumbul Desa Adat Sangeh Kecamatan AbiansemalKabupaten Badung”. Program PKM ini merupakan program yang bertujuan untukmembantu mengembangkan potensi masyarakat serta menggali potensi yang adadi suatu desa yang kemudian bisa menjadi objek vital yang kemudian bisamenyokong kehidupan di desa itu. Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan di DesaSangeh. Untuk meningkatkan daya tarik Desa Wisata Sangeh, beberapa strategiyang dapat diterapkan meliputi Mengembangkan Inovasi Baru, MementingkanKualitas daripada Kuantitas, melakukan Filling the Gap dan Sinergitas,Menerapkan Program Jangka Panjang, Penguatan Regulasi Budaya Lokal danKolaborasi Multisektoral. Sedangkan Kendala yang dihadapi dalam pengelolaanDesa Wisata Sangeh antara lain Aksesibilitas dimana Kondisi jalan dan petunjukarah yang kurang memadai mempersulit akses ke desa wisata. Persaingan dengandesa wisata serupa. Maraknya Guide Luar. Dan Kurangnya Investor. Strategistrategi ini diharapkan bisa mengatasi kendala yang ada dan meningkatkan dayatarik Desa Wisata Sangeh, sekaligus memperkuat konsep pariwisata berkelanjutan
Restorative Justice Approaches in Criminal Law: Effectiveness and Societal Perceptions in Contemporary Legal Systems I Made Artana; Tomi Apra santosa; Ahmad Aswar Roa; Andi Bustamin Daeng Kunu; Nurul Miqat
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.6459

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the restorative justice approach in the contemporary criminal law system and examine public perception of its application. Restorative justice is an alternative approach to the retributive criminal law system that emphasizes the restoration of relationships between perpetrators, victims, and society through dialogue, mediation, and shared responsibility. In recent decades, this approach has been widely adopted in various countries in response to the limitations of the conventional criminal system in resolving conflicts in an ongoing manner. The research methods used include qualitative studies through legal policy analysis, case studies, and empirical literature review on restorative justice programs in a number of jurisdictions. The results of the study show that the restorative justice approach has significant effectiveness in reducing recidivism rates, increasing victim satisfaction, and strengthening social cohesion. However, public perceptions of this approach still vary, influenced by factors of legal culture, the level of public trust in law enforcement agencies, and the understanding of the concept of inclusive justice. This study recommends the need for strengthening regulations, training for law enforcement officials, and public education as a prerequisite for the effective integration of restorative justice in the modern criminal justice system