Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Matematika

Perbandingan Metode Regresi Linier dan Non-Linier Kuadratik Pada Peramalan Penjualan Air Minum Gian Fitriani Utami; Didi Suhaedi; Eti Kurniati
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Perumda Air Minum Tirta Raharja adalah sebuah perusahaan daerah yang memiliki wewenang dalam penyediaan kebutuhan konsumsi air bersih. Penjualan air di Perumda Air Minum Tirta Raharja mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kebutuhan air minum perlu adanya proyeksi sejauh mana pencapaian penyediaan air di masa yang akan datang dengan menggunakan metode peramalan. Hasil peramalan tersebut sangat berpengaruh untuk menentukan jumlah air yang harus disediakan. Maka dari itu artikel ini membahas tentang gambaran penjualan air bersih pada masa yang akan datang. Metode yang digunakan dalam meramalkan penjualan air bersih di Perumda Air Minum Tirta Raharja adalah metode regresi linier dan metode regresi non linier (kuadratik). Tujuan dari pembahasan pada artikel ini adalah untuk menentukan metode peramalan yang terbaik pada peramalan air bersih di masa yang akan datang. Penentuan metode peramalan yang terbaik dari ketiga metode tersebut ditentukan dengan nilai koefisien korelasi dan determinasi terbesar serta nilai MAPE yang terkecil. Hasil penelitian diperoleh bahwa dengan menggunakan data jumlah penjualan pada periode sebelumnya, maka diperoleh hasil prediksi jumlah penjualan untuk masa yang akan datang.
Penerapan Metode Moving Average untuk Prediksi Indeks Harga Konsumen Asyifaa Nabilah Nurfadhilah; Widodo Budi; Eti Kurniati; Didi Suhaedi
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 21 No. 1 (2022): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Data time series merupakan sekumpulan data pada satu periode waktu tertentu. Data time series bisa di selesaikan dengan berbagai metode dengan pola data trend naik atau turun. Metode yang tepat untuk data Indeks Harga konsumen (IHK) Tujuh Kota di Jawa Barat yaitu metode Single Moving Average. Tujuan penulisan artikel ini untuk memprediksi nilai IHK pada masa mendatang yaitu bulan September 2021. Data yang digunakan untuk penelitian ini yaitu data IHK tujuh kota di Jawa Barat dari bulan Januari 2020 sampai Agustus 2021 yang didapat dari BPS kota Bandung. Penurunan harga atau deflasi bisa sangat menguntungkan bagi para konsumen tapi jika terus menerus akan merugikan untuk para produsen, sedangkan kenaikan harga atau inflasi jika terus menerus meningkat akan sangat merugikan bagi konsumen terutama masyarakat kalangan menengah, maka diperlukan sasaran dari IHK bulanan. Hasil penelitian nilai IHK dengan metode Single Moving Average 3 periode untuk bulan September 2021 menurun dari data aktual bulan Agustus 2021 dan nilai error dengan MAPE yang cukup kecil. Kata kunci: Single Moving Average, Prediksi, Indeks Harga Konsumen. Abstract. Time series data is a collection of data in a certain time period. Time series data can be solved by various methods with up or down trend data patterns. The right method for the Consumer Price Index (CPI) data for Seven Cities in West Java is the Single Moving Average method. The purpose of writing this article is to predict the value of the CPI in the future, namely September 2021. The data used for this research is CPI data for seven cities in West Java from January 2020 to August 2021 which was obtained from the BPS Bandung city. A decrease in prices or deflation can be very beneficial for consumers but if it continues it will be detrimental to producers, while a price increase or inflation if it continues to increase will be very detrimental to consumers, especially the middle class, then a monthly CPI target is needed. The results of the research on the CPI value using the 3 period Single Moving Average method for September 2021 decreased from the actual data for August 2021 and the error value with MAPE was quite small. Keywords: Single Moving Average, Prediction, Consumer Price Index.
Pengaruh Belanja Pemerintah dan PMDN Terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Jawa Barat Ryadi, Silvy Faiza; Suhaedi, Didi
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/matematika.v24i1.3990

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang masih bergelut dengan permasalahan perekonomian. Dengan berlakunya otonomi daerah, diharapkan tiap wilayah dapat membantu pertumbuhan perekonomian negara dengan cara mengoptimalkan realisasi anggaran pemerintah yang ada untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Hal ini mengindikasikan bahwa belanja pemerintah harus direalisasikan secara optimal dan harus bisa mempengaruhi perekonomian di wilayah tersebut. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) digunakan sebagai instrumen dalam mengetahui kondisi perekonomian di suatu daerah. Indikator lain yang berperan meningkatkan PDRB adalah investasi. Besar investasi berhubungan dengan belanja pemerintah daerah yang realisasinya juga bernilai tinggi. Dengan demikian, baik investasi dalam negeri maupun belanja pemerintah daerah di Provinsi Jawa Barat seharusnya dapat menjadi variabel terkuat yang mempengaruhi nilai PDRB Provinsi Jawa Barat. Kemudian dilakukan penelitian dengan metode analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh belanja pemerintah dan PMDN terhadap PDRB. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara simultan, belanja pemerintah dan PMDN berpengaruh terhadap PDRB sebesar 98,2913%. Sedangkan secara parsial, belanja langsung dan belanja tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap PDRB, dan untuk PMDN tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Indonesia is a developing country that's still struggling with economic problems. With the implementation of regional autonomy, it is hoped that each region can help the country's economic growth by optimizing the realization of the government spending to meet community needs. This indicates that government spending must be realized optimally and must be able to influence the economy in the region. Gross Regional Domestic Product (GRDP) is used as an instrument to determine economic conditions in a region. Another indicator that plays a role in increasing GRDP is investment. The amount of investment is related to regional government spending, the realization of which is also of high value. Thus, both domestic investment and regional government spending in West Java should be the strongest variables influencing the GRDP value of West Java. Then research was carried out using the multiple linear regression analysis method to determine the effect of government spending and PMDN on GRDP. The research results showed that simultaneously, government spending and PMDN had an effect on GRDP by 98.2913%. Meanwhile, partially, direct spending and indirect spending have a significant effect on GRDP, and PMDN does not have a significant effect on GRDP.