Claim Missing Document
Check
Articles

Nutrition Availability and Salt Content In Aquaconic Cultivation System of Kangkung and Lele Fish Plant Setyo Budi Santoso; Hadi Suhardjono; Guniarti
Agricultural Science Vol. 3 No. 2 (2020): March
Publisher : Faculty of Agriculture, Merdeka University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urban vegetable cultivation using the aquaponic system can be considered as a future agricultural consideration because fish manure and fish food residues can become nutrients for plants after being decomposed by micro-organisms in pond water. The study aims to determine the availability of nutrients and dissolved salts in catfish ponds for 5 weeks before harvest and the growth of water spinach plants (Ipomoea aquatica) in aquaponic cultivation systems. The study was conducted at the Greenhouse UPN Veteran in East Java using 4 catfish ponds as a test given EM4 probiotic solution. Probiotics EM4 given as much as 20 ml per pool as a decomposer. Control is done by planting water spinach on soil media. Observations are carried out every week. The results showed 1). Water spinach plants planted with aquaponic systems have poor growth compared to those planted using soil media. 2). Nutrient concentration and salt content in pool water always increase during the study.
The Application of Organic Plant Media Composition on Indian Mustard Crops (Brassica Juncea L) in Polybag Nora Augustien; Pawana Nur Indah; Purnawati Arika; Irsyad Irsyad; Hadi Suhardjono
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v1i1.3

Abstract

Indian mustard plants are the main vegetable crops consumed by urban communities. The need for this vegetable increases along with the increase in culinary tourism in each region and the government's appeal on sustainable food home. One effort made to meet the needs of vegetable mustard in urban areas can be cultivated using polybags. The main problem of vegetable cultivation on polybags is the availability of soil media. To overcome the limitations of soil media it is attempted to substitute it with organic litter enriched with MOL (local microorganisms). The purpose of research is to find the right combination of planting media for mustard plants. The results showed that the composition of K7 = soil: compost: litter of hay: litter of maize (2: 1: 1: 1) best on plant length, number of leaves, length of root leaves and number of roots while the wet weight of mustard plant (g) K7 = soil: compost: litter of maize: litter of corn (2: 1: 1: 1) and K8 = soil: compost: litter of maize: litter of maize: cocopeat (2: 1: 1: 1: 1) or soil: compost + urea. Increased weights of wet mustard by 63% compared to soil media and 20% compared to soil composition: compost + urea. Organic straw in the form of straw: litter of corn stalk: cocopeat enriched with MOL are able to become ready-made planting media on the cultivation of indian mustard plants in polybags.
PENGARUH PENGGUNAAN DAYA LAMPU LED (Light Emitting Diode) DAN MEDIA TANAM SECARA INDOOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) Yoga Wahyu Krisdianto; Hadi Suhardjono; Makhziah
Jurnal Agrotech Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v12i2.100

Abstract

Tanaman bayam merah memiliki kandungan gizi lebih yang baik dibandingkan dengan tanaman bayam hijau. Permintaan bayam merah di pasar perkotaan tergolong cukup tinggi. Produksi bayam merah secara indoor di perkotaan membutuhkan cahaya yang lebih dikarenakan intensitas cahaya yang kurang dalam bangunan perkotaan. Hal tersebut dapat diatasi dengan penambahan lampu LED karena memiliki spektrum cahaya yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui daya lampu LED dan media tanam yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil secara optimal tanaman bayam merah. Penelitian dilakukan bulan Oktober sampai Desember 2021 di Desa Bolorejo, Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur serta di Laboratorium Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dua faktor, daya lampu LED dan media tanam dengan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh nyata kombinasi perlakuan lampu led dengan media tanam hanya pada karakter berat basah dan kering, serta kadar klorofil bayam merah. Perlakuan daya lampu LED memiliki pengaruh nyata hanya pada tinggi tanaman dan jumlah daun. Tidak ada pengaruh nyata perlakuan media tanam pada semua karakter pengamatan. Lampu LED 6 watt dan media tanah kompos merupakan hasil terbaik pada berat basah dan kering bayam merah.
INDUKSI MUTASI SINAR GAMMA TERHADAP KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS M1 CABAI RAWIT PRENTUL KEDIRI Fadilla Eka Rohcahyani; Ida Retno Moeljani; Hadi Suhardjono
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Induksi mutasi dengan sinar gamma merupakan metode pemuliaan tanaman yang efektif dalam upaya merakit varietas unggul baru. Cabai rawit Prentul Kediri adalah komoditi lokal yang berpotensial untuk dikembangkan menjadi varietas unggul baru. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh mutasi sinar gamma terhadap tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada generasi M1 cabai rawit Prentul Kediri. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021-Februari 2022, di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan terhadap generasi M1 cabai rawit Prentul Kediri hasil keturunan dari generasi M0 hasil induksi mutasi sinar gamma dengan dosis 100 Gy, 200 Gy, 300 Gy. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Analisis yang diigunakan yaitu analisis BNJ taraf 5%, standar deviasi (SD), koefisien keragaman genetik (KKG), koefisien keragaman fenotipe (KKF) dan heritabilitas (H2). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pada karakter jumlah daun, umur berbunga, jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman. Tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada populasi M1 hasil dari masing-masing dosis mutasi yaitu dari rendah sampai tinggi (beragam).
PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Ifan Fadlillah; Ida Retno Moeljani; Hadi Suhardjono
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Agrotechnology Study Program, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, bawang merah menjadi salah satu komoditas bernilai tinggi dan banyak petani di Indonesia yang mengusahakannya. Giberelin sebagai hormon tumbuh pada tanaman yang berpengaruh terhadap sifat genetik, seperti dapat mempercepat perkecambahan biji, pertumbuhan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, dan merangsang pembungaan. Paclobutrazol merupakan zat pengatur tumbuh yang dapat menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman, namun memperbanyak hasil fotosintesis dalam tanaman dan mampu menstimulasi induksi pembungaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh dan lama perendaman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pengembangan Benih Padi dan Palawija, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah ZPT yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu GA3 konsentrasi 40 ppm dan Paclobutrazol konsentrasi 200 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu lama perendaman 15 menit, 30 menit dan 45 menit. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan perendaman ZPT GA3 memberikan pengaruh sangat nyata terhadap umur bunga pertama, sedangkan ZPT Paclobutrazol berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah umbel per rumpun. Perlakuan lama perendamantidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara ZPT dan lama perendaman terhadap semua parameter pengamatan.
Growth and Yield of Tomato (Lycopersicum esculentum Mill.) Due to Application of Hormonic PGR and NPK Fertilizer Anis Nurmala Puspitasari; Didik Utomo Pribadi; Hadi Suhardjono
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 12, No 4 (2023): December 2023
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v12i4.948-956

Abstract

Tomatoes have high economic value with community demands increases every year. However, the productivity of tomatoes farmers in Indonesia can not meet the demands of Indonesian consumers. Efforts to solve low productivity in tomatoes cultivation can be made through certains cultivation techniques. The intention of this study is to acquire appropriate combination of “Hormonik” Plant Growth Regulator (PGR) concentrations and NPK fertilizer dosages for the optimum growth and yield of tomato plants. This study used a factorial experimental method with a completely randomized design (CRD). The first factor is Hormonik PGR concentrations (H) in 4 different treatment levels that consist of control variable (no PGR added) (H0), 6 ml/l (H1), 7 ml/l (H2), and 8 ml/l (H3). The second factor is NPK fertilizer dosages (N) in 4 different treatment levels that consist of 24 g/plant (N1), 32 g/plant (N2), 40 g/plant (N3), and 48 g/plant (N4). This study showed that combination of 6 ml/l Hormonik PGR and 40 g/plant of NPK fertilizer provide the highest number of fruits per plant by 49.0 and the weight of fruit per plant by 1,572.3 g. Keywords : Concentration of Hormonik PGR, Dose of NPK Fertilizer, Production, Tomato.
Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.) yang Dibudidayakan pada Berbagai Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair dengan Sistem Vertikultur Efendy, Yessy Pristika; Suhardjono, Hadi; Widiwurjani, Widiwurjani
JURNAL AGROTROPIKA Vol 23, No 1 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i1.8226

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) is one of the important and popular vegetable crops in Indonesia. City development and massive urbanization have resulted in the shrinking of agricultural land in urban areas. Home gardens have great potential if managed optimally and planned. Therefore, the concept of urban farming with the vertical farming method can be a solution. This study aimed to determine the optimal composition of planting media and liquid organic fertilizer (LOF) concentration for the growth and production of pakcoy plants. This study used a completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor was the composition of the planting medium, which consisted of three levels: soil, compost, and goat manure with a ratio of 1:1:1, 1:1:2, and 1:2:1. The second factor was the concentration of LOF and urea, which consisted of four levels: 1 gram urea, 2 ml/liter water, 4 ml/liter water, and 6 ml/liter water. The results of the study showed that the combination of planting medium composition and LOF concentration had an effect on all observation parameters. The combination of planting medium composition 1:1:2 and LOF concentration of 4 ml/liter water produced the best results for all observation parameters, namely plant height, number of leaves, total fresh weight, fresh head weight, fresh root weight, and plant dry weight. Key words : Pakcoy mustard, verticulture, media composition, concentration, LOF
Peran Air Leri dan Media Tanam Terhadap Produksi Vitamin C dan Kalsium (Ca) Pada Microgreen Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Susanto, Nadia Octavia; Suhardjono, Hadi; Sutini, Sutini
AGRICOLA Vol 12 No 2 (2022): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v12i2.4840

Abstract

Penyebaran wabah virus dewasa ini marak terjadi sehingga mengakibatkan masyarakat kekurangan sistem imun kekebalan tubuh. Penting bagi masyarakat untuk mengonsumsi makanan menyehatkan berupa sayuran yang dapat ditanam di pekarangan rumah, mengingat terbatasnya lahan pertanian. Microgreen adalah sayuran yang kaya akan kandungan vitamin, dan dapat dibudidayakan di pekarangan rumah. Faktor yang perlu dipertimbangkan, salah satunya adalah pemberian nutrisi dan penggunaan media tanam yang dapat mendukung hasil microgreen. Terdapat banyak jenis tanaman yang dibudayakan menjadi microgreen, salah satunya adalah bunga matahari. Pemberian nutrisi seperti air cucian beras dan penggunaan media tanam seperti cocopeat, arang sekam, dan kertas tisu dinilai dapat meningkatkan hasil microgreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air cucian beras dan penggunaan media tanam terhadap hasil microgreen bunga matahari (Helianthus annuus L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Desember 2021 di Simo Mulyo Baru, Kota Surabaya, Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan sistem Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi air cucian beras yang terdiri atas 4 taraf perlakuan dan faktor kedua yaitu penggunaan media tanam yang terdiri dari atas 3 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 20% air cucian beras dan penggunaan media tanam cocopeat dapat meningkatkan rata-rata hasil microgreen.
THE EFFECT OF AB MIX FERTILIZER CONCENTRATION AND PLANTING MEDIA ON THE GROWTH AND YIELD OF PAKCOY (Brassica rapa L.) USING A HYDROPONIC WICK SYSTEM Martalina, Savira Dwi; Widiwurjani, Widiwurjani; Suhardjono, Hadi
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 3 No. 4 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v3i4.233

Abstract

Determining the concentration of nutrients and planting media in a hydroponic wick system is necessary to increase the growth and yield of Pakcoy mustard greens (Brassica rapa L.). The research used a Completely Randomized Factorial Design consisting of 2 factors. The first factor is the concentration of AB Mix fertilizer, which consists of 4 levels, namely 500 ppm, 1.000 ppm, 1.500 ppm, and 2.000 ppm. The second factor is the planting media, which consists of 2 levels: cocopeat planting media and husk charcoal. If the analysis result shows a significant difference, then continue with the BNT test at the 5% level. The research stated that applying 1.500 ppm AB Mix fertilizer and husk charcoal planting media could provide the best results in all parameters
INDUKSI MUTASI SINAR GAMMA TERHADAP KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS M1 CABAI RAWIT PRENTUL KEDIRI Rohcahyani, Fadilla Eka; Moeljani, Ida Retno; Suhardjono, Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v10i2.94

Abstract

Induksi mutasi dengan sinar gamma merupakan metode pemuliaan tanaman yang efektif dalam upaya merakit varietas unggul baru. Cabai rawit Prentul Kediri adalah komoditi lokal yang berpotensial untuk dikembangkan menjadi varietas unggul baru. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh mutasi sinar gamma terhadap tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada generasi M1 cabai rawit Prentul Kediri. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021-Februari 2022, di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan terhadap generasi M1 cabai rawit Prentul Kediri hasil keturunan dari generasi M0 hasil induksi mutasi sinar gamma dengan dosis 100 Gy, 200 Gy, 300 Gy. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Analisis yang diigunakan yaitu analisis BNJ taraf 5%, standar deviasi (SD), koefisien keragaman genetik (KKG), koefisien keragaman fenotipe (KKF) dan heritabilitas (H2). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pada karakter jumlah daun, umur berbunga, jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman. Tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada populasi M1 hasil dari masing-masing dosis mutasi yaitu dari rendah sampai tinggi (beragam).